Setumpuk Rindu Dalam Kata.

Setumpuk Rindu Dalam Kata.
Menyalurkan perasaan.


__ADS_3

Palembang, 7 Januari 2011.


-Sore Dek Wulan.


Apakah Dek Wulan sudah mandi ,makan dan juga salat?.


Oh ya nanti hati-hati ya Dek Wulan saat berangkat kursusnya.


Itu adalah pesan dari Mas Yoki yang masuk pada pukul 18:23:33.


Dimana diri ku sudah pergi berangkat kursus dan tidak membawa telepon genggam milik ku saat Mas Yoki mengirimkan pesan itu pada ku.


Setelah aku pulang kursus sekitar pukul 21:30:12 .


Aku pun langsung membersihkan diri dan melaksanakan salat Isya lalu berganti pakaian.


Dan sebelum membaringkan tubuh ku di atas ranjang tempat tidur.


Aku pun segera mengambil telepon genggam milik ku dan memeriksa pesan masuk dari Mas Yoki.


Aku langsung tersenyum kecil saat melihat pesan masuk darinya dan tidak menunggu lama.


Aku pun dengan segera mengirimkan pesan balasan dari Mas Yoki yang belum sempat aku balas.


-Assalamu'alaikum Warohmatulohi Wabarokatuh.


Apakah Mas Yoki sudah salat?.


Mas Yoki pun langsung membalas pesan dari ku.


-Wa'alaikumussalam Warohmatulohi Wabarokatuh Dek Wulan.


Alhamdulillah mas sudah selesai melaksanakan salat.


Apakah Dek Wulan sudah pulang dari kursus Bahasa Inggrisnya?.


-Alhamdulillah Wulan sudah pulang dari kursus Mas Yoki.


Oh ya apakah Mas Yoki sudah makan?.


-Alhamdulillah Dek Wulan tadi mas sudah makan dengan sayur terong dan ayam goreng.


Kalau Dek Wulan sendiri sudah makan atau belum.


-Alhamdulillah Wulan sudah makan tadi setelah pulang dari mengajar mas.


Mas.


Mas.


Mas.


Mas Yoki sedang apa sekarang.


- Waduh.


Dek Wulan memanggil mas kencang sekali.


Sat ini mas berkumpul dengan teman.


Kalau Dek Wulan sendiri sekarang sedang apa.


-Raga ku tengah diam dan terbenam dalam tumpukkan kitab ilmu.


Dimana pandangan ku terbius dalam angka-angka yang memainkan pikiran ku.


Dan rembulan bersinar menghangatkan hati ku.


Terkadang aku diam dan tersenyum. Merasakan sensasi rasa aneh yang menjalar dalam kalbu.


Tanpa ku mengerti mengapa rasa aneh itu hadir.


Yang terkadang membuat ku tersenyum dalam kebisuan ku.


Lalu tiba-tiba menggetarkan sanubari ku dalam sekejap.


Apakah itu?


Aku tidak tahu dan mengerti.


Dan membiarkan waktu yang akan membuka sesuatu takdir baru ku.


-Iya mas mengerti dan paham.


MasyaAllah ternyata Dek Wulan itu puitis juga ya.


Oh ya tadi Dek Wulan pulang kursus Bahasa Inggris nya jam berapa dek?.


-Adik pulang dari kursus tidak lama setelah adik membalas SMS dari Mas Yoki.


-Oh ya Dek Wulan sudah makan atau belum.


Dan tadi ibu memasak apa hari ini.


-Alhamdulillah adik sudah makan mas.


Tadi ibu memasak brengkes ikan patin Mas Yoki.


-Wah pasti enak sekali ya.


Sruppp.


Bagi dong.


Mas jadi ingin makan brengkes ikan patin itu seperti apa.


Puisinya bagus sekali dek.


Dari yang mas tangkap melalui kata-katanya kelihatan Dek Wulan sedang kasmaran ya dek.


-Kata siapa Mas Yoki jika adik sedang kasmaran.


Mas Yoki sok tahu ya.


-Hehehehe.


Itu hanya feeling masnya saja Dek Wulan.


Apakah memang benar ya kalau Dek Wulan sedang lagi kasmaran?.


-Mungkin iya mungkin juga tidak Mas Yoki.


- Hmmm.


Kalau Dek Wulan benar sedang kasmaran.


Kira-kira dengan siapa ya.


- Mas Yoki tebak saja sendiri.


Hehehehe.


- Alhamdulillah mas senang mendengarnya jika saat ini Dek Wulan sedang merasa bahagia.


