Setumpuk Rindu Dalam Kata.

Setumpuk Rindu Dalam Kata.
Sepenggal cerita.


__ADS_3

Aku duduk setengah berbaring di atas ranjang tempat tidur ku,sambil menyadarkan diri ku pada bantal,yang Aku letakkan di belakang punggung ku.Di mana kedua jemari tangan ku telah memegang surat yang Mas Yoki kirimkan kepada ku. 


Solo, 8 Februari 2011.


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.


Hai,Dek Wulan. 


Akhir-akhir ini perasaan mas banyak sekali di balut dengan kebahagiaan.Dimana semua itu tidak lepas dari setelah mas mengenal sosok Dek Wulan lebih dekat dan Intens lagi.Selama ini mungkin banyak teman kerja mas,yang memandang hubungan kita ini sangat rentan sekali untuk kita jalani.Tetapi semua argumen atau pendapat teman-teman kerja mas, selalu mas berusaha bantah dan mentahkan.Karena InsyaAllah mas yakin akan Dek Wulan,dan keinginan besar mas untuk menunjukkan keseriusan mas terhadap hubungan ini.Sekaligus ingin meminang Dek Wulan untuk menjadi pendamping hidup mas.Meskipun mas sangat mengetahui halangan terbesar untuk bisa menemui Dek Wulan di sana itu,sangat berat sekali.Dimana terkadang hati mas sudah sangat tidak tahan sekali ingin segera meluncur ke sana,dan menghampiri Dek Wulan untuk bertemu adik di Palembang.Tetapi jika mas melakukan hal itu.Maka mas harus mengorbankan kewajiban bulanan mas terhadap ibu,adik-adik dan keluarga mas di kampung halaman.Dan itu adalah masalah terbesar yang sangat mengganjal di hati mas saat ini.Yang mana hal itu lah, yang sangat membuat mas sangat bingung,dan tidak tahu harus melakukan apa.Tolong maafkan atas ketidakberdayaan mas ya Dek Wulan.Karena mas tidak bisa menemui adik di sana,tetapi jujur perasaan mas sangat serius sekali dalam menjalani hubungan ini.Meskipun hanya dengan berbekal komunikasi melalui telepon genggam dan rasa saling percaya. Sembari mengharap ridho dari Allah subhanahu wa ta'ala.Dan untuk sekarang mas nya hanya bisa berdoa dan terus memperbaiki diri,agar suatu saat nanti hubungan yang kita rintis ini benar-benar mendapatkan jalan yang terang.Sehingga bisa mempersatukan hati dan perasaan kita untuk selama-lamanya.Andai saja boleh meminta.Mas ingin Dek Wulan,jangan pernah untuk merubah perasaan yang sedang kita rasakan sekarang.Karena jujur mas sangat takut untuk kehilangan Dek Wulan.Mas mohon jangan pernah untuk meninggalkan mas ya Dek Wulan.Sebab bagi mas Dek Wulan itu adalah sosok yang selama ini mas temui dalam mimpi dan angan-angan mas. Tetapi tiba-tiba sosok itu benar-benar hadir dan ada.Meskipun adik  sangat jauh keberadaannya.Namun,mas akan terus berharap dan tidak berhenti-hentinya berdo'a.Agar hubungan ini bisa kita lanjutkan ke jenjang pernikahan.Aamin...Aamin ya robbal' alamin. Oh ya,Dek Wulan kemarin waktu mas main ke toko buku di Gramedia.Mas membelikan adik coklat, buku diary dan novel. Dimana kata penjualnya sih.Coklat yang mas beli itu adalah coklat valentine, untuk hari kasih sayang.Hehehe…


Meskipun sebenarnya masih tidak menganut paham Valentine day, tetapi tidak ada salahnya mas mengucapkan happy Valentine day untuk Dek Wulan. 


Ya sudah,Dek Wulan mungkin waktu adik membaca surat dari Mas.


Mas sudah berada di kampung halaman. 


Tolong jaga diri baik-baik ya Dek Wulan. 


Mas sayang,cinta dan ingin sekali memiliki jiwa juga hati Dek Wulan. 


