
***Kerajaan Josh***
…Perguruan Naga Api…
Waktu berjalan begitu cepat tanpa mereka sadari, kini hari telah mendekati senja. Semua Warrior terampil yang ada di dalam perguruan Naga Api masih berlatih untuk meningkatkan kekuatan mereka. Begitu juga Zepania dan kawan-kawannya yang lain.
Selesai makan siang beberapa saat yang lalu, Zepania telah melaporkan rencananya yang ingin keluar dan pamit dari perguruan tersebut, kepada wakil pemimpin perguruan Naga Api. Dirinya sudah tidak memiliki niat untuk mencari tahu siapa yang di sebut dengan Warrior Agung? karena orang yang di maksud tidak pernah datang sekalipun.
Suasana di perguruan serta di seluruh kerajaan Josh tidak ada yang mencurigakan, jadi Zepania akan melanjutkan perjalanannya kembali. Masih banyak yang harus Zepania selesaikan, terlebih lagi dirinya yang harus cepat menguasai kekuatan elemen petir dan cahaya yang belum dia kuasai secara baik.
Wakil pemimpin perguruan Naga Api sebenarnya menyayangkan Zepania untuk pergi dari perguruan itu, karena Zepania selama beberapa bulan ini banyak membantu para Warrior di sana tentang ilmu pengobatan dan penyembuhan, walaupun tidak sampai tingkat tinggi. Namun apa yang di ajarkan oleh Zepania? sangat berguna bagi para Warrior lainnya.
Semua kembli lagi pada keputusan Zepania, wakil pemimpin tidak dapat memaksa Zepania untuk tinggal lebih lama lagi. Apalagi Zepania dan teman-temannya memiliki tugas khusus dari White Angel. Jadi wakil pemimpin perguruan tidak berani membantah ataupun menghalangi tugas yang sudah di berikan oleh White Angel kepada mereka Warrior Pengobatan.
Zepania, Tiara Angel dan juga Lily Angel yang telah menyelesaikan latihannya kini duduk di pinggir area latihan. Dirinya masih menunggu Ivy dan Brisia yang belum menyelesaikan latihan mereka. Ivy dan Brisia mengalami banyak perubahan, kekuatan mereka kini telah meningkat sudah berada pada Emas tingkat 5 dalam tubuhnya, mereka sudah bisa di sebut dengan Warrior Biasa pada tingkat yang lumayan tinggi.
Saat mereka sedang fokus pada kegiatan mereka masing-masing, mereka cukup heran pada pemberitahuan dari salah satu Warrior pengawal kepercayaan dari wakil pemimpin. Pengawal tersebut terlihat terburu-buru, dan mimik wajahnya serius. Pasti ada sesuatu yang telah atau akan terjadi, itulah yang di pikirkan oleh semua Warrior yang melihatnya.
"perhatian semuanya, lakukan latihan kalian secara sungguh-sungguh. Karena orang kepercayaan atau utusan dari Warrior Agung sudah datang." ungkapnya yang membuat semua Warrior yang ada di sana saling memandang ke arah teman mereka masing-masing.
Para Warrior masih diam, mereka masih mencerna maksud dari ucapan yang di lontarkan oleh orang kepercayaan wakil pemimpin perguruan Naga Api tersebut.
"lakukan latihan kalian dengan sungguh-sungguh, tunjukkan serta buktikan kemampuan dan kekuatan yang saat ini sudah kalian miliki." ungkapnya kembali dengan suara yang keras agar semua warrior yang ada di area latihan dapat mendengar ucapannya.
Semua Warrior masih diam terpaku, mereka benar-benar masih diam dengan pikiran mereka masing-masing.
"jangan diam saja…cepat lakukan…!" perintahnya tegas sembari bertepuk tangan memberikan semangat dengan suaranya yang lantang dan keras.
Semuanya langsung mengerti, yang sedang berlatih segera melakukan gerakkan mereka dengan sungguh-sungguh, sedangkan Warrior yang sedang istirahat seperti Zepania, Tiara Angel, Lily Angel, dan yang lainnya segera bangkit dari duduk mereka dan segera ikut melakukan latihan kembali.
