SANG QUEEN ANGEL.

SANG QUEEN ANGEL.
33. Strategi Dan Rencana Zepania.


__ADS_3

***Kerajaan Froska***


…Kediaman Keluarga Louise…


Zepania terpaksa ikut pulang bersama keluarga yang menjemputnya di depan pintu gerbang istana Froska, seluruh keluarganya memaksa Zepania pulang untuk beberapa hari saja, sebelum pergi ke perguruan Suci Putih di gunung Suci.


Zepania juga mengaku akan belajar ilmu pengobatan di sana pada seluruh keluarganya, Zepania tidak ingin mengatakan yang sebenarnya apa tujuan dari Zepania keluar istana? Karena itu tidak mungkin Zepania katakan, kalau dia akan pergi ke kerajaan Pericles, untuk belajar menguasai elemen petir dan cahaya.


Setelah makan siang bersama keluarga, Zepania masuk ke dalam kamarnya yang dulu, Zepania menarik dalam-dalam nafasnya untuk menghirup aroma dari kamarnya. Semua masih sama seperti terakhir kalinya saat Zepania tidur disana dan tidak ada perubahan sama sekali.


Zepania duduk di atas ranjangnya, dengan lembut dia mengusap kasur yang terbungkus oleh sprey satin berwarna putih tulang. Lama sekali Zepania tidak menepati kamarnya, semua adalah ulah dari sang selir pertama dan Katlyn, yang membuat Zepania harus keluar dari kamar tersebut, dan pindah tinggal di rumah reot yang tidak layak huni.


"kamar ini banyak kenangan dari Zepania dulu, kamar di mana masa kecilnya bersama sang ibu, yang selalu menemani Zepania di saat Zepania takut tidur sendiri." gumam Zepania seraya mengingat semua kenangan masa kecil Zepania, yang di perlihatkan oleh ingatan Zepania padanya.


"Ivy…aku ingin istirahat sebentar, apa bisa kau meninggalkanku sendiri." perintahnya.


"baik nona." balas Ivy setuju, lalu dia pergi keluar dari kamar tersebut.


"lebih baik aku masuk ke dalam ruang dimensi, aku ingin melihat perkembangan dari Brisia dulu, dan aku juga ingin tahu apa perkembangan penyelidikan para Angel yang berada di kerajaan Pericles?" gumam Zepania pelan.


Dengan cepat Zepania menghilang dan masuk ke dalam ruang dimensi. Saat Zepania datang terlihat Brisia sedang berlatih pengendalian elemen apinya bersama Lily Angel.


Terlihat jelas perkembangan Brisia saat ini, dan Zepania tersenyum puas akan hasil latihan Brisia. Dengan langkah pelan Zepania mendekati mereka.


"perkembangan latihanmu sangat bagus Brisia, aku bangga melihat mu bisa sangat berkembang." ungkap Zepania melihat Brisia.


"terima kasih kak Rani." balas Brisia tersenyum melihat Zepania datang.


Zepania meminta Brisia untuk memanggilnya dengan sebutan kak Rani, karena Zepania sudah menganggap Brisia Kairos adalah adik perempuannya sama seperti Oceana Louise. sedangkan sebutan Rani adalah panggilan nama kecil Maharani di dunia pada zamannya.


Zepania ingin namanya yang dulu terus di ingat, dan Zepania akan memakai nama Maharani Mikela sebagai nama samarannya saat akan melakukan perjalanan nanti. Di luar sana Zepania akan di kenal dengan sebutan Maharani Mikela, Warrior wanita pengembara.


"apa kalian tahu Tiara Angel di mana?" tanya Zepania.


"Tiara Angel ada di dalam perpustakaan nona." jawab Lily Angel.


"baiklah…lanjutkan latihan kalian, aku akan menemui Tiara Angel dulu." balas Zepania.


"baik nona…" balas Lily Angel. "baik kak Rani.…" balas Brisia.


Zepania lalu pergi dari sana, dia masuk ke dalam rumah putih, dan langsung mencari Tiara Angel di dalam perpustakaan. Di sana Zepania melihat Tiara Angel sedang duduk bersila dengan posisi teratai.


"Tiara Angel, apa bisa kita bicara?" tanya Zepania, menyadarkan Tiara Angel.