I love you Dek Wulan. 


Wassalamu'alaikum Warohmatulohi Wabarokatuh. 


Yang selalu mencintai dan merindukan diri mu. 


Yoki. 


Aku tersenyum membaca surat dari Mas Yoki.Dan membuka bungkusan coklat darinya,yang terlihat tertata cantik dan indah.Namun,setelah melihat isinya membuat ku terkejut dan tertawa.


Lalu aku mengambil buku diary pemberian Mas Yoki yang berwarna merah muda.Dan aku pun mulai menuliskan goresan pena ku,pada lembar pertama buku diary pemberian nya. 


Palembang,12 Februari 2011. 


Hari ini Mas Yoki mengirimkan Wulan coklat,buku diary juga novel yang judulnya bercinta dalam tahajud ku.Rasanya senang sekali,karena Mas Yoki sudah mengirimkan hadiah kejutan sederhana seperti ini.Ya Allah,terima kasih karena Engkau telah mengirimkan seorang malaikat untuk kehidupan ku.Semoga kelak hanya Mas Yoki,yang akan menjadi pendamping hidup ku.Namu ada hal yang lucu sih,yaitu Mas Yoki memberikan Wulan coklat berbentuk kubus,yang di bungkus cantik dan indah sekali,dengan pita merah muda.Tetapi saat Wulan membuka isinya. 


Aku menjadi terkejut dan tersenyum. Karena ternyata coklatnya itu adalah coklat yang seharga lima ratus rupiah per buah.Aku hanya dapat menggeleng-gelengkan kepala ku saja. 


Meskipun sebenarnya aku tidak mempermasalahkan harganya.Tetapi yang diri ku permasalahkan,adalah Mas Yoki sudah di tipu penjualnya.Yang mengatakan jika isinya adalah coklat ternama dan bagus.Kasihan Mas Yoki,karena membelinya mahal tetapi tidak sebanding dengan isinya.Sebenarnya Wulan ingin memberitahu kepada Mas Yoki,agar lain kali tidak tertipu lagi saat membeli sesuatu.Dan tidak hanya melihat covernya saja,tetapi setelah Wulan pikirkan Wulan tidak jadi untuk memberitahu Mas Yoki.Karena Wulan takut Mas Yoki akan tersinggung,dan merasa jika Wulan tidak tahu diri serta tidak berterima kasih atas pemberiannya. Namun jujur Wulan senang sekali atas pemberian dari Mas Yoki.


Terima kasih ya Mas Yoki.Wulan sayang sekali dengan Mas Yoki. 


Sweet moment,shall we compare our hearts to a garden with beautiful blooms, straggling weeds,swooping birds and sunshine rain and most importantly,seeds.


Aku menutup buku diary pemberian Mas Yoki dengan perasaan bahagia dan senyuman merekah.Hingga rasa nyeri pada kaki ku yang bengkak,karena tertabrak motor.Seperti tidak terasa sama sekali. 


-------------


Palembang,13 Februari 2011.


Pukul 05:50 Mas Yoki mengirimkan pesan pada ku. 


-Adik sedang apa sekarang?.Bagaimana kondisi adiknya saat ini?.Saat ini mas sedang di depan kompor,menunggu sayurnya matang.Setelah mas baru saja selesai mencabut bulu ayam dan membersihkan nya.Dek Wulan harus lebih banyak beristirahat ya,dan jangan terlalu capek.Sebab masnya itu tidak ingin adik sampai sakit.Mas sayang sekali dengan Dek Wulan.


-Adik sedang mengepel Mas Yoki.


-Adik hati-hati dan pelan-pelan saja mengepel lantai nya ya.Sebab kaki adik kan masih sakit.Ya sudah,adik lanjutkan lagi mengepel nya.Mas di suruh membakar ayam,untuk undangan syukuran nanti.

__ADS_1


-Iya Mas Yoki,siap.


Pukul 08:20 Mas Yoki mengirimkan pesan lagi. 


-Mas sudah selesai membakar ayamnya. Dek Wulan sedang apa sekarang?.


