
Hari weekand, hari tersebut begitu ditunggu² kaum muda mudi untuk kumpul keluarga, istirahat sejenak, ada yang pergi kencan dengan pacar dan ada juga yang masih tidur.
Seperti halnya si Arsya dan Arka. Mereka masih terlelap dikamar zona ternyamannya.
Rere datang dengan semangat yang menggebu², planningnya akan segera terwujud jika ada campur tangan anak kembar tersebut.
"El mana mereka?" tanya rere menghampiri elsa digazebo
"Dikamar, bangunkan sana. Dari tadi dibangunkan gak ada respon dari mereka"
"Oke, gue akan beraksi" ucap rere tersenyum jail
"Mau lo apain anak gue? jangan macem² !" teriak elsa ketika rere sudah menjauh
Rere ambil penggoreng dan spatula didapur, kemudian lari menuju kamar kedua anak elsa yang bersampingan.
Dipukullah penggoreng dengan spatula tersebut yang menimbulkan bunyi sangat nyaring.
TUEEENGGGG
TUENGGGGG
TUEENGGGG
TUENGGGG
TUENGGG
"MALINGG....... TOLONG ADA MALING...
KEBAKARANNNN" teriak rere sekeras mungkin
TUENNNGGGG
"MALINGGGGGG KEBAKARANNN... TOLONGGGG" teriaknya lagi
__ADS_1
Sedangkan didalam kamar yang mendengar begitu panik dan langsung lari keluar kamar.
Nyawanya yang belum terkumpul sepenuhnya disertai Penampilan yang acak²an tak mereka hiraukan.
Mereka berlari terbirit keluar sampai pintu depan, rere yang menyaksikan tertawa tak tertahankan hingga meneteskan air matanya.
Elsa yang penasaran apa yang dilakukan rere dia menghampiri kedepan rumah dan ikut tertawa melihat kedua anaknya yang cemberut bak orang bodoh.
"Siall gue kena prank" gumam arka
"Dasar arsya bego! mana ada maling kebakaran" batinnya menggeleng²kan kepala
"Sayang... ngapain kalian diluar? Ishhhhh mandi dulu, seenggaknya cuci muka dulu baru keluar" ucap elsa geleng² tersenyum dengan tawa yang ditahan
Mereka tak merespon sang mommy dan berlalu pergi masuk kekamar.
Setelah mandi mereka sama² turun kemeja makan untuk sarapan pagi. Jangan ditanya ekspresinya, masih sama seperti terahir yang elsa liat.
"Setelah sarapan kalian ikut tante rere ya" kata elsa mencairkan suasana
"Enggak, Arka juga mau istirahat"
"Tidak ada penolakan, ini kewajiban" perintah elsa yang tak bisa diubah
"Ikut kemana sih" tanya arsya yang malas
"Mommy tugaskan kalian utuk kerja sama membangun butik dan WO bersama tante rere"
"Next time mom..... Arka lagi gak mood"
"Arka menolak permintaan mommy? Arsya juga mau menolak?" tanya elsa sendu
"Kalau mommy sudah gini apa yang bisa arsya lakukan kalau tak mengiyakan hmmm"
"Baiklah arka juga"
__ADS_1
"Terimakasih anak² mommy, sayanggg kalian" ucap elsa tersenyum bahagia
Drtttt Drtttttt Drrrtttt
Handphond arsya berbunyi, dilihatlah orang yang telfon.
📲 sindi
📱Hallo
📲Lo dimana? gak lupa kalau kita hangeout ke mall kan?
📱Sorry, gue ada krjaan mendadak
📲iya gak apa², bisa lain waktu
📱thanks yaaa and i'm sorry... bye
"Ayo buruan, katanya ada proyek baru" ucap arsya datar. elsa seakan tahu kalau putrinya lagi badmood
"Semangat ya sayang, fokus dan buatlah mommy bangga" kata elsa berdiri mensejajarkan arsya untuk memeluk dan mencium keningnya.
"Caca akan buat mommy bangga"
"Arka juga mom klu mommy lupa ada anak mommy juga disini"
Semua ikut tertawa melihat tingkahnya Arka yang iri dengan kembarannya.
"Iri bilang BOSSS" teriak arsya berlari keluar
"Awas ya ca........." arka merespon teriakan arsya dan mengejarnya
"Dasar anak², gak berubah tingkahnya" senyum elsa mengembang
"Gue ikut bahagia el" kata rere memeluk elsa sahabatnya
__ADS_1