Mereka semua mengerahkan kemampuan dan kekuatan yang mereka miliki, untuk menunjukkannya kepada perwakilan dari Warrior Agung. Mereka masing-masing ingin menarik perhatian dari perwakilan tersebut. Sekiranya mereka tidak ingin di pandang lemah oleh perwakilan dari Warrior Agung.
Namun tidak dengan Zepania, dia yang sudah sangat letih hanya melakukan beberapa gerakan kecil untuk melatih kekuatan elemen api yang dia miliki. Zepania yang di bantu oleh Tiara Angel melakukan latihan membentuk elemen apinya menjadi beberapa bentuk senjata dan mengatur kekuatan dari semburan api yang di keluarkan.
__ADS_1
Zepania tidak ingin seperti yang lainnya, yang ingin menarik perhatian dari perwakilan Warrior Agung tersebut. Zepania dan Tiara Angel tengah asyik fokus pada api yang sedang mereka semburkan. Tiara Angel sigap membantu Zepania melatih kekuatan elemen apinya, hingga tidak memperhatikan kedatangan dari rombongan yang di maksud oleh pengawal kepercayaan dari wakil pemimpin perguruan Naga Api.
Wakil pemimpin perguruan Naga Api datang bersama 6 orang yang terlihat seperti tuan muda dan nona muda para bangsawan. Mereka adalah tuan muda Osiel Amarillo dan teman-temannya yang menjadi pengawas untuk perguruan Naga Api, atas perintah dari tetua keluarga mereka masing-masing dan juga kaisar Aiden Alcander.
Mereka yang datang melihat seksama semua Warrior yang sedang melakukan latihan mereka. Tidak ada sesuatu yang dapat menarik perhatian dari ke 6 orang tersebut. Mereka datang untuk melihat sebentar dan akan segera pergi, melihat serta mendapatkan laporan dari wakil pemimpin perguruan susah cukup bagi mereka. Itulah tugas sebagai pengawas, kecuali ada yang special bagi mereka yang harus di selesaikan.
"apakah tidak ada yang special di sini, menurut anda tuan Anciano?" tanya Gris Bartoli kepada wakil pemimpin yang sering di panggil tuan Anciano.
"ada nona, beberapa bulan ini para Warrior mendapatkan pelajaran tambahan, yaitu ilmu pengobatan dan penyembuhan dari salah satu Warrior Pengobatan, yang berasal dari perguruan Suci Putih kerajaan Froska." jawab tuan Anciano dengan melihat ke arah Gris.
Wakil pemimpin perguruan Naga Api sebenarnya sudah melaporkan hal tersebut, namun tidak ada respon apapun dari pihak pengawas. Jadi wakil pemimpin hanya berusaha mengingatkan saja.
Perkataan tuan Anciano justru menarik perhatian dari Osiel Amarillo, dia yang awalnya tidak semangat dan nampak datar saja, seketika melihat intens ke arah tuan Anciano.
'Perguruan Suci Putih kerajaan Froska', suatu perkataan yang sangat menarik perhatian dari seorang tuan muda Osiel Amarillo. Begitu juga dengan ke 5 temannya.
"Warrior Pengobatan dari perguruan Suci Putih kerajaan Froska? bagaimana bisa?" tanya Osiel dengan mengerutkan alisnya tidak percaya.
"iya tuan muda… beberapa bulan yang lalu, kami kedatangan 5 orang Warrior Pengobatan, murid dari White Angel perguruan Suci Putih, yang di tugaskan langsung oleh White Angel untuk berkelana mencari bahan-bahan obat yang akan di pakai untuk perang nanti." jawab penjelasan rinci tuan Anciano.
Tuan Anciano diam terpaku untuk sejenak melihat intens mimik serius Osiel Amarillo. Beberapa detik kemudian dia menunjuk ke arah dua gadis yang sedang melatih kekuatan elemen api mereka, yaitu ke arah Zepania yang di kenal dengan sebutan Maharani, dan Tiara Angel dengan sebutan Tiara.
Osiel dan teman-temannya melihat ke arah yang di tunjuk oleh tuan Anciano, terlihat jelas dua gadis yang tidak mereka kenal. Bagaimana Osiel dan teman-temannya dapat mengenali Zepania dan Tiara Angel yang saat ini sedang menyamar dan merubah wajah mereka dengan wajah lain. Jadi Osiel dan teman-temannya benar-benar tidak mengenal dua gadis yang di tunjuk oleh tuan Anciano.
