Sistem kuasa pangeran

Sistem kuasa pangeran
mengumpulkan poin


__ADS_3

Keesokan harinya


"Huft... Sekarang ranahku sudah berada di pernapasan dasar puncak, tinggal sedikit lagi untuk menerobos, aku tidak menyangka ini akan memakan 15 mana stone" ucap Hendrick sembari menghela nafas berat, hilang sudah poin yang didapatkannya


Dia tadi malah membeli mana stone lagi di toko sistem karena nanggung akan mencapai puncak pernapasan dasar atau tingkat 10


Dan sekarang poinnya sisa 100 lagi, dia harus sering menyelesaikan misi dari sistem


"Sekarang aku akan fokus untuk mengumpulkan 500 poin kuasa terlebih dahulu untuk membangunkan ibu" ucap Hendrick sembari mengepalkan tangannya


[Ding... Sekedar mengingatkan, sistem menyarankan agar host membeli 'soul potion' untuk ibu host]


"Kenapa sistem?, Bukannya dulu kamu nyaranin buat beli healing potion Lv2 saja?" Tanya Hendrick heran dengan perubahan saran sistem


[Ding... Itu karena jiwa ibu host terkikis oleh sesuatu yang tidak diketahui, waktu yang di sarankan untuk memberikan 'soul potion' adalah dalam waktu 3 hari, jika lebih dari itu maka ibu host tidak akan terselamatkan]


Hendrick yang mendengar itu langsung mengepalkan tangannya hingga kukunya menembus telapak tangan, dia sangat marah kepada orang yang mencoba membunuh ibunya dengan rasa sakit itu


Jiwa yang perlahan lahan terkikis pasti sangat sakit dibandingkan penyiksaan fisik yang di terima, ibunya pasti sangat menderita


"Aku harus secepatnya membeli potion itu" Hendrick langsung saja mandi dan bergegas turun menuju lantai dasar, adiknya sudah berangkat sekolah daritadi


Saat di pintu masuk gedung apart ini dia dihentikan oleh satpam yang menjaga pintu


"Mas Hendrick?" Tanya satpam itu dengan ramah


"Iya, itu nama saya, ada apa ya?" Tanya Hendrick dia tadinya mau marah karena dia sedang terburu buru, tapi saat melihat wajah satpam yang tersenyum ramah dia menelan bulat bulat kemarahannya


"Ini mas kunci mobil sama surat surat, saya gak tau tiba tiba aja ada yang nyuruh saya untuk menyerahkan ini pada mas Hendrick dan dia langsung pergi aja" ucap satpam itu malah curhat sendiri


"Oh makasih ya mas, nama mas satpam ini siapa ya?" Tanya Hendrick mencoba mengobrol terlebih dahulu dengan satpam yang ramah itu


"Nama saya Radit mas, mobil nya sudah ada di parkiran ya mas" ucap Radit


"Oh mas Radit ya, yasudah saya permisi dulu ya mas, sekali lagi terima kasih" ucap Hendrick sembari melanjutkan kembali jalannya


"Hati hati ya mas Hendrick" ucap Radit pada Hendrick dan dibalas anggukan oleh Hendrick


Hendrick langsung saja menuju mobilnya dan melaju menuju hutan pinggir kota untuk memburu binatang roh, dia sangat membutuhkan poin sekarang


Sampai di sana dia memasukkan mobilnya ke inventory dan langsung saja masuk ke hutan itu untuk memburu binatang roh


"Hey sistem, apakah binatang roh yang di buru oleh prajuritku akan mendapatkan poin kuasa?" Tanya Hendrick memastikan pemikirannya


[Ding... Ya host, itu akan otomatis di hitung karena mereka adalah bawahan host]


Hendrick yang mendengar itu langsung saja mengeluarkan mereka berdua, dia langsung menyuruh mereka berdua untuk memburu binatang roh di sekitar sini tapi tidak dengan binatang biasa karena percuma saja


Merekapun berpisah, Hendrick pergi ke arah timur, masuk lebih jauh ke dalam hutan yang sepertinya di tengah hutan ada vila yang di bangun oleh sistem


Dia juga akan ke sana nanti setelah memburu binatang roh disekitaran sini


Hendrick masuk ke dalam hutan dan melihat sekeliling tapi tidak menemukan apapun jadi dia terus berjalan

__ADS_1


"Apakah binatang roh sangat sedikit sehingga aku tidak menemukan satupun?" Hendrick bertanya tanya sendiri karena dari tadi dia tidak melihat satupun binatang roh, binatang biasapun dia tidak lihat


Saat dia sedang fokus melihat ke depan tiba tiba saja dia mendengar suara 'krusuk' dari belakang dan diapun langsung berbalik


Dari balik semak semak seekor serigala melompat dan hendak menerkam Hendrick tapi dia berhasil menghindar


'truth eye'


[Nama: serigala mata tiga


Tingkat: binatang roh kelas 1


Skill aktif: wind claws Lv1, gigitan super Lv2 ]


Hendrick yang melihat itu langsung saja waspada, binatang roh kelas 1 sama dengan seorang pernapasan dasar Lv5


Walaupun ranah Hendrick lebih tinggi tapi pengalaman bertarungnya masih rendah jadi dia harus tetap waspada


'sistem belikan aku pedang' ucap Hendrick dalam pikirannya


[Ding...


Nama: sword


Efek: pedang biasa tidak memiliki kelebihan apapun]


Hendrick langsung saja mengeluarkan pedang itu dari inventorinya sesaat sebeluma serigala itu melompat kepadanya


Saat serigala itu hendak mencakarnya Hendrick menangkis nya dengan pedang dan mendapat kesempatan untuk mendaratkan serangan ke wajah serigala itu


"Aku akan mencoba teknik baruku" ucap Hendrick sembari mempokuskan mananya ke arah pedangnya


Serigala mata tiga yang merasakan bahaya dari serangan Hendrick langsung saja menyerang dengan cakar angin yang mengarah pada Hendrick


Hendrick yang melihat itu masih saja tetap fokus dan sesaat kemudian pedangnya dipenuhi dengan api yang membara, dia tersenyum senang melihat teknik nya berhasil


Hendrick langsung saja menebas cakar angin itu dengan pedangnya hingga terbelah dua, Hendrick tanpa basa basi langsung saja maju menghampiri serigala mata tiga itu


Dia langsung saja membelah serigala itu menjadi dua dan sesaat sesudah terbelah dua serigala itu langsung terbakar oleh api yang ada di pedang Hendrick


"Hebat juga teknik ini" ucap Hendrick sembari melihat dua potongan serigala yang hangus terbakar


Api dari pedangnya sudah padam pada saat membelah dua serigala itu dan beginilah hasilnya, api yang berada di pedang beralih untuk membakar serigala itu


[Ding... Membunuh binatang roh Lv1, serigala mata tiga, mendapatkan 50 poin kuasa]


Hendrick tersenyum puas melihat ini, tidak akan lama lagi dia pasti bisa membeli 'ramuan jiwa' dari toko sistem


[Ding... Bawahan Anda membunuh binatang roh Lv1, gagak sayap empat, mendapatkan 50 poin kuasa]


[Ding... Bawahan Anda membunuh kelinci yang akan bermutasi, mendapatkan 10 poin kuasa]


Hendrick yