
...Kerasnya kehidupan dikota tak seberapa dibandingkan kerasnya hati gue saat ini....
*Arsya*
________________
Seorang gadis mengendap-endap bak maling profesional, dia sedang mencari jalan untuk bisa kabur dari dokter yang sudah merawatnya selama beberapa hari ini.
Iya dia Dokter Hasan
Dimana hasan adalah orang pertama yang ia kenal dikota A.
Setelah sampai dilobi arsya masih saja pasang seribu mata pengintaian.
Dengan langkah cepat ketika ia melihat taxi yang menurunkan penumpang.
Arsya langsung masuk ke taxi tersebut dan segera meninggalkan Rumahsakit.
Huffftttt
Helaan nafas arsya yang telah berhasil keluar dari sana tanpa ketahuan hasan.
Sedangkan didalam rumah sakit tepatnya ruang rawat arsya seorang pemuda tampan mondar mandir mencari keberadaannya.
"kemana kamu sya...
Apa jangan²...." ucapnya berlari keluar dengan buru² tak menemukan arsya.
Tak lama taxi memasuki kawasan perumahan Diningrat dan menurunkan gadis cantik tepat didepan pintu utama.
"Thanks ya pak, ini uangnya dan tips buat bapak" ucapnya menyerahkan uang beberapa lembar
"Makasih ya non..."
"ASSALAMUALAIKUM .... MOM....... MOMMY....." teriaknya memanggil elsa
Elsa yang sedang rebahan langsung berdiri menghampiri sang putri dengan setengah lari.
"Arsya..." gumamnya tersenyum bahagia
Greeppp
Spontan elsa peluk sang putri dan menangis.
"Kamu pulang nak.... kamu kemana saja beberapa hari ini? kamu baik² saja kan?"
Arsya tersenyum dan melepas pelukan sang mommy.
__ADS_1
"Arsya baik² saja mom, maaf tak kabari mommy. Sebenarnya kemarin itu arsya dirumah sakit abis kecelakaan" ucapnya menyengir kuda
Elsa yang mendengar melotot setengah syok.
"Kenapa gak kabari orang rumah nak? apa arsya sudah tak anggap mommy lagi?"
"Bukan gitu mom... arsya tak ingin buat mommy hawatir dan kepikiran saja. Yang penting sekarang arsya pulang dengan keadaan baik² kan..!
Elsa masih diam tak menanggapi jawaban putrinya.
" Mom..... Pleaseeee ...... jangan seperti ini dong. sorry mom... Arsya janji gak akan gitu lagi." pinta arsya merengek bergelayutan ditangan elsa
Elsa mengangguk dan memeluk putrinya kembali.
"Kamu baru pulang? kemana aja? nyusahin tau gk!!" ucap Arka marah
Elsa melepas pelukannya beralih menatap tajam putranya
"Arka !! "
"maaf arka gak gitu lagi"
"Kasihan adikmu, dia baru pulang dari rumahsakit, kemarin abis kecelakaan"
"Hah.... kamu kecelakaan dek? apanya yang sakit? coba bilang sama abangmu ini?" tanyanya dengan lembut
"Ck... kita cuma beda 5 menit aja ya, pengen banget dipanggil abang" bukannya menjawab yang ada menatap sinis dan berlalu kekamar
"Bukan gitu sya.... cihhh jangan ngambek dong.." teriaknya karena arsya sudah menjauh.
Sekolah
Tak terasa sudah menjelang pagi, sinar mentari tak malu lagi nampakkan sinarnya. Seorang gadis masih terbungkus selimut dengan nyaman.
"Ck anak gadis masih molor aja jam segini" ucap elsa geleng²kan kepala menarik selimut arsya
"Bangun sya... pergi sekolah tidak?"
"iya mom...." jawabnya bangun tidur
"Mommy tunggu dibawah ya, jangan lama² kita sarapan sama²"
15 menit kemudian...
"Pagi mom..."
cup
__ADS_1
Arsya mencium pipi sang mommy
"Pagi sayang..."
"Pagi arka..." ucapnya dengan tersenyum
"Aku gak dicium juga nih..."
"Ishhhh kamu ya... sama mommy aja iri"
"Hhaha bukan gitu caca..."
"Udah² ayo pada sarapan, ntar telat sekolahnya" kata elsa melerai putra putrinya yang tak ada abis²nya jika sedang debat.
"Arsya berangkat dulu ya mom..." pamitnya mencium punggung tangan mommy
"Tunggu ca.... aku ikut... arka berangkat juga ya mom" pamitnya berlari menyusul arsya
"Gak, biasanya juga berangkat sendiri pakai mobil" tolak arsya
"Lagi males ca.... bareng ya.... pleaseeee" arka mohon pada arsya didepan pintu
"Ya udah kamu yang kendarai motornya ya"
Mereka berjalan menuju garansi tiba² arsya menghentikan jalannya..
"Kenapa ca...."
"Aku baru inget kalau motorku dibengkel, kan abis nabrak kemarin..." katanya sambil menyengir
"Cihhh tau gitu ngain juga tadi aku mohon² ikut bareng. Nyesel..."
"hhehe salah sendiri, dah tahu abis kecelakaan pasti ya tau dong klu motornya rusak"
"Yaudah ayo cepet berangkat pakai mobil saja" putusnya dengan muka ditekuk
Mereka berangkat bersama menuju sekolah.
"ck.. kebut dikit dong ka... lelet banget." protes arsya
"Diem... aku gak mau kebut, bukan sampai sekolah yang ada sampai rumah sakit.
Mobil berhenti didepan gerbang sekolah yang tertutup.
" Kamu siiih gak mau kebut, telat kan!" omelnya
"Terus gimana ini? kita tetap masuk apa bolos"
__ADS_1
"Masuk, lewat tembok belakang sekolah"
"Hufttt oke, kita taruh dulu nih mobil"