
***Kerajaan Josh***
Malam semakin larut, acara terakhir pada malam itupun terlaksana dengan lancar dan sukses, semua lampion telah di terbangkan dengan harapan dan doa yang baik untuk kaisar baru kerajaan Josh, yaitu kaisar Fortis Alcander.
Semua tamu undangan kembali lagi ke tempat duduk mereka masing-masing, mereka akan melakukan tradisi terakhir di kerajaan Josh tersebut, yaitu tradisi bersulang minum teh hitam khas kerajaan Josh.
Pada meja mereka masing-masing, sudah terhidang secawan kecil teh hitam pekat yang terlihat pahit bila di lihat langsung, tetapi ketika di minum terasa seperti air segar biasa, tanpa rasa dan aroma apapun sama sekali?
Setelah mereka selesai melakukan minum secawan teh hitam bersama-sama. Acara pun berakhir dengan kepergian dari kaisar meninggalkan singgasananya. Semua tamu yang hadir tanpa terkecuali, kembali dan meninggalkan taman halaman depan istana kerajaan Josh tersebut.
Zepania yang merasa belum mengantuk, pergi sejenak untuk duduk pada sebuah gazebo yang berada tidak jauh dari paviliun yang ia tinggali di dalam kerajaan Josh. Zepania hanya sendiri saat ini, dia memerintahkan Tiara Angel untuk pergi menyelidiki pria yang mereka curiga di dalam pesta lampion tadi.
Sedangkan seluruh keluarganya sudah masuk ke dalam kamar mereka masing-masing. Pikiran Zepania kembali mengingat apa yang dia lihat dari sorot mata pria itu? pria yang terlihat datar, dingin serta angkuh. Zepania dapat melihat sebuah ingatan dan kenangan dari masa lalu pria itu dari sorot matanya, dan itulah keahlian Zepania yang tidak di ketahui oleh para Angel lainnya, selain Tiara Angel dan Lily Angel.
Dari ingatan dan kenangan pria itu, terlihat seorang wanita yang tidak dapat Zepania lihat wajahnya dan seekor burung kenari kuning. Burung kenari kuning dan wanita itu terlihat dekat dan saling menyayangi. Burung kecil itu adalah jelmaan dari binatang sakral burung Phoenix, dan Zepania yakin wanita yang di lihatnya itu adalah Sang Queen Angel terdahulu.
Burung kenari itu juga memiliki sebuah wujud manusia, yaitu pria tersebut. Pria itu sangat menghormati dan mengangumi wanita dalam ingatannya, wanita yang menjadi panutan dalam hidupnya. Terlihat juga sorot kesedihan serta kerinduan yang mendalam setiap pria itu memeluk sebuah gulungan, gulungan yang Zepania pun tidak bisa melihatnya.
Pria itu adalah benar-benar jelmaan dari binatang sakral burung Phoenix, tetapi sudah ratusan tahun berlalu, setelah kematian Sang Queen Angel terdahulu yang merelakan nyawanya, untuk melindungi dunia dari kerajaan Kegelapan, pria itu tidak lagi berubah dalam wujud burung Phoenix.
Pria itu telah lama tinggal di kerajaan Josh sebagai putra kedua dari salah satu keluarga bangsawan kerajaan Josh. Dan yang membuat Zepania penasaran tentang ingatan pria itu adalah sebuah keluarga yang ia miliki saat ini.
Bagaimana bisa dia yang sudah berumur ratusan tahun? bisa tetap menjadi seorang putra keluarga bangsawan, tanpa membuat semua orang curiga dan heran melihatnya tidak menua sama sekali. Apakah ada sebuah kekuatan special yang pria itu gunakan? Zepania tidak mendapatkan ingatan apapun lagi? karena pria itu tiba-tiba menetralkan sorot mata dan Pikirannya.
Untuk itulah Zepania mengutus Tiara Angel, mencari informasi tentang keluarga bangsawan tersebut. Pria itu mampu bertahan di dunia ini selama ratusan tahun dengan wujud yang tetap sama, Zepania sangat penasaran sekali.
Suasana malam yang tadinya sedikit dingin, tiba-tiba dirasakan mulai gerah oleh Zepania. Dia mulai merasa gelisah, Zepania terdiam sejenak untuk memfokuskan pikiran dan merasakan tubuhnya. Bukan hawa udara di sana yang terasa mulai panas, tetapi hawa tubuhnya yang mulai memanas.
