
Hari ini adalah hari pertama seorang nona muda dari keluarga Pramudya memasuki bangku perkuliahan, Sinar Pramudya.
Seorang nona muda yang ceria yang menjadi kesayangan dikediaman Pramudya. Memulai harinya dengan senyuman, menyapa seluruh keluarga yang sudah menunggunya dimeja makan.
"Selamat pagi kesayangannya Sinar",
sapa gadis itu kepada ayah, ibu dan kedua kakak laki-lakinya
"Selamat pagi juga Sinar sayang", balas ayah
"Sepertinya hari ini ada yang lagi berbunga-bunga hatinya" Gio Pramudya (Kakak pertama Sinar)
"Iyalah kak, hari ini kan hari pertama Sinar jadi Mahasiswa",
"Semoga kamu selalu bahagia adikku sayang (sambil menepuk-nepuk kepala Sinar)", Gani Pramudya (Kakak kedua Sinar)
"Aamiin, makasih ya kak doanya"
Maafkan kakak dek, kali ini kakak tidak bisa melawan perintah ayah, batin Gani
"Ya sudah, cepat sarapannya biar cepat berangkat", Nyonya Dewi (Ibu Sinar)
__ADS_1
"Iya Bu"
Hari ini Sinar menjadi Mahasiswa disalah satu Universitas ternama di Negaranya. Banyak yang memimpikan bisa menjadi Mahasiswa di Universitas tersebut, karena bisa dipastikan bahwa setiap lulusan dari Universitas tersebut adalah anak-anak bangsa yang sangat berkompeten.
Universitas milik Keluarga yang sangat terpandang dan sangat di segani.
Universitas itu milik Keluarga Elmer, Keluarga Kaya Raya, keluarga yang menjadi incaran semua pebisnin untuk bergabung bersama.
"Hai Sinar, pancaranmu membuatku silau", Anggi (sahabat Sinar)
"Apa sih, ngga lucu tau"
"yang bilang lucu juga siapa, hehe", Anggi
"ya Sinar", Anggi
Sinar dan Anggi bersahabat sedari kecil, Anggi sering bermain dengan Sinar karena Anggi anak dari sahabat ibunya Sinar. Anggi anak keuda dari Bu Lastri. Bu Lastri adalah ibu rumah tangga yang sangat santai, karena nafkah suaminya lebih dari cukup untuk dia dan anak-anaknya. Ayah Anggi, paman Agas adalah sekretaris pribadi ayah Sinar, tuan Pramudya. Anggi dan keluarganya adalah orang-orang setia kepada tuan Pramudya, mereka akan selalu berdiri memberi dulukan dan membela tuan Pramudya. Kehidupan keluarga Anggi dan Sinar sangat harmonis. Terkadang Anggi menginap di rumah Sinar untuk mengerjakan tugas bersama dan terkadang Sinar yang menginap di rumah Anggi, yang membuat kedekatan mereka berdua semakin erat, bahkan orang tua Sinar menganggap Anggi sebagai anak mereka juga dan begitu juga orang tua Anggi menganggap Sinar bukan hanya nona muda Pramudya tetapi sudah menjadi anak mereka Sehingga Sinar dan Anggi disekolahkan di sekolah yang sama sedari mereka taman kanak-kanak.
Pertemanan yang tulus, kasih sayang yang tulus, tempat saling berbagi kebahagiaan, kesedihan. tidak ada rahasia diantara mereka, bahkan Sinar tau kalau Anggi menyukai salah satu teman sekolahnya dulu yang sangat nakal dan dikenal pemain wanita dan sekarang mereka masih bertemu dengan Alvin si pemain wanita itu. Perasaan Anggi itu diketahui Sinar dari curhatan Anggi, dan Anggi juga tau bahwa kedua Kakak Sinar menyukainya dan itu diketahui Anggi dari Sinar.
Waktu cepat berlalu kedua mahasiswa baru itu pulang kerumahnya masing-masing, awalnya Sinar ingin makan-makan dulu bersama Anggi, tapi karena panggilan telepon dari Ibunya Sinar memutuskan untuk langsung pulang. Karena Sinar yakin ada hal penting yang akan dibicarakan oleh kedua orangtuanya dan kedua kakaknya pun sudah menunggu diruma.
__ADS_1
"Kenapa secepat ini ayah", protes ibu
"bukan cepat bu, hanya saja waktu cepat berlalu", balas ayah
"apa ayah tidak memikirkan perasaan Sinar, yang sama sekali tidak tau tentang perjodohannya dan siapa calonnya", Gani
"Perjodohan"
Saat mereka membicarakan itu tanpa mereka sadari Sinar sudah berada didepan pintu dan mendengar semua apa yang mereka ucapkan
"Masuk cepat ke kamarmu Sinar, persiapkan dirimu malam ini", ucap ayah yang memalingkan wajahnya dari Sinar
"Ayah" lirih Sinar
"beristirahatlah nak, sebentar malam calon suamimu dan keluarganya akan datang", ayah
.
.
.
__ADS_1
.
.