
Sebatas Ibu Untuk Anakmu (51)
Dewi sendiri takkan menceritakan rencananya. Ibunya pasti orang pertama yang menentang apa yang ia rencanakan jika diberi tahu.
Bu Ana mengambil ponselnya dan mengirimkan pesan pada seseorang.
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
"Apa maksud anda mengundurkan diri?," tanya Dewi murka.
Kini Dewi sedang bertemu dengan pengacara yang sudah ia sewa untuk mengambil hak asuh anaknya. Di sebuah ruang privat yang hanya ada mereka berdua di sana.
" Saya mengundurkan diri untuk menjadi pengacara anda. Karena ini beresiko terhadap karir saya." jelas Pak Adi tanpa takut sedikitpun atas kemurkaan klien di depannya.
" Kenapa tiba-tiba berubah pikiran?,"
" Karena saya tidak ingin main-main dengan karir saya. " jawabnya tanpa memberi penjelasan secara rinci.
" Anda bilang, semua klien anda akan memenangkan perkaranya sekalipun dengan cara curang?" Dewi menagih janji yang di tawarkan pengacara tersebut.
Karena jika menilik persyaratan penggugatan hak asuh anak, maka ia tidak memenuhi persyaratan itu.
Namun, pengacara di depannya ini bilang semua bisa di atur jika ada uang.
" Awalnya saya pikir saya bisa. Namun, saat saya mempelajari kasusnya, ini sangat beresiko. Jadi, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Anda bisa mencari pengacara yang lain."
" Tapi, anda sudah menerima uang muka dari saya."
"Saya akan mengembalikan uang yang anda berikan tanpa berkurang sedikit pun." jawabnya sambil meletakkan amplop berisi uang tunai sejumlah uang muka yang di berikan Dewi.
Setelah merasa tidak ada lagi urusan, Adi Wijaya langsung undur diri.
Arghhhhhh
Dewi berteriak mengeluarkan kekesalannya. Semua rencana yang ia susun tidak berjalan mulus.
Adi Wiguna adalah pengacara keempat yang ia datangi. Pengacara-pengacara sebelumnya menolak bahkan di pertemuan pertama mereka. Alasannya, mereka tidak yakin bisa memenangkan perkara ini.
Selain alasan perceraian Dewi adalah karena perselingkuhan, ia pun tidak memiliki berkas-berkas yang bisa di jadikan syarat pengajuan gugatan. Bahkan ia yang tidak memiliki penghasilan tetap pun menjadi batu sandungan.
Ya, perselingkuhan bisa menjadi alasan kuat hak asuh malah beralih kepada Rama. Mengungkapkan bahwa Rama bukan ayah kandungnya? Ternyata tidak semudah itu. Justru masalah semakin pelik.
Selain secara data Faisal masih tercatat sebagai anak dari Rama dan Dewi, Dewi sendiri justru semakin di beratkan jika mengungkapkan bahwa Faisal adalah anak hasil perseling_kuhannya. Bahkan dia yang terbukti tidak pernah mengasuh Faisal pun akan menghambat langkahnya.
Saat Adi Wijaya mau menjadi pengacaranya, Dewi senang sekalipun ia harus menggelontorkan uang yang tidak sedikit. Uang yang masih tersisa di rekeningnya,hasil pemberian laki-laki yang puas akan servisnya.
__ADS_1
Ya, pekerjaan yang ia lakoni pun tidak mungkin ia ungkap. Lagi-lagi harta yang Dewi cari. Menjadi istri Rama pun karena ia melihat Rama sudah kembali mapan. Sehingga ia bisa bebas dari pekerjaan yang terkadang membuatnya lelah.
Lelah harus bermain kucing-kucingan dengan para istri sah.
Di luar ruangan, setelah beberapa langkah Adi Wijaya meninggalkan Dewi, dia langsung menghubungi seseorang.
📱" Saya sudah melakukan apa yang anda minta."
📲" Baik. Terimakasih kerja samanya. Uangnya akan saya transfer sekarang juga."
Ting
Notifikasi m-banking yang menandakan ada uang masuk ke rekeningnya pun langsung ia terima. Adi langsung mengembangkan senyumnya.
" Aku kira ini masalah sepele. Ternyata ada orang yang berkuasa di belakangnya. Lebih baik cari aman daripada karirku di hancurkan" monolognya sambil memasukkan ponsel mahalnya ke saku celana.
Sementara itu, di sebuah ruangan di sebuah rumah mewah, seorang laki-laki menghadap pada atasannya.
" Bagaimana, apa semuanya beres?," tanya seorang laki-laki paruh baya yang duduk di kursi meja kerjanya.
" Beres, tuan." jawabnya singkat.
" Jika dia mencari pengacara pengganti, kau ggalkan lagi. Pokoknya jangan sampai ada yang mau menjadi pengacaranya." tegasnya.