"sial…ini seperti gejala setelah meminum obat perangsang. Sejak kapan aku mendapatkannya…?!" gumam pelan Zepania.
__ADS_1
Tubuhnya terasa semakin panas dan dirinya semakin gelisah, dan ini untuk pertama kalinya dia merasakan reaksi dari obat perangsang. Walaupun dia bisa meracik dan membuat obat perangsang, tetapi tidak pernah dia merasakan yang seperti saat ini Zepania rasakan.
Tubuhnya semakin melemah, kepalanya berat dan terasa pusing seperti mabuk minuman. Suhu tubuhnya yang panas, menginginkan sesuatu yang dingin. Zepania mencoba melihat sekitarnya, dia ingin masuk ke dalam ruang dimensi para Angel.
Tetapi sial baginya, pengaruh obat perangsang itu membuatnya tidak dapat fokus pada tujuannya. Zepania perlahan bangkit dari duduknya, dia ingin segera masuk ke dalam kamar paviliunnya. Agar tidak melakukan sesuatu yang akan membuat dirinya mendapatkan masalah baru lagi.
Langkah kakinya oleng, Zepania berusaha keras mengontrol dirinya. Dengan sekuat tenaga dia menahan tangan dan memberikan peringatan kepada otaknya agar tidak berusaha melepaskan pakaiannya saat ini juga. Bisa bermasalah bila ada orang yang melihatnya ingin melepaskan bajunya di sembarang tempat.
Sekuat mungkin Zepania berperang melawan pengaruh obat perangsang itu. Jangankan untuk berpikir siapa yang telah memberikan obat tersebut? untuk tetap fokus agar dia tidak melepaskan pakaiannya dan melangkah saja sudah sangat susah dia lakukan. Nafasnya yang sudah terengah-engah, seperti orang yang sangat kelelahan sehabis berlari marathon.
Pandangan matanya sudah mulai berputar-putar dan mulai tidak jelas, dia melihat paviliunnya yang sudah sangat dekat, tetapi terasa jauh karena langkah kakinya yang terasa berat dan oleng. Zepania berusaha mengatur nafas dan pikirannya sejenak, dia ingin berteleportasi ke dalam kamar paviliun yang dia lihat.
Zepania berusaha membuka kekuatan spiritual dan energi Qi dalam tubuhnya, dia tidak peduli lagi bila ada yang akan merasakan kekuatannya, karena di akan melakukannya dengan cepat. Dan itu berhasil, Zepania jatuh luluh di lantai yang ada di dalam sebuah kamar paviliun yang dia lihat sama seperti kamarnya.
Dengan sedikit kesadaran dan kekuatan tubuhnya yang tersisa, dia berusaha bangkit. Zepania melangkahkan kakinya dengan sekuat tenaga, tangannya berusaha berpegangan pada sebuah tembok yang ada di dalam kamar, dia ingin menuju ke dalam kamar mandi dan ingin merendam dirinya sekarang juga.
Dia butuh air dingin saat ini untuk sedikit meredam suhu tubuhnya yang semakin panas, agar pikirannya sedikit pulih dan dapat fokus di gunakan untuk masuk ke dalam ruang dimensi para Angel. Dia perlu obat penawar yang pernah dia coba buat, Zepania berniat meminumnya walaupun belum pernah dia coba sama sekali.
"uuuuuhhhhhh……!!!" lenguh Zepania sembari menggeliatkan tubuhnya, dengan mata yang masih terpejam.
Zepania kini merasakan sesuatu pada tubuhnya, sesuatu yang ingin di tuntaskan dengan segera.
"sedang apa kau…!" bentak seseorang ke arahnya.
Zepania dapat mendengar dengan samar suara seorang pria, dia berusaha membuka matanya tetapi sangat terasa berat, karena sesuatu yang dia rasakan saat ini. Sesuatu yang yang sangat menyiksa batin dan tubuhnya, ingin segera di tuntaskan dan merasakan kepuasan yang di inginkan tubuhnya.
"uuuuuhhhhhh…tooo…lllloooo…ng…aaakuuu…" ucap Zepania terbata-bata karena nafasnya yang memburu terengah-engah.
