SANG QUEEN ANGEL.

SANG QUEEN ANGEL.
43. Sekelompok Penjahat.


__ADS_3

***Kerajaan Josh***


Selepas berbincang dengan pangeran Pericles yang sampai saat ini Zepania tidak tahu sama sekali, siapa nama dari pangeran tersebut? Zepania hanya bisa memanggilnya dengan sebutan pangeran.


Kini Zepania sudah ada pada perjalanan pulang dari penginapan pertamanya, untuk mengambil semua barang bawaannya dan pindah ke penginapan mewah yang ada di dekat istana kerajaan Josh. Zepania yang di temani oleh Tiara Angel yang sedang menyamar menjadi Ivy, menunggangi kudanya masing-masing.


Mereka melajukan perlahan langkah kudanya, Zepania dan Tiara Angel tidak ingin membuat masalah pada keramaian pasar ibu kota kerajaan Josh. Saat ini sedang ada festival lampion yang akan di lakukan malam nanti pada penobatan kaisar baru kerajaan Josh. Sehingga tidak heran pada sepanjang area pasar ibu kota, hampir banyak yang menjual lampion dengan berbagai warna dan bentuk.


Puncak acara saat selesai penobatan kaisar baru kerajaan Josh, semua rakyat, pejabat, tamu undangan, kerabat dan keluarga kerajaan Josh akan melepaskan lampion yang sudah mereka pegang masing-masing. Di sertai harapan dan doa agar kaisar baru bisa menjadi pemimpin yang baik, dan kerajaan Josh selalu sejahtera.


Zepania dan Tiara Angel menikmati perjalanannya, tanpa mereka sadari dari kejauhan ada sekelompok tidak di kenal terdiri dari 5 orang yang sudah mengawasi mereka berdua. Sekelompok penjahat yang berasal dari salah satu perkumpulan pembunuh bayaran. Mereka terus mengawasi gerak-gerik Zepania dan Tiara Angel. Entah apa yang mereka inginkan?


Saat ini hanya menunggu waktu yang tepat untuk sekelompok penjahat itu bergerak, sedangkan Zepania yang mulia merasakan kalau mereka di awasi, perasaan tidak nyaman dan ada yang dia rasakan tidak beres di sekitarnya.


"Tiara Angel, cari tahu siapa yang sedang mengawasi kita di sekitar sini…!" perintah telepati Zepania pada Tiara Angel, yang sedang ada tepat di sampingnya berkuda.


"baik nona." balas Tiara Angel singkat.


Tiara Angel langsung memusatkan pikirannya dengan mengaktifkan kekuatan spiritual dan energi Qi dalam tubuhnya untuk sesaat. Dengan cepat Tiara Angel dapat merasakan keberadaan penjahat tersebut. Tiara Angel juga dapat merasakan ada aura kegelapan dari kekuatan para penjahat yang berada tidak jauh dari mereka.


"nona…tidak jauh di belakang kita, ada 5 orang penjahat yang sedang mengawasi kita, aura kekuatan dari Kultivasi mereka dari golongan hitam, tetapi tidaklah terlalu kuat, hanya berada pada Warrior Biasa, ada pada pertarung Emas tingkat 2. Hanya satu yang ada pada Warrior Petarung, ada pada raja pertarung tingkat 3 dengan elemen api saja." ungkap Tiara Angel menjelaskan apa yang dia tahu? melalui telepatinya pada Zepania.


"berhati-hatilah, kita tidak tahu kekuatan yang sesungguhnya dari musuh, jangan meremehkan musuh, Tiara Angel." jawab Zepania melalui telepatinya.


"baik nona. "


"bila mereka membuat masalah, kau boleh menghajarnya. Lakukan apapun untuk mengalahkannya, karena penjahat golongan hitam sudah sangat meresahkan kerajaan ini." perintah Zepania kembali melalui telepatinya.


"baik nona, dengan senang hati." balas Tiara Angel dengan senyum yang merekah pada wajahnya.


Mereka pun bersikap biasa saja, selayaknya tidak mengetahui apapun? perjalanan menuju ke penginapan yang baru, mereka akan melewati jalan yang sedikit sepi. Karena itu termasuk daerah yang berada dekat dengan area istana kerajaan Josh. Zepania mencurigai bila mereka akan di serang di tempat tersebut, dan kecurigaan Zepania benar adanya.


