
***Kerajaan Josh***
…Perguruan Naga Api…
Lily Angel maupun Osiel Amarillo tidak satupun dari mereka yang ingin mengalah. Keduanya kokoh pada pendirian mereka masing-masing, tanpa mereka ketahui sebenarnya mereka hanya mengulur waktu saja, dan menunggu waktu yang tepat untuk saling menyerang atau salah satu dari mereka yang harus mengalah.
"tuan katakan padaku, apa wanita yang kau cari ada hubungannya dengan sebuah lukisan? yang sampai saat ini anda simpan dengan baik." ungkap Lily Angel pada intinya. Dia tidak ingin banyak perdebatan dan membuang waktu lebih lama lagi. Lebih cepat selesai lebih baik.
Osiel hanya diam dengan wajah yang masih setia pada mimik datar dan dinginnya, memandang tajam ke arah Lily Angel yang sedang menyamar memakai wajah lainnya.
Sedangkan teman teman Osiel nampak terkejut akan apa yang di ucapkan oleh Lily Angel?
"siapa sebenarnya kau?" tanya ketus Osiel pada Lily Angel.
"aku adalah salah satu yang pernah melayani wanita yang sedang kau cari saat ini."
"siapa kau sebenarnya?"
"aku adalah pelayan dari wanita itu."
Osiel masih menatap tajam Lily Angel karena tidak memberikannya jawaban yang benar, seperti yang ia inginkan.
"apa kau tahu, apa yang kau bicarakan saat ini?" tanya Osiel dengan dinginnya.
"tentu saja aku tahu. Jika kau ingin bukti lebih jelas lagi, apakah anak buah dan temanmu yang ada di sini bisa di percaya?" tanya Lily Angel melihat ke arah wakil perguruan Naga Api dan 5 teman Osiel yang hadir di sana secara bergantian.
"mereka semua orang orang kepercayaanku dan tahu segalanya tentang diriku. Lalu bagaimana dengan dirimu? apakah dua temanmu ini bisa di percaya?" tanya balik Osiel melihat ke arah Zepania dan Tiara Angel yang sedang menyamar.
"sangat bisa di percaya, karena salah satu dari mereka yang akan bisa membuat kau diam seribu bahasa." balas Lily Angel tanpa mau mengalah.
"jadi kalau begitu, silahkan buktikan semua yang ingin kau buktikan tentang siapa diriku." ungkap Osiel dengan santainya merentangkan kedua tangannya mempersilahkan Lily Angel untuk memulai semuanya.
"tentu dengan senang hati, sebelumnya kau harus keluarkan lukisan yang aku inginkan."
Osiel hanya bisa diam.
"lukisan apa yang kau inginkan, jika kau sebutkan ciri-cirinya akan aku carikan."
"kau memilikinya, karena lukisan itu hanya ada satu di dunia dan tidak di jual belikan, lukisan langka yang di lukis oleh seseorang dari dunia Angel." ungkap Lily Angel dengan mimik wajah datarnya melihat intens wajah Osiel.
Lily Angel ingin melihat apa reaksi dari Osiel, jika dirinya berbicara seperti itu? Namun Osiel masih nampak sama seperti tadi datar dan dingin.
__ADS_1
"lukisan seorang wanita cantik bergaun putih panjang, wanita cantik penguasa dunia Angel, bersama dengan dua sahabatnya yaitu seekor burung kenari kuning yang ada di atas telapak tangannya dan seekor singa putih yang berdiri sejajar dengannya. Lukisan yang di lukis oleh pengikut setia sang wanita cantik, yaitu Lily Angel." ungkap Lily Angel dengan tatapan mata yang kini telah berubah menjadi sendu.
Sebuah ingatan dan kenangan lama yang manis, sebuah kenangan yang sangat dia rindukan. Karena ada satu sosok pada lukisan itu yang sangat ia rindukan dan ingin bertemu dengannya. Lily Angel merindukan sosok yang pernah dia kenal dengan sangat baik.
Tatapan mata Lily Angel teduh penuh akan kerinduan, kini dapat di lihat oleh mereka yang ada di dalam ruangan tersebut.
