Sinar Untuk Zion

Sinar Untuk Zion
Malam Pengantin


__ADS_3

Acara berlangsung dengan baik, para ayah berbicara dengan para rekan bisnisnya dan para nyonya berkumpul bersama teman-temannya. Sinar melihat pemandangan itu dari balik penutupnya, senyuman terukir di bibirnya yang semakin membuat pancaran Sinar yang indah.


Jangan tanyakan bagaimana ekspresi pria yang sudah menjadi suaminya, tetap datar namun sangat tampan, yang membuat para gadis iri kepada mempelai wanita sekaligus penasaran seperti apa rupanya.


Sekretaris Walt yang selalu berada di samping tuan mudanya, bahkan posisinya lebih dekat daripada posisi orang tua mendampingi anaknya dipelaminan dan tidak ada yang berani protes akan hal itu bahkan tuan Elmer hanya bisa pasrah. Karena dengan anaknya menerima pernikahan ini dan berjalannya acara dengan sempurna sudah sangat membuatnya bahagia jadi untuk hal seperti itu dia tidak memusingkannya.


Dari awal dia sudah sangat menentang hubungan anaknya dengan Motivator cantik yang terkenal itu, hanya istrinya saja yang selalu mendukung hubungan putranya dengan wanita itu.


Acara selesai, raja dan ratu sudah meninggalkan pelaminan sekitar 30 menit yang lalu. Disini Sinar sekarang, berada di rumah megah, rumah pribadi milik Zion Elmer, jangan tanyakan kepada Sinar dimana suaminya, karena yang mengantarkannya ketempat ini adalah supir yang diperintahkan Sekretaris Walt, dan akan menjadi supir Pribadi Sinar kedepannya.


Kedatangan Sinar yang disambut para pelayan yang berjejer dengan rapi dan didepan para pelayan berdiri seorang yang laki-laki seumuran ayahnya, bisa Sinar tebak laki-laki itu kepala pelayan dirumah ini.


"Selamat datang nyonya muda", sapa laki-laki itu.


"selamat malam paman", balas Sinar dengan senyuman,

__ADS_1


Kaget sudah pasti, bukan hanya para pelayan tetapi kepala pelayan itu juga kaget, ketika seorang nona muda memanggilnya dengan sebutan paman. Semua mereka tau wanita yang dijadikan istri tuan muda mereka bukan dari keluarga biasa, wanita itu Sinarnya keluarga Pramudya, dan namanya Sinar Pramudya.


"Saya pak Won, kepala pelayan dirumah ini nyonya",


"Salam kenal Paman Won, aku Sinar", balas Sinar


Pak Won membawa Sinar menuju kamar utama, kamar yang akan ditempati Sinar dan Zion. Sinar masih menebak-nebak seperti apa malam pengantin yang dilaluinya malam ini, apakah dia akan langsung menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri atau Istri yang menjadi pembantu seperti pada novel-novel yang di bacanya.


Hanyut dalam pemikirannya sendiri, tanpa sadar dia belum membersihkan dirinya.


Lama Sinar berendam didalam bathub sampai ketiduran.


"kenapa sampai tertidur juga sih", keluar dari bethub sambil mengoceh.


Sekarang tubuhnya sudah segar, dan dia rasa kantuknya sudah datang, dia tidak perduli apakah Suaminya akan marah ketika dia tidur di atas tempat tidur milik suaminya atau tidak, karena yang dia tau saat ini dia sudah mengantuk.

__ADS_1


Lain halnya dengan Sinar, tuan muda Zion Elmer lebih memilih menghabiskan waktunya diruang CEO miliknya. Dia lebih memilih berada di Elmer Group daripada harus pulang kerumah pribadinya.


"apa anda akan tidur disini tuan muda", Walt


"Tidak"


"Saya akan menyuruh pelayan untuk menyiapkan makanan anda di Apartemen" Walt


Dia sangat tau apa yang diinginkan tuan mudanya, berada di perusahaan sampai larut malam bukanlah kebiasaan tuan mudanya jika tidak ada hal yang penting mengenai perusahaan, namun sekarang berada diruangan ini bukan karena masalah perusahaan tetapi karena urusan pribadi.


Malam pengantin yang dilalui ditempat yang berbeda, jika yang satu sudah terlelap dalam mimpinya maka yang satunya masih terjaga dengan pemikirannya.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2