
Palembang, 23 Januari 2011.
"Pagi ini indah sekali, Dek Wulan. Muach. Mas masih memikirkan adek. Terima kasih untuk waktunya tadi malam ya dek.
I love you Dek Wulan, " ucap Mas Yoki pada pesannya yang ia kirimkan pada pukul 08:13:10.
"Iya sama -sama Mas Yoki. Wah, Mas sepertinya bahagia sekali pagi ini. Hehehe."
"Tentulah adek. Maaf ya Dek semalam Mas sampai ketiduran. Karena mas sudah sangat mengantuk dan kecapekan. "
"Iya tidak apa-apa Mas Yoki. Adek juga ketiduran semalam. Dan tidak tahu jika telepon nya masih menyala.Ya sudah, kalau begitu adek mandi dulu ya mas. "
Obrolan ku dan Mas Yoki melalui pesan singkat SMS terhenti, karena aku dan dirinya melanjutkan aktivitas masing-masing.
Dan pada pukul 09:17:10 Mas Yoki mengirimkan pesan lagi pada ku.
"Apakah adek sudah selesai mandinya?.
Jangan lupa menggosok tubuhnya yang bersih. Supaya nanti menciumnya enak. Hehehe. I love you dek."
"Adek sudah selesai mandi. Mas Yoki sedang apa sekarang."
"Mas sedang bergelut dengan kemudi mobil."
"Oh ya sudah kalau begitu Mas Yoki fokus saja menyetir nya. Hati-hati ya mas."
"Iya Dek Wulan, terima kasih dek. "
Pada pukul 11:54:39 Mas Yoki mengirimkan pesan lagi pada ku.
"Siang Dek Wulan. Ayo makan siang dulu dek."
"Iya silahkan Mas Yoki makan duluan.
Mas makan dengan apa."
"Ini mas sedang makan nasi pecel. Apakah adek mau di suapin?. "
"Hahahhaha.Mana bisa Mas Yoki menyuapin adek. Kita kan jauh."
"Iya Dek Wulan. Adek harus makan yang banyak ya, supaya Dek Wulan tidak sakit lagi. Ibu tadi masak apa dek?.
Ehem, enak lho dek nasi pecel nya.
Ayo adek kesini. Aa… a.. Eem. Nanti kalau setiap suapan Mas akan memberikan bonus ciuman di kening dan pipi,bagaimana dek?. "
"Wah, nanti malah tidak fokus makan."
"Ya tidak apa-apa Dek Wulan. Supaya adek makannya banyak. Nanti jika sudah selesai makan, Mas tambahkan bonusnya."
"Hahahaha.Mas Yoki bisa aja bercanda nya. Memang tambahan bonusnya apa Mas."
"Tambahan bonusnya. Mas ingin mengajak adek salat berjamaah bareng. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala segera mengabulkan keinginan Mas ini. Dan semoga apa yang sudah menjadi keinginan kita, bisa segera menjadi kenyataan. Dimana kebulatan tekad di hati Mas, untuk dapat meminang adek menjadi istri Mas. Segera diridhoi oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Ya sudah dek, ayo kita salat dzuhur dulu. "
" Iya Mas."
__ADS_1
Malam harinya pada pukul 22:09:41 Mas Yoki mengirimkan pesan lagi pada ku.
"Apakah Dek Wulan yakin akan mau mudik ke Jawa dan berkomitmen dengan Mas?."
Sontak aku di buat terkejut membaca pesan dari Mas Yoki, yang belum ku balas pesannya.
Kemudian, Mas Yoki mengirimkan pesan lagi pada ku.
"Apakah Dek Wulan sanggup mencintai Mas dengan segala kekurangan yang Mas milki?. "
Belum sempat aku membalas pesan dari Mas Yoki.
Ia pun mengirimkan pesan lagi pada ku.
" Apa yang adek harapkan dari diri Mas?."
Kemudian,aku pun membalas pesan darinya.
" Mengapa Mas Yoki tiba-tiba bertanya seperti itu?."
"Ya Mas mengerti adek pasti bingung dan terkejut akan pesan yang Mas kirimkan.
Namun,mungkin mas nanti akan sering melontarkan pertanyaan itu. Supaya akan selalu ada perbaikan dalam diri Mas. Karena Mas itu sayang sekali dengan Dek Wulan."