"siapa dirimu sebenarnya? mengapa kau banyak tahu tentang sebuah lukisan langka. Apakah kau mencuri informasi itu dari Angel penjaga kerajaan Josh?" tanya Osiel curiga, dia tidak ingin sembarang orang berani membohongi dan membodohinya.
"aku sudah menyebutkan ciri-ciri dari lukisan yang kau simpan sampai saat ini. Jika kau memang tidak memiliki lukisan itu, kau bukanlah orang yang selama ini kami cari." ungkap Lily Angel dengan tatapan yang masih sendu.
"katakan padaku sebelum aku membongkar kebohonganmu itu. Dari mana kau tahu informasi tentang lukisan itu?" ucap Osiel tidak mau percaya akan apa yang Lily Angel katakan?
"cukup katakan kau memiliki lukisan yang aku sebutkan tadi atau tidak. Jangan membuang waktu kami lebih lama lagi. Masih banyak yang harus kami kerjakan saat ini." jawab Lily Angel yang tidak peduli lagi pada Osiel ingin percaya akan ucapannya atau tidak.
Osiel masih diam dengan tatapan yang cukup tajam ke arah mata Lily Angel. Dia tidak melihat sorot kebohongan pada mata Lily Angel.
Osiel menarik dan menghembuskan nafasnya perlahan sebelum akhirnya dia berbicara.
"aku memilikinya." ucap Osiel pada akhirnya mengaku. Tidak ada gunanya dia menyembunyikan itu, karena tebakan dari Lily Angel adalah benar.
Selama ini tidak ada yang menebak ciri-ciri lukisan itu dengan benar. Lily Angel lah satu satunya yang bisa menebak dengan benar dan teliti setiap detail dari lukisan itu.
"bagaimana seorang manusia biasa, bisa memiliki sebuah lukisan dari dunia Angel. Siapa sebenarnya dirimu tuan?"
"mereka adalah sahabatku yang bisa di percaya. Jadi rahasia anda aman tuan." ucap Lily Angel tahu maksud lirikan mata Osiel yang mengarah kepada Zepania dan Tiara Angel secara bergantian.
Osiel terdiam sejenak, namun tatapannya kini beralih pada telapak tangan kanannya yang ada di atas meja. Perlahan ada sebuah cahaya yang keluar dari tangan tersebut, lalu muncullah sebuah gulungan yang berukuran sepanjang satu jengkal tangan orang dewasa.
Gulungan yang berwarna putih tulang, sebuah gulungan yang sangat Lily Angel kenal dengan baik. Karena itu adalah benda pertama yang ia ciptakan dari The Manifestation change Of Magic, (magic perubahan wujud). Benda ajaib pertama yang mampu menyimpan sesuatu dengan berbagai ukuran.
"Gulungan Magic Tube." ucap Lily Angel pelan, namun masih bisa untuk di dengar oleh semua orang yang hadir di dalam ruang itu.
Osiel melihat langsung ke arah Lily Angel yang sedang melihat ke arah gulungan Magic Tube yang ada di tangan kanannya. Lily Angel dapat menebak dengan benar nama gulungan itu. Tidak ada yang tahu pasti nama gulungan itu selain yang pernah melihatnya langsung. Bahkan satupun teman teman dari Osiel tidak ada yang tahu nama dari gulungan tersebut.
"dari mana kau tahu nama dari gulungan ini?" tanya Osiel menatap selidik pada Lily Angel.
Lily Angel melihat ke arah Osiel, senyum tipis terbit pada bibirnya yang indah.
"seharusnya kau sadar, tidak seorangpun yang tahu nama dari gulungan itu. Selain orang yang pernah melihatnya langsung dan dia yang berasal dari dunia Angel, dan satu orang lagi yang tahu, yaitu orang yang sudah menciptakan gulungan itu." ungkap Lily Angel dengan sikap yang mulai terlihat santai berbicara.
Lily Angel semakin yakin, jika pria yang ada di hadapannya ini adalah pria yang sedang mereka cari. Gulungan itu buktinya, gulungan yang tidak akan bisa berada di tangan orang lain, karena gulungan itu memiliki sebuah segel yang tidak mudah untuk di patahkan. Sebuah segel yang terpasang sehingga gulungan itu tidak bisa di sentuh oleh sembarang orang.
__ADS_1
Berkat segel pelindung yang terpasang, gulungan itu akan tetap terlihat tetapi gulungan itu tidak dapat untuk di sentuh oleh sembarang orang. Kecuali orang tersebut memiliki hubungan yang erat dan sudah di pilih langsung oleh yang menciptakannya, melalui mantra yang hanya di ketahui oleh yang menciptakan gulungan tersebut, yaitu Lily Angel.
Jadi gulungan itu tidak akan hilang atau sembarangan berpindah tangan, karena sudah di lindungi oleh segel pelindung. Jadi gulungan itu akan aman dengan pemiliknya yang sudah terpilih oleh anugerah dari Lily Angel.
Lily Angel semakin yakin, pria ini yang mereka cari. Hanya saja untuk membuat Osiel membuka jati diri yang sebenarnya sangatlah susah. Pria ini tidak akan mudah untuk mengakui siapa sebenarnya dia? Karena tidak sembarang orang boleh mengetahui siapa dia sebenarnya?
Osiel menatap curiga melihat ke arah Lily Angel, namun tatapan matanya kini telah berubah. Tatapan yang penuh akan tanda tanya, melihat dan ingin tahu siapa wanita yang ada di hadapannya ini? wanita yang banyak tahu tentang benda yang selalu dia rahasiakan selama ini. Benda yang sudah dia sakralkan.
"siapa kau sebenarnya?" tanya Osiel menatap curiga Lily Angel.
"mengapa kau tidak tahu siapa aku? apa kau tidak bisa mengenali siapa aku?" tanya balik Lily Angel ingin menguji kepekaan Osiel.
Osiel melihat dengan intens wajah Lily Angel, dia memandang lekat dan lama pada mata Lily Angel yang semakin berubah sedikit demi sedikit, kini warna mata Lily Angel berubah menjadi mata berwarna hijau bening, yang tadinya berwarna hitam kecoklatan.
Sontak mimik wajah Osiel berubah terkejut, bola matanya membulat sempurna. Osiel tahu siapa pemilik warna mata itu, sudah lama sekali dia tidak melihat mata tersebut. Osiel ingin menebaknya namun dia takut salah.
"mata ini, Lily Angel…" ucap Osiel dengan pandangan yang tidak lepas dari mata hijau Lily Angel.
Semua yang ada di sana terdiam tanpa suara, sebuah nama yang di sebutkan oleh Osiel adalah nama Angel penjaga ruang dimensi Angel. Bagaimana mereka akan berani berkomentar, diam adalah pilihan yang tepat bagi mereka.
Zepania dan Tiara Angel memandang ke arah Lily Angel, mereka pun melihat perubahan dari warna mata Lily Angel yang tadinya hitam kecoklatan, kini sudah berubah menjadi hijau bening. Warna mata asli yang di miliki oleh Lily Angel, Zepania dan Tiara Angel terdiam.
"apa kau sudah mengenali warna mata ini?" tanya Lily Angel. Osiel hanya diam.
"apa kau juga tidak akan menunjukkan wujud aslimu padaku?" tanya Lily Angel kembali.
Osiel masih terdiam, sedangkan teman temannya semua saling memandang. Mereka hanya akan mengikuti apapun yang di perintahkan oleh Osiel? yang memang menjadi pemimpin mereka.
"wujud apa yang ingin kau lihat dariku? inilah wujud asliku." jawab Osiel dengan sikap kembali tenang. Tidak ada yang tahu apa yang sekarang ada di dalam hati Osiel saat ini?
Mereka masih diam saling memandang, Osiel merasa masih membutuhkan waktu dan bukti yang lebih akurat dari itu. Hanya dengan warna mata saja, Osiel tidak ingin percaya penuh.
Lily Angel terpaksa harus menggunakan jurus terakhirnya, tetapi itu membutuhkan bantuan dari Zepania dan juga Tiara Angel. Semoga semua ini akan cepat berakhir dan mengungkapkan semua rahasia.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
__ADS_1
Jangan lupa vote dan like nya.