
...Sebelumnya saya author minta maaf, untuk karya sebatangkara2 ini jadi terbengkalai....
...Dari hamil hingga lahiran mood author jelek banget, malas berfikir....
...InsyaAllah mulai sekarang akan sering² up lagi yahh.......
...Mohon dukungannya untuk kalian yang sudah membaca tulisan saya yang tak jelas alurnya dan banyak sekali typo nya ini....
...Biasakanlah tinggalkan jejak ya teman². ...
...Tinggal pencet saja apa susahnya coba kan. hehe...
...Kalau perlu mari kita saling kenal dan sapa jika ketemu dijalan....
...Nama author sendiri Mu'a, ...
...Dari Demak perbatasan jepara yaa....
...Salam kenal dari mahmud alias mamah muda😊...
...Padahal udah tua tapi tak mau dibilang tua 😂...
______________________
"Antar kebengkel dulu ya mau ambil motor" pintanya dengan mata terpejam
"Enggak, suruh aja antar kerumah tuh motor. Kelihatan capek banget gitu kok, Ntar gk sampai rumah yang ada sampe rumah sakit."
Arsya tak menjawab saudaranya dan ditinggal tidur begitu saja.
__ADS_1
Sedangkan disekolah brian begitu tak semangat, seakan hari²nya berat untuk dilalui.
"Ada apa sama kalian?"
"Klu gue tahu juga gak pusing gini" jwab brian pasrah
"Ah cewek memang membingungkan"
"Pantes lo jomblo" hhhh
"Tapi gue takjub sama tuh anak, dia bisa melawan geng sandi sendirian. Sedangkan kita..."
"Lo aja, jangan ajak² yang lain" imbuh mereka tertawa
Dikota Z sahabat dua anak kembar itu sedang berencana menyusul ke kota A. Mereka johan jonathan dan fallens maxs.
"Gue akan bikin mereka terkejut dengan kedatangan gue disana" ucapnya tersenyum
"IYAAAAA" jawabnya jutek
"Udah cepat, bentar lagi pesawat kita berangkat" katanya melihat pergelangan tangan dengan setengah lari.
"Sabar dong, susah nih klu lari"
"Salah sendiri, kenapa juga lo pake hills" kata johan mengomel yang membuat fallens mengecurutkan bibir.
"Ayo buruan, tuh pesawat kita mau terbang" imbuhnya lagi yang mendengar informasi pesawat yang mereka tumpangi sebentar lagi berangkat
"Bentar," fallens melepas hills nya dan menenteng siap untuk lari "Ayo lariiiii"
__ADS_1
"Eh busyettttt gue ditinggal, ngapain juga gue nungguin dia tadi. Haishhhh"
Dikediaman diningrat arsya terlihat tidur terlelap, rere yang baru datang tak ingin mengganggunya dan kembali turun kebawah.
"Arsya diatas kan? knpa turun?" tanya elsa
"Gue gak tega mau banguninnya" jawabnya tersenyum
"Yaudah, kita bahas kehidupan lo gimana? apa yang seharusnya mau lo lakukan? lo mau rebut aset² lo balik ato gimana?"
"Gue ragu untuk merebut aset² itu, gue takut kejadian yang dulu akan terulang kembali jika lo bantu merebut paksa."
Rere memikirkan kehidupan sahabatnya kedepan. Memang dia akan sangat bahagia jika asetnya kembali, tapi tidak jika ditukar dengan ketenangan kehidupan sahabatnya elsa.
Seperti di sebatangkara pertama elsa membantu menghancurkan rian mantannya yang selingkuh membuatnya kehilangan haikal belahan jiwanya, dan jiwanya ikut terguncang karenanya.
Rere tak seegois itu..
"Hufttttt" helaan nafas elsa mengingat masalalu
"Apa lo mau mulai dari nol? akan gue bantu?" imbuh elsa memberikan idenya
"Mau buka usaha apa gue? gue gk ada bakat seperti lo" jawabnya sedih jika mengingat kemampuannya. Jika tidak karena perusahaan peninggalan ortunya juga dia tidak akan jadi CO menurutnya.
"No...! Jangan negative begitu dong re. Bukannya lo dari dulu suka desain? Gimana kalau lo buka butik aja atau WO gitu...?"
"Tapi gue takut jika tak berhasil el"
"Biar dibantu si arsya dan arka nanti, lo tenang aja"
__ADS_1
"Oke lah, makasih banyak ya el... lo sudah banyak banget bantu gue, gue gk tahu harus balas lo seperti apa"
"Jangan bilang gitu, lo sudah gue anggap saudara sendiri. Mari kita berjuang sama²” ucapnya dengan lembut dan meraih rere dalam dekapannya.