Sebatangkara 2

Sebatangkara 2
Jadi lebih baik


__ADS_3

Disaat aku sudah tertampar dengan perkataanmu, disanalah aku menjadikan perkataanmu motivasi untuk merubah diri agar menjadi lebih baik lagi.


Apapun yang menjadi takdirku, pasti akan mencari jalannya sendiri untuk menemukannya.


Arsya masih terdiam duduk diatas tempat tidur rumah sakit menyelesaikan kerjaan yang tertunda olehnya. Meskipun sakit tak halangi untuk mengerjakan proyek barunya.


Bagaimana dengan yang lainnya?


Kenapa membiarkannya bekerja?


Semua orang pergi beraktifitas sejak pagi, Arka pergi kesekolah dan momy elsa pergi kekantor.


Tok tok tok


Seorang dokter masuk keruangan tak mengusik fokusnya,


"Sibuk apa? Istirahatlah dulu sampe sembuh, untuk kerjaan bisa dilanjut nanti" kata dokter hasan yang sedang meriksa keadaan arsya. Arsya tak hiraukan hasan, dia masih fokus dengan kerjaannya.


"Ngerjain apa? butuh bantuan?" tawarnya


"tidak" jawabnya singkat


Hasan terdiam memperhatikan kesibukan arsya, dan bertanya.


"bukannya kamu masih SMA? materi bisnis kamu kerjakan begitu lincahnya? WOW buat kamu. Jujur!!! kamu beneran anak SMA?" tanya dokter hasan penuh selidik.


"Menurut luuu?" jawabnya sinis


"Ntahlah, kamu gak mau jujur ya sudah. Ntar sore ummi kesini, selamat pagi dan selamat beraktifitas" pamitnya memberi tahu.


Seharian arsya bergelut dengan dunianya tanpa perhatikan benda pipih kecil diatas nakas yang berbunyi tanpa suara.


📲 Uli

__ADS_1


📲 Tisa


📲 Brian


📲Brian


📲Brian


📲Tisa


📲Tisa


📲MY MOM


📲MY TWINS


📲MY TWINS


Mungkin Hp nya punya salah yang berakibat dicueki arsya, atau arsya yang masa bodoh dan hidup serasa didunianya sendiri tanpa memikirkan mereka yang hawatir akan keadaannya.


Tok tok tok


"Assalamuslaikum nak arsyaaaa" ucap mereka bersamaan.


"Waalaikumsalam.... Sini mi... Abah... " jawabnya menutup laptop mengahiri pekerjaan dan salim.


"Bagaimana keadaannya nak? Sudah enakan?" tanya umi penuh kasih sayang.


"Alhamdulillah mi, arsya baik kok. Besok saja sudah mau pulang" jawabnya semangat


"kata siapa boleh pulang?" tanya dokter hasan dengan alis keatas satu


"gue sendiri lah...." ucapnya keceplosan pakai kata gue didepan ummi abah.

__ADS_1


"Benar begitu nak hasan?,"


"Tidak benar ummi, keadaannya masih belum stabil. Itu saja tidak buat istirahat maksimal tapi disibukkan dengan kerjaan proyek atau apa. Hasan bingung mi, sebenarnya dia itu anak SMA apa bukan, sepertinya bukan." kata hasan mengungkapkan ke kepoannya, pasti akan jujur jika umi yang tanya.


"Umi boleh tanya nak?" tanya umi minta izin dan diangguki arsya yang juga memberi lirikan tajam ke dokter hasan. Apa kabar dengannya? Tersenyum kemenangan pastinya. Haha


"Nak arsya Lulusan apa? Apa masih SMA?"


" Arsya dulu dikota Z lulusan S2 bisnis mi", jawabnya ragu-ragu, selain keluarga tidak ada yang mengetahuinya. Pasti dikira bohong pikirnya.


"MasyaAllah.... Tabarokallah anak ummi yang satu ini... sekarang nak arsya umur berapa? Tanya umi lagi, untuk hasan dia diam mendengarkan saja.


"Sekarang si 16 mi, jalan ke 17 tepatnya mi.."


"Masyaallah sekali, umur masih muda, pendidikan tidak diragukan lagi, tinggal memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi ya nak Arsya"


"iya mi. InsyaAllah jika dalam bimbingan ummi ya mi...?" pinta arsya pada ummi siti


"Jika nak arsya mau, ada yang lebih tepat yang bisa membimbing. Bagaimana?"


"Siapa mi?"


"Itu nak hasan, dia siap membimbing nak arsya" jawab ummi


"Ummi nih bercanda saja ah"


"Ummi serius, ummi ingin meminang nak arsya untuk hasan putra ummi. Jika nak arsya berkenan, ummi akan datang menemui keluarga nak arsya"


"Ca... Kenapa telfon mommy gk di....ang...ka..t..., heeee eh ada tamu rupanya, maaf saya tidak tau main asal ngomel. Perkenalkan saya elsa mommy nya arsya anak nakal ini" kata mommy elsa memperkenalkan diri dan berjabat tangan. Sedangkan arsya, dia menghembuskan nafas lega yang tak sengaja terlihat oleh hasan.


"Siti, ummi nya hasan dan ini abahnya hasan" jawab ummi memperkenalkan diri serta sang suami.


"oh iya bu, terimaksih sudah menolong arsya dikala dia susah dulu. Ntah apa jadinya jika tidak bertemu dengan keluarga ibu. Terimakasih sebanyak-banyaknya" ucap mommy elsa berterimakasih

__ADS_1


"Semua itu karena Allah, jangan berterimakasih kepada kami, berterimakasihlah padaNYA"


__ADS_2