
***Kerajaan Josh***
Di kediaman keluarga bangsawan Amarillo, beberapa minggu ini selalu mencekam. Akibat tuan muda mereka yang selalu dalam mode emosi tidak terkendali, banyak pelayan yang sudah menjadi korbannya, bahkan para sahabatnya pun tidak luput dari emosi tuan muda Osiel Amarillo.
Semua usaha yang di lakukan Osiel, para sahabat dan semua anak buahnya untuk mencari keberadaan Zepania Louise tidak membuahkan hasil apapun? semua nihil tanpa hasil. Zepania bagaikan hilang di telan bumi.
Sejak Osiel Amarillo mendapatkan sebuah sapu tangan yang memiliki lukisan dari Zepania, Osiel segera mencari Zepania ke dalam istana kerajaan Josh, namun yang dia cari sudah pergi kembali ke perguruan Suci Putih. Itu informasi yang dia dapatkan dari pihak istana.
Osiel dan beberapa sahabatnya serta anak buah segera pergi menuju ke perguruan Suci Putih, yang ada di wilayah kerajaan Froska. Namun, apa yang di carinya pun? tidak ada di sana. Pihak dari perguruan Suci Putih mengatakan, jika Zepania dan beberapa tabib pergi berkelana di tugaskan untuk mengumpulkan beberapa bahan obat yang di butuhkan saat perang nanti.
Hanya rasa kecewa yang ia rasakan, banyak pertanyaan yang ingin dia pertanyakan kepada Zepania terkait sapu tangan dengan lukisan tersebut. Tetapi orang yang Osiel cari tidak dapat di temukan, walaupun beberapa anak buahnya ikut menyebar ke kerajaan tetangga. Berita baik yang dia tunggu tidak ia dapatkan.
Zepania benar-benar menghilang seperti di telan bumi, tidak dapat di temukan di manapun? Karena mereka tidak tahu jika Zepania masih berada di dalam kerajaan Josh, tepatnya ada di dalam perguruan Naga Api.
"ayolah Osiel…!! sampai kapan kau terus begini?" tanya Fernan Parisio.
Mereka kini tengah berada di dalam ruang kerja pribadi milik Osiel bersama 4 orang sahabat lainnya. Mereka tidak tahu harus bagaimana lagi untuk membantu Osiel mencari Zepania? Semua tempat sudah mereka datangi, namun tidak menemukan Zepania sama sekali.
Osiel menatap tajam dan dingin ke arah Fernan, tetapi yang di tatap bersikap biasa saja. Itu sudah makanan setiap hari baginya saat bertemu dengan Osiel.
"ayolah sobat, sudah banyak pekerjaan yang terbengkalai karena masalah ini." ucapnya.
"apa maksudmu? apa kau mencoba menyalahkan diriku?" tanya balik Osiel tidak suka akan perkataan Fernan.
"siapa lagi kalau bukan, apa kau mau mencoba menyalahkan kami?".
"kau sudah mulai berani padaku?" ucap keras Osiel dengan segera bangkit dan mencengkram kerah baju yang di gunakan oleh Fernan.
Ke 4 teman lainnya pun sontak ikut mendekati mereka, dua orang memegangi Osiel yang sudah siap untuk melayangkan tinjunya, dan dua lagi mencoba melerai mereka berdua.
"seharusnya kau sadar Osiel, semua ini karena sikap dingin mu pada semua orang. Jika saja kau sedikit ramah pada orang lain, semua penyesalan mu ini tidak akan terjadi." jawab Fernan tidak kalah sengit.
"kau benar-benar menyalahkan ku…!" jawab Osiel dengan tinju yang sudah siap. Namun itu dapat di tahan oleh dua teman yang memegang erat tangan Osiel.
"sudah cukup kalian berdua…!" ucap salah satu teman yang bernama Gris Bartoli. Nona muda dari keluarga bangsawan Bartoli yang ada di kerajaan Josh.
__ADS_1
"Osiel, apa yang di ucapkan oleh Fernan adalah benar. Kami yang tidak tahu apapun dan tidak bersalah, sudah rela menjadi bulan-bulanan mu selama ini. Ada apa dengan mu? jangan karena tidak dapat menemukan satu wanita, kau jadi kacau." ucap Gris cukup pada batas kesabarannya.
Osiel diam dengan masih pada posisi semula. Dia juga berpikir semua yang di katakan oleh Fernan dan juga Gris ada benarnya. Semua yang dia alami dan rasakan saat ini adalah karena ulahnya dan sikap dinginnya pada Zepania.
Akhirnya dia pun melepaskan cengkraman tangannya pada kerah Fernan.
"maafkan aku." ucapnya lalu duduk kembali pada kursinya semula.
Ke 5 sahabat Osiel menghembuskan nafasnya lega, mereka senang dan lega akhirnya Osiel bisa berpikir jernih kembali. Masih banyak pekerjaan dan tugas yang belum mereka selesaikan.
"baiklah, jika kau sudah tenang. Aku hanya ingin menyampaikan titah dari kaisar Aiden Alcander. Kita sudah cukup lama tidak hadir pada latihan di perguruan Naga Api. Suasana di sana banyak mengalami perubahan yang tidak kita ketahui, termasuk banyaknya jumlah anggota Warrior yang bertambah." ucap Gris melaporkan apa yang sudah menjadi tugasnya.
Beberapa hari yang lalu, utusan dari pihak istana kerajaan Josh datang dan membawa sebuah titah dari kaisar kerajaan Josh, agar mereka dari 5 keluarga bangsawan yang di tugaskan menjadi pengawas di perguruan Naga Api, datang untuk melihat perkembangan di sana.
Keluarga bangsawan yang di tugaskan sebagai pengawas oleh kaisar adalah Osiel Amarillo, Fernan Parisio, si kembar Gris Bartoli dan Kris Bartoli, Dario Rayman, dan Yuri Santana. Ke 5 keluarga bangsawan itulah yang di tunjuk oleh kaisar Aiden Alcander sebagai pengawas di perguruan Naga Api, bukan tanpa alasan.
5 keluarga bangsawan yang cukup memiliki kekuatan dan elemen special di kerajaan Josh. Di tambah lagi tetua dari ke 5 keluarga bangsawan itu adalah pengikut setia dari kaisar Tyron Alcander dan kaisar terdahulu.
Tetua dari Keluarga bangsawan Amarillo adalah seorang Warrior Agung yang sangat misterius hingga kini. Hanya seorang kaisar dari kerajaan Josh dan beberapa orang penting lainnya yang dapat bertemu dengannya. Tetua dari keluarga bangsawan Amarillo adalah pemimpin dari ke 5 keluarga bangsawan tersebut.
Jadi tidak heran jika seorang Warrior Agung yang ingin di temui dan di lihat oleh Zepania, sangat susah untuk mereka lihat. Warrior Agung yang tidak pernah sekalipun datang ke perguruan Naga Api.
"baiklah, bersiaplah hari ini juga kita akan datang ke sana. Katakan kepada mereka kita akan datang, tapi jangan sampai warrior yang ada di sana mengetahui kedatangan kita. Aku ingin melihat langsung bagaimana mereka berlatih." ucap Osiel dengan tatapan datarnya kepada Gris.
"baik, akan aku lakukan seperti yang kau perintahkan." balas Gris dengan kelegaan, kini sahabatnya kembali lagi seperti semula lagi.
Gris dan Yuri segera keluar dari ruang kerja itu dan dengan cepat melakukan apa yang di perintahkan oleh Osiel padanya? Dia segera mengutus seekor burung peliharaannya yang terbilang terbang paling cepat untuk membawa surat perintah kedatangan dari keluarga bangsawan Amarillo.
...--------------------------------...
…Perguruan Naga Api…
Zepania dan 4 teman lainnya masih melatih kekuatan mereka pada area latihan yang ada di dalam perguruan Naga Api, Hari ini mereka berencana akan pamit kepada pemimpin perguruan Naga Api untuk keluar dari perguruan tersebut.
Hari ini adalah hari terakhirnya berada di sana, dia sudah tidak ingin mengulur waktu lebih lama lagi. Masih banyak tempat dan tujuan yang harus Zepania lalui dan selesaikan. Apa lagi untuk melatih kekuatan elemen cahaya dan petir yang belum ia kuasa dengan baik, pasti memerlukan waktu yang cukup lama.
__ADS_1
Jadi sudah Zepania putuskan akan melewatkan untuk mencari tahu siapa Warrior Agung itu. Beberapa bulan berada di dalam perguruan Naga Api dan kerajaan Josh, dia cukup puas karena tidak ada masalah serius yang sering terjadi, walaupun beberapa kali serangan dari para siluman dan iblis datang menyerang di beberapa wilayah kerajaan Josh. Itu dapat di tangani dengan baik oleh para Warrior terampil dan kuat yang ada di kerajaan Josh.