Perlahan Tiara Angel membuka matanya dan melihat kepada sang Queen Angel.

__ADS_1


"iya nona, ada yang bisa hamba bantu?" tanya Tiara Angel seraya merubah cara duduknya.


Zepania duduk di kursi yang berhadapan dengan Tiara Angel.


"aku ingin membahas tentang perang yang telah di deklarasikan oleh Dewa Kegelapan."


"apa nona ada masalah dengan itu?"


"iya Tiara Angel, aku hanya ingin kau memberitahukan pada semua Angel inti murni, untuk mencari tahu perkembangan dari pergerakan, yang di lakukan oleh para iblis dan siluman dari kerajaan Kegelapan."


"baik nona…"


"dan aku juga ingin kau sampaikan pada mereka, untuk mengumpulkan pasukan dan para Warrior dari setiap kerajaan dari sekarang, perintah kan pada mereka untuk berlatih di bawah pengawasan langsung para Angel inti murni."


"mengapa begitu nona.…?" tanya Tiara Angel bingung.


"Tiara Angel, kau tahu kita akan berperang melawan Dewa Kegelapan, dengan pasukannya para iblis dan siluman, serta penyihir golongan hitam. Kalau semua kerajaan bisa bersatu dan mengumpulkan para Warrior dan pasukkan mereka yang ingin ikut berperang, itu akan sangat bagus. Karena kerjasama dalam melakukan apapun pasti lebih baik daripada melakukannya sendiri." jelas Zepania akan apa yang dia rencanakan.


"aku juga takut kalau ada pemberontakkan di setiap kerajaan yang pernah aku lihat di dalam mimpiku, aku sangat yakin pengelihatan akan mimpi itu pasti menjadi kenyataan."


"apa anda yakin nona, meminta setiap kerajaan mengumpulkan para Warrior dan pasukkannya?"


"yakin, dan katakan kepada mereka mengumpulkan para Warrior dan pasukan, tidak boleh dengan paksaan. Katakan dan tekankan itu kepada setiap pemimpin serta petinggi kerajaan yang siap ikut berperang." ungkap Zepania dengan tatapan seriusnya pada Tiara Angel.


"katakan juga pada mereka, aku akan datang ke setiap kerajaan untuk melihat langsung perkembangan mereka dalam menyiapkan perang, aku yakin mengumpulkan para Warrior dan pasukan itu tidak lah mudah, siapa yang ingin ikut perang melawan Dewa Kegelapan dengan pasukannya yang kuat. Mereka harus siap untuk mempertaruhkan nyawa mereka dalam perang tersebut."


"itu akan sangat sulit bagi setiap kerajaan untuk mempersiapkan perang ini."


"apa ada yang mengganjal hati nona?"


"tentu saja ada Tiara Angel, kita tidak tahu musuh seperti apa yang kita hadapi, sekuat apa mereka? aku hanya tidak ingin banyak yang menjadi korban, dan aku juga tidak ingin Dewa Kegelapan menang begitu saja. Aku tidak ingin Dewa Kegelapan menguasai dunia manusia." ungkap Zepania apa yang dia khawatirkan.


"apa selain mengumpulkan para pasukan dan Warrior di setiap kerajaan, anda memiliki strategi lainnya?"


"ada Tiara Angel… tetapi aku tidak tahu apakah ini akan berhasil apa tidak."


"kita harus mencari pemilik dari ke 4 ruang dimensi lainnya, aku yakin kalau para keturunan mereka sudah mendapatkan ruang dimensi tersebut, dan aku ingin mereka yang memegang kendali dari ke 4 ruang dimensi itu ikut dalam perang ini."


"itu benar nona, ke 4 ruang dimensi itu walau tidak luas dan sekuat ruang dimensi para Angel, tetapi ke 4 ruang dimensi tersebut memiliki kelebihan dan peran mereka masing-masing."


"kau benar Tiara Angel, apalagi ruang dimensi kehidupan. Aku baca dari buku kalau ruang dimensi ini akan sangat bermanfaat saat perang, karena disana banyak hutan yang menyimpan tumbuhan ajaib, serta hawa dari udara yang ada di sana bisa dengan cepat memulihkan tenaga dan luka."


