
Palembang, 9Januari 2011.
Hari ini diri ku yang pertama kali mengirimkan pesan pada Mas Yoki.
Karena hari ini adalah hari Minggu dan aku sedang libur bekerja.
Waktu sudah menunjukkan pukul 08:42:26.
Dimana langit terlihat cerah dan sangat bersih.
-Selamat pagi Mas Yoki.
Apakah Mas Yoki sudah makan?.
Oh ya, Mas Yoki sedang apa sekarang.
-Pagi juga Dek Wulan.
Mas belum makan Dek Wulan.
Mas baru saja selesai mencuci baju.
Oh ya, Dek Wulan sedang apa sekarang.
-Ya sudah Mas Yoki.
Silahkan di lanjutkan dulu saja pekerjaan Mas Yoki.
Adik sedang santai.
-Oke Dek Wulan.
Obrolan kami pun terhenti.
Barulah pada pukul 10:36:21 Mas Yoki mengirimkan SMS pada ku.
-Dek Wulan sedang apa sekarang.
Dek Wulan sudah makan belum.
-Alhamdulillah, Wulan sudah makan Mas Yoki.
Apakah Mas Yoki sudah melaksanakan salat dhuha?.
-Alhamdulillah.
Mas sudah makan dan juga sudah melaksanakan salat dhuha.
Dek Wulan sedang apa sekarang.
-Wulan sedang santai Mas Yoki.
Adik sedang menatap langit yang indah dan terang.
-Memangnya Dek Wulan sudah bersih-bersih rumah.
Di sini juga terang benderang saja Dek Wulan.
-Adik sudah selesai bersih-bersih rumah mas.
Eh, tiba-tiba kepikiran Mas Yoki
Dan mendadak rindu.
Hehehehe.
Apakah Mas Yoki sudah mandi?.
-Wkwkwkwkwk.
Dek Wulan bisa saja ngegombal nya.
Mas sudah mandi Dek Wulan.
Oh ya, tadi pagi ibu masak apa Dek Wulan.
-Bisa dong Mas Yoki.
Memang Mas Yoki saja yang bisa ngegombal nya.
Hehehe.
-Ibu tadi pagi masak tumis daun genjer dan goreng ikan sepat.
-Ehemmmm.
Mas mau dong.
Ini mas baru saja pulang ketemu customer.
-Kalau mau Mas Yoki ya ke sini.
-Memang bisa Dek Wulan.
Dek Wulan sudah makan berapa kali.
-Bisa saja kalau MasbYoki niat.
Adik baru satu kali makannya mas.
-Hehehe.
Kenapa cuma sekali saja Dek Wulan.
Seharusnya adik sudah makan dua kali.
Masnya saja sudah makan dua kali lho.
-Wah, kita beda porsi makannya Mas Yoki.
-Memang tubuh Dek Wulan kurus ya.
-Iya.
Kenapa Mas Yoki?
-Nah, akan jauh lebih baik.
Jika Dek Wulan di banyakin makannya, supaya tubuhnya tidak kurus.
-Tidak apa-apa kurus Mas Yoki.
Yang penting badan Wulan sehat dan tidak sakit Mas Yoki.
Berarti Mas Yoki badannya gemuk ya.
-Iya juga sih.
Dari tadi aktivitasnya Dek Wulan apa saja.
-Wulan hanya membersihkan rumah Mas Yoki.
Dari mulai menyapu, mengepel, mencuci baju dan lain-lain.
-Mas tidak terlalu gemuk badannya Dek Wulan.
Hanya saja badan mas agak berisi saja, tetapi badan mas tidak gemuk sekali.
-Kalau adik boleh tahu.
Apa sih isi dari badannya Mas Yoki.
Apakah isinya coklat?.
Hehehe.
Oh ya, apakah Mas Yoki suka makan coklat.
Adik menganggu Mas Yoki tidak mas.
-Mas tidak tahu isi badannya mas apa Dek Wulan.
Mas Suka juga makan coklat, kalau pas lagi ada coklatnya.
Memangnya Dek Wulan suka makan coklat ya.
Jangan banyak-banyak makan coklatnya ya Dek Wulan, nanti giginya bolong lho.
Hehehe.
Dek Wulan tidak sedang mengganggu mas kok.
Memangnya ada apa Dek Wulan.
-Maaf kalau Mas Yoki marah, karena bercandaannya adik.
Apakah Mas Yoki tidak tidur siang?.
-Ehem
Kenapa sih Dek Wulan mempunyai pikiran seperti itu.
Dek Wulan sendiri kenapa tidak tidur siang.
