SANG QUEEN ANGEL.

SANG QUEEN ANGEL.
62. Pertemuan Kedua Kalinya.


__ADS_3

***Kerajaan Josh***


…Perguruan Naga Api…


Para Warrior yang ada di area latihan perguruan Naga Api nampak terkejut dan diam terpaku, karena merasakan kekuatan spiritual dan energi Qi yang cukup kuat berasal dari salah satu rombongan dari perwakilan Warrior Agung yang hadir di sana. Kekuatan yang cukup membuat orang terpana dan tidak sedikit dari mereka bergidik ngeri.


Kekuatan yang dapat mereka rasakan walaupun hanya beberapa detik saja. Tidak ada satupun yang berani bergerak dari tempatnya berdiri, mereka tidak pernah menyangka jika Warrior Agung yang di maksudkan adalah salah satu dari rombongan yang hadir. Entah itu siapa? tepatnya mereka tidak tahu.


Wakil pemimpin perguruan Naga Api, sebenarnya tahu siapa tuan muda Osiel Amarillo yang sebenarnya? Ia yang begitu menghormati tuan muda Osiel bukan tanpa alasan. Tuan Anciano adalah salah satu orang kepercayaan dari keluarga bangsawan Amarillo dari turun temurun. Seluruh keluarga dan keturunan dari tuan Anciano selalu setia pada keluarga bangsawan Amarillo sejak dahulu.


Dia yang juga dapat merasakan aura kekuatan spiritual dan energi Qi yang baru saja di buka oleh tuan muda Osiel Amarillo, hanya bisa diam. Itu menandakan ada sesuatu hal yang sangat penting bagi Osiel Amarillo saat ini. Wakil pemimpin perguruan Naga Api tahu dengan jelas, tuan muda Osiel Amarillo tidak akan pernah sembarang menunjukkan kekuatan yang ia miliki pada orang lain.


Tetapi lain halnya hari ini, ada sesuatu yang sangat penting untuk Osiel Amarillo. Mereka hanya akan diam menyaksikan dan menunggu apa yang selanjutnya akan terjadi?


Osiel Amarillo masih memandang dari jauh Zepania yang sedang menyamar menjadi Maharani dengan wajah yang lain.


"Gris… urus ini, aku menunggu di dalam ruang kerja. Kita selesaikan ini sekarang juga." ungkap Osiel tanpa melihat ke arah Gris yang ada di belakangnya. Gris sangat tahu maksud perintah dari Osiel walaupun tatapan mereka tidak saling melihat.


Osiel Amarillo langsung berbalik badan dan berlalu dari tempat itu, dengan di ikuti oleh yang lainnya termasuk wakil pemimpin perguruan Naga Api dari arah belakang. Namun sebelum pergi tuan Anciano membisikkan sesuatu kepada pengawal pribadi untuk membantu nona muda Gris Bartoli.


Para Warrior yang ada di sana masih diam melihat kepergian dari rombongan. Begitu juga Zepania yang sedang menyamar.


"selamat datang para Warrior kuat dari seluruh penjuru. Saya, Gris Bartoli datang untuk mewakili guru Agung yang menjadi pemimpin dari perguruan Naga Api ini. Guru Agung yang merupakan Warrior Agung meminta maaf kepada kalian semua, karena tidak dapat datang hadir dan menyapa kalian para pangeran, putri, tuan muda, nona muda dan warrior lainnya yang sudah berkenan datang ke perguruan ini." sapa ramah Gris Bartoli dengan senyum manisnya.


"silahkan lanjutkan latihan kalian, jadilah lebih kuat lagi. Kekuatan tadi hanya sebagai contoh dan semangat bagi kalian agar bisa menjadi lebih kuat lagi dari sekarang." ungkap lantang Gris Bartoli dengan wajah ramahnya melihat ke arah para Warrior yang hadir di sana.


"kami perwakilan dari Warrior Agung, mengucapkan terima kasih kepada kalian semua, karena berkenan hadir dan bergabung di perguruan Naga Api ini." ucapnya dengan memberikan hormat anggunnya di hadapan semua warrior.


"mari kita menjadi kuat bersama, dan siap untuk perang di masa depan melawan semua aura kegelapan." ucapnya lagi sebagai ungkapan semangat untuk para Warrior.


"sekian dan terima kasih, salam hangat dan kuat untuk kita semua dari guru Agung." ucapnya dengan membungkukkan tubuhnya memberikan penghormatan untuk semua yang hadir di area tersebut.


