
***Taman Bunga Istana***
Zepania sangat menghayati pelukkan dari ibu suri yang tiba-tiba datang dan langsung memeluknya, mereka semua yang hadir di taman bunga tidak berani bersuara, nampak yang sudah duduk langsung bangkit dari kursi mereka karena kedatangan dari ibu suri untuk menghormati dan memberikan salam.
"Putri Adreana…sudah lama ibu tidak melihatmu." Ucap ibu suri dengan masih membelai lembut punggung Zepania.
Zepania tahu siapa yang dipanggil oleh ibu suri, putri Adreana adalah ibu kandung Zepania yang sudah lama meninggal dunia. Ibu suri sangat menyayangi putri Adreana, karena ibu suri hanya mempunyai satu putra yaitu kaisar Cadmus Bacilio.
Ibu suri adalah putri pertama kaisar terdahulu dari kerajaan Josh atau sering di sebut kerajaan api kuat, ibu suri kakak perempuan dari kaisar Josh yang sebentar lagi turun tahta dan di gantikan oleh putra mahkota kerajaan Josh. Ibu suri yang tidak memiliki seorang putri sangat menyayangi keponakannya yaitu putri Adreana Alcander, ibu kandung dari Zepania Louise.
"Maafkan hamba yang mulia ibu suri, tetapi hamba adalah Zepania Louise, putri pertama dari putri Adreana Alcander." Balas Zepania ingin menyadarkan ibu suri bahwa dia salah mengenali seseorang.
Ibu suri pun sadar, dia masih ingat jika putri Adreana sudah lama meninggal karena melindungi kaisar terdahulu dari serangan para iblis yang menyerang istana. Ibu suri terlalu menyayangi dan merindukan putri Adreana, sehingga saat ibu suri melihat Zepania yang memiliki wajah sangat mirip putri Adreana langsung memeluk Zepania untuk melepaskan kerinduannya.
"Ibu suri tahu…biarkan seperti ini, agar kerinduan ibu suri pada Putri Adreana terobati." Balasnya dengan masih memeluk erat tubuh Zepania.
Begitu puas, ibu suri melepaskan pelukkannya dan membelai kedua pipi Zepania seraya tersenyum bahagia melihat wajah yang sangat di rindukannya.
"Kau bahkan lebih cantik dari putriku Adreana, ibumu pasti sangat bahagia memilikimu jika saja dia masih hidup…"Ucap ibu suri dengan raut wajah sedihnya dan mata yang sudah berkaca-kaca.
"Terima kasih ibu suri sudah sangat menyayangi ibu hamba, dan terima kasih selama ini ibu suri terus memperhatikan hamba juga." Balas Zepania yang selalu ingat, hanya ibu suri sajalah yang mau menerima Zepania dengan apa adanya.
"Tentu cucuku…kau adalah cucuku." Ungkap ibu suri sembari memegang kedua pipi Zepania dan mencium sayang kening Zepania.
Zepania tersenyum bahagia karena hatinya terasa menghangat dengan kasih sayang dan perhatian ibu suri. Ibu surilah alasan Zepania tetap bertahan di dalam istana seperti neraka baginya.
"Kau benar-benar cantik cucuku…kau sangat layak menjadi putri mahkota dan menjadi pendamping dari putra mahkota." Ungkapnya yang membuat Zepania tersenyum getir.
"Maaf yang mulia ibu suri, apakah anda lupa kalau hamba sebentar lagi akan di lengserkan dari gelar putri mahkota." Balas Zepania mengingatkan ibu suri.
"Aku tahu…justru itu aku tidak setuju, karena aku tahu mereka salah menilai dan akan menyesal di kemudian hari, jadi apa saja yang membuatmu bahagia? Jalanilah seperti yang kau mau cucuku." Ungkap ibu suri Seraya tersenyum manis kepada Zepania.
"Terima kasih ibu suri atas pengertian dan dukungan anda." Balas Zepania sembari memberikan hormatnya kepada ibu suri.
