Sinar Untuk Zion

Sinar Untuk Zion
Pernikahan


__ADS_3

Hari yang membuat dua keluarga menjadi satu, dua insan menjadi saling melengkapi kekurangan dengan kelebihan yang dimiliki.


Hari bersatunya dua Sahabat menjadi Keluarga, hari yang semakin mempererat tali persahabatan Elmer Group dan Pramudya Group.


Hari ini adalah hari awal seorang Sinar Pramudya berjuang untuk membuat suaminya jatuh cinta padanya. Gadis muda yang memiliki niat mulia untuk kehidupan rumah tangganya. Tidak salah seorang istri membuat suaminya jatuh cinta padanya.


Setalah Ijab itu dilaksanakan oleh mempelai pria, sang mempelai wanitanya dipersilahkan untuk memasuki tempat pelaminan berada, seorang wanita cantik yang menutupi kecantikannya dengan kain yang menutupi kepala sampai bagian perutnya, kain belakang penutupnya menutupi belakang sampai ke mata kakinya yang membuat para wartawan kecewa karena tidak dapat melihat keindahan wajah dari Sinar keluarga Pramudya.


Walau demikian tidak menutupi aura kecantikannya, bahkan mempelai pria sangat terkejut melihat penampilannya walau wajahnya ditutupi tapi tetap tidak bisa menutupi bahwa wanita itu sangatlah cantik.


alasan konyol dari seorang Zion yang menginginkan wajah itu ditutup karena tidak menginginkan wanita pujaannya melihat rupa dari Istrinya yang sangat cantik, dan dia mengakui kecantikan wanita itu.


Ada rasa bangga tiba-tiba dalam hatinya, karena hanya dia yang melihat wajah cantik itu dengan polesan makeup, sampai tiba-tiba dia dikagetkan dengan bisikin sekretarisnya


"tuan, jemput Istri anda" bisik Sekretaris Walt yang melihat tuannya hanya diam, tapi dia bisa lihat bahwa tuannya diam karena merasa takjub


Setelah menjemput istrinya untuk naik diatas pelaminan bersamanya, sampai lah mereka di acara salam menyalam terhadap pengantin.

__ADS_1


Tamu yang akan naik memberikan salam adalah para petinggi perusahaan dan para rekan bisnis dari keluarga tersebut.


"Selamat ya atas pernikahan kalian",


suara lembut yang mengucapkan selamat itu membuat Sinar tidak jadi mendudukkan dirinya di kursi pengantinnya, itu adalah suara dari Motivator cantik idolanya dan pujaan hati suaminya, Zavanya Wiliana


"terimakasih nona atas doanya", jawab Sinar menahan gejolak dihatinya, karena biar bagaimanapun wanita didepannya ini adalah pujaan hati suaminya dan masih berada dihati suaminya.


disisi lain, Anggi yang melihat itu menarik nafas panjang dan membuangnya, dia tau apa yang terjadi pada sahabatnya itu tapi dia tidak bisa berbuat apa, karena keputusan menerima pernikahan itu adalah keputusan sahabatnya sendiri, tapi dia berjanji akan selau bersama dengan sahabatnya itu untuk saling berbagi suka maupun duka.


"tidak kenapa kak, hanya saja aku mencium bibit-bibit pelakor muali mendekat", jawab Anggi dengan datar


Gani tau maksud Anggi dan dia juga tau hubungan adik iparnya itu dengan motivator itu, dia juga tidak bisa berbuat apa ketika adik kesayangannya menerima pernikahan ini


"kalian sedang apa berudaan disini" tanya Gio yang tidak suka melihat kedekatan adiknya dengan sahabat adiknya


"kami tidak berdua kak, banyak orang kok disini" jawab Anggi dengan santai

__ADS_1


"Gani, kamu kesana pergi pantau cctv jangan sampai ada hal-hal yang membuat acara adikku menjadi berantakan" suruh Gio, sebenarnya hanya alasan saja


"hmm" singkat Gani, dan langsung pergi


jika ingin bersaing, bersaing dengan sehat lah kak, batin Gani


tidak dipungkiri situasi tadi membuat Anggi menjadi sesak nafas, karena diapit dua lelaki yang sama-sama menyukainya. dan kejadian itu tidak luput dari penglihatan Sinar, Sinar mengalihkan dirinya untuk melihat bagaimana perjuangan kedua kakaknya mendekati sahabatnya daripada melihat mantan pacar Suaminya yang masih berusaha mengajak suaminya untuk mengobrol walau sudah diperintahkan untuk turun dari atas pelaminan.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2