SCANDAL DIRIKU DAN DIRIMU

SCANDAL DIRIKU DAN DIRIMU
Scandal - #12 Kalea Arka Raditya


__ADS_3

Siapa yang menyangka saat sampai rumah aku melihat Gina sedang bersama Tante Widya dan Mama. Mereka asik mengobrol entah apa hingga terdengar sampai Carport.




"Selamat Malam semua."



"Malam Kak Radit"Jawab Gina semangat



"Malam Kal" Jawab Tante Widya.



Aku pun salim pada mama dan tante Widya.




"Kalea masuk dulu ya Ma, Tante" pamitku sebelum menuju ke kamar untuk bersih-bersih badan atau mandi nanti.



"Habis bersih-bersih temani Gina ya Kal"



"Ia"




Aku sebenarnya kurang suka dengan kedatangan Gina. Tapi disini ada Tante Widya jadi mau tidak mau rasa sopan santunku aku dahulukan. Aku langsung mandi begitu di kamar, lalu memakai pakaian dinas rumahan, yaitu celana pendek diatas lutut dan kaos yang biasa dijual di minimarket sebagai dalaman kemeja. Selain kaos nya nyaman untuk dipakai di rumah, juga menyerap keringat.



Setelah sedikit rapi untuk menemui tamu aku segera turun.



Gina lalu mendatangiku setelah melihatku di tangga.




"Kak, besok hari Jum'at bisa temani Gina ke Nikahan temannya Gina gak? Sekitar pukul 5 sore."



"Kakak sekarang sudah kerja Gin. Jadi gak bisa nemani Gina kalau pas Office Hours"



"Kakak kerjanya pulang jam berapa?"



"Tergantung sih, kalau gak lagi bikin proyek ya on time jam 5.15 sore dah pulang, kalau pas ada proyek yang harus dikerjakan bisa nginep."



"Gina minta tolong dong kak, kalau bisa kakak pulangnya On Time. Nanti Gina yang samperin kakak di Kantor. Nanti baru kita berangkat bareng ke nikahannya temennya Gina."



"Lihat nanti ya Gin. Nanti kakak kabari pas makan siang. Kakak bisa nggak."



'Harus cari ide gimana caranya nolak nih anak. Jangan sampai dipikir jadi pacar nih bocah gegara ngintil mulu.'



"Ia deh kak. Makasih ya."



"Tapi kakak gak janji ya. Kamu coba cari teman dulu yang bisa barengan sama kamu."



"Tapi teman-teman Gina pada sama pacar masing-masing"



'Mati. Alamat'



"Coba aja dulu Gin. Kakak takutnya gak bisa. Nanti malah kamu gak bisa ikut."



"Ia deh. Kakak mau makan?"



"Ia. Lapar. Belum makan."



"Ya sudah Gina temenin"


__ADS_1


"Kamu belum makan?"



"Sudah"



"Terus?"



"Gina nontonin kakak makan."



"Emang film?"



"Kakak lucu banget sih"



'Sadis ni anak'



"Ya sudah kakak makan dulu."




Gue makan tanpa nengok lagi ke Gina. Terus terang udah capek banget gue. Mana harus liat lagi laporan real projek sama si Simon. Karena sekarang jauh, aku terpaksa memasrahkan urusan survey lokasi dan memantau bentuk projek semua pada Simon. Al hasil pundi dollar yang aku terima pun lebih sedikit dari saat aku mengerjakan hampir semua sendiri. Tapi karena selama ini gue tetap hidup dalam periode pas-pasan dan tidak berlebihan, jumlah digit yang terkumpul dalam tabungan pun nyata.




"Kal,besok nikahan Anjani kamu jadi pasangan Gina aja pas jadi pagar bagusnya." Tiba-tiba mama nongol dengan celetukan yang akh sudahlah, durhaka kalau diterusin.



"Lha? Kalea bukannya cuma bagian testing makanan?"



