Sinar Untuk Zion

Sinar Untuk Zion
Menanti


__ADS_3

"Apa yang sudah anda lakukan tuan, anda menyiksa wanita yang anda cintai, anda menjadikannya pemuas nafsu anda",


"Kapan kamu kembali nak, cepat selesaikan tugasmu, dan cepatlah kembali tenangkan tuan mudamu yang kehilangan kecerdasannya ini", batin Pak Won


Sudah tiga bulan ini Sinar mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari Suaminya, bahkan perlakuan kasar itu pun dia dapatkan juga diatas ranjang. Entah apa yang merasuki Zion sampai kehilangan kecerdasannya. Dia yang biasanya bertindak dengan segala bukti yang akurat, sekarang seperti penguasa yang bodoh yang langsung mempercayai sebuah gambar tanpa menyelidikinya.


.


.


.


"Sayang kapan lagi aku kerumahmu", panggilan manja seorang wanita,


"Jaga ucapanmu",


"Apa yang salah, aku ini kekasihmu", protes wanita itu


"Kau hanya boleh memanggilku seperti itu didepan istriku, jika bukan didepan istriku jaga batasanmu", tegas Zion yang membuat wanita itu mengepalkan tangannya.


"Iya,


Wanita itu adalah Gea, bukan Zion tidak tau siapa Gea, walau dia mengganti nama dan merubah wajahnya Zion akan tetap tau siapa wanita itu. Karena sejak pertemuan tiba-tiba tiga bulan yang lalu, Zion menjadi sering bertemu dengan Gea dan dia tau Gea berusaha mendekatinya. Zion tidak melarang tapi dia memanfaatkan itu untuk membuat istrinya sakit hati, beberapa kali Zion membawa Gea kerumah pribadinya dan memperlihatkan kemesraannya bersama Gea kepada Sinar. Bukan Sinar tidak cemburu hanya saja fisik dan hatinya sudah lelah jika harus mengurus wanita itu. Sedangkan menghadapi sikap suaminya saja dia sudah sangat kehabisan tenaga.


Diamnya Sinar menjadikan Zion bertambah emosi kepadanya.


.


.


.


Makan malam bersama tetap dilakukan, baik Zion maupun Sinar hanya diam. Zion yang sesekali melirik kearah Sinar membuat Sinar ketakutan, dia takut akan seperti apa lagi Zion membuatnya kesakitan.

__ADS_1


Namun, setelah makan malam itu usia, Zion tidak melakukan apapun kepada Sinar, dia pergi begitu saja. Pergi meninggalkan Sinar dan Pak Won yang merasa bingung.


Bukan Sinar tidak bisa meminta bantuan kepada keluarganya ataupun mertuanya yang sangat menyayanginya. Karena Sinar tahu, sekarang ini Suaminya sedang salah paham terhadapnya, tapi dia tidak tahu apa yang membuat Suaminya salah paham kepadanya sehingga berbuat kejam padanya.


Bertahan karena cinta itulah Sinar, yang sangat mencintai suaminya bahkan menolak bantuan orang tuanya untuk membantunya terlepas dari ikatan Zion.


Orang tua dan mertuanya tahu seperti apa keadaan Sinar kesayangan mereka. namun mereka tidak bisa berbuat apa-apa ketika Sinar dengan tegas menolak bantuan kepadanya.


Dia yakin suaminya sangat mencintainya, dan dia yakin keharmonisan rumah tangga mereka akan kembali lagi seperti dulu, hanya tinggal menunggu kapan waktunya itu tiba.


.


.


Memandang langit yang indah dihiasi sinar bulan dan kerlipan bintang-bintang menjadi pelipur lara sang Sinar. Terkurung dipenjara cinta yang menyakitkan, bertahan karena cinta itu juga.


Ada harapan yang besar menanti datangnya Sinar terang yang membuat semuanya kembali normal seperti dulu.


Memilih tetap bertahan dipenjara cinta yang menyakitkan.


"Aku yakin kakak mencintaiku,


"Aku yakin kakak memperlakukan ku begini pasti ada sebabnya


"Aku yakin kakak sebenarnya tidak tega padaku,


Menyemangati diri sendiri dengan keyakinan yang dia rasakan.


.


.


"Apa yang sebenarnya terjadi ?", tanya Ziran adik Zion yang baru tiba dari Kota A

__ADS_1


"Ayah juga tidak tahu, Zion tidak pernah menceritakan apa-apa, dan dia menutupnya sangat rapat sehingga ayah sulit menemukan jawabannya", jawab tuan Elmer


"Dimana Kak Walt ?", tanya Ziran lagi


"Tidak usah menanyakan laki-laki menyeramkan itu", sahut ibu Widya


"Laki-laki menyeramkan itu kekasihku, Bu", Jawab Ziran


"Sudah jangan berdebat, Walt seminggu lagi akan pulang dari menyelesaikan tugasnya", jawab tuan Elmer


"Tugas apa ?", Ziran


"Membasmi para penghianat", jawab tuan Elmer


"Kekasihku sungguh keren", bangga dengan Walt


Mendengar ucapan anaknya membuat ibu Widya bergidik ngeri, bagaimana bisa anaknya yang cantik dan manis itu menyukai dan menjalin hubungan dengan lelaki yang menyeramkan seperti Walt.


"Aku berharap kembalinya Walt dapat membantu keadaan putriku", sahut tuan Pramudya


"Dia juga putriku Mudya", tuan Elmer


Perkumpulan para orang tua itu membicarakan tentang permasalahan Sinar dan Zion, mereka mampu melepaskan Sinar dari belenggu Zion, tapi karena Sinar yang sangat mencintai Zion membuat para orang tua tidak bisa berbuat apa-apa selain menerima keputusannya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2