"Mari cucuku duduklah dengan ku…!!!" Ajak ibu suri mengajak Zepania mendekati meja putra mahkota dan para pangeran, karena ibu suri memang suka duduk bersama putra mahkota dan para pangeran.
Dengan terpaksa Zepania duduk di samping putra mahkota atas permintaan ibu suri, dan Zepania tidak ingin menolak ibu suri yang selalu baik kepadanya.
__ADS_1
Para putri, para selir dan juga Katlyn yang memang tidak menyukai Zepania, melihat kesal Zepania yang di perlakukan special oleh ibu suri. Mereka semakin kesal karena Zepania duduk di samping putra mahkota.
"Putra mahkota…apa sekarang kau masih melihat putri mahkota buruk rupa?" Tanya ibu suri lembut sembari melihat pada putra mahkota dan Zepania secara bergantian.
Putra mahkota melihat ke arah Zepania yang terlihat acuh dengan tatapannya fokus ke depan.
"Tidak yang mulia ibu suri…putri mahkota terlihat cantik." Jawab putra mahkota apa adanya, dia masih melihat intens Zepania yang masih saja acuh dengan wajah datarnya.
"Ibu suri harap kau tidak akan menyesal dengan keputusan untuk melepaskan putri mahkota." Ucap ibu suri melihat ke arah Zepania dan putra mahkota secara bergantian.
Tetapi mereka berdua hanya sibuk dengan pikiran dan pandangan mereka masing-masing, putra mahkota dengan pikiran bagaimana caranya membatalkan keputusan dan ingin kembali mendapatkan putri mahkota? Sedangkan Zepania sudah sangat risih duduk bersama dan di samping putra mahkota yang sangat dia benci.
Acara menikmati taman bungapun berlangsung seperti biasa nya, tidak ada lagi pembahasan mengenai mereka. Para wanita sibuk dengan rangkaian bunga mereka, sedangkan para pria sibuk berbincang bersama rekan mereka, tidak ada kejadian apapun sampai acara selesai.
Hanya saja putra mahkota dan para pangeran terlihat mencuri-curi pandang ke arah Zepania yang sibuk merangkai bunga bersama ibu suri. Zepania tersenyum senang, membuat wajahnya semakin cantik dan pesonanya membuat orang yang melihatnya tidak bisa lepas darinya.
Sedangkan Katlyn merasa geram melihat putra mahkota terus memperhatikan Zepania, dia mengepalkan tangannya kuat menahan amarahnya. Dia merasa, secantik apapun Zepania tetap tidak pantas bersanding bersama putra mahkota, karena Zepania tidak bisa apapun. Yang seharusnya ada di sana adalah dirinya, Katlyn bersumpah akan membalas dan menyingkirkan Zepania secepatnya.
......................
Zepania duduk di atas ranjangnya setelah kembali dari taman bunga istana, dia ingin berkomunikasi kepada Tiara Angel mengenai balai pengobatan Froska. Balai pengobatan yang dia inginkan dari putra mahkota dirikan. Pembicaraan serius antara putra mahkota dan para pangeran saat berada di taman bunga, mengalihkan perhatiannya. Zepania yang memang duduk di samping putra mahkota dapat mendengar dengan jelas apa pembicaraan mereka.
Zepania yang dulunya memang seorang dokter sangat peduli akan penyakit pasien, apalagi pasien dengan tingkat penyakit yang sangat parah dan dia berniat untuk pergi kesana, ingin melihat apa yang terjadi? Apakah benar apa yang di bicarakan oleh putra mahkota dan para pangeran?
"Tiara Angel !!!" Panggil Zepania melalui telepati ruang Pikirannya.
"Hamba nona…"Balas Tiara Angel.
"Apakah kau bisa bertanya pada Orchid Angel dan Beauty Angel mengenai keadaan di balai pengobata Froska, aku mendapatkan kabar bahwa di sana banyak terdapat pasien yang bermasalah."
"Baik nona…hamba akan menghubungi mereka dan langsung kepada anda nona…" Jawabnya.
