Sebatas Ibu Untuk Anakmu

Sebatas Ibu Untuk Anakmu
SIUA 76 S2. Happy Ending


__ADS_3

Sebatas Ibu Untuk Anakmu (76)


Setelah memiliki firasat kalau kemungkinan pusing dan mual yang dialami Salma adalah gejala kehamilan, Rama akhirnya memutuskan memeriksakan sang istri ke dokter obgyn.


Sementara kedua anaknya.ereka titipkan pada Aisyah dan Zayden yang masih berada di tempat acara. Karena selain Jimmy adalah sahabat Zayden, Reina adalah sepupu Aisyah. Sehingga malam ini rencananya mereka baru akan pulang setelah acara selesai.


" Bagaimana dokter?,"


" Alhamdulillah. Selamat, istri bapak benar sedang mengandung. Bisa di lihat dari titik putih yang ada di sini," Dokter obgyn yang memeriksa Salma menunjukkan calon anak mereka.


" Alhamdulillah," seru Rama yang senang karena Salma hamil lagi. Sementara Salma berkaca-kaca.


Perasaannya campur aduk. Mengingat Airin yang masih kecil.


" Ibu Salma kenapa ?,"


Dokter Andin yang melihat kekhawatiran di wajah pasiennya segera mempertanyakannya. Harapannya agar bisa membuat pasiennya tidak terlalu khawatir yang akan berdampak pada janin yang masih rentan itu.


" Anak saya masih kecil, dok. Baru sepuluh bulan," jawabnya


Dokter tersenyum.


" Ibu tidak perlu khawatir. Ketika janin ini hadir, itu artinya Allah memang percaya bahwa ibu sanggup untuk mengurus mereka kelak.


Ibu harusnya bersyukur, di saat di luar sana banyak perempuan yang melakukan berbagai cara agar bisa hamil, ibu justru di beri kemudahan," jelas Dokter Andin lembut.


Salma beristighfar. Ia hampir saja tidak yakin atas ketetapan yang Allah berikan.


" Bagaimana dengan anak saya yang masih harus minum ASI, dok?," tanya Salma saat ia sudah kembali duduk di kursi di samping suaminya.


" Sebenarnya tidak ada masalah jika ibu hamil masih menyusui anaknya yang lain. Namun, memang harus lebih di perhatikan asupan makanan yang masuk. Apalagi ibu Salma juga punya riwayat keguguran sebelumnya.


....."


Jika di rumah sakit, Salma dan Rama sedang berkonsultasi mengenai kehamilan Salma. Maka, di tempat berlangsungnya acara pernikahan yang sudah mulai sepi, Aisyah sedang menemani Airin dan Faisal bermain.


Bahkan kini ada Raja yang ikut bergabung membuat suasana semakin ramai.


Di atas sofa, Zayden dan Jimmy sedang memperhatikan anak-anak yang sedang bermain di atas karpet tebal.

__ADS_1


" Semoga pernikahan kali ini adalah pernikahan terakhir kalian."


" Aamiin. Aku harap juga begitu. Aku akan berusaha sekeras mungkin untuk membahagiakan keduanya."


" Ya, manfaatkan kesempatan kedua ini dengan baik." Nasihat Zayden yang memang tahu kisah Jimmy di masa lalu dari cerita Jimmy sendiri.


Jimmy mengangguk.


" Lalu, apa rencanamu kedepannya?,"


" Robi memintaku memimpin perusahaan cabang yang ada di sini. Awalnya aku menolak karena tidak ingin di anggap memanfaatkan keadaan. Tapi, dia memaksa. Katanya kehidupan di kota besar lebih menjamin untuk masa depan Raja." Sementara Robi yang sedang di bicarakan sedang menelpon seseorang tidak jauh dari keduanya.


" Benar. Jika kamu kembali ke sana, kalian akan kembali LDR jika anak istrimu tidak ikut."


" Itu juga yang akhirnya membuatku menyetujui permintaan Robi."