Pria itu melihat sejenak wajah Zepania yang terlihat sangat menderita saat ini. Pria itu tahu Zepania dalam kondisi yang tidak bagus dan tidak ia inginkan. Pria itu pun segera menyentuh kening Zepania, karena pipinya yang sudah memerah. Panas sangat panas yang pria itu rasakan pada kening Zepania.
__ADS_1
Zepania yang merasakan kenyamanan pada keningnya yang di sentuh, segera memegang erat pergelangan tangan pria tersebut. Dengan gerakan cepat Zepania memeluk tubuh pria itu. Tubuhnya terasa nyaman saat berada di dalam dada bidang yang terasa dingin dan kekar.
Pria itu terkejut dengan melototkan matanya akan tindakan Zepania saat ini. Dia berusaha melepaskan pelukan Zepania yang erat pada tubuhnya, tetapi malah mendapat serangan yang mendadak dari Zepania pada bibirnya.
Pria itu terdiam dengan mata melotot melihat ke arah wajah Zepania, bibirnya yang di cium oleh Zepania dapat merasakan kelembutan dari bibir wanita yang sedang memeluknya erat. Pria itu adalah pangeran Pericles atau kaisar Felix Guan Federline yang sedang menyamar.
Iya itu adalah kamar paviliun yang di tempati oleh kaisar Felix, dan bukan kamar paviliun yang di tempati oleh Zepania. Kaisar Felix malam ini merasa tidak nyaman lagi pada perutnya yang terasa mulai memanas akibat racun tadi siang yang kambuh kembali. Kaisar Felix merendam dirinya sampai memasukkan seluruh tubuhnya ke dalam bak mandi yang terisi penuh dengan air dingin, untuk membuat nyaman perutnya.
Zepania yang merasakan suatu kenyamanan saat bibirnya menempel pada bibir kaisar Felix, merasa tidak puas dengan bibirnya yang hanya menempel saja, dia ingin lebih dari itu. Zepania mencoba menerobos bibir yang tertutup rapat itu, dan ingin merasakan lebih dalam lagi pada ciumannya.
Kaisar Felix dapat mencium aroma obat perangsang dari bunga Embriagador, sebuah bunga yang memiliki aroma kuat dan dapat membuat seseorang langsung mabuk atau terlena, serta bisa membangkitkan gairah bagi yang mencium bunga tersebut. Itu adalah obat perangsang yang sangat kuat yang di jual di pasar gelap, yang biasa di sebut dengan obat Cinta Embria.
Kaisar Felix kini tahu, Zepania dalam pengaruh obat perangsang itu. Kaisar Felix langsung terdiam, karena dia tahu saat ini Zepania butuh sebuah pelepasan agar pengaruh obat perangsang itu hilang. Kalau Zepania tidak melakukan pelepasan pada tubuhnya, otaknya yang akan di serang oleh pengaruh obat perangsang itu.
Zepania kini mulai agresif pada tubuh kekar yang dia peluk, kedua tangannya mulai melingkar ke leher kaisar Felix, perlahan Zepania menekan lembut tengkuk belakang kaisar Felix. Kaisar Felix yang mendapatkan perlakuan lembut dari Zepania, tiba-tiba merasakan sesuatu yang aneh pada dirinya.
Perlakuan intim untuk pertama kalinya, yang di lakukan oleh sang kaisar bersama seorang wanita, walaupun bukan dia yang memulainya. Kaisar Felix merasa harus membantu Zepania, karena dia satu-satunya orang yang ada saat ini bersama Zepania.
Kaisar Felix merasa nyaman akan ciuman lembut dan terasa manis yang di lakukan oleh Zepania, perlahan dia membuka mulutnya agar Zepania bisa mendapatkan apa yang dia inginkan saat ini? Tautan yang tadinya pelan dan lembut, kini telah menjadi panas dan menuntut lebih dari itu.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.
__ADS_1
Maafkan author agak lama up nya, karena sibuk pada kegiatan di alam nyata, mengurus keluarga dan fokus pada sekolah online anak-anak yang tidak bisa di tinggalkan. Tetapi akan coba up lebih sering lagi setelah selesai anak-anak mid semester, terima kasih 🙏🙏🙏 atas dukungan dan kunjungan setianya pada cerita Sang Queen Angel ini, semoga selalu suka dengan ceritanya.