
🌺 hem... 🌺
* * *
Pak Doni menghela nafas .
Ini sudah yang ke sekian kalinya ia mendapati si bungsu berwajah murung.
Sejak pembicaraan mereka waktu itu , Andi terlihat sama sekali tak bersemangat.
Bahkan ketika teman-temannya mengajak untuk kumpul reunian, ia menolak dengan alasan tak enak badan.
Tapi ketika diberitahu jika Sasa kebetulan datang dan akan menghadiri acara tersebut, Andi seketika itu juga bergegas pergi.
'' mungkin sebaiknya kita cari tau seperti apa Sasa dan yang mana keluarganya , pah '' usul sang istri.
Pak Doni mengangguk setuju .
Berdasarkan informasi yang di peroleh secara diam-diam dari Edo dan teman-teman terdekat Andi. Mereka pun mengetahui sosok perempuan yang telah menaklukkan hati sang anak.
'' yakin, pah ? '' sang istri menatap ragu ketika di perlihatkan foto Sasa.
Pak Doni mengangguk. Tadinya ia pun sanksi jika perempuan itulah yang disukai Andi. Sebab menilai dari fisiknya yang tambun, rasanya sulit di percaya jika Andi memiliki selera seperti itu.
Demi mencari kepuasan hati, mereka lantas mendatangi restoran milik orang tua Sasa.
Mereka takjub. Sasa ternyata berasal dari keluarga yang sangat berada.
Tempat yang mereka pijak saat ini merupakan restoran mewah yang hanya sanggup di masuki para kalangan atas saja.
Tak cukup sampai di situ, Pak Doni kemudian mencari koneksi yang sekiranya dapat mempertemukannya dengan si empunya restoran.
Dan alangkah terkejutnya ia saat mengetahui jika si pemilik restoran sekaligus ayah Sasa adalah Akui. Teman semasa SD dulu.
'' wah, gak nyangka ya bisa ketemu lagi '' ucap Akui bernada senang.
Pria yang hanya menamatkan pendidikan sampai di bangku SD itu tengah menyambut kedatangan Pak Doni dan istri yang bertandang ke rumahnya.
Ini adalah pertemuan ke dua mereka setelah sebelumnya bertemu melalui perantara seorang teman .
Pak Doni menatap kagum pada rumah tiga lantai yang begitu megah. Siapa sangka jika orang yang berasal dari keluarga tak mampu, tak menerus sekolahnya dan memilih merantau , kini hidupnya sukses bergelimang harta.
'' o, ya kita langsung saja melanjutkan pembicaraan waktu itu '' ujarnya setelah makan malam selesai.
Sementara para suami duduk di ruang tengah, para istri yang juga telah menjalin ke keakraban terlihat berbincang santai di ruang utama.
Kedua pasangan suami istri itu terlibat obrolan sana sini yang akhirnya berujung dengan kesepakatan mempertemukan dan berniat untuk menjodohkan anak mereka.
Andi dan Sasa.
* * *
Beberapa hari setelah itu.
'' kamu yakin, An ? Sasa kaaannn....emmmmmm..'' sang mama bertanya namun tak sanggup ia lanjutkan sebab takut menyinggung perasaan anaknya. Pun ia juga tak ingin takabur jika pada akhirnya Sasa benar-benar menjadi menantunya.
Andi yang tadinya senang saat kedua orang tuanya mengatakan tentang perjodohannya dengan Sasa, langsung merubah raut mukanya.
Kenapa ia harus di beri harapan jika pada akhirnya di ragukan ? Andi sedih sekaligus kecewa.
'' pah, mah. Kalau papa dan mama gak yakin sama Andi, lebih baik gak usah diterusin aja.
Andi juga gak mau maksa siapapun untuk percaya dan mengerti sama perasaan Andi ke Sasa ''
kedua orang tuanya kompak saling tatap.
'' memangnya apa yang salah dengan Sasa ? Dia cuma sedikit lebih berisi aja.
Dan justru banyak kelebihan yang dia miliki daripada perempuan lain.
__ADS_1
Tapi semua gak akan ada gunanya juga diceritakan. Karena kalian menilai hanya dari tampilan luarnya saja ''
Setelah berkata demikian, Andi tak pernah lagi membicarakan tentang Sasa.
Bahkan ketika kedua orang tuanya mengatakan telah mengatur pertemuan dengan orang tua Sasa, Andi langsung menolak hal tersebut.
Ia juga menegaskan agar ke dua orang tuanya berhenti memikirkan tentangnya dan Sasa.
Ia akan fokus untuk melanjutkan studi S2-nya di Jerman saja. Tungkas Andi datar.
* * *
Hari-hari berlalu.
Pak Doni dan istri menjadi begitu gelisah karena memikirkan Andi.
Bagi mereka, kebahagian anak adalah utama. Karena itu mereka tak pernah memaksakan kehendak pada anak-anak mereka.
Mereka selalu menghormati dan menerima apapun keinginan dan jalan yang dipilih seperti kedua anak mereka sebelumnya.
Setelah berpikir sembari menimbang-nimbang, pak Doni dan istri akhirnya memilih untuk percaya pada Andi.
