
Malam hari sekitar pukul 7 rian memasuki kediamannya, tubuhnya terasa lelah. Rian segera masuk kamar membersihkan diri, setelah selesai rian berjalan menuju kamar brian untuk makan malam bersama seperti kebiasaannya dari dulu.
Tok tok tok
"Nak brian.... ayo kita makan malam, papa sudah laper nak." kata rian yang tak dapat jawaban
tok tok tok
"Ayo cepat bangun, emang gak kasihan sama papa yang sudah kelaparan hmm?" imbuhnya lagi tak berselang lama pintu terbuka
"Aku gak lapar, papa makan saja sendiri!" katanya dengan nada yang malas
"Kamu kenapa nak? apa kamu lagi sakit? ayo kita kerumah sakit" ucap ryan dan menarik tangan brian keluar kamar
"Brian baik² saja"
"Kamu ada masalah? cerita sama papa!" tanya brian yang masih belum yakin dengan putra semata wayangnya itu
Brian masih saja terdiam, dia ragu mau mengatakannya. Kalau tidak tanya mana dia akan tahu fakta yang sebenarnya.
"Brian mau papa jujur, apa papa pernah membunuh?" tanya brian menatap mata ryan dengan hati²
Pertanyaan brian membuat rian mundur kebelakang, masalalu yang dia tutup²i dari putranya ahirnya terungkap.
"Apa ini sudah waktunya brian tahu" batinnya
__ADS_1
"Tolong jujur dengan brian pa!"
"Kamu tau dari mana?" tanya ryan
"Dari orang yang brian cinta pa, dan dia meninggalkan brian gara² papa membunuh daddy nya" teriak brian dengan tetesan air mata
"Apa salah brian pa? kenapa harus brian yang nanggung kesalahan papa dimasa lalu" imbuhnya dengan menggoyang²kan pundan ryan
Ryan memejamkan mata, dia tak pernah membayangkan akan berimbas pada putranya.
"Sudah saatnya kamu tahu masalalu papa nak" ucapnya dengan pikiran melayang kemasa lalu
"Dulu papa pernah mencintai seseorang bernama Rere Agustin, kami saling mencintai sampai ahirnya papa menghianatinya.
Itu papa lakukan tidak serius, papa cuma main² saja sama perempuan itu.
Kehidupan papa yang mewah seakan lenyap seketika gara² elsa itu, lalu papa dan selingkuhan papa itu tak terima dan menuntut balas dendam dengan menculik rere.
Papa hanya menggertaknya saja dengan niat supaya perusahaan keluarga papa balik normal lagi.
Tapi papa salah, hidup papa dan selingkuhan papa berahir dipenjara atas terbunuhnya haikal suami elsa sahabat rere."
"Siapa selingkuhan papa itu?"tanya brian memastikan
"Kamu tidak perlu tahu itu"
__ADS_1
"Apa dia mama?" ucapnya lirih
"Pa.... apa itu mama?" tanyanya lagi yang belum mendapat jawaban dari ryan
Dengan terpaksa ryan mengangguk memberi jawaban.
"Brian belum bisa terima ini semua, brian mau istirahat. Tolong jangan ganggu dulu, brian butuh menyendiri"" ucap brian masuk kembali kedalam kamar dan menguncinya
"Maafkan papa nak, papa gak tahu kesalahan papa dulu bisa berimbas ke kamu." teriak ryan
Pov Brian
Hati gue hancur sehancur hancurnya, gue gak nyangka bisa lahir dari orang tua yang kejam.
Gue benci papa, gue benci mama. Kenapa harus gue yang terkena imbasnya.
Gue sangat sangat mencintainya, oh Tuhan.... kenapa kasih ujian yang begitu berat, apa gue sanggup menghadapinya. Kasih petunjukmu supaya bisa luluhkan hati arsya beserta keluarganya.
Gue tak sanggup jika hidup tanpanya.
_____________
Mohon dukungannya ya teman²...
Tanpa kalian aku bukanlah siapa², pleaseeee berikanlah jejak kalian.
__ADS_1
Dan terimakasih untuk kalian yang sudah memberi bintang lima, vote, like dan menjadikan favorit.
Haturnuwun sanget njeh 😊