Terdengar jelas laju lari kuda para penjahat tiba-tiba kencang mendahului Zepania dan Tiara Angel, mereka di hentikan lalu di kepung. Tatapan mata bengis dan tajam para penjahat seakan mengintimidasi mereka berdua.


"ikut dengan kami secara baik-baik." perintah penjahat yang menjadi ketua mereka, seorang Warrior Petarung, yang ada pada raja pertarung tingkat 3 dengan elemen api saja.

__ADS_1


"siapa kalian dan mau apa?" tanya Tiara Angel mewakili.


"jangan banyak bicara, ikut secara baik-baik atau kami paksa?" ungkap penjahat tersebut dengan tatapan tajamnya.


Tatapan tajam membuat ngeri bagi yang melihatnya, tetapi tidak bagi Zepania dan Tiara Angel. Mereka hanya bisa bersikap seperti biasanya, dan mengikuti alur saja.


"siapa kalian, lancang sekali memberikan perintah. Minggir jangan menghalangi jalan kami !!" jawab Tiara Angel dengan tatapan mata yang tidak kalah tajam juga.


"sepertinya kalian memang tidak bisa di perlakukan baik rupanya, kalian…apa yang kalian tunggu, tangkap mereka agar tugas kita cepat selesai !!" perintah penjahat tersebut pada anak buahnya yang mengepung Zepania dan Tiara Angel.


"nona… anda cukup diam dan biarkan saya yang menyelesaikan semua ini." ungkap Tiara Angel melalui telepatinya.


Zepania hanya diam di tempat tanpa menjawab apapun? dia masih mencari celah untuk menghindari kepungan para penjahat. Zepania mengamati semua pergerakan para penjahat, bila benar kekuatan para penjahat tersebut seperti yang dia baca saat ini, Tiara Angel sendiri sudah cukup untuk mengalahkan mereka.


"seraaaang……!!" perintah dari ketua para penjahat.


Ke empat anak buah yang di perintahkan untuk menyerang, dengan cepat melompat dari kuda mereka masing-masing untuk mendekati Zepania dan Tiara Angel. Dengan sigap Zepania dan Tiara Angel melompat dengan peringan tubuhnya, sedikit jauh menghindari serangan para penjahat.


Kini posisi Zepania ada di belakang Tiara Angel yang berhadapan langsung dengan para penjahat. Zepania dan Tiara Angel berdiri anggun dengan tatapan datar dan dingin mereka melihat ke arah para penjahat.


Dengan gerakan cepat dan kuat Tiara Angel menangkis serangan mereka, dengan gerakan kuat sekali tebas, pedang Naga Merah Tiara Angel telah berhasil membunuh dua orang sekaligus, sisa penjahat yang ada dan tidak tahu apapun tentang pedang Naga Merah, mereka terkejut akan pergerakan sekali tebas pedang tersebut. Pedang Naga Merah haus akan darah dari golongan hitam, pedang yang hanya bisa di kendalikan oleh Tiara Angel, karena sudah melakukan kontrak darah.


Sisa penjahat yang ada, mereka mencoba menyerang dan itu hanyalah sia-sia. Gerakkan cepat dan kuat Tiara Angel lebih baik dari gerakkan dua anak buah penjahat tersebut. Kini tinggal ketua dari para penjahat.


"tunggu Tiara Angel, jangan bunuh dia…tangkap dia hidup-hidup. Aku curiga bila dia di utus oleh seseorang untuk membunuhku." ungkap perintah Zepania melalui telepatinya.


"baik nona." jawab telepati Tiara Angel menerima perintah tuannya.


Terlihat jelas wajah garang dan marah dari ketua penjahat tersebut, dengan gerakkan cepat dia mengulurkan kedua tangannya ke depan, semburan api keluar dari dalam telapak tangannya. Zepania dan Tiara Angel dengan cepat melompat terbang dengan peringan tubuhnya, untuk menghindari semburan api yang mengarah ke arah mereka berdua.


Tiara Angel dengan segera mengarahkan telapak tangannya ke atas untuk mengendalikan tanah yang di pijak oleh ketua penjahat itu, untuk membentuk gundukkan agar tubuh penjahat oleng, tetapi dengan lihai penjahat tersebut menghindari gundukkan tanah yang Tiara Angel buat, dengan mudah dia melompat dengan peringan tubuhnya.


Ketua penjahat itu cukup cerdik dan terampil dalam pertarungan, dengan cepat penjahat itupun membalas Tiara Angel dengan semburan api yang lebih besar ke arah Tiara Angel. Dengan mudah Tiara Angel menghindari semburan api tersebut.


