
***Kerajaan Pericles***
Kaisar Felix dan Queen Angel masih berada di dalam ruang dimensi Naga Emas. Mereka telah melakukan sebuah kesepakatan, dengan menggunakan kontrak tetesan darah mereka berdua.
Kaisar Felix mendapatkan informasi untuk membantunya dalam mengatasi racun yang ada di dalam tubuhnya. Sedangkan Queen Angel mendapatkan seorang guru pengendali elemen petir dan cahaya yang ia inginkan. Guru itu adalah kaisar Felix sendiri.
Tentunya Queen Angel akan membantu dengan menggunakan sosok Zepania Louise. Sosok yang kaisar ketahui menjadi salah satu tabib dari murid White Angel dari Perguruan Suci Putih. Wanita itu tidak tega dan merasa iba melihat penderitaan dari kaisar yang dulunya sangat kuat, kini terlihat lemah karena sebuah racun yang bersarang di dalam tubuhnya. Queen Angel ingin kaisar Felix menjadi sekuat dirinya yang dulu, untuk membantu mereka melawan Dewa Kegelapan.
Kaisar Felix adalah salah satu orang yang akan membantunya, seperti takdir yang sudah di gariskan di masa depan. Jadi pertama-tama yang harus mereka lakukan adalah mengeluarkan racun Barren dari dalam tubuh kaisar Felix, agar semua kekuatan sang kaisar yang tersumbat dapat kembali seperti dulu, bahkan akan semakin kuat lagi.
"Baik saya mengerti, yang mulia." Balasnya dengan sikap hormat kepada Queen Angel. Menerima kesepakatan yang adil di antara mereka berdua.
"Baiklah. Di saat kau telah menemukan pemilik ruang dimensi Naga Putih. Sebut namaku bersamaan dengan menyentuh batu permata Cincin mu itu dan juga cincin Naga Putih, aku akan membantu mu untuk masuk ke dalam ruang dimensi Naga Putih, bersama pemilik ruangan tersebut. Apa kau mengerti, kaisar Felix?"
"Saya mengerti, Queen Angel."
"Begitu juga ketika kau ingin masuk ke dalam ruang dimensi mu ini. Lakukan hal yang sama."
"Baik. Terima kasih."
"Di saat aku membutuhkan mu untuk menjadi guruku. Aku yang akan memanggilmu masuk ke ruang dimensi ini, karena aku sudah terhubung dengan ruang dimensi Naga Emas."
"Saya mengerti."
"Baiklah. Kita harus segera keluar. Kita harus memasukkan semua rakyat yang ada di luar sana, karena akan ada serangan dari pasukan Kegelapan sebentar lagi, wilayah itu harus di kosongkan. Bawalah masuk White Angel dan Sun Angel, mereka berdua akan membantu untuk memulihkan para pasien."
"Baik. Saya mengerti yang mulia." Kata kaisar Felix menerima perintah.
"Tapi…Sepertinya semua rakyat tidak bisa di masukkan ke dalam ruangan ini?" Ragu sang kaisar.
Queen Angel tersenyum, lalu menjawab.
"Masukkan pasien yang memiliki gejala tidak terlalu parah. Sisanya aku yang akan mengurusnya." Balas Queen Angel.
Dia juga harus bertemu dengan pemilik ruang dimensi lainnya, yaitu ruang dimensi Kehidupan Abadi. Pemilik ruang dimensi yang mempunyai kekuatan special, yaitu kekuatan Darah Penyembuh.
"Baik, saya mengerti." Balasnya mengerti dengan sikap hormatnya kepada Queen Angel.
Mereka keluar dari ruang dimensi Naga Emas. Sekarang ruangan itu sudah dapat di gunakan sesuka hati oleh kaisar Felix yang sedang menyamar menjadi seorang pangeran.
Pangeran datang mendekati White Angel dan Sun Angel yang sedang memberikan penyembuhan kepada salah satu pasien.
"White Angel, Sun Angel." Panggil kaisar Felix.
Keduanya melihat ke arah sang kaisar.
__ADS_1
"Kami sudah siap pangeran. Kami mendapatkan perintah dari Queen Angel untuk membantu anda." Balas Sun Angel mewakili mereka berdua. Keduanya mendapatkan perintah dari Queen Angel dengan menggunakan telepati sang Queen.