-Adik sedang belajar Mas Yoki.Mas sudah makan belum?.


-Mas sudah makan tadi dengan dendeng dan sayur kacang.Oh ya,adik sendiri sudah makan  dan minum obat belum.


-Belum mas,sebentar lagi adik makan.Mas sedang apa sekarang?.


-Kenapa adiknya tidak makan?.Saat ini mas sedang duduk santai di rumah teman lamanya mas.Tempatnya itu menjadi tempat favorit di masa kecil mas dulu,yaitu di bawah pohon bambu.


-Adik masih kenyang Mas Yoki.Awas lho mas,nanti kejatuhan pohon bambu.Hehehe.


-Ya tidak lah Dek Wulan,soalnya pohon bambunya sudah kenal sekali dengan masnya.Hehehe.


-Mas sudah tidak membantu memasak dia acara syukuran nantikah?.


-Mas sudah tidak membantuin lagi Dek Wulan.Soalnya sudah banyak tetangga yang datang ke rumah,untuk membantu acara syukuran.


-Hmmm,bilang saja mas sedang malas untuk membantu kan.Jadi masnya kabur dari rumah.Ayo mengaku!.


-Bukannya mas malas Dek Wulan.Karena di rumah itu sekarang sudah full dengan banyak saudara dan tetangga,yang sedang membantu memasak.


-Mas sedang merokok kah saat ini?.


-Hehehe.Adik tahu tidak. 


Ibu sekarang mempunyai senjata,untuk siraman rohani pada masnya.


-Iya tadi ibu bilang begini kepada masnya."Kamu itu harus mengurangi rokoknya.Tadi malam Ibu dapat pesan dari Wulan,supaya memarahi kamu jika ketahuan dan terlihat merokok."


Terus mas nya bilang. "Iya nanti Yoki ingin mengurangi kebiasaan buruk itu bu. Mohon do'anya ya bu," begitu jawabajn masnya sambil tersenyum simpul. Mungkin mas memang butuh proses untuk melepaskan kebiasaan merokok.Tetapi jujur di dalam hati mas. Mas emang sudah berjanji untuk selalu memperbaiki diri ini.Dan memantaskan hati ini,untuk berproses menjadi orang yang lebih baik lagi.Adik sedang belajar apa sekarang?.


-Iya,tetapi jangan terlalu banyak tahapan untuk proses berhenti merokok nya. 


Semakin segera Mas Yoki berhenti dari kebiasaan buruk itu.Maka akan lebih baik untuk kesehatan Mas Yoki sendiri. 


Adik sedang mengerjakan tugas kursus bahasa Inggris.


-Iya Dek Wulan.Tetapi jangan terlalu di paksakan pikirannya ya Dek Wulan.Nanti kalau capek adik tidur saja ya.


-Iya Mas Yoki.Mas masih di bawah pohon bambu ya?. 


-Iya Dek Wulan.Mas itu setiap kali pulang pasti kangen dengan suasana seperti ini.


-Mas Yoki duduk dengan siapa di situ?. 


-Mas sekarang duduk dengan teman lamanya mas.Sembari cerita-cerita tentang masa lalu dulu.Ayo Dek Wulan makan dulu,nanti adiknya laper lho. 


-Iya Mas Yoki.Adik makan dulu ya.Titip salam untuk temannya Mas Yoki. 


-Iya Dek Wulan,nanti mas sampaikan salamnya kepada temannya mas.Hmm, adik tahu tidak.Jika temannya mas itu sudah punya cucu.Ya sudah,Dek Wulan makan dulu.Setelah itu,adik istirahat dan jangan lupa bahu juga kakinya di oleskan balsam lagi. Mas sayang sekali dengan Dek Wulan,muah muah. 


Pukul 14.36 aku mengirimkan pesan pada Mas Yoki.

__ADS_1


-Mas Yoki sudah makan dan salat dzuhur belum?.Dan acara syukuran sudah selesai belum mas. 


Mas Yoki baru membalas pesan dari ku pada pukul 15:38.