Zepania juga senang semua yang ada di perguruan Naga Api, sangat antusias untuk berlatih dan ikut dalam perang kali ini. Walaupun masih ada yang tidak setuju akan tindakan yang di putuskan oleh sang Queen Angel dan di setujui oleh para kaisar di setiap kerajaan.
Namun semuanya berjalan lancar dan seperti biasanya. Zepania banyak mendapat teman dari berbagai wilayah kerajaan luar. Seorang putri, pangeran, nona muda, dan tuan muda dari beberapa wilayah yang ada di kerajaan Josh dan kerajaan tetangga yang datang ikut untuk berlatih di sana. Semuanya dengan senang hati berlatih menjadi lebih kuat lagi, agar bisa menang dalam perang nanti.
Semangat para Warrior adalah semangat untuk Zepania sebagai sang Queen Angel yang mereka bantu. Zepania dapat sedikit lega karena urusannya di kerajaan Josh berjalan lancar dan seperti yang ia kehendaki.
Zepania cukup senang juga di percayai untuk memberikan pelajaran dasar, tentang pengobatan dan pertolongan pertama kepada seluruh Warrior yang ada di perguruan Naga Api. Mereka cukup memiliki dasar dan bekal ilmu pengobatan, seperti pertolongan pertama bagi mereka yang terluka, mengetahui berbagai jenis bahan obat-obatan yang mungkin mereka bisa temui di dalam hutan, dan pasar tradisional yang menjual bahan obat-obatan.
Semua ilmu pengobatan dasar telah Zepania berikan, agar dapat sedikit membantu mereka nantinya saat perang berlangsung. Dia sebagai seorang dokter atau tabib, senang bisa membantu dan berbagi ilmu pengobatan bagi mereka yang membutuhkan.
Zepania yang cukup lelah hari ini, sedang duduk di atas rumput halus di area latihan. Melihat di sekitarnya, banyak dari beberapa pangeran dan tuan muda yang mempunyai kekuatan yang cukup meningkat beberapa bulan ini. Beberapa putri dan nona muda yang terbilang manja dan suka kemolekan, juga tidak kalah berkembang. Banyak dari mereka memiliki peningkatan untuk kekuatan mereka.
Zepania senang melihat semua warrior semakin kuat, senyum senang terus mengembang pada bibirnya. Hingga dia tidak sadar Tiara Angel sudah ikut duduk di sampingnya.
"apakah nona senang hari ini?" ucap Tiara Angel yang menyamar.
Zepania yang juga sedang menyamar melihat ke arah samping kanannya. "iya Tiara, aku senang melihat perkembangan mereka. Berlatih bersama mereka adalah kesempatan yang sangat penting bagi ku. Aku senang bisa menjadi bagian dari mereka." ucap Zepania dengan masih tersenyum melihat ke arah para Warrior yang masih sibuk berlatih.
"nona benar, mereka banyak mengalami perkembangan yang cukup besar." jawab Tiara Angel dengan tersenyum melihat ke arah Zepania.
"apakah nona sudah pastikan akan pergi besok?" tanya Tiara Angel mengingat apa yang di rencanakan oleh Zepania.
Zepania menghela nafasnya sebelum menjawab. "iya, aku sangat yakin Tiara. Masih ada beberapa tempat yang harus kita kunjungi dan kau juga tahu apa tujuanku melakukan perjalanan ini?" balas Zepania dengan mimik wajah yang sedih.
Zepania cukup sedih jika harus meninggalkan perguruan Naga Api, yang memberikannya banyak teman, pengalaman dan pengetahuan yang tidak pernah dia dapat sebelumnya. Tiara Angel juga tahu nonanya sangat berat akan hal ini, namun tugas dan beban yang lebih besar sedang menunggunya. Tugas dan beban dari seorang Queen Angel.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
__ADS_1
Jangan lupa vote dan like nya.
Maaf baru bisa up kembali, author sedang sibuk menyambut banyaknya hari raya, acara dan kesehatan yang kurang baik akhir-akhir ini, terima kasih 🙏🙏🙏 masih setia pada cerita Sang Queen Angel.