"Kamu jangan aneh-aneh ya Kal? Gina mau kan bantu tante buat jadi pagar ayu?"



"Gina sih mau-mau aja Tante. Nanti tante kasih tau Gina aja kapan acaranya dan fittingnya."



"Bagus deh,makasih ya Gina. Oh iya, tante masuk mau kasih tau kamu, kalau kamu diajak Tante Widya pulang."




"Sama-sama"



"Kak Radit,Gina tunggu ya kabarnya."



"Oke. Jangan lupa cari teman dulu ya. Hati-hati. Maaf gak bisa antar sampai depan."




Akhirnya Tante Widya dan Gina pulang. Mama mengantar mereka sampai depan. Sedangkan gue asik makan sambil lihat youtube.




***



"Gak sopan banget sih kamu Kal, masak ada tamu kamu makan sambil lihat youtube sampai makan gak selesai-selesai."



"Kan Kalea udah bilang, Kalea gak suka Gina. Ngapain Gina ada disini? Emang mama gak bilang sama Tante Widya kalau Mama gak bisa maksa Kalea buat sama Gina."



"Sudah, tapi Gina suka kamu."



"Terus, mama kan tau Kalea gak suka Gina, kenapa mama nawarin Gina jadi Pagar Ayu?"



"Mama gak ada kandidat Kal."



"Kalea bisa cari teman Kalea. Lagian mama tahu gak, Gina minta Kalea buat nemenin dia ke Nikahan temannya. Mama tahu artinya apa?"



"Apa?"

__ADS_1



"Dia pengen mamerin Kalea ke temannya 'Ini lho gebetan baru aku'"



"Masak sih?"



"Mama gak perlu sok polos deh, cewek kan gitu."



"Lagian apa salahnya? Toh kamu juga gak ada pacar."



"Masalahnya, Kalea hari ini ketemu Ina lagi, sekarang Kalea satu kantor sama Ina. Kalea pengen usaha buat balikan sama Ina karena Kalea masih sayang Ina ma."



"Tapi mama pernah lihat Ina sama cowok gandengan."



"Ya wajar lah ma. 7 tahun Kalea ninggalin Ina. Wajar aja Ina udah punya pacar. Tapi masalahnya Kalea yng pengen deketin Ina."



"Jangan rusak hubungan orang akh Kal. Mama gak suka."



"Kata siapa Kalea mau rusak hubungan mereka. Kalau memang hubungan itu tidak kokoh ada atau tidak ada Kalea tetap akan berakhir kan?"



"Tapi Kal"



"Udah ya ma. Kapan-kapan kita bahas. Tapi soal Gina, Kalea udah kasih red line kalau Gina bukan kandidat apapun buat Kalea. Kalea naik dulu mau kerja biar bisa cepet punya tabungan buat nikah."



"Kerja juga baru sehari Kal. Masih lama nabungnya."



"We will see."




Muach



Gue mencium pipi nyokap. Meskipun gue bandel kadang suka frontal berpendapat, tapi gue selalu ninggalin sedikit kesan manis supaya mereka keluarga gue tau, gue sayang mereka. Meskipun gue kadang bandel.




Ina. Wait me. We'll be a couple again. I'm promise, you never run from our relationship.




--- --- --- --- --- --- --- ---



Kudu ingatkan lagi ya, cerita ini bakal aku gantung sesuka hatiku. Karena cerita belum selesai. Nikmati aja kalau mau.




Kalian bisa like dan komentar soal relation antara Kalea A. Radit dan Sintarina D.W




Kalau bingung kok nama panggilannya beda-beda aku minta maaf, itu based of my life banget.




Banyak nama yang tersemat dalam diriku. Tapi aku bersyukur karena bisa menggolongkan dan membantu mengingat mereka itu siapa dari panggilannya padaku. Wkwkwk.




I'm sorry about that.




Ok? See ya



__ADS_1


__ADS_2