Mungkin memang benar jika anak mereka tak main-main dengan perasannya .
Pasangan suami istri itu lalu merencanakan suatu kejutan.
Mereka mengundang orang tua Sasa untuk makan malam . Dan Sasa juga diminta untuk turut datang.
Hari itu pun tiba.
Andi yang memang tak ke mana-mana dibuat heran dengan keadaan rumah yang mendadak sibuk.
Sejak pagi kedua orang tuanya silih berganti mondar-mandir memberi perintah pada para pekerja rumah.
Andi mengira mungkin kakak-kakaknya akan datang dan kedua orang tuanya sedang mempersiapkan pesta kejutan.
Andi acuh dan tak curiga.
Penasaran, ia pun ikut mengekor .
Di teras rumah, mereka sekeluarga berdiri sejajar. Dan tak berselang lama, sebuah mobil memasuki dan berhenti dihalaman rumah.
' tup. tup. tup ' suara pintu mobil yang terdengar tiga kali ditutup.
Sepasang suami-istri dan seorang gadis bertubuh tambun berjalan ke arah mereka.
Pak Doni dan istri menyambut hangat sang calon besan.
Ekspresi berbeda di tunjukkan oleh Andi dan Sasa.
Kedua sempat menatap.
Andi dengan senyuman penuh suka cita.
Sedangkan Sasa dengan mimik yang datar.
Mereka semua lalu masuk kedalam rumah yang meski tak bertingkat namun merupakan hunian dengan luas paling besar di kompelknya.
Singkat waktu, makan malam dengan jamuan istimewa usai.
Mereka kemudian melanjutkan ke tujuan utama pertemuan ini. Yang tak lain adalah membahas rencana masa depan ke dua anak mereka.
'' An, om bole tanya sesuatu gak sama kamu ? ''tanya Akui pada calon bakal menantunya.
'' ya, om .Silahkan tanya apa aja '' sahut Andi dengan sigap.
'' waktu SMA kalian berdua kan satu sekolah . Terus juga kuliah di kampus yang sama.
Jadi, sejak kapan Andi suka sama Sasa ?''
__ADS_1
Andi menarik nafas panjang.
'' sejak SMA, om.
Makanya waktu tau Sasa kuliah di luar kota, saya langsung mutusin pindah dan nyusul biar bisa satu kampus sama Sasa '' aku Andi dengan tegas.
Meski sebenarnya ia merasa agak malu berterus terang akan hal itu.
Sontak jawaban itu membuat para orang tua tertawa.
Pun mereka salut karena Andi berani dan begitu lantang mengakui perasannya.
'' lalu, nak Sasa gimana ? '' kini giliran pak Doni yang bertanya pada gadis yang sejak tadi diam dengan kepala sedikit tertunduk.
Harus ia akui , Sasa memang berparas cantik. Dan sepertinya Sasa masih sangat polos dan lugu. Mungkin inilah alasan mengapa Andi menyukainya.
'' sa-saya.. eng.. ''
'' Sasa juga sama. Dia juga suka sama Andi sejak SMA.
Cuma ya, namanya perempuan malu dong mau nyatain duluan '' sang mami menjawab.
Ia tatap putri satu-satunya yang hari ia dandani dengan sepenuh hati. Sang mami mengangguk penuh arti. Meyakinkan Sasa jika mungkin ini sudah jadi takdir mereka.
Selama ini , ia selalu menjadi tempat curahan hati anak satu-satunya itu.
Wanita 48 tahun itu adalah sosok ibu yang humble.
Ia memposisikan diri sebagai teman yang bukan hanya menjadi pendengar yang baik. Tapi juga bisa dipercaya dan diandalkan.
Termaksud dalam hal ini.
Ia tau bagaimana perasaan Sasa pada Andi. Dan bagaimana Sasa berusaha keras menjauhi untuk melupakan Andi.
Namun sepertinya mereka memang berjodoh.
Terbukti dengan Andi yang blak-balkan menyatakan ketertarikan nya pada Sasa hingga berniat untuk meminangnya.
Sesi tanya jawab dan panjang lebar perbincangan kedua keluarga itu akhirnya mencapai kesepakatan .
Mereka setuju untuk menikahkan Andi dan Sasa .
Namun Sasa meminta agar pernikahan itu tidak dilangsungkan terburu-buru.
Yang mana hal permintaannya itu membuat Andi seketika mengeram dalam diam.
Ia geram. Padahal tinggal selangkah lagi. Tapi kenapa ada saja kendalanya.
'' tentu saja. Semua bisa diatur seperti yang kamu mau.
Pertama kita atur dulu sebagaimana mestinya.
Om dan keluarga, akan ke rumah untuk lamaran mu secara resmi .
Lalu kita tentukan tanggalnya.
Dan sebaiknya, kalian tunangan terlebih dahulu.
Nanti setelah S2 kalian selesai, baru kita bicarakan tentang pernikahan ''
Sasa tak bisa mengelak. Sebab tak ada lagi alasan yang bisa ia gunakan untuk menolak.
Ia pasrah.
* * *
Bersumbang - -
Jangan lupa like-nya
__ADS_1
Komen nya juga sekalian
makasi 🤗