"Nona…mereka siap mendengarkan apa yang akan anda tanyakan." Ucap Tiara Angel beberapa menit kemudian.
"Terima kasih Tiara Angel, Orchid Angel dan Beauty Angel apa kalian mendengarkanku?" Tanya Zepania ingin tahu.
"Hamba nona…kami mendengar suara anda." Balas Orchid Angel.
__ADS_1
"Aku mendapat kabar kalau di balai pengobatan banyak pasien dengan tingkat penyakit yang parah dan sulit untuk mengobatinya, apakah benar begitu?"
"Iya nona benar, semua tabib di sini masih berusaha."
"Apakah kau melihat tidak ada kesengajaan di sana?" Tanya curiga Zepania, karena dia curiga akan kurangnya kemauan tabib di sana mengobati rakyat secara gratis.
"Maaf nona…hamba melihat semua tabib di sini telah berusaha mengobati pasien, tetapi mereka akan menyerah jika ada pesien dengan penyakit yang parah. Alasan mereka tidak ada obat dari sakit tersebut, dan sudah tidak bisa di obati lagi." Ungkap Orchid Angel yang memang tidak mengerti akan ilmu pengobatan dan hanya bisa mengamati cara semua tabib dalam bekerja.
"Apa pihak istana tidak ada yang datang sama sekali kesana untuk melihat perkembangan dari rakyat yang berobat?"
"Tidak ada sama sekali nona, hanya di saat pembukaan balai pengobatannya putra mahkota dan para pangeran datang beberapa saat saja, dan setelah itu tidak datang lagi sampai sekarang."
"Mereka tidak ada niat memantau rakyat mereka…"Ungkap Zepania geram dengan mengepalkan tangannya menahan kesal di dalam hatinya.
"Orchid Angel dan Beauty Angel kau terus pantau mereka, aku akan datang kesana dan aku akan menyamar, agar dengan mudah untuk bergerak memantau mereka langsung. Ingat jangan sampai ada yang tahu jika aku akan datang."
"Baik nona…kami berdua selalu ada di sini." Balas Orchid Angel.
"Tiara Angel bersiaplah untuk ikut bersamaku, aku akan menyamar menjadi pelayanmu dari kerajaan Froska ini, dan aku ingin kau bertugas menjadi perwakilanku. Aku curiga tabib disana tidak benar-benar melakukan pengobatan gratis." Perintahnya pada Tiara Angel.
"Baik nona." Balas Tiara Angel, dan segera Zepania masuk ke dalam ruang dimensi.
Di dalam ruang dimensi Zepania menggunakan magic pengubah wujudnya untuk menyamar menjadi tabib wanita dari perguruan Suci Putih. Perguruan yang berada di gunung Suci wilayah bagian selatan kerajaan Froska, perguruan Suci Putih memang perguruan untuk tabib terpilih yang di bimbing langsung oleh White Angel. Seorang Angel dengan magic penyembuh anugerah dari Queen Angel terdahulu.
Setelah selesai melakukan perubahannya, Zepania dan Tiara Angel dengan segera keluar dari ruang dimensi langsung di depan balai pengobatan Froska, karena mereka masih terhubung dengan energi dari Orchid Angel dan Beauty Angel yang memang saat ini masih berada di balai pengobatan Froska.
Semua rakyat yang ada di depan balai pengobatan Froska sangat terkejut dengan kedatangan dari Tiara Angel secara tiba-tiba, Angel tingkat paling tinggi di antara para Angel yang lainnya.
Orchid Angel dan Beauty Angel yang merasakan energi dari Tiara Angel pun datang menyambut mereka, sedangkan Zepania yang menyamar sudah menutupi semua kekuatannya. Kali ini dia benar-benar hanya akan menjadi seorang tabib wanita dari perguruan Suci Putih, dan ingin melihat serta membantu untuk mengobati rakyat yang memiliki penyakit parah, seperti kabar yang dia dengar dari pembicaraan putra mahkota dan para pangeran.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya.
__ADS_1
Jangan lupa vote dan like nya.