Sontak semua ikut membalas dengan membungkukkan tubuhnya juga. Gris segera merentangkan kedua tangannya sebagai tanda untuk semua agar melajukan latihan mereka kembali. Semua dapat mengerti tanda isyarat dari Gris Bartoli, dan segera melanjutkan kembali latihan mereka yang tertunda.

__ADS_1


Sebelum pergi Gris berbisik kepada pengawal pribadi tuan Anciano, setelah itu dirinya berlalu dari tempat itu untuk menyusul teman-temannya.


Tanpa membuat semua orang curiga, pengawal pribadi tuan Anciano perlahan mendekati Zepania yang dia kenal dengan nama Maharani.


"maaf nona Rani, bisakah anda ikut dengan saya?" ucap pengawal itu.


Zepania atau yang di panggil Rani olehnya, diam sejenak tanpa menjawab. Dia segera melihat ke arah Tiara Angel yang ada di sampingnya.


"biarkan saya menemani anda nona…" jawab telepatinya kepada Zepania.


"saya juga nona." jawab telepati Lily Angel sembari melangkah mendekatinya.


Zepania hanya mengangguk ke arah Lily Angel dan Tiara Angel sebagai jawaban.


"maaf tuan, bisakah kedua teman saya ikut." balas Zepania melihat intens mata dari pengawal pribadi dari tuan Anciano.


Kini terlihat jelas ingatan yang terjadi beberapa saat yang lalu, terlihat jelas Osiel Amarillo adalah pemimpin dari kelompok tuan dan nona muda yang datang sebagai perwakilan dari Warrior Agung si guru Agung. Namun sayang, tidak terlihat jelas bagaimana wajah dari guru Agung tersebut? apakah dia juga tidak pernah bertemu dengan sosok guru Agung itu? Entahlah ini seperti teka teki baginya.


"tentu silahkan, karena kalian juga sama-sama dari perguruan Suci Putih, Warrior Pengobatan." jawab sang pengawal.


Mereka pun melangkah menuju di mana ruang kerja dari wakil pemimpin perguruan Naga Api, tuan Anciano berada. Mereka belum tahu apa yang terjadi dan membuatnya di panggil ke sana? Zepania hanya mengikuti arahan dengan aman, karena hari ini juga hari terakhirnya di perguruan Naga Api. Apalagi saat ini dia sudah merubah wajahnya dengan wajah lain, jadi Osiel Amarillo tidak akan mengenalinya.


Zepania ingin tahu apa yang ingin di lakukan oleh pria yang mereka awasi selama ini? pria yang sangat sulit mereka selidiki, namun tiba-tiba saja mereka di pertemuan di tempat itu. Zepania yakin ada maksud dan tujuan tersembunyi di balik terbukanya kekuatan spiritual dan energi Qi yang Osiel Amarillo lakukan tadi. Itulah yang Zepania curigai dan dirinya harus tetap waspada, apakah ada niat baik atau buruk yang ingin di lakukan oleh Osiel Amarillo? Semua akan terjawab sebentar lagi.


Zepania, Tiara Angel dan Lily Angel di tuntun untuk masuk ke dalam ruang kerja itu. Di sana sudah ada tuan Anciano, Osiel Amarillo dan 5 temannya. Pandangan mata mereka melihat intens ke arah Zepania dan dua temannya yang sedang menyamar. Tanpa mengurangi rasa hormatnya, Zepania dan dua temannya memberikan salam dengan hormat anggunnya kepada mereka.


Sungguh lucu bagi Zepania melihat mimik wajah mereka hanya datar melihat ke arah Zepania, Tiara Angel dan juga Lily Angel. Ini adalah pertemuan kedua kalinya bagi mereka.


"silahkan duduk nona Maharani." perintah tuan Anciano dan hanya di jawab anggukkan kepala oleh Zepania. Mereka pun duduk pada kursi kosong yang sudah di siapkan.


"perkenalkan, ini tuan muda Osiel Amarillo." ucap dan tunjuknya ke arah Osiel yang duduk pada kursi kerja, tempat di mana tuan Anciano biasanya duduk. Ini benar-benar sungguh terasa aneh, tetapi Zepania berusaha untuk bersikap biasa saja.


"ini tuan Fernan Parisio, ini nona Gris Bartoli, tuan Kris Bartoli, tuan Dario Rayman, dan nona Yuri Santana. Mereka adalah pengawas di perguruan Naga Api, perwakilan dari guru Agung." ungkap tuan Anciano memperkenalkan dan menunjuk satu persatu semua yang hadir di ruangan tersebut.