Dek Wulan kasmarannya dengan siapa dek?.


Hmmm.


Dek Wulan malu-malu nih ye.


Siapa pun itu orang nya mas berharap jika laki-laki itu adalah sosok yang terbaik untuk Dek Wulan,keluarga Dek Wulan dan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.


- Aamiin ya rabbal'alamiin.


Terima kasih do'a nya Mas Yoki.


Why do you want to know Mas Yoki?.


-Maksudnya apa'an Dek Wulan yang cantik.


-Hmmm.


Apakah Wulan mengganggu waktu Mas Yoki saat ini?.


-Dek Wulan tidak sedang menganggu waktu mas kok.


Dek Wulan santai saja cantik.


-Dari mana Mas Yoki bisa beranggapan jika saat ini Wulan sedang kasmaran?.


Hmmm.

__ADS_1


Padahal puisi itu artinya tidak seperti itu Mas Yoki.


-Ya memang arti dari puisi yang Dek Wulan tulis itu fleksibel sih maknanya.


Tetapi yang jelas mas senang bisa melihat Dek Wulan bahagia.


Semoga perasaan yang menghampiri di diri dan hati Dek Wulan tidak hanya sekejap tapi selamanya.


Aamiin ya rabbal'alamiin.


-Perasaan?.


Perasaan apa maksudnya Mas Yoki.


-Ya perasaan bahagia yang Dek Wulan rasakan malam ini.


Katanya Dek Wulan saat ini sedang merasa kasmaran.


Hmmm.


Pasti perasaannya berbunga-bunga dan sangat bahagia ya Dek Wulan.


-Apa iya sih Mas Yoki.


Perasaan Wulan tidak mengatakan kok jika saat ini Wulan sedang kasmaran.


Mungkin Mas Yoki kali yang sedang kasmaran.


Iya kan.


-Terkadang kita mengalami hal seperti itu Dek Wulan.


Tetapi jika kita percaya pada hati kecil kita maka kata hati pasti ujungnya tidak akan pernah meleset jauh.


-Memang Mas Yoki pernah mengalami perasaan itu.


Adik sedang banyak pikiran Mas Yoki.


Jadi adik tidak sedang lagi kasmaran.


-Mas belum pernah mengalaminya tetapi mas yakin sekali kalau hati itu tidak akan pernah berbohong.


Memangnya Dek Wulan mempunyai problem apa.


Ceritakan saja ke masnya.


Mungkin saja mas bisa memberikan solusi dan jalan keluar atas masalah yang sedang Dek Wulan pikirkan saat ini.


-Maaf Mas Yoki Wulan tidak bisa menceritakan ke Mas Yoki.


Karena adik itu tipe orang yang sulit membagi perasaan ku dengan orang lain.


Mas Yoki sedang apa saat ini?.


- Pasti Dek Wulan begitu.


Apakah memang sebenarnya Dek Wulan masih belum percaya sama mas ya?.


Sehingga Dek Wulan tidak mau berbagi masalahnya dengan mas.


Saat ini mas sedang menonton televisi Dek Wulan.


- Bukannya adik tidak percaya kepada Mas Yoki tetapi karena kita juga baru saja kenal mas dan juga adik pasti malu lah harus menceritakan permasalahan adik kepada Mas Yoki.


Dan menurut adik tidak semua hal dan masalah dalam kehidupan kita harus di bagi dengan orang lain.


Apakah Mas Yoki masih berada di kota Solo?.


- Tidak Dek Wulan.


Saat ini mas sudah berada di Jogja


Soalnya mas kebagian dapat mutasi balik lagi ke Bali tetapi karena waktunya belum pasti kapan mas harus berangkat ke Bali.


Mengapa Dek Wulan harus malu dengan mas sih?.


- Karena malu itu sebagian dari iman Mas Yoki.


Hihihihi.


Oh begitu.


- Kebersihan kali yang sebagian dari iman.


Hahahaha.


Ada suka dukanya Dek Wulan.


Ya kalau boleh memilih mas inginnya tetap menetap di kota Palembang saja.


Eh salah di rumah maksudnya.


Hehehe.


Obrolan ku dan Mas Yoki terhenti, sebab diri ku tertidur karena kelelahan.


Dan Mas Yoki beberapa kali mengirimkan pesan pada ku.


Namun belum juga ku balas.


Hingga membuat Mas Yoki gelisah dan salah paham.


-Maafin masnya ya Dek Wulan karena sudah membuat adik tersinggung.


