
***Kerajaan Pericles***
Sang Queen Angel Zepania Louis, masih bertarung melawan siluman Lizard Humans seorang diri di dalam segel merah yang ia buat.
Beberapa kali serangan dapat ia hindari dengan baik, namun begitu banyak kekuatan spritual dan energi QI di dalam tubuhnya telah terkuras. Cukup membuat nafasnya terengah karena lelah dan letih, tetapi dia harus tetap bertahan untuk menang dalam pertarungan ini. Banyak nyawa yang harus ia lindungi.
Semua yang hadir di sana menatap ngeri pertarungan tersebut. Siluman Lizard Humans memiliki ukuran tubuh yang cukup besar, sedangkan Zepania bagaikan nyamuk kecil yang terbang ke sana kemari untuk menghindari semua serangan siluman tersebut.
"Kau cukup kuat dan cepat menghindari semua serangan ku, wanita brengsek…!!" Tunjuk siluman tersebut ke arah Zepania yang terlihat terengah.
Tiara Angel tidak mengerti, mengapa Queen Angel tidak segera menggunakan Busur Panah Suci Speed Pure yang ia miliki. Agar pertarungan tersebut dapat selesai dengan segera. Queen Angel hanya menghabiskan tenaga dengan sia-sia untuk terus menghindari semua serangan yang mengarah padanya tanpa perlawanan sama sekali.
"Nona, mengapa anda tidak segera menggunakan Busur Panah Suci Speed Pure, untuk menghabisi siluman itu?" Tanya Tiara Angel dengan menggunakan telepatinya kepada Zepania yang berada di dalam segel merah.
"Aku harus mencari keberadaan inti sari siluman ini. Inti sarinya dapat di gunakan untuk menetralisir semua sungai dan air sumur yang sudah tercemar oleh virus dan racun di kerajaan ini." Balas Zepania melalui telepatinya.
"Tapi tenaga dan kekuatan anda terbuang sia-sia, nona. Anda tidak akan dapat bertahan lama." Balas Tiara Angel masih melalui telepatinya.
"Aku tahu itu Tiara Angel, tetapi aku belum menemukan keberadaan inti sarinya." Balas telepatinya di sela sela pertarungannya.
"Mengapa tidak anda gunakan kekuatan Golden silver Mask yang anda miliki." Sebuah saran yang tidak terpikirkan oleh Zepania, karena sibuk untuk menghindari setiap serangan siluman tersebut.
"Kau benar Tiara Angel, aku tidak dapat berpikir sampai ke sana. Aku terlalu terpaku dan fokus pada setiap serangan siluman ini, dan sibuk mencari di mana keberadaan inti sarinya tanpa menggunakan kekuatan yang aku miliki. Terima kasih Tiara Angel, atas saranmu." Balas Zepania.
"Sama-sama nona. Itu sudah kewajiban saya untuk selalu ada dan membantu anda. Setidaknya izinkan saya masuk ke dalam segel merah itu dan membantu anda." Balas Tiara Angel berharap dapat membantu junjungannya tersebut.
Beberapa detik kemudian senyuman terbit pada wajah Zepania, karena ia kini sudah dapat melihat di mana keberadaan inti sari siluman tersebut. Tentunya Tiara Angel dan yang lainnya dapat melihat senyum manis itu. Terlihat cantik dan indah pada wajah yang tertutup oleh topeng burung Phoenix.
"Tidak Tiara Angel. Kau lebih di butuhkan di luar segel ini. Karena aku merasa ada yang akan datang sebentar lagi. Firasat ku buruk kali ini, tolong sampaikan ini juga kepada pangeran Pericles untuk bersiaga akan datangnya sebuah serangan. Setidaknya lindungi semua orang yang lemah di sekitar kalian." Balas Zepania.
Beberapa saat setelah ia mengaktifkan kekuatan Golden silver Masknya, Zepania mendapatkan sebuah penglihatan sebuah serangan dari banyaknya para monster dan pasukan penyihir golongan hitam, datang ke wilayah itu.
Zepania melihat pasukan golongan hitam cukup banyak datang secara tiba-tiba dari dalam tanah, dan dari beberapa sudut wilayah di sekitar mereka. Zepania melihat banyak rakyat yang tidak bersalah menjadi korban.