Dek Wulan itu senang sekali dan terbiasa mengatakan maaf.
Biasa saja kali Dek Wulan.
Mas tidak mempunyai kebiasaan tidur siang.
-Adik juga tidak mempunyai kebiasaan tidur siang mas.
Mas Yoki sedang apa sekarang.
-Mas sedang memikirkan Dek Wulan.
Mas sedang memikirkan sosok Dek Wulan itu seperti apa.
Mas penasaran sekali, terhadap sosok muda usia, tapi matang keimanan seperti Dek Wulan.
Hihihihi.
-Memang apa yang Mas Yoki pikirkan tentang Wulan.
-Yah,sejauh ini hanya sampai pada tahap khayalan saja Dek Wulan.
__ADS_1
Sebab mas masih menunggu balasan surat dari Dek Wulan.
Supaya semuanya jadi jelas dan terbuka.
-Astaghfirullahalazim, bisa saja Mas Yoki memujinya.
Wulan jadi malu mas.
-Mas tidak sedang memuji Dek Wulan.
Karena memang hanya sosok yang seperti Dek Wulan itu, sekarang sudah sangat langka sekali.
Makanya mas merasa beruntung bisa kenal dan dekat dengan Dek Wulan.
Semoga sifat dan karakter Dek Wulan dapat menginspirasi mas, agar lebih baik lagi ke depannya.
Memang hidup itu ada kisahnya tersendiri. Ada suka dan duka atau tawa dan tangis. Dimana semuanya seolah silih berganti, untuk mengisi kisah kehidupan.
Oh ya, sekarang kondisi Dek Wulan baik-baik saja kan.
-Begitulah kehidupan Mas Yoki.
Semua ada prosesnya dan jalannya masing-masing.
Yang terpenting kita selalu berada di jalan yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala ridhoi.
Sehingga keberadaan kita di dunia ini, berguna bagi semua orang, serta tidak menyakiti siapa pun .
Intinya kehidupan kita harus membawa kebarokahan, untuk diri sendiri dan keluarga khususnya, juga semua orang pada umumnya.
Alhamdulillah, adik baik-baik saja Mas Yoki.
-Mulia sekali sih hati Dek Wulan.
Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengabulkan semua do'a-do'a Dek Wulan.
Aamiin ya rabbal'alamiin.
-Aamiin ya Rabb.
Terima kasih atas do'anya Mas Yoki.
Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala juga
Mengabulkan semua do'a-do'a yang Mas Yoki panjatkan.
Aamiin ya rabbal'alamiin.
Apa yang membuat Mas Yoki bersyukur?.
-Ya, mas bersyukur sekali soalnya hanya keluarga yang setia menemani mas.
Baik di kala up and down.
Apakah Dek Wulan suka menangis?.
-Iya, Mas Yoki.
Wulan suka menangis, karena adik suka memendam semua masalah apa pun sendiri.
-Yup.
Mungkin inilah yang menyebabkan Dek Wulan menjadi seseorang yang pendiam dan tertutup.
Benar tidak Dek Wulan.
-Mungkin iya Mas Yoki.
Karena menurut Wulan,tidak semuanya harus di bagi dengan orang lain.
Sebab yang mengerti kita adalah diri kita sendiri, bukan orang lain.
-Nah itu dia,mungkin pola pikir kita agak bedanya di situ.
Mas dapat berbicara seperti ini, karena mas melihat dari isi SMS Dek Wulan.
Tetapi ya sudah, tidak apa-apa Dek Wulan.
Hal-hal seperti itu memang tidak bisa untuk di paksakan.
Lagi pula mas juga tidak suka memaksakan sesuatu hal kepada siapa pun.
Ya sudah Dek Wulan, kita lupakan saja membahas soal itu.
-Baik Mas Yoki.
Apakah Mas Yoki tidak percaya dengan adik? Wulan merasa jika Mas Yoki itu sedang menguji adik.
Dengan pertanyaan yang Mas Yoki lontarkan kepada Wulan.
-Mas percaya kok sama Dek Wulan.
Dan tidak bermaksud untuk menguji apa pun tentang perasaan ini.
Lebih baik rasa yang mas dan Dek Wulan rasakan saat ini.
Dapat di jadikan semangat, untuk lebih mendekatkan diri lagi pada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
InsyaAllah, akan ada jalan terbaik untuk hubungan kita berdua.
Ya sudah, adik mandi dulu ya mas.
Soalnya ini sudah sore.
-Oke Dek Wulan.
-Pokoknya kita serahkan segalanya sesuatunya pada Allah Subhanahu Wa Ta'ala Mas Yoki.
