Sebatangkara 2

Sebatangkara 2
Hati mengalahkan ego


__ADS_3

Arsya tak bersikap seperti biasanya, dia juga bingung ada apa atau kenapa dengan dirinya. Malam sudah tiba, dia kepikiran tentang ucapan hasan tadi siang.


"OMG hasannnn,. Haaahh kenapa dengan gue......," arsya bicara sendiri dengan memukul kepalanya mondar-mandir diruang tengah yang memikirkan hasan.


"Samperin gak ya, tapi kemana? Mau telfon gak punya nomernya! Ahhhhhhh bisa-bisa gila nih gue........" ucap arsya setengah teriak


Mommy elsa tersenyum melihat tingkah putrinya, dan berkata "cepat pergi, bentar lagi hasan berangkat. Mommy sudah share nomornya hasan, jangan gila begini. Masak anak mommy elsa seperti ini????" hahaaha tawa elsa lepas yang melihat putrinya seperti dia dulu.


"Tapiiiii...."


"sudah cepat, nanti gak bisa lihat hasan mewek lagiii..." ejek mommy elsa lagi memotong ucapan arsya.


"Arsya pamit ya mom..." pamit arsya pada my momm dan elsa tersenyum


"SEMOGA BERHASILLL ANAK MOMMY" teriak elsaaa memberi semangat karna arsya sudah lari pergi dengan motornya.


Arsya mengendarai motor gas full, tanpa memikirkan keselamatannya, tak lama sampai di airport. Arsya lariiii dan lari sambil celingukan belum menemuka hasan.


"Penerbangan ke kota C? Apa sudah berangkat?" tanya arsya was was


"Untuk penerbangan ke kota C baru saja berangkat 5 menit yang lalu"


Seakan separuh jiwanya runtuh, arsya terduduk dilantai menutup matanya.


«« POV Hasan »»


Aku dikasih kabar mommy elsa katanya arsya begitu hawatir disaat pergi kesini, aku sengaja tidak naik pesawat untuk menunggunya.


Aku melihatnya berlari celingukan, raut wajahnya sudah tak berbentuk.


Ohhh kasian sekali, rasanya ingin aku keluar dari tempat persembunyian, tapi mommy elsa melarang.


Arsya terduduk dilantai menelangkupkan kedua tangan kemukanya, punggung berguncang. Apa dia menangis?


Ohhh tidakkk....


Aku tak setega itu membiarkan orang yang kucintai menangis didepan mataku.


"Ehmmm, kenapa disitu?" tanyaku yang membuatnya spontan mendongak menatapku, tak disangka dia langsung berdiri dan memelukku.


Ini keberuntungan atau musibah buatku


"Kenapa lo ninggalin gue? Kenapa lo menjauhi gue? Lo sudaah gak cinta ya sama gue?" katanya yang sempat gue dengar karena suaranya tidak terlalu jelas, sambil nangis.


Aku tersenyum, apa ini jawaban dari doa-doaku yaaa... Semoga memang dia yang ditakdirkan untukku.


"lepas sya, belum sah...." ucapku yang membuatnya terdiam meracau dan tangisnya berhenti. Dia melepas pelukannya dan berubah menjadi cuek lagi. Itu terlihat lucu dimataku.


Andai sudah sah, akan ku gigit itu pipi. Astagfirullahhh......


"kenapa kamu disini?" tanyaku lagi, aku ingin memastikan sesuatu.


"disuruh mommy" jawabnya yang tak sama seperti adegan romans barusan


"Untuk apa?" tanyaku lagi yang membuatnya bingung mencari jawaban


"udah ketemu lo, jadi gue mau pulang" katanya yang berlalu meninggalkanku


"Baiklah, aku pamit. Sampaikan salamku buat mommy elsa. jaga diri baik-baik" kataku yang membuat langkahnya berhenti


Arsya berbalik dan kembali mendekat.


"Lo gak pulang?"

__ADS_1


"gak, penerbanganku satu jam lagi" ucapku tersenyum dalam hati melihat ekspresinya yang ragu-ragu gimana.


"Ayo pulang!" ajaknya dengan nada jutek


"aku tidak pulang syaaa...."


"Pulang bersamaku atau gak ada kesempatan lagi" katanya yang setengah mengancam


"aku harus pergi" jawabku dan dia berbalik lari menuju motornya


Aku naik dijok belakang motornya, dia menoleh dan terdiam.


"Tinggal bilang sayang begitu sulitnya syaaa syaa... Ayo jalan" ledekku yang membuatnya salah tingkah


"Siapa yang sayang"


"Arsya sayang hasan" kataku menjawabnya


"itu katamu, kalau aku beda"


"wuiihhh dah bilang aku kamu, dah yakin pasti besar rasa sayangnya, tadi aja sampe nangis-nangis"


"tadi bukan nangis, kelilipan"


"masa!!"