-Kok pesan mas tidak Dek Wulan balas sih.


Dek Wulan marah ya dengan mas.


-Ya sudah kalau memang Dek Wulan tidak ingin membalas pesan dari mas.


Selamat tidur ya Dek Wulan.


Mimpi yang indah.


-Maafin mas ya Dek Wulan.


Sungguh mas tidak tahu dan paham jika Dek Wulan tidak suka bercanda.


InsyaAllah lain kali mas akan lebih berhati-hati lagi dalam berbicara dan mengirimkan pesan kepada Dek Wulan.


Terima kasih Dek Wulan.


Pukul 23:37:54 aku pun terbangun dari tidur ku.


Aku langsung terkejut dan memeriksa pesan masuk dari telepon genggam milik ku setelah membaca pesan dari Mas Yoki.


Ya supaya Mas Yoki tidak salah paham sehingga dengan cepat aku pun membalas pesan darinya agar tidak membuat dirinya cemas dan berpikiran yang salah tentang diri ku.


-Mas Yoki.


Wulan tidak marah dan tersinggung atas ucapan Mas Yoki yang mas kirimkan melalui pesan singkat.


Mungkin itu hanya perasaan Mas Yoki saja.


Dan dengan cepat Mas Yoki langsung membalas pesan dari ku.


- Masak sih Dek Wulan.


Tetapi mas sudah merasa keburu tidak enak hati saja terhadap Dek Wulan.


Terus tadi kok Dek Wulan tidak langsung membalas smsnya mas.


- Maaf Mas Yoki.


Wulan tadi ketiduran mas.


Oleh sebab itu adik tidak membalas pesan dari Mas Yoki.


Mas.


Mas.


Mas.


- Kita tidur saja yuk Dek Wulan.


Ini sudah malam.


Soalnya besok kan kita bekerja.


Ada apa Dek Wulan?.

__ADS_1


Oh ya Dek Wulan masih mimpiin masnya dalam tidur Dek Wulan kan.


- Adik hanya memanggil Mas Yoki saja.


Hehehehe.


Karena sering di suruh mimpiin Mas Yoki adik jadi kepikiran terus dengan Mas Yoki.


Hehehe.


-Terima kasih Dek Wulan.


Kalau boleh mas tahu memangnya Dek Wulan mikirin masnya apa.


-Ya adik sering ke ingat saja tentang Mas Yoki.


Mungkin karena kita sering SMSan kali ya mas.


-Mikirin masnya seperti apa Dek Wulan.


Tolong jelasin semuanya saja adek.


Kalau itu bersifat buruk mas akan buat koreksi diri.


Ayo Dek Wulan tolong jelasin kepada mas.


-Ya adik itu jadi sering ke ingat sama Mas Yoki saat lagi beraktivitas atau melakukan hal apa pun.


Pada hal adik tidak sedang memikirkan Mas Yoki.


-Alhamdulillah ya Allah.


Jujur akhir-akhir ini masnya juga sering begitu.


Mas juga teramat sering memikirkan Dek Wulan.


Terus menurut Dek Wulan itu adalah firasat apa.


-Wulan kurang tahu Mas Yoki.


Kalau menurut Mas Yoki sendiri itu artinya apa.


-Kalau mas boleh tahu apakah memang sebelumnya Dek Wulanpernah merasakan hal sama seperti yang Dek Wulan rasakan saat ini tidak.


-Wulan belum pernah merasakan hal seperti ini sebelumnya Mas Yoki.


Kalau Mas Yoki sendiri apakah pernah merasakan hal seperti ini.


-Mas pernah sih merasakan hal dan rasa seperti ini tetapi tidak sedahsyat ini.


Kalau di lihat lagi mas dan Dek belum pernah bertemu atau bertatap muka sebelumnya secara langsung.


Tetapi rasa-rasanya kita seperti sudah mengenal lama sekali.


Dek Wulan.


Jujur mas sayang sekali dengan Dek Wulan.


-Jujur aku sangat terkejut Mas Yoki mengatakan ucapan seperti itu pada ku.


Apa alasannya yang mendasari Mas Yoki dapat yakin berkata seperti itu pada adik?.


-Hanya hati mas yang bisa menjawab semua itu Dek Wulan.


Tetapi ke religiusannya Dek Wulan membawa efek positif untuk kehidupan mas saat ini.


Mungkin Allah Subhanahu Wa Ta'ala lebih sangat mengetahui jika masnya jarang menjalankan perintahNya.


