Sebatas Ibu Untuk Anakmu

Sebatas Ibu Untuk Anakmu
SIUA 69 S2. Jimmy yang sama


__ADS_3

Sebatas Ibu Untuk Anakmu (69)


" Rama," panggil orang yang menabraknya brusan.


" Siapa ya?," Rama mengerutkan keningnya.


" Jimmy,"


Deg


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


Duduk di salah satu meja di sudut ruangan, keduanya kini duduk saling berhadapan. Airin sudah di berikan terlebih dahulu kepada Salma.


" Ada apa?," tanya Rama to the point.


Jimmy menghela nafas. " Mungkin ini sangat terlambat. Tapi, rasanya aku belum tenang bila tidak mengatakannya. Aku minta maaf atas kesalahanku di masa lalu yang telah merusak rumah tanggamu dengan... "


" Lupakan. Aku sudah memafkanmu," Rama memotong perkataan Jimmy. Tak ingin rasanya mendengar nama sang mantan di sebut walaupun masa lalu tak bisa di rubah.


" Terimakasih," jawab Jimmy tertunduk.


Jimmy jauh merasa lebih lega setelah mengucapkan kata maaf secara langsung.


Sementara dari jarak yang cukup jauh, Salma memperhatikan keduanya.


" Jadi mereka Jimmy yang sama?," tanya Salma pada David yang tadi juga menyapa Jimmy.


" Maksudnya bagaimana?,"


" Aku cukup mengenal Kak Jimmy sebagai sahabat kak Zayden. Tidak ku sangka dia adalah orang yang merusak rumah tangga Mas Rama di masa lalu." jelas Salma. Syifa hanya mendengarkan. Ia tidak terlalu mengetahui masalah yang sedang dibicarakan.


David mengangguk. " Ya, dia Jimmy yang menjalin hubungan dengan Dewi."


Mendengar nama Dewi di sebut, Syifa sedikit bisa mengaitkan benang merahnya.


" Tapi, Kak Jimmy yang ku tahu bukan orang yang kaya raya. Bahkan dia hanya Karyawan biasa."

__ADS_1


" Sekarang mungkin iya. Tapi, dulu dia salah satu pengusaha juga. Menjalankan perusahaan keluarga. Tapi, saat hubungannya dengan Dewi katahuan oleh kakak iparnya, kondisinya berubah seratus delapan puluh derajat."


" Semua ulah kakak iparnya?,"


" Begitulah. Pernikahan mereka adalah pernikahan bisnis. Istrinya berasal dari keluarga pengusaha yang jauh lebih berkuasa darinya. Jadi, saat ternyata adik satu-satunya malah di kecewakan, kamu pasti paham apa yang diperbuatnya selanjutnya."


Salma mengangguk kini ia paham kenapa kondisi dari Jimmy berbeda dari bayangannya. Ternyata sesuatu sudah terjadi.


" Boleh gendong?," tanya Syifa melihat Airin yang menggemaskan.


" Boleh."


Syifa memangku Airin yang tampak anteng dan tidak menangis sedikitpun.


Menciumi pipi gembulnya. Faisal pun ikut mengajak Airin bermain. Tangan kecil Airin menggenggam tangan Faisal.


" Sudah selesai?," tanya Salma saat Rama kembali ke mejanya.


" Ya..Dia hanya minta maaf atas kesalahannya di masa lalu."


" Itu bukannya anaknya saudara Aisyah ya?," tanya Salma saat Raja menghampirinya.


Semua mata tertuju pada meja Jimmy yang kini ada seorang anak seusia Faisal disana.


" Saudara Aisyah yang mana?,"


" Itu, namanya Reina kalau salah."


" Reina?,Tanya David.


" Iya. Kenapa?,"


" Seperti nama mantan istrinya Jimmy."


" Benarkah?,"


" Ya, saat mereka menikah aku datang. Namanya Reina."

__ADS_1


" Ya, Allah. Dunia ternyata begitu sempit."


Sementara orang yang sedang dibicarakan sedang duduk di samping Jimmy.


" Om benar Daddy ku?," tanya Raja setelah duduk di dekat Jimmy.


" Sudah bertanya pada Mommy?"


Alih-alih menjawab, Jimmy malah balik bertanya. Jika kondisinya biasa-biasa saja, mungkin dengan senang hati ia akan menjawab bawhwa dialah Daddy yang lain itu. Ayah kandung Raja.


Namun, ia merasa tak berhak. Seperti janjinya akan menunggu Reina mengatakan semuanya.


" Mommy bilang iya. " jawab Raja tanpa ragu melihat ke arah Jimmy. Matanya mulai berkaca-kaca.


" Benarkah?"


Tidak ku sangka Reina akan menceritakannya secepat ini.


Raja menganggukkan kepalanya. "Aku bertanya pada Mommy karena tadi kalian berbicara tentang perceraian. Yang aku tahu itu terjadi pada suami istri seperti orangtuanya temanku." jelas Raja


Sementara di tempat berbeda,Reina dan Robi sedang sedikit berdebat. Robi tak mengizinkan Reina kembali berhubungan dengan Jimmy.


" Kakak tidak akan membiarkan Jimmy mendekati Raja." tegasnya.


Masih emosi jika mengingat masa lalu keduanya. Dimana Jimmy telah melukai adik yang sangat ia sayangi.


" Kak, dia ayahnya. Kak Jimmy ayah kandungnya. Lagi pula aku tahu Raja selalu ingin bertemu dengannya." Lirih Reina.


Mata sang anak tidak bisa membohonginya. Namun, Raja seolah paham ibunya bersedih jika ia bertanya tentang ayah kandungnya.


" Aku rasa Kak Jimmy sepertinya sudah berubah. Tidak bisakah kita berdamai saja dengan masa lalu?,"


Robi termenung mendengar kata berubah. Ya, ia akui Jimmy memang sudah banyak berubah. Dari pengintaian yang ia lakukan.


" Apa kakak melakukan sesuatu padanya selain membuat kami berdua bercerai tanpa sepengetahuan kami?," tanya Reina mencari kepastian.


TBC

__ADS_1


__ADS_2