"Mari lakukan dengan cepat." Kata kaisar.
Keduanya hanya menganggukkan kepala tanda mengerti. Dua Angel segera menyentuh pasien dengan gejala ringan sebanyak yang mereka bisa. Kemudian pundak kedua Angel di pegang oleh kaisar Felix, mereka pun menghilang masuk ke dalam ruang dimensi Naga Emas bersama banyaknya rakyat yang telah mereka sentuh.
Beberapa pasukan dan pejabat tinggi yang ada di sana cukup heran melihat kejadian tersebut. Salah satu pejabat tinggi kerajaan Pericles pun bertanya kepada Tiara Angel yang ada di dekatnya.
"Ke mana perginya mereka?" Tanyanya melihat ke arah area yang kini kosong.
"Mereka masuk ke dalam ruang dimensi Naga Emas milik kaisar Felix." Balas Tiara Angel tanpa melihat, ia masih fokus pada salah satu pasien dengan gejala berat.
"Ruang dimensi Naga Emas milik kaisar Felix!!" Heran sang pejabat tinggi.
"Bagaimana kaisar Felix dapat melakukan itu bersama pangeran, apakah yang mulia kaisar Felix sudah kembali." Tanya sang pejabat tinggi cukup terkejut mendengar penjelasan Tiara Angel.
Mereka yang dapat mendengarkan percakapan tersebut, juga terkejut. Pasalnya yang mereka ketahui, jika saat ini kaisar Felix masih ada dalam persembunyiannya yang berada di dalam kerajaan Holy Sky. Tiba-tiba datang dan membuka pintu ruang dimensi Naga Emas milik sang kaisar yang memang mereka ketahui.
Tiara Angel mengerti maksud dari perkataan dari pejabat tinggi tersebut. Tanpa menghentikan apa yang sedang ia lakukan, Tiara Angel menjawab.
"Kaisar kembali untuk menyelamatkan para rakyatnya bersama pangeran. Itu sudah menjadi tugasnya sebagai seorang pemimpin dari kerajaan Pericles ini, untuk menyelamatkan semua rakyatnya." Balas Tiara Angel sembari berdiri setelah selesai melakukan penyembuhan pada salah satu pasien.
Tiara Angel berdiri di hadapan pejabat tinggi kerajaan Pericles dengan raut wajahnya yang datar, lalu mengatakan sesuatu yang membuat pria paruh baya itu terdiam sejenak.
"Dari pada kau hanya diam dan terkejut akan kehadiran kaisar kalian. Bukankah lebih baik, kau dan pasukan mu mulai melakukan persiapan untuk serangan yang akan datang sebentar lagi." Ungkap Tiara Angel dengan dinginnya.
"Sa…saya me…mengerti Tiara Angel." Balasnya sedikit gugup, kemudian pergi dari hadapan Tiara Angel setelah memberikan sikap hormatnya kepada Tiara Angel.
"Kamu terlalu dingin padanya, Tiara Angel." Ucap Queen Angel datang dan berdiri tepat di samping Tiara Angel.
"Kita harus tegas kepada mereka, jika ingin semuanya berjalan sesuai rencana yang kita inginkan." Balas Angel cantik itu melihat ke arah pemimpinnya tersebut.
"Aku mengerti." Balas Queen Angel dengan tersenyum. Ia tahu bagaimana tegasnya Tiara Angel dalam beberapa hal.
"Mari kita lakukan semuanya dengan cepat."
"Baik, nona." Balas Tiara Angel mengerti maksud dari junjungannya itu.
Queen Angel langsung menghilang dari tempat itu masuk ke dalam ruang dimensi Kehidupan Abadi yang sudah ia temukan pemiliknya.
Tiara Angel melakukan tugasnya dengan baik, yaitu menyentuh pasien dengan gejala berat sebanyak mungkin. Mereka akan di pindahkan masuk ke dalam ruang dimensi Kehidupan Abadi.
Sedangkan yang terjadi di ruang dimensi Kehidupan Abadi.
Seorang gadis yang cukup cantik dengan postur tubuhnya yang tinggi dan langsing berisi. Memiliki rambut hitam panjang yang sang indah, gadis itu terlihat cantik dengan warna mata abu kecoklatan yang sesuai pada kulit putih bersihnya.