Mereka hanya tahu wajah asli Zepania, tentu yang menarik perhatian Osiel adalah Zepania yang asli dan bukan Zepania yang menyamar.
"apa tuan yakin gadis itu Warrior Pengobatan dari perguruan Suci Putih?" tanya ulang Osiel pada tuan Anciano.
"iya tuan muda…namanya Maharani." jawab tegas tuan Anciano.
"Maharani…!!!" beo Osiel sembari melihat tuan Anciano lalu beralih melihat ke arah Zepania yang menyamar menjadi Maharani.
"iya tuan muda, Maharani sangat ahli dalam ilmu pengobatan dan penyembuhan. Sudah dia buktikan kemampuannya kepada saya dan juga kepada para Warrior yang ada di sini."
__ADS_1
"tidak, bukan dia…!!" gumam Osiel menggelengkan kepalanya sembari masih melihat ke arah Zepania yang sedang menyamar sebagai Maharani.
Ke 5 temannya tahu maksud gumaman yang sedang di lakukan oleh Osiel. Bukan gadis itu yang sedang ia cari selama beberapa bulan ini. Sedangkan tuan Anciano tidak mengerti sama sekali akan maksud dari Osiel Amarillo.
"apa ada yang salah tuan muda?" tanya ragu tuan Anciano.
"apa dia hanya sendiri tuan Anciano?" tanya Gris mewakili Osiel yang masih menatap jauh Maharani.
"tidak, mereka datang berlima, tetapi hanya Maharani yang paling bagus, kuat dan berpengalaman dalam ilmu pengobatan." jawab apa adanya yang di ketahui oleh tuan Anciano.
Kelima teman Osiel saling memandang, lalu beralih melihat ke arah Osiel yang masih melihat ke arah Maharani. Dua gadis yang masih fokus pada kekuatan elemen apinya.
Fernan Parisio mendekati Osiel, lalu berkata.
"buka kekuatan mu sebentar, kita akan tahu siapa dia?" ucap Fernan memberikan sebuah ide pada Osiel.
Osiel melihat ke arah Fernan. Hanya memandang mata Fernan, Osiel tahu apa yang di maksudkan oleh teman dekatnya tersebut? Tanpa pikir panjang lagi, Osiel segera membuka kekuatan spiritual dan energi Qi yang ia miliki saat ini. Yang tentu saja dapat di rasakan langsung oleh semua Warrior yang ada di sana, termasuk Zepania dan teman-temannya.
Semua Warrior terdiam di tempat dan menghentikan latihan yang mereka lakukan, karena dapat merasakan kekuatan yang sangat besar berasal dari seseorang. Dengan cepat semua mata memandang ke arah kelompok para perwakilan dari Warrior Agung, termasuk Zepania yang sedang menyamar.
Kini Zepania dan Tiara Angel cukup heran dan terkejut melihat tuan muda Osiel Amarillo yang selama ini mereka awasi ada di perguruan Naga Api. Terlebih lagi, Zepania terkejut dengan aura kekuatan spiritual dan energi Qi yang kuat dari dalam tubuh tuan muda, yang selama ini mereka curigai sebagai jelmaan binatang sakral burung Phoenix api.
Dari kejauhan tatapan mata mereka bertemu, namun mereka sama-sama tidak dapat membaca pikiran dan bayangan mereka masing-masing. Mereka berdua telah membangun batas pada mata mereka agar tidak mudah terbaca oleh lawan yang menatap ke arah mata mereka.
Osiel Amarillo dan Zepania Louise yang sedang menyamar menjadi Maharani Mikela, masih saling memandang dari kejauhan. Mereka berdua masih sama-sama diam di tempat masing-masing, hingga Zepania tersadar oleh remasan pada telapak tangan kanannya. Zepania pun sadar dan melihat ke arah Tiara Angel yang juga sedang menyamar dengan wajah lain.
Apa yang mereka pikirkan dan perkirakan? hanya mereka yang tahu. Semua akan berjalan pada garis dan skenario yang telah di tentukan oleh takdir. Apakah semua akan berjalan dengan lancar? ataukah ada sesuatu hal yang buruk akan terjadi? Hanya takdir yang tahu dan akan menjawabnya.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
__ADS_1
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.