-Maaf Mas baru membalas pesan dari Dek Wulan.Mas sudah makan dan salat.Dan acara syukuran nya sudah selesai dari tadi Dek Wulan.Nanti sehabis maghrib ada acara mengaji lagi Dek Wulan.Oh ya, adik sedang apa sekarang?.Apakah adik sedang istirahat sekarang?.Mas tadi juga tidur siang sebentar .Adik sudah makan belum?.Kalau belum sini mas suapin sama nasi rawon.Dek Wulan mau tidak mas suapin?.


-Adik baru bangun dari tidur siang juga mas.Adik sudah makan dengan nasi goreng.Mas makan lagi saja dengan nasi rawon nya.Ini adik mau meneruskan pekerjaan rumah dulu mas. 


-Mas itu sudah makan dengan lalapan tadi.Ya sudah,adik terusin membuat pekerjaan rumahnya dulu ya.Muah, rasanya jiwa dan raga ini.Ingin segera jadi pendamping hidup mu Dek Wulan.Mas kangen sekali dengan Dek Wulan. 


-Iya Mas Yoki.Mas mau melakukan apa setelah ini?. 


-Mas sedang membantu menggelar tikar ,untuk acara selanjutnya sehabis maghrib Dek Wulan.Mas cinta sekali dengan Dek Wulan. 


-Baik Mas Yoki,selamat bekerja. 


-Oke Dek Wulan. 


Pukul 21:04 Mas Yoki mengirimkan pesan pada ku. 


-Malam-malam begini enaknya ngapain ya Dek?.


-Masak mie instan di beri telur ayam.Nyam.. Nyam.. Nyam.. Sedap.


-Wah,Dek Wulan  tahu saja apa yang mas mau.Hahahaha.


-Acara nya sudah selesaikah Mas Yoki?. 


-Alhamdulillah,acaranya sudah selesai Dek Wulan.Sekarang adik sedang apa?.


-Adik sedang makan Mas Yoki.Eh,adik sampai lupa menawarkan makan pada Mas Yoki. Hehehe.Makan Mas Yoki. 


-Iya Dek Wulan silahkan.Mas sudah makan kok.Kalau makan yang banyak ya Dek Wulan.Oh ya,ibu tadi masak apa?.


-Nasi goreng Mas Yoki. 


-Lho kok nasi goreng terus sih.Nanti batuk loh Dek Wulan.Tadi Dek Wulan melakukan apa saja kegiatan nya?.


-InsyaAllah tidak Mas Yoki.Adik sedang ingin makan nasi goreng kok soalnya. 


-Iya,tetapi nanti kalau sudah makan.Adik minum penyegar tenggorokan ya.


Supaya tidak sakit tenggorokannya.


-Adik cukup minum air putih saja Mas Yoki. 


-Iya deh minum yang banyak ya Dek Wulan.Terus yang masak nasi goreng siapa Dek Wulan?.Pasti ibu ya yang memasak nya. Hmm,kapan ya adiknya bisa masak sendiri?. 


-Hehehe,iya dong pasti ibu yang masaknya.Adik masak sendiri nanti,jika sudah menikah.Hehehe.Kalau sekarang tetap di masakin ibu saja.Oh ya,Mas Yoki sedang apa sekarang?. 


-Mas sedang menggendong anaknya Bibinya mas yang paling kecil.


Obrolan kami terhenti,lalu pada pukul 22:15 Mas Yoki mengirimkan pesan kepada ku. 


-Ya sudah,adiknya sekarang tidur ya.Dan jangan lupa untuk berdo'a kepada Allah subhanahu wa ta'ala Semoga kita lekas di berikan jalan keluar,agar bisa secepatnya bertemu dan bersama selamanya. 


-Aamin ya rabbal'alamiin.

__ADS_1


-Karena rasanya mas sudah tidak sanggup seperti ini.Dan menahan kerinduan ini.Apalagi semua keluarga sudah mendukung mas. Sehingga mas ingin secepatnya hidup bersama adik.Sebab  mas tidak mau kehilangan adik. I love you Dek Wulan. 


__ADS_2