Tentunya Zepania tidak ingin, apa yang ia lihat menjadi kenyataan? Zepania ingin merubah takdir yang baru saja ia lihat.
"Apa maksud anda, nona?" Tanya Tiara Angel tidak mengerti maksud ucapan Queen Angel.
__ADS_1
"Akan ada serangan banyaknya monster dan penyihir golongan hitam yang muncul dari dalam tanah dan beberapa sudut di wilayah sekitar kita. Mereka telah lama bersembunyi dan menunggu waktu yang tepat untuk menyerang wilayah ini." Balas Zepania menjelaskan apa yang baru saja ia lihat.
Tiara Angel tahu jika Queen Angel tidak akan berkata bohong. Tiara Angel tahu, jika nonanya pasti telah mendapatkan sebuah pengelihatan tentang serangan tersebut.
"Dalam pengelihatanku, banyak rakyat yang tidak bersalah dan lemah menjadi korban dari serangan ini. Aku tidak ingin semua itu menjadi kenyataan. Aku harap kamu dan yang lainnya dapat melindungi mereka semua." Pinta Zepania sembari terus bertarung dan menghindari beberapa serangan dari siluman yang sedang ia hadapi.
"Saya mengerti, nona. Akan saya sampaikan perintah anda ini. Kami akan selalu bersama anda." Balas Tiara Angel tahu harus melakukan apa? Ia tidak ingin membuat junjungannya itu kecewa.
"Semuanya aku serahkan kepada kalian, setelah aku selesai menghabisi siluman ini. Aku akan datang membantu kalian." Balas Zepania.
"Serahkan semuanya kepada kami, nona. Anda fokuslah pada siluman itu, jika sudah selesai. Tolong beristirahatlah masuk ke ruang dimensi Angel untuk mendapatkan kembali energi anda yang banyak terkuras. Saya mohon nona, jangan memaksakan diri anda sendiri." Balas khawatir Tiara Angel.
Zepania tahu dan mengerti, bagaimana khawatirnya Tiara Angel dan Angel Angel lain kepadanya. Zepania kembali fokus ke arah siluman yang ada di hadapannya, dan tidak lagi membalas perkataan telepati Tiara Angel.
Sedangkan Tiara Angel melihat ke arah pangeran Pericles yang ada di sampingnya. Dia ingin menyampaikan pesan dari Queen Angel, Tiara Angel ingin mereka segera bersiap dan melakukan perintah Zepania kepada mereka.
Sebelumnya Tiara Angel sudah memberikan informasi tersebut, kepada seluruh Angel penjaga yang ada di sana. Setelahnya, baru ia berbicara kepada pangeran Pericles.
"Pangeran, saya memiliki sebuah pesan dari Queen Angel." Ucap Tiara Angel mulai berbicara.
"Sebuah pesan. Pesan apa?" Tanya pangeran melihat serius ke arah Tiara Angel.
"Tolong perintahkan kepada pasukan anda, untuk bersiap dan siaga dalam serangan yang akan datang sebentar lagi. Ada banyak monster dan penyihir golongan hitam yang akan menyerang wilayah ini dari dalam tanah, dan dari beberapa penjuru arah." Ungkap Tiara Angel apa yang menjadi perintah dari Zepania.
"Apa maksudmu? Serangan apa? Dari mana Queen Angel mendapatkan informasi itu?" Tanya Pangeran secara bertubi-tubi.
"Dari penglihatannya." Balas singkat Tiara Angel.
Pangeran tahu, jika Queen Angel memiliki kekuatan untuk dapat melihat sesuatu yang ada di masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang. Dia juga tahu, jika semua yang di lihat oleh Queen Angel dari pengelihatannya adalah benar. Jadi tidak ada alasan untuk tidak mempercayainya.
"Baiklah." Balas singkat pangeran, setelah beberapa detik berpikir.
"Sebelumnya, tolong perintahkan beberapa orang untuk fokus melindungi para rakyat yang sedang lemah dan tidak dapat lari dari wilayah ini." Ungkap Tiara Angel.
Pangeran bukannya langsung menjawab, tetapi dia melihat ke arah belakangnya. Bagaimana caranya ia melindungi para rakyat yang jumlahnya tidak sedikit? Dia terdiam melihat pemandangan di sekitar wilayah itu, sangat mustahil jika mereka dapat melindungi semuanya dengan pasukan yang jumlahnya hanya sedikit.