__ADS_1
Gadis cantik itu tidak memiliki aura kekuatan apapun di dalam tubuhnya saat ini, karena ia menutupi aura kekuatan dan energi di dalam tubuhnya. Itu ia lakukan agar hidupnya berjalan aman dan damai sebagai rakyat jelata. Rakyat jelata yang berasal dari kerajaan Ugo atau Kerajaan Qixuan, kerajaan pengendali air. Gadis itu adalah Anastasya Purely, gadis yang akrab dengan panggilan Tasya.
Gadis itu berdiri dengan raut wajahnya yang kebingungan melihat ke sekeliling tempat itu. Tempat itu ruang dimensi Kehidupan Abadi. Di dalamnya terlihat seperti hutan yang begitu indah dan asri, dengan banyaknya aneka tumbuhan, pohon besar dan beberapa binatang sakral yang berada pada aneka level tingkatan masing-masing.
Matanya membulat sempurna dengan mulut yang sedikit terbuka, melihat tidak percaya akan apa yang ia lihat sekarang. Dia gadis yang cukup cerdas dan segera tahu tempat apa itu?
"Ini ruang dimensi Kehidupan Abadi." Gumamnya pelan tidak percaya, kini ia dapat masuk ke dalam ruang dimensi yang sejak lahir ia miliki.
"Selamat datang, nona Anastasya Purely." Sapa Queen Angel tersenyum di hadapannya.
Gadis itu segera melihat ke arah Queen Angel. Dia tentu tahu siapa yang telah menyapanya? Sang Queen Angel, pemimpin dari para Angel. Queen Angel yang telah menyembuhkan dirinya tanpa rasa jijik pada kondisinya yang buruk.
Gadis itulah yang telah Zepania selamatkan untuk pertama kalinya saat ia datang ke kerajaan Pericles. Gadis yang di selamatkan saat kondisinya buruk dan berada di ambang kematian. Anastasya Purely.
"Salam hamba yang mulia Queen Angel." Balas hormat Tasya dengan bersujud di hadapan Queen Angel.
"Bangunlah…!" Perintah Queen Angel.
Tasya bangkit dan berdiri tegak di hadapan pemimpin tertinggi para Angel. Ia sudah tahu, jika suatu saat nanti akan bertemu dengan wanita bertopeng itu, karena itulah takdirnya sebagai pemegang dan pemilik ruang dimensi Kehidupan Abadi dari keluarganya. Ruang dimensi yang di wariskan secara turun temurun sejak ratusan tahun yang lalu.
"Kau gadis yang sangat cerdas dan tahu dengan cepat tempat apa ini?" Ucap sang Queen.
"Tidak yang mulia, hamba hanyalah gadis biasa." Balasnya merendahkan dirinya di hadapan sang Queen.
Zepania tersenyum di balik topengnya. Ia tahu begitulah gadis itu, sederhana dan ramah.
"Aku tahu kau cukup cerdas dan cepat mengerti dengan situasi saat ini. Dengarkan aku baik baik Tasya, kita harus cepat dalam bertindak." Ucapnya. Tasya dengan tenang menyimak.
"Akan ada serangan dari pasukan kegelapan, semua rakyat yang memiliki gejala berat akan dipindahkan masuk ke dalam ruang dimensi ini, untuk segera di sembuhkan. Tiara Angel akan membantu mu di sini, dan kau tahu harus berbuat apa?"
"Hamba mengerti, yang mulia." Balasnya sangat mengerti harus berbuat apa, karena itulah takdirnya sejak ia di lahirkan.
"Gadis yang cerdas. Setelah perang ini selesai, kita bisa berbincang dengan santai." Kata Zepania dengan senyum yang begitu menghipnotis Tasya.
"Baik yang mulia." Balasnya dengan senyuman yang terlihat sangat bahagia. Siapa yang tidak bahagia jika di perlakuan sangat baik dan ramah oleh pemimpin tertinggi dari para Angel.
"Baiklah. Kita mulai, dan lakukan dengan cepat." Setelah keduanya sepakat, Zepania keluar dari ruang dimensi itu.
Beberapa detik kemudian, Tasya cukup tercengang melihat banyaknya rakyat yang langsung hadir ke tempat itu.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
__ADS_1
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.