Sinar Untuk Zion

Sinar Untuk Zion
Mie instan


__ADS_3

Tinggal Zion sendiri yang menjaga Sinar. Para orang tua dan para wanita sudah pulang kerumah masing-masing untuk beristirahat.


Walt dan Daren sesuai perintah, mereka menunggu diluar ruangan.


Zion secara langsung menunjuk Daren sebagai ketua para anak buah yang dia tugaskan untuk menjaga Sinar. Kebahagiaan jelas dia rasakan, setelah sekian lama akhirnya kakak sepupunya itu memberikan dia sebuah tanggungjawab. Bahkan yang sangat bahagia sekarang adalah tuan Win, dia sudah memberitahukan istrinya, dan istrinya jauh lebih bahagia lagi.


"Kau harus menjaga nyonya mudamu dengan baik", pesan tuan Win sebelum meninggalkan rumah sakit


"Iya ayah, aku tidak akan mengecewakan kalian semua", balas Daren


Sedangkan didalam ruangan itu, sepasang anak manusia yang saling mencintai sedang membicarakan apa yang harus mereka lakukan ketika keadaan sudah membaik


"Sayang, aku mengizinkan mu untuk kembali berkuliah",


"Terimakasih sayang, tapi aku sekarang tidak ingin kuliah. Karena aku hanya ingin menikmati masa-masa kehamilan ku sekarang", jelas Sinar


"Aku akan menuruti semua permintaan anda Ratuku",


"Jangan menggodaku kak, aku malu", menundukkan wajahnya


Apa yang dilakukan Sinar adalah hal biasa, tapi berbeda dengan Zion. Dia melihat istrinya yang malu-malu seperti itu menjadi semakin gemas untuk tidak memberikan kecupan diwajah istrinya.


"Sayang sudah", rengek Sinar

__ADS_1


"Mau makan apa ?", tanya Zion


"Aku mau makan mie instan", menjawab dengan semangat


"Tidak boleh, yang lain saja", bujuk Zion


"Kalau tidak boleh, kenapa bertanya apa yang ingin aku makan", sudah menangis


"Baiklah baiklah, ini terkahir kalinya kamu makan mie instan",


Setelah mengatakan itu, Zion mendapatkan anggukan kepala dari Sinar tanda setuju.


ceklek


"Aku mau mie instan", setelah mengatakan itu, Zion langsung masuk kembali kedalam ruangan.


Walt yang mendapatkan perintah itu, langsung pergi ke Restoran milik ayahnya yang akan menjadi restorannya, kelak ketika dia sudah menikah.


Sampai dia restoran, dia mendapatkan pelayanan terbaik dari para karyawan, mereka tau siapa yang datang.


"Mari tuan", sambut karyawan laki-laki itu dan langsung mengantarkan Walt keruangan khusus untuknya.


"Cepat buatkan mie instan ss dan jangan lupa untuk dibungkus dengan rapi, aku tidak menerima kesalahan", perintah Walt

__ADS_1


"Baik tuan",


Akhirnya dapur restoran sibuk membuat mie instan ss, sebenarnya proses memasaknya sangat mudah. Tapi, ketika yang memesan itu adalah Walt dan pesanan harus dibungkus mereka yakin kalau mie instan itu untuk tuan Zion. Sehingga mereka akan berusaha melakukan yang terbaik. Jika ada sedikit kesalahan, mereka bukan hanya akan berurusan dengan pelanggan yang kurang puas dengan hasil yang mereka berikan, tapi mereka juga akan berhadapan dengan sekretaris Walt.


Mie instan ss sudah berada ditangan Zion, dia membuka pesanan mie instan itu dan langsung menyuapi istrinya. Setelah makanan itu habis, dengan waktu bersamaan dokter Evan dan beberapa perawat datang untuk memeriksa keadaan Sinar. Pemeriksaan selesai, dokter menyuruh Sinar untuk beristirahat. Mendengar apa yang dikatakan dokter, akhirnya Zion menyuruh Sinar untuk beristirahat.


"Istrimu masih harus banyak beristirahat mengingat kondisinya yang masih sangat lemah", dokter Evan


ceklek


pintu ruangan kembali terbuka


"Ada yang harus saya lakukan tuan ?", tanya Daren


"Tidak, aku hanya ingin duduk disini sebagai teman", jawab Zion


"Cih, kalau aku tahu aku tidak akan bersikap seperti itu",


"Salahmu, kenapa kau tidak tahu", ledek Walt


.


.

__ADS_1


__ADS_2