"anda benar nona, tapi menemukannya mungkin akan sangat sulit, bila kita bisa menemukan sang pengendali ruang dimensi nya, apakah kita bisa membujuk mereka untuk ikut dalam perang ini?"


Zepania menarik dan menghembuskan nafasnya perlahan, karena mendengar apa yang di katakan oleh Tiara Angel? sangat lah benar.

__ADS_1


"kau benar Tiara Angel, perjalanan dan Perjuangan hidup kita kali ini akan sangat sulit, akan penuh dengan rintangan dan tantangan tentunya."


"apa nona ada rencana lainnya lagi?"


"saat ini belum ada, hanya dua rencana itu saja yang baru bisa aku pikirkan, dan dua rencana itupun sangat sulit untuk di wujudkan. Kuasaku yang menjadi Queen Angel tidak bisa aku pakai dengan semauku, karena aku tidak bisa memaksa mereka untuk mengorbankan nyawa mereka. Seharusnya akulah pelindung mereka, tetapi aku juga tidak bisa sendiri untuk menghadapi perang ini, aku sangat membutuhkan bantuan dan kerjasama mereka untuk melawan Dewa Kegelapan."


"nona…nona sangat tulus membantu mereka, hamba yakin mereka pasti akan mau juga membantu anda dan mengikuti apa yang anda rencanakan."


"semoga Tiara Angel, itu tergantung dari takdir dan usaha kita, dan aku berharap semuanya bisa berjalan dengan apa yang aku rencanakan."


"semoga nona…"


"baiklah Tiara Angel, kau lakukan lah apa yang aku katakan tadi, dan mulailah dari sekarang, karena lebih cepat lebih baik. Kita tidak tahu kapan Dewa Kegelapan akan menyerang kita."


"baik nona akan hamba lakukan sekarang, dan hamba akan meminta jawaban mereka 2 hari paling lama."


"terima kasih Tiara Angel."


"tidak perlu berterima kasih nona, itu sudah kewajiban dan tugas hamba, mengikuti apa yang anda perintahkan dan setia pada anda."


"baiklah Tiara Angel, aku hari ini sangat lelah, aku ingin istirahat sebentar di sini."


"baik nona…selamat beristirahat." jawab Tiara Angel bangkit dari duduknya, dan membungkukkan tubuh untuk memberikan hormatnya pada sang Queen Angel.


Zepania langsung keluar dari ruang perpustakaan, karena saat ini dia merasakan tubuhnya letih dan lelah, dia berencana istirahat di ruang dimensi beberapa hari, tetapi hanya beberapa detik berlalu pada waktu alam luar.


Jadi akan sangat aman jika Zepania berada beberapa hari di ruang dimensi. Zepania merebahkan tubuhnya di atas ranjang, lalu terlelap ke alam mimpi.


......................


Tiara Angel melakukan dengan segera apa yang di perintahkan oleh sang Queen Angel? Tiara Angel menghubungkan telepatinya pada ke 24 Angel yang tersebar di seluruh penjuru kerajaan, di dunia pada zaman ini.


Tiara Angel mengatakan kepada para Angel, semua apa yang di katakan oleh Zepania? Tiara Angel juga tidak lupa memberitahukan, bila sang Queen Angel mendapatkan pengelihatan akan suatu pemberontakan di setiap kerajaan, tetapi di lakukan oleh pihak mana? sang Queen Angel pun tidak tahu.


Tiara Angel akan melakukan segala hal yang terbaik untuk membantu sang majikan, sang Queen Angel yang menjadi sebagian kekuatan dan nyawa mereka para Angel inti murni. Dan Tiara Angel tidak ingin sang Queen Angel mengorbankan jiwa dan dirinya, untuk menjadi tameng pelindung lagi. Sudah cukup satu kali sang Queen Angel melakukan itu, dan tidak ada untuk yang kedua kalinya.


Tiara Angel akan meminta kepada para Angel lainnya, untuk mempersiapkan dan memperkuat diri mereka, dalam menghadapi perang melawan Dewa Kegelapan untuk kedua kalinya. Dan berharap mereka akan menang dalam perang ini, tanpa harus mengorbankan jiwa dan tubuh sang Queen Angel lagi.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....

__ADS_1


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2