Tiara Angel yang memiliki kekuatan dapat membaca pikiran dan suara hati seseorang. Mengerti dengan apa yang sekarang di pikirkan oleh Pangeran? Para rakyat yang tidak berdaya dan harus di lindungi jumlahnya terlalu banyak, jika di bandingkan dengan jumlah pasukan yang hadir di sana.
__ADS_1
Tiara Angel pun hanya dapat terdiam sejenak, dia berpikir. Apa yang ada di dalam pikiran Pangeran adalah benar. Bagaimana caranya mereka melindungi para rakyat yang jumlahnya sangat banyak, sedangkan mereka memiliki pasukan yang sangat sedikit.
Jika ingin meminta bantuan dari pasukan lainnya, itu akan memakan waktu yang lama. Sedangkan serangan itu akan datang sebentar lagi.
Pangeran dan Tiara Angel saling memandang. Tanpa mereka ketahui, apa yang mereka berdua pikirkan? Dapat di ketahui oleh Zepania.
Zepania mengaktifkan kekuatan untuk dapat bertelepati bersama Pangeran dan juga Tiara Angel. Mereka harus segera mencari solusi untuk masalah ini, sebelum semuanya terlambat.
"Aku tahu kalian berdua bingung dengan banyaknya para rakyat yang harus kalian lindungi dan selamatkan." Suara telepati Zepania yang dapat di dengarkan oleh Pangeran dan juga Tiara Angel.
Keduanya segera melihat ke arah dalam Segel Merah. Di mana Zepania sedang berdiri di atas kepala siluman yang terus mengamuk. Saat ini Zepania sedang memegang erat sebuah pedang pusaka, yaitu pedang Blue Powers. Pedang yang bisa menyerap semua kekuatan elemen.
Semua yang hadir di sana, tahu pedang apa yang sedang di genggam erat oleh Queen Angel? Salah satu benda pusaka yang hanya dapat di miliki oleh seorang Queen Angel pemilik asli dari pedang tersebut. Itu membuktikan jika Queen Angel yang sekarang mereka lihat adalah wanita paling kuat pemimpin dari para Angel.
"Tiara Angel, Pangeran…Saat ini, aku dapat merasakan aura dua ruang dimensi lainnya. Apa kalian dapat merasakannya juga? Jika memungkinkan, cari cepat dua penjaga ruang dimensi itu." Ucap Zepania apa yang sekarang ia rasakan.
Saat dia mengaktifkan kembali kekuatan Golden Silver Mask bersamaan dengan membuka ruang dimensi para Angel, saat akan mencari dan meraih pedang Blue Powers. Entah mengapa, aura dua dimensi lainnya dapat ia rasakan sangat dekat dengannya saat ini?
Zepania tahu jika di sekitar mereka ada dua penjaga ruang dimensi lain yang hadir. Namun, untuk mencari siapa mereka? Membutuhkan cara khusus dengan menggunakan kekuatan spritual yang cukup besar.
Zepania saat ini sedang fokus untuk membunuh siluman, tidak dapat menggunakan kekuatan spritualnya lebih banyak lagi. Ia membutuhkan kekuatan spritual dari salah satu warrior lainnya, atau Angel penjaga yang hadir di sana untuk mencari keberadaan dua penjaga tersebut.
"Apa yang dapat kami lakukan, Queen Angel?" Tanya pangeran ingin tahu, apa yang bisa ia lakukan untuk membantu.
"Carilah warrior atau Angel penjaga yang memiliki kekuatan spritual yang cukup untuk dapat merasakan aura dari dua ruang dimensi lainnya, jika dapat merasakan aura itu. Kalian otomatis akan tahu siapa dua penjaga dari ruang dimensi tersebut. Dua ruang dimensi itu, dapat kalian gunakan untuk memindahkan para rakyat ke dalamnya saat ini. Agar saat penyerangan nanti, tidak banyak korban yang berjatuhan." Ungkap Zepania, apa yang menjadi rencananya.
Pangeran dan Tiara Angel saling memandang sejenak. Ia tahu maksud dari Queen Angel, dan tahu harus berbuat apa?
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.
__ADS_1