"udah jangan ngledek mulu" sewotnya dan tancap gas tak sengaja tangan ini meluk pinggangnya.


"Astagfirullah,..... Syaaa... Pelan-pelan. Berhenti, aku yang kendarai"


Motor berhenti gantian aku yang depan. Ku kendarai motor dengan santainya,


"Astagfirullahhh, langsung ijab aja sya kalau begini...." kataku yang sedang dipeluk


"Seriusan ini syaaa... Lepas dulu ah, belum muhrim" ucapku yang memintanya lepasin


"iyaa pak ustaddd....." jawabnya yang membuatku tertawa.


Hati ini terasa begitu tenang, harapanku terjawab sudah. Terimakasih ya Robbbbb.... Terimakasih engkau telah memberikan bidadari syurgaku, jadikanlah kami jodoh sampai till jannnah... 🀲


_______


Selama perjalanan pulang mereka bercanda ria, tidak ada arsya yang jutek judes galak. Hahaha


"Makan dulu yuk dek" tanya hasan yang merubah panggilannya. Disaat berhenti di tenda biru pinggir jalan


"Mana adekmu?" kata arsya berjalan mencari tempat duduk lesehan


"Kamu lah, adekku tersayang" jawabnya hasan tersenyum


"Terserah lahhhh, aku sih tetep hasan weekkkk"


"jangan gitu lah, gak imbang. Panggil mas, abang, sayang, babby, honey, kan banyak." protes hasan


"sudah, gitu aja dipermasalahkan. Ayo makan, laper. Dah keluarkan banyak tenaga tadi."


"hahaha salah sendiri, sok gengsi. Ego digedein. Coba tadi mommy elsa gak telfon, pasti sekarang aku sudah dipesawat" kata hasan yang mengejek arsya


"jadiii semua ini karena mommy dalangnya!!! Gak bisa dibiarkan!!"


"dari pada anak gadisnya mewek"


"siapa juga yang mewek"

__ADS_1


"yang merasa anak gadis.. Ackkkk syaa.... Bisa-bisa khilaf ini, " kata hasan yang dicubit arsya


"Sudah!! Makan!!"


"iya iya sayang, jutek mulu perasaan yaaa.. Untung sayang"


"kalau gak kenapa?"


"sudah ku lempar kelaut....


PLAKKKK


"Aduh syaaa, KDRT ini namanya" rintih hasan yang dipukul arsya


"bodo'...."


"Kalau bicara yang baik syaaa...." ucap hasan menasehati


"iya pak ustad" jawab arsya cuek tapi didengar


"nambah lagi?" tanya hasan


"gak, dah kenyang nih perut"


"ya sudahhh ayooo balik" ajak hasan


"iyaa..."


Mommy elsa tersenyum bahagia melihat putrinya pulang dengan keadaan yang berbeda, yang berangkat horor pulangnya angel....


"waahhh wahhhhh.....


"Stop mom, jangan ikutan bully arsya" potong arsyaaa


"gak boleh potong ucapan orang lebih tua" nasehat hasan


"iya pak ustad, dah ah. Arsya mau istirahat, capekkkk.


"capek ngapain sya? Perasaan dari tadi gak ngapa-ngapa?" tanya mommy


"capek hati" katanya berlalu kekamar


"mommy baru tahu syaa hati bisa capek" ejek mommy elsa


"anak sama momy sama saja," ucap hasan dalam hati sambil gelengkan kepala tersenyum


"ngatai mommy yaa?" kata elsa yang melihat hasan gelengkan kepala


"mana berani my... Hasan pamit pulang dulu mi, assalamualaikum"


"waalaikumsalam, bawa lagi tuh motor. Mommy sebel kalau arsya yang bawa" kata mommy yang tidak sadar buah jatuh tak jauh dari pohonnya


"baik my"


_____________


Selamat malam, selamat beraktifitas semuanyaaaa....


Terimakasih sebelumnya atas dukungannya selama ini, kalau bukan karna kalian author bukanlah siapa-siapa


Mohon dukungannya selalu yaaa πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™ tolong tinggalkan jejak, kalau bisa kasih voute ke saya. Dari pada mubadzir kan. πŸ‘Œ


Ayooo bisa gabung digrup sebatangkara, untuk saling mengenal satu sama lain, yang jauh bisa merapat yang dekat bisa menyapa πŸ˜„πŸ˜„

__ADS_1


Sukses buat kita semuaaa 🀲🀲🀲🀲🀲


__ADS_2