Sehingga sosok seperti Dek Wulan Allah hadirkan dalam kehidupan mas.


-Adik tidak bisa berkata-kata dan adik masih tidak menduga jika Mas Yoki akan berkata seperti itu.


-Begini saja Dek Wulan.


Tolong Dek Wulan jelaskan dengan penuh kejujuran hati sebenarnya perasaan apa yang Dek Wulan rasakan tentang mas.


-Adik merasa nyaman dan senang selama mengobrol dengan Mas Yoki.


Dimana sebenarnya adik itu jarang dan bahkan sulit bisa dekat dengan orang lain termasuk laki-laki khususnya.


Apalagi mengingat adik dan Mas Yoki belum pernah bertemu sebelumnya.


Ya mungkin adik juga memiliki rasa sayang terhadap Mas Yoki seperti kakak adik sendiri.


Karena secara tidak langsung Mas Yoki dapat mengerti diri ku dengan baik.


-Mungkin Dek Wulan menanyakan secuil tentang perasaan mas yang sesungguhnya terhadap Dek Wulan.


Tetapi setelah Dek Wulan membaca surat dari mas pasti nanti Dek Wulan akan tahu keseluruhan tentang mas.


Oh ya kalau boleh mas tahu atas dasar apa adek sayang kepada mas.


-Adik tidak dapat menilai seseorang sebelah pihak hanya dari kaca mata ku karena yang bisa menentukan baik buruk karakter seseorang hanyalah Allah Subhanahu WA Ta'ala.


Adik sayang dengan Mas Yoki itu tidak bisa adik jelaskan dengan kata-kata.


Karena Mas Yoki membuat adik nyaman dan satu frekuensi saat kita mengobrol. Semuanya mengalir begitu saja Mas Yoki.


-Alhamdulillah ya Allah jawaban itu yang mas tunggu sampai sekarang.


Perempuan seperti Dek Wulan lah yang selama ini masih inginkan selam ini


Terima kasih banyak Dek Wulan.


I love you Dek Wulan.


-Iya Mas Yoki sama-sama.


-Sekarang mas dan Dek Wulan sudah tahu sama tahu tentang perasaan kita masing-masing.


Sehingga menurut mas alangkah lebih baik jika mas dan Dek Wulan ta'aruf saja.


Sambil memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala supaya mas dan Dek Wulan di berikan petunjuk agar semuanya baik-baik saja.


Terima kasih banyak ya Dek Wulan ku sayang.


-Bagaimana perasaan Mas Yoki sekarang?.


-Plooongg.


Lega sekali.


Dan bahagia.


Kalau Dek Wulan sendiri bagaimana perasaannya saat ini.


-Adik agak tegang dan gusar Mas Yoki.


-Hmm.


Lebih baik Dek Wulan sekarang minum air putih saja dulu supaya Dek Wulan jauh lebih tenang keadaannya.


Oh ya mas ingin tahu sekali sebenarnya Dek Wulan itu ingin membangun hubungan yang seperti apa sih?.


-Adik sudah minum air putih kok Mas Yoki. Adik ingin menjalan hubungan yang serius dan tidak main-main.


-Ehm.


Apakah Dek Wulan setuju tentang pendapat pacaran setelah menikah?.


Tolong berikan alasannya ya Dek Wulan.


-Wulan setuju sekali dengan pernyataan pacaran setelah menikah sebab sebenarnya di agama yang kita anut juga tidak membenarkan adanya hubungan antar lawan jenis di luar pernikahan, apa pun istilahnya.


Menurut Wulan pacaran setelah menikah merupakan cinta yang paling indah untuk di jalani.


Dimana kita belajar untuk selalu bersyukur dan bersabar.


Walau dengan siapa pun Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan memberikan pilihan jodoh kepada kita.


InsyaAllah Dia lebih berhak dan mengerti yang terbaik untuk kita.


Kemudian Mas Yoki menghubungi ku.


Dimana banyak hal yang kami bicarkan mengenai pendapat ku tentang pemikiran sebuah hubungan, menurut versi kami masing-masing tentunya.


Dan kali ini obrolan yang kami bicarkan lebih dalam lagi yaitu tentang pandangan pernikahan.


Sesuatu obrolan yang tidak pernah terlintas dan ku pikirkan selama ini tetapi Mas Yoki terus mengarahkan topik pembicaraan kami tentang konsep pernikahan.


Hingga obrolan kami berakhir pada pukul 02:29:54

__ADS_1


__ADS_2