__ADS_1


"salam kenal tuan dan nona muda." balas Zepania dengan sopan.


Hanya Gris Bartoli dan Yuri Santana yang membalas dengan senyum ke arah Zepania.


"siapa kau?" tanya tiba-tiba Osiel dengan nada ketus dan mimik wajah yang datar serta dingin melihat ke arah Zepania.


Itulah mimik wajah yang selalu di tampilkan oleh tuan muda Osiel Amarillo selama ini. Datar dan dingin serta sedikit angkuh. Begitu juga rumor yang Zepania, Tiara Angel dan Lily Angel dengar saat pengintaian mereka di depan kediaman keluarga bangsawan Amarillo.


"saya Maharani Mikela, warrior Pengobatan dari perguruan Suci Putih kerajaan Froska, tuan." balas Zepania masih dengan sopan.


Tatapan mata keduanya saling menyelidik, saat ini Zepania tidak dapat melihat ingatan dari sorot mata Osiel, seperti saat pertama kali mereka bertemu pada malam pesta lampion istana kerajaan Josh. Osiel memang memasang sebuah batas pada matanya agar tidak dengan mudah dapat di baca atau di lihat semua ingatan yang ia miliki.


Osiel hanya menjaga dirinya agar tidak terkena kekuatan magic yang di salurkan melalui mata. Di dunia ini banyak magic yang dapat mempengaruhi dan di saluran dari tatapan mata, contohnya The Love Flower Of Magic (magic kecintaan keajaiban bunga sihir), magic yang dapat menghipnotis melalui mata dan pikiran seseorang. The Changing All Shapes Of Magic (perubahan segala bentuk keajaiban), magic yang dapat meniru wajah, bentuk tubuh serta kekuatan dari seseorang yang ia tatap, tetapi khusus magic ini hanya di miliki oleh beberapa para Angel yang telah mendapatkan anugerah kekuatan magic tersebut, dan masih banyak magic lainnya.


Jadi Osiel hanya berjaga-jaga agar dirinya tidak mudah terpengaruh, sungguh teliti dan hati-hati sekali. Zepania dan kedua temannya yang seorang Angel penjaga dengan kekuatan tinggi salut kepada tuan muda dari keluarga bangsawan Amarillo ini.


Namun tidak ada yang melihat perubahan sekilas dari Lily Angel yang sedang menyamar saat pertama kalinya melihat Osiel di area latihan dari jarak yang cukup jauh. Kini Lily Angel dapat melihat secara dekat dan jelas wajah Osiel Amarillo. Dia diam dengan pemikirannya sendiri, sebuah wajah tampan yang mengingatkan Lily Angel dengan sebuah wajah dari seseorang di masa lalunya.


Perubahan itu dapat di rasakan oleh Tiara Angel, namun Tiara Angel hanya diam saja tanpa ingin bertanya kepada Lily Angel melalui telepati yang bisa dan biasa mereka lakukan bertiga untuk berkomunikasi secara rahasia.


"bagaimana bisa warrior Pengobatan bisa berada di sini? apa tujuan kalian?" tanya Osiel masih dengan nada ketus tidak bersahabatnya.


"kami kebetulan melewati kawasan ini tuan…, dan kami berniat untuk tinggal serta ikut berlatih meningkatkan kekuatan kami, tempat ini juga menerima kami dengan ramah dan cukup bagus untuk kami berlatih sekaligus tempat tinggal sementara, agar kami dapat mencari beberapa bahan obat-obatan yang kami butuhkan, kebetulan perguruan ini sangat dekat jaraknya dari hutan-hutan kecil dan beberapa bukit serta pasar tradisional di kerajaan Josh ini." jawab Zepania mencoba memberikan penjelasan kepada Osiel.


Tatapan matanya sungguh tajam dan tidak bersahabat, membuat Tiara Angel dan Lily Angel merasa geram. Tidak ada sikap ramah sedikitpun yang di tunjukkan oleh wajah datar dan dingin Osiel kepada mereka, walaupun wajah itu sangat tampan. Bahkan lebih tampan dari ketiga temannya yang lain.


Apa yang di inginkan oleh Osiel? apakah bisa Zepania yang masih pada penyamarannya menangani seorang tuan muda yang angkuh seperti Osiel Amarillo? kata menunggu dan sabar mungkin adalah kata yang tepat untuk dapat menggambarkan situasi saat ini.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…

__ADS_1


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2