Mereka pun kembali berbincang. Sampai akhirnya Zayden dan Aisyah pulang karena hari semakin sore. Apalagi mereka harus mengantarkan anak-anak dulu ke rumah Salma.


Selepas kepergian Zayden dan Aisyah, Jimmy dan Reina yang akan masuk terkejut karena Robi sudah menuntun Raja keluar.


" Kakak mau ke mana?,"


Sementara wajah sepasang pengantin yang baru saja tadi pagi bersemu merah.


" Apa tidak akan merepotkan?," tanya Reina pada sang kakak.


" Tidak," jawab Robi sambil berjalan keluar.


" Raja tidak boleh membuat Daddy repot ya. Turuti kata Daddy,"


" Ok, Mom,"


" Bersenang-senang lah dengan Daddy Robi" Jimmy mengusap kepala Raja.


" Bagaimana dengan rencana jalan-jalan kita, Dad? Daddy dan Mommy tidak akan pergi tanpa aku kan?," Raja takut ayah dan ibunya pergi tanpa dirinya.


" Tentu saja, boy. Kita pergi setelah kamu pulang,"


"Hore!! Terimakasih, Dad. "

__ADS_1


" Selamat menikmati malam pertama kalian lagi. Buatkan aku keponakan yang lucu-lucu," Lagi-lagi Robi hanya berbicara dengan wajah yang datar sambil masuk ke dalam mobil.


Ia tidak merasa bersalah sudah kembali membuat Jimmy dan Reina malu.


Jimmy merangkul pinggang Reina sambil melepas kepergian Raja yang melambaikan tangannya ke arah meraka.


" Ehemm. Ayo kita kabulkan keinginan kakakmu," ucap Jimmy membuat Reina merasa malu.


"Tapi, ini masih sore" jawab Reina sambil melangkahkan kakinya ke dalam rumah.


" Tidak ada larangan untuk melakukannya di sore hari kan,"


Tanpa aba-aba, Jimmy langsung menggendong Reina dan membawanya ke kamar.


"Kak...." Seru Reina terkejut oleh ulah laki-laki yang kini menjadi suaminya.


" Aku akan melakukannya dengan pelan. Kamu tidak trauma kan?," tanya Jimmy memastikan karena dulu ia yakin melakukannya sedikit kasar karena pengaruh minuman.


Reina menggelengkan kepalanya


Dan terjadilah apa yang mereka rencanakan. Membuat keponakan yang lucu-lucu seperti keinginan Robi.


...----------------The End----------------...


Alhamdulillah, author tamatkan ceritanya ya. Salma dan Rama sudah berbahagia begitu pula dengan Jimmy yang di beri kesempatan kedua dengan kembali menikahi mantan istrinya yang pernah ia sakiti.


Lalu Dewi? Dia menerima hukuman dengan lapang dada dan memperbaiki dirinya dengan lebih mendekatkan dirinya kepada Sang pencipta. Ia sadar akan kesalahan yang sudah ia lakukan dan mencoba bersabar atas penyakit yang kini ia derita.


Lalu David yang notabene adalah ayah kandung Faisal? Tentu sedang menjalani kisahnya sendiri di novel author yang masih on Going dan Alhamdulillah sudah kontrak juga. Judulnya " Pemilik Hati". Mampir ya 😉


Terimakasih untuk semua pembaca setia Karya author atas dukungan kalian. Hal yang membanggakan dari novel ini adalah antusiasme kalian yang baca dan like. Dari semua novel author, sampai detik ini "Sebatas Ibu Untuk Anakmu" adalah novel yang paling banyak like dan jumlah pembacanya.


Jadi, author ucapkan banyak terimakasih atas support kalian semua juga maaf kalau terkadang author nya malah curhat. Hehe


Author tidak janji ada bonchap ya. Walaupun rasanya enggan untuk menamatkan novel ini. Namun, karena konflik sudah selesai jadi author tidak ingin malah memperpanjang cerita namun jadi keluar dari judul.


Akhir kata, author ucapkan kembali banyak-banyak terima kasih. Lanjut baca karya author yang lain ya..


🙏🙏🙏🙏😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2