Sinar Untuk Zion

Sinar Untuk Zion
Kebenaran


__ADS_3

"Tuan muda",


"Selidiki ini",


Melihat apa yang diberikan tuan mudanya untuk diselidiki kebenarannya membuat Walt terkejut.


"Kau sudah tau apa yang membuatku marah, cepatlah bergerak",


"Tuan muda, tanpa saya selidiki kebenarannya jelas-jelas ini editan" Berbicara sedikit berteriak


" Berani kau berteriak didepanku Walt", Marah Zion


"Jika saya berani, sudah ku buat kau masuk rumah sakit Zion Elmer", semakin mebentak tidak mau kalah


"Walt Herbert",


"Kenapa kau bisa sebodoh ini Zion, kau tau aku sungguh malu mempunyai tuan muda b*doh sepertimu", Masih memaki


Ketika mereka asik berdebat dengan suara yang sama-sama meninggi, tiba-tiba pintu ruang kerja Zion diketok dengan keras. Mengenali siapa pemilik suara itu tanpa menunggu perintah Zion, Walt langsung membukanya.


"Apa yang kau lakukan Ziran",


Namun Ziran tidak menjawab pertanyaan Zion, matanya tertuju pada gambar dimeja kerja itu, melihat gambar itu emosi Ziran semakin berapi-api.


"Hanya karena gambar editan ini kau menyiksa kakak iparku berbulan-bulan ?", Teriak Ziran


"Aku malu punya kakak b*doh sepertimu Zion Elmer",


"Ayah juga malu punya putra b*doh sepertimu"

__ADS_1


Suara Tuan Elmer membuat mereka semua terkejut, termasuk Zion. Dia sudah menebak apa yang akan terjadi pada dirinya. Dia memandang Walt dengan pandangan yang membunuh, tapi yang dipandang justru hanya tersenyum.


Zion berdiri dan berjalan menuju ayahnya, namun saat dia sudah berada didepan ayahnya ....


bug bug bug


Beberapa bogeman mentah dia dapatkan sehingga membuatnya terjatuh karena serangan tiba-tiba itu. Baru dia ingin berdiri namun pukulan tas khas ibu-ibu sudah mendarat beberapa kali dibelakangnya membuat dia tetap berada diposisinya.


"Sudah bu, anak seperti itu tidak pantas mendapatkan pukulan tas mewah", jelas tuan Elmer


Sekarang mereka semua duduk disofa ruang kerja Zion. Menatap Zion dengan penuh amarah. Jangan tanyakan gambar editan itu, setalah tuan Elmer melihat gambar itu dia langsung merobeknya.


"Zion Elmer", panggilan tegas


"Aku Salah", langsung mengaku


"Awalnya ayah tidak akan mempermudah jalanmu menjemput istrimu,


"Pelankan suaramu Zion, kau pikir setelah apa yang kau perbuat kami akan memaafkanmu begitu saja ?", Sinis tuan Elmer


"Sekarang jemputlah istrimu", Perintah Tuan Elmer


Zion bingung dengan keadaan sekarang, dia tidak dimaafkan begitu saja, tapi mempermudah jalannya menjemput istrinya.


"Apa yang sebenarnya terjadi, kenapa aku mempunyai firasat yang buruk", batin Zion


Melihat anaknya bingung membuat tuan Elmer meninggikan suaranya


"Pergi jemput", bukan meninggi tapi berteriak,

__ADS_1


Mendengar teriakkan ayahnya Zion langsung pergi menjemput istrinya, Istri yang dirindukannya, istri yang dicintainya namun hanya karena gambar editan membuatnya menyiksa Istrinya.


"Ayah, teriakkanmu mencemari telinga ku", rengek Ziran


"Jangan begitu baby, itu ayah lakukan biar kalian semua tidak merasa tersiksa lagi", hibur Walt


"Kalian berdua bisa-bisanya bermesraan depan orang tua", Bentak Pak Won yang baru datang


"Hei Won kau membuatku kaget", tuan Elmer


"Kau kenapa tidak memukul anak kurang aj**ar itu", kesal Pak Won kepada anaknya dan calon menantunya.


"Anak kurang aj**ar itu anakmu Won,


"Kita akan menjadi besan, kenapa kau masih tetap ingin bekerja menjadi pengurus Zion" tanya tuan Elmer


"Tidak kenapa-napa, aku hanya ingin terus melihat wajah Zion, wajah yang mirip dengan tuan besar dulu, lelaki yang sudah merawatku seperti anaknya sendiri", jelas Pak Won


"Jadi bagaimana dengan restoran mu ?", tanya tuan Elmer


"Aku akan menyerahkan restoran itu kepada Walt setelah dia menikah nanti", Jawab Pak Won yang melirik nyonya Widya


"Aku akan mempersulit jalannya mendapatkan restuku", menjawab dengan ketus


Setelah mengatakan itu Bu Widya pergi meninggalkan mereka, karena sedari tadi dia sudah merasa merinding berada satu ruangan dengan pria menyeramkan seperti Walt.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2