Siapa Aku

Siapa Aku
Bagian 1


__ADS_3

Menikmati angin sepoi di sore hari adalah hobby tersendiri bagi gadis berambut panjang nan pirang tersebut di tambah pemandangan dan suasana yang membuat hati menjadi lebih damai dari sebelumnya. Via gadis cantik yang berusai 20 tahun itu kini tengah duduk di sebuah kursi taman menghadap danau dengan beberapa pengunjung yang menyewa perahu bebek. suasananya cukup ramai saat sore hari membuat gadis yang di rundung kesedihan itu cukup terhibur melihat anak2 bermain bersama temannya maupun bersama orang tua mereka. via memejamkan matanya menghirup udara dalam-dalam dan membuangnya secara pelan.


Begitu banyak pikiran yang bersarang di otaknya, salah satunya mencari pekerjaan. ya kerja,dia harus mencari pekerjaan baru setelah di pecat dari tempatnya bekerja dengan alasan terlalu sering terlambat datang.Bagaimana dia tidak sering terlambat jika dia harus menyelesaikan kuliahnya terlebih dulu sebelum berangkat kerja. via bekerja di cafe dekat kampusnya tapi hal itu tak juga membuatnya bisa mengatur waktu dan selalu ada saja hal yang membuatnya terlambat.


seperti halnya hari ini, via di panggil dosen karena tugas yang dia kumpulkan bermasalah. sebenarnya via adalah mahasiswi yang cukup cerdas tapi karena kebaikanya yang berlebihan membuat beberapa orang memanfaatkanya.


bagaimana bisa dia di tuduh menjiplak tugas orang lain padahal dia sendiri mengerjakan semalaman dan hanya menyisakan beberapa jam saja untuk tidur. dan sekarang apa ini..??


dia di tuduh menjiplak.


Flash back on.


saat via hendak memasuki kampus tempatnya menuntut ilmu dia di kejutkan dengan tepukan sebuah tangan di bahunya.


"via" panggil pemilik suara tersebut.


sontak via menoleh ke arah sumber suara dan mendapati Regina teman sekelasnya yang sudah merangkulnya begitu saja. Regina bisa di bilang bunga kampus karena parasnya yang cantik dan juga dia adalah anak salah satu dari pengusaha kaya di kota tempatnya tinggal.


via mengernyitkan dahi,tidak biasanya regina menyapanya apalagi sampai jalan beriringan seperti ini. dan apa ini dia merangkul pundaknya.


"ya,Regina." jawab via santai sambil terus berjalan memasuki gedung kampusnya dengan Regina yang masih merangkul pundak via.

__ADS_1


"lo udah ngumpulin tugas dari pak andra belom...? " tanya regina.


"Belom, kan besok batas akhirnya. " jawab via. "enggak,hari ini udah harus di kumpulin. kemarin pak andra kirim pesan ke gw." ucap regina meyakinkan.


"masa sih..?" via masih tak percaya dengan ucapan regina karena biasanya pak andra tidak akan pernah mengubah jadwal.


"lo gak percaya sama gw..? gw di wa sendiri sama pak andra ya kali gw bohong. " ucap regina.


"ya enggak gitu sih, cuma biasanya pak an-"


belum selesai via bicara tapi sudah di potong dulu oleh regina.


"ya udah deh aku ke ruangan pak andra dulu. "


via hendak pergi ke ruangan pak andra tapi di cegah oleh regina.


" eh sini,biar gw aja yang kumpulin sekalian punya anak2 yang lain juga. " ucap regina.


"oh gitu, ya udah deh aku titip sekalian. " via mengambil tugas di totebag miliknya.


"makasih ya regina." ucap via sambil menyerahlan tugasnya ke regina.

__ADS_1


Dengan semangat regina menerima tugas via. ya iyalah semangat, dia sudah mempunyai renacana di balik aksinya ini. kalau tidak mana mungkin dia mau mendekati via si gadis miskin ini.


"iya,ya udah gw duluan. "ucap regina sambil berlalu meninggalkan via.


"huh, bodoh. " gumam regina dengan seringaiannya saat sudah berlalu dari via.


Dan itulah yang terjadi, ternyata itu hanya akal2an Regina untuk menjiplak tugas via. dan dia memutar balikkan fakta di depan dosen.


marah dan kecewa itu yang via rasakan,tapi ia sadar itu semua karena kecerobohanya sendiri. biasanya dia selalu mengumpulkan tugasnya sendiri ke dosen. Entah angin apa yang membuatnya percaya kepada Regina si bunga kampus itu. apalagi dia memang tidak dekat dengannya. Jangankan untuk dekat, saling bertegur sapa saja tidak pernah. karena via selalu tertutup dan cuek kepada siapapun kecuali kepada sahabatnya Nina.


Flash back off.


Via masih memejamkan kedua matanya menikmati angin sepoi di sore hari.Hingga dia di kejutkan dengan sesuatu yang mengenai bahunya. Via membuka matanya, mencari apa yang mengenainya barusan dan ia mendapati bola karet di samping bawah kursi tempatnya duduk. via mengambil bola tersebut, mengedarkan pandanganya. Mencari siapa pemilik bola tersebut.


"punya siapa ini...?"


----------------


maaf kakak-kakak para pembaca "baby sitter manisku" versi dulu. saya merubah semua isi yang ada di dalam novel ini.


saya akan usahakan update walaupun nggak tiap hari.

__ADS_1


__ADS_2