Asisten yang bisa di andalkan itutetap berdiri di hadapan atasannya sebelum di perintahkan untuk keluar ruangan.
" Aku tidak mengerti bagaimana bisa David berurusan dengan perempuan sepertinya." Laki-laki yang tidak lain adalah ayah David itu menggelengkan kepalanya sambil melihat foto keluarga yang ada di atas meja kerja.
Ayah David yang berjanji untuk membantu Rama atas gugatan yang akan di ajukan Dewi, akhirnya turun tangan dengan menggagalkan usaha Dewi dalam mendapatkan pengacara.
Koneksi dan kekuasaan yang ia miliki memudahkannya melakukan hal itu. Bukan tanpa alasan Ayah David memilih agar perkara itu tidak sampai ke pengadilan. Alasannya jelas agar status asli Faisal tidak terbongkar. Setidaknya saat ini.
Bukan karena takut mengganggu semua bisnisnya. Namun, lebih ke menjaga psikis dari Faisal sendiri. Memunculkan nama Faisal ke publik dengan asal usulnya yang merupakan anak hasil perseling_,kuhan membuat Ayah David khawatir akan adanya gunjingan terhadap Faisal.
Masalah yang terlanjur jadi konsumsi publik itu akan berdampak buruk bagi Faisal. Sekalipun pemberitaan bisa di take down dengan memanfaatkan kekuasaannya.
" Anak buah kita tetap mengawasi anak-anakku kan?,"
" Benar tuan. Seperti yang anda perintahkan."
Tak ingin kembali kecolongan,Ayah David memerintahkan anak buahnya untuk memata-matai aktivitas anak-anaknya.
...******...
" Belum ada kabar apapun?," tanya Rama pada David yang kembali mengunjungi Faisal.
__ADS_1
Beberapa bulan ini, kehidupannya dengan Salma terasa tenang. Karena Dewi tidak terlihat di sekitar mereka. Bahkan ancamannya yang akan mengambil hak asuh Faisal belum terlihat pergerakkannya.
Hari ini David berencana mengajak Faisal ke taman hiburan. Karena itu, ia kini ada di rumah Rama.
" Terakhir yang aku dengar, dia gagal mencari pengacara. Semua pengacara yang ia temui menolak membantunya. Bahkan ada yang mengembalikan uang muka yang sudah di bayarkan." jelasnya.
Rama menganggukkan kepalanya. Ia bersyukur karena rencana Dewi gagal sebelum terlaksana.
" Alasannya?,"
" Karena mereka tidak yakin bisa memenangkan perkara ini. Bahkan pengacara yang awalnya bersedia membantu dengan cara curang pun memilih mundur karena jika tetap mengambil kasus ini, karirnya akan hancur."
" Hancur? Kenapa?,"
" Entahlah aku tidak mengerti. Kalau hanya karena berlaku curang, sepertinya tidak mungkin. Karena pengacara itu memang terkenal selalu melakukan berbagai cara agar kliennya menang."
" Apa mungkin ada seseorang yang mengancamnya?,"
" Itu juga yang di curigai Dewi. Namun, ia tidak bisa menebak siapa."Jawab David yang mengatakan kecurigaan Dewi tentang mundurnya pengacara pilihannya.
" Apa mungkin ada campur tangan ayahmu?," tebak Rama mengingat ayah David yang cukup berkuasa. Apalagi dia pun secara langsung sudah meminta bantuannya.
" Aku juga berpikir seperti itu. Namun, belum sempat mempertanyakannya pada ayahku."
Di kamar, Salma sedang mempersiapkan Faisal. Sebenarnya hanya membenarkan saja. Karena Faisal selalu ingin memakai pakaian sendiri ataupun aktivitas lainnya tanpa bantuan lagi. Alasannya karena ia akan menjadi seorang kakak.
" Bun, kapan adik lahir?," tanya Faisal yang selalu antusias menanyakan kelahiran adiknya.
" Kalau sesuai perkiraan dokter, maka beberapa Minggu lagi." jawab Salma sambil mengusap perut buncitnya.
" Benarkah?,"
" Iya. Tapi, bisa juga lebih cepat atau lebih lama."
" Begitu ya?,"
Salma mengangguk dan tersenyum.
" Oh iya Bun, papa bilang mau sekalian mengajakku membeli keperluan untuk masuk ke sekolah dasar.Boleh?," tanya Faisal meminta izin.
Tahun ini, Faisal akan masuk sekolah dasar. Sesuai kesepakatan, Faisal akan di sekolahkan di sekolah milik keluarga besar David.
Kini, apapun yang berhubungan dengan Faisal, Rama selalu melibatkan David selaku ayah kandungnya. Ia tidak ingin memaksakan kehendaknya. Karena mereka berjanji akan mengasuh Ical bersama-sama.
TBC
__ADS_1