Lalu Mas Yoki menghubungi ku.
Dimana kami terus mengobrol dan berbincang hingga pukul 00:05:50.
Dan memutuskan untuk menghentikan obrolan kami. Karena rasa kantuk yang sudah mendera indra penglihatan kami masing-masing.
Palembang, 24 Januari 2011.
"Nanti adek kursus tidak?, " pesan dari Mas Yoki yang masuk pada pukul 18:03:13.
"Hari ini adek libur kursus nya Mas Yoki.
Oh ya, Mas Yoki buka puasa sama apa?. "
"Ini Mas buka puasa dengan nasi kucing Dek Wulan."
"Ya sudah, kalau begitu selamat berbuka puasa ya mas. Adek disini masih menunggu adzan magrib. "
"Iya Dek Wulan, Mas lanjutkan berbuka dulu ya dek."
Pukul 20:03:01 Mas Yoki mengirimkan pesan pada ku lagi.
"Semoga semua yang kita harapkan dapat segera terkabul. I love you Dek Wulan. Ini Mas baru saja sampai. Oh ya, adek sedang apa sekarang?. "
"Adek sedang baca buku Mas.
Apakah Mas Yoki capek?. "
"Ehem, iya dek. Punggung Mas yang sakit.
Karena dari tadi Mas menyetir mobil sendiri bolak-balik. Untungnya sampai di pabrik Mas di pijitin sama satpam. "
__ADS_1
"Wah enak dong Mas. "
"Ya tidak dek, soalnya sehabis dia mijitin Mas. Gantian Mas yang mijitin dia.
Adek sudah makan lagi belum.
Terus tadi ibu masak apa dek. "
"Adek tidak makan lagi Mas, sudah kenyang tadi makan saat buka puasa.
Ibu tadi masak ikan asem pande Mas.
Mas istirahat saja, dan jangan tidur malam-malam. "
"Uakhhh.Nikmat sekali ya rasanya.
Mungkin begini rasanya jika mempunyai seorang istri. Ada yang memperhatikan dan bisa di ajak melayang ke nirwana.
I miss you Dek Wulan. Dek, Mas mandi dulu ya nanti di sambung lagi obrolan kita."
Pukul 20:36:29 Mas Yoki mengirimkan pesan lagi pada ku.
"Dek, mas, makan dulu ya. Ini mas makan dengan ikan kakap. Oh ya, tadi kenapa adek tidak kursus."
"Jadwalnya di ganti mas, pengajarnya ada keperluan dan tidak ada yang menggantikan. "
"Tadi adek pulang kerja jam berapa?. Terus bagaimana kerajaannya. "
"Tadi adek pulang sekitar jam enam, tidak lama dari Mas Yoki mengirimkan pesan SMS. Soalnya harus menggantikan jadwal teman yang mengajar. "
"Ternyata Dek Wulan loyalitas kerjanya tinggi juga ya. Memangnya teman kerja adek kemana. "
"Namanya bekerja harus loyal kan Mas.
Teman kerja adek ada keperluan keluarga Mas."
"Wah, berarti adek menjadi tangan kanan bosnya adek dong. Hehehe. "
"Tidak Mas. Adek fokus pada tugas dan kewajiban adek bekerja saja. Adek tidak memikirkan menjadi tangan kanan bos dan lain-lain. Mas sudah salat Isya belum."
"Yupz, bener itu. Memang lebih baik kita fokus saja dengan pekerjaan kita. Meskipun terkadang ada pihak-pihak yang merasa iri. Iya dek, ini mas mau salat.
Mas salat Isya dulu ya sayang."
"Iya Mas, silahkan. "
"Dingin ini tidak akan pernah menyurutkan hati dan pikiran ku. Untuk selalu berada di shaf paling depan hati mu Dek Wulan.
Kekurangan diri dan fisik, yang terkadang membuat seseorang merubah sikapnya.
Semoga tetap membuat adek yakin dan bisa menerima hal itu semua, di dalam diri Mas.
I love you Dek Wulan."
"Love you too Mas Yoki. Ayo langsung salat Mas, stop dulu mengirimkan SMS nya. "
"Siap Dek Wulan. Hehehehe. "
__ADS_1