-Ya betul sekali Dek Wulan.
-Jadi Mas Yoki jangan terlalu banyak pikiran. Mas Yoki tidak apa-apa kan.
-Oke Dek Wulan.
InsyaAllah, mas tidak apa-apa Dek Wulan.
-Alhamdulillah,senang Wulan mendengarkan nya.
Oh ya, Mas Yoki jangan lupa mandi dan sholat ashar ya.
-Iya Dek Wulan.
Nanti mas mandiin si hitam dulu.
Yaitu mandiin sepeda motor mas dulu.
Setelah itu baru masnya mandi.
Ehem.
Dek Wulan sudah mandi ya, wanginya sampai ke sini.
Obrolan kami pun terhenti.
Karena aku segera membersihkan diri, untuk mandi dan segera melakukan salat ashar kemudian makan.
Lalu pada pukul 16:48:29.
Aku pun baru membalas pesan dari Mas Yoki.
-Hahaha.
Memangnya bisa ke cium kalau wangi.
Duh Mas Yoki ketahuan bohongnya.
-Mas nya hanya bisa membayangkannya saja Dek Wulan.
-Mas.
-Ada apa Dek Wulan?.
-Udahan dulu SMSan nya ya, Mas Yoki.
InsyaAllah, nanti di sambung lagi.
-Oke.
Love you Dek Wulan.
-Jangan lupa nanti makan dan salat maghrib Mas Yoki.
-Yo'i Dek Wulan.
Obrolan kami terhenti.
Lalu Mas Yoki mengirimkan SMS lagi pada pukul 20:55:20
-Adik.
Lalu aku membalas pesan SMS nya pada pukul 21:07:10.
Yaitu selesai diri ku pulang mengajar les private.
-Iya Mas yoki.
Ada apa Mas Yoki?
Apakah Mas Yoki sudah melaksanakan salat?.
-Alhamdulillah, mas sudah melaksanakan salat Dek Wulan.
Oh ya, Dek Wulan sedang apa sekarang.
-Wulan habis pulang mengajar les private mas.
-Lah memang Dek Wulan mengajar les private sekarang.
-Adik sudah pulang dari mengajar les private nya, Mas Yoki.
Apakah Mas Yoki sudah makan?.
-Alhamdulillah, mas sudah makan dek.
Mas tadi sudah makan nasi gudeg.
__ADS_1
Dek Wulan sendiri sedang apa sekarang.
-Adik sedang menyiapkan materi untuk mengajar besok hari mas.
-Enak ya, kalau guru bimbingan belajarnya seperti Dek Wulan.
Berarti sekarang Dek Wulan sedang belajar dong.
-Iya Mas Yoki.
Sekarang adik sedang belajar.
Oh ya, Mas Yoki sedang apa sekarang.
-Mas Yoki sedang menonton pertandingan sepakat bola di televisi Dek Wulan.
Ya sudah, Dek Wulan terusin lagi belajarnya.
-Iya Mas Yoki.
Apakah Mas Yoki tidak mengaji atau membaca Al-Qur'an untuk mengisi waktu luang nya?.
-Tadi tuh waktu Dek Wulan SMS.
Mas sedang di toko belanja bulanan.
Jadi, mas tidak mengaji deh.
-Apakah Mas Yoki tidak mau mengaji atau malas untuk mengaji?.
- Bukannya mas tidak mau mengaji atau malas mengaji.
Tetapi mas tidak mempunyai Al-Qur'an.
Mas hanya mempunyai Surat Yasin saja.
Maafin mas ya, Dek Wulan.
- Hahaha.
Kok Mas Yoki minta maaf ke adek sih.
Di usahakan untuk membeli Al-Qur'an Mas Yoki.
Karena untuk membeli yang lain Mas Yoki mampu membelinya.
Tetapi masak untuk membeli Al-Qur'an kok tidak bisa.
Terdengar sangat ironis kan Mas Yoki.
Barokah nya banyak lho Mas Yoki, kalau kita suka membaca Al-Qur'an.
Karena Al-Qur'an juga akan memberikan syafa'at untuk kita nanti di akhirat.
Semoga Mas Yoki di berikan rezeki yang berlimpah oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala, supaya dapat membeli Al-Qur'an.
Terus, apakah Mas Yoki suka bersedekah dari uang penghasilan bekerja?.
Apakah Mas Yoki masih menonton pertandingan sepak bola di televisi?.
-InsyAllah, Dek Wulan akan mas usahakan untuk membeli Al-Qur'an.
Oh ya, apakah besok Dek Wulan puasa. Karena mas ada kewajiban bulanan yang harus mas kirim ke kampung.