Tidak habis akal ketua dari penjahat itu pun terus menyerang sambari terus mendekat pada Tiara Angel, dengan gerakan tiba-tiba ketua penjahat itu melempar dua buah belati beracun dengan bersamaan semburan api ke arah Tiara Angel, dengan sigap menggunakan dinding tanah yang tinggi Tiara Angel menangkis kedua belati sekaligus semburan api yang mengarah ke arahnya.

__ADS_1


Ketua dari penjahat itupun semakin marah pada Tiara Angel, yang dengan mudah menghindar dari semua serangannya, karena tidak satupun dari serangannya mengenai tubuh Tiara Angel sedikitpun, dia tidak suka bila harus kalah dari seorang gadis muda.


Saat Tiara Angel masih berlindung pada dinding tingginya, dengan gerakkan cepat ketua penjahat itu melompat tinggi melewati dinding, hingga dari arah atas kepala Tiara Angel dia menyemburkan api sembari menghunus pedang yang ada di tangannya. Tanpa terduga dan tidak bisa di tebak oleh ketua penjahat, Tiara Angel menggunakan kekuatan elemen angin ke arah ketua penjahat, untuk melindungi diri sekaligus serangan balik darinya.


Ketua penjahat itu tahu elemen angin yang di gunakan Tiara Angel memiliki warna putih yang kuat, dia tidak pernah menduga bila Tiara Angel yang berada di kultivasi Emas tingkat 5, yang berada jauh di bawahnya memiliki dua kekuatan elemen dengan warna putih.


'siapa dia? mengapa dia yang berada di kultivasi Emas tingkat 5? memiliki dua magic dengan warna putih. Gerakkannya sangat cepat dan cepat tanggap, dia bukanlah orang biasa, pasti gadis ini menutupi semua kekuatan yang sebenarnya dia miliki. Aku harus hati-hati.' gumam ketua penjahat yang sudah menghindar dan sedang berdiri sedikit jauh di hadapan Tiara Angel.


Tentu saja gumamam yang di ucapkan oleh ketua penjahat itu, dapat dengan mudah di dengar oleh Zepania dan Tiara Angel yang saling terhubung. Kedua gadis cantik yang berdiri di tempat yang berbeda, hanya diam dengan tatapan datar dan dinginnya melihat ke arah ketua penjahat itu.


"siapa kau sebenarnya? mengapa tidak kau tunjukkan semua kekuatan yang kau miliki?" tanya ketua penjahat tersebut sembari menunjuk ke arah Tiara Angel.


"kenapa…? apa kau sudah mulai ketakutan?" tanya balik Tiara Angel, sedangkan Zepania hanya berdiri diam di tempatnya dan menyimak pembicaraan mereka berdua.


"hahahaha…aku takut…!?!" ucap ketua penjahat dengan tawa jahatnya.


"aku tidak akan pernah takut padamu nona muda, kau yang seharusnya takut padaku, sebentar lagi kau akan kehilangan nyawamu, karena kesabaranku padamu sudah habis." tunjuk ketua penjahat dengan nada tegas dan tatapan mata tajamnya ke arah Tiara Angel.


"silahkan kau lakukan, bila kau mampu untuk membunuhku." tantang balik Tiara Angel.


"Tiara Angel, cepat tangkap dia dan jangan buang waktu dan tenagamu lebih banyak lagi. Biarkan Rose Angel yang mengurusnya." ucap Zepania melalui telepatinya pada Tiara Angel.


"baik nona." balas telepati Tiara Angel.


Dengan gerakan lari cepat lalu menghilang menggunakan teleportasinya, gerakan Tiara Angel tidak dapat terlihat dan terbaca oleh ketua penjahat itu. Dari arah belakang ketua penjahat, Tiara Angel menyuntikkan sebuah obat tidur sekaligus racun pelemah kekuatan ke arah leher samping ketua penjahat tersebut.


Ketua penjahat yang merasakan sesuatu pada leher sampingnya, seketika memegang lehernya yang di suntik tadi oleh Tiara Angel. Ketua penjahat itu berbalik badan untuk melihat siapa yang menyerangnya? dia melihat Tiara Angel ada tidak jauh di belakangnya. Saat dia ingin mengarahkan telapak tangannya untuk mengeluarkan elemen api, tubuhnya melemah dan akhirnya tumbang ke atas tanah.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....

__ADS_1


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2