Di tambah lagi biaya hidup mas di tanah perantauan, jadi sedekahnya mungkin tidak sampai dua setengah persen dari penghasilan mas.
Aamiin ya rabbal'alamiin.
Jujur Dek Wulan, masih banyak kekurangan di sisi religiusnya mas.
Terima kasih ya Dek Wulan.
Karena sudah mengingatkan mas.
Iya Dek Wulan.
Mas masih menonton pertandingan sepak bola di televisi.
Memangnya kenapa Dek Wulan.
-Maaf ya Mas Yoki, bukan Wulan bermaksud mengurui atau mengatur mas.
Tetapi menurut adik , itu adalah hal yang penting.
Karena sesulit apa pun kondisi kita, meskipun hanya bisa sedekah sebutir beras.
Tidak apa-apa.
Karena kalau menunggu kita banyak uang dan berbagai alasan yang menyertai.
Kita pastinya tidak akan pernah bisa, untuk menyisihkan sedikit penghasilan kita untuk bersedekah.
Lagi pula sedekah yang kita keluarkan, akan menjadi ladang tabungan pahala kita di akhirat.
Mas Yoki memberikan uang bulanan ke keluarga, itu pun juga termasuk sedekah.
MasyaAllah, di pertahkan sikap terpujinya mas.
Tidak apa-apa Mas Yoki.
Wulan hanya bertanya saja kok Mas Yoki. Apakah Mas Yoki masih merokok?.
-Iya Dek Wulan.
Mas masih belum bisa berubah kebiasaan buru ku itu Dek Wulan.
Terima kasih untuk supportnya ya Dek Wulan.
-Mas Yoki harus berusaha meninggalkan kebiasaan buruk itu mas.
Semangat Mas Yoki.
Semangat sehat.
Semangat untuk hidup yang lebih baik, di awal tahun yang baru.
Wulan yakin, Mas Yoki bisa kok.
-Mas tidak menyalakan pergaulan yang menyeret ku masuk ke dalam kebiasaan buruk.
Justru diri ini yang memang belum siap memilah-milah pergaulan.
Mana yang baik dan buruk untuk kehidupan ku sendiri.
Dek Wulan masih belajar ya.
-Tetap semangat Mas Yoki.
Karena di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna kok Mas.
Begitu pula dengan adik sendiri.
Hitam tak pasti kelam dan kotor, karena tak jarang hitam justru akan hadir keindahannya di tengah gelapnya malam, dan membawa hikmah di balik hadirnya.
-Terima kasih Dek Wulan.
Aku merasa di karuniai hidayah oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Karena di awal tahun 2011 ini.
Aku di perkenalkan dengan Dek Wulan, yang seolah menelanjangi semua kekurangan pada diri ku, agar aku segera berbenah diri.
Supaya menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari sebelumnya.
-Sama-sama Mas Yoki.
Kita sama-sama saling mengingatkan dalam hal kebaikan ya Mas Yoki.
Dan saling memperbaiki diri masing-masing. Mas yang semangat dan kuat.
-Terima kasih ya Dek Wulan.
Dek Wulan juga harus kuat dan konsisten dengan cita-cita adik yang mulia itu.
-Ya sudah Mas Yoki.
Kita akhiri dulu obrolannya malam ini ya. Karena sudah malam dan waktunya untuk kita beristirahat dan tidur.
Selamat tidur Mas Yoki.
-Selamat tidur juga Dek Wulan.
Mimpi yang indah ya, Dek Wulan.
-Mas.
-Apa Dek Wulan.
-Adik sayang Mas Yoki.
Tetap semangat ya Mas Yoki.
Mas.
-Mas juga sayang sekali dengan Dek Wulan.
InsyaAllah, rasa sayang ini akan benar-benar mas jaga.
Apa Dek Wulan?.
-Tidak apa-apa Mas Yoki.
Wulan hanya mau memastikan, jika Mas Yoki dalam keadaan yang baik-baik saja.
Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala menjaga perasaan kita.
Hingga nanti Allah Subhanahu Wa Ta'ala menakdirkan kita bersama, dalam ikatan yang suci di hadapanNya.
InsyaAllah,dalam ikatan yang penuh keberkahan yaitu pernikahan.
-Aamiin ya rabbal'alamiin.
Semoga Mas Yoki tidak akan pernah mengecewakan Dek Wulan.
Meskipun mas tahu dan sadar, jika masih banyak yang harus mas perbuat atau perbaiki pada diri mas.
__ADS_1
Pesan singkat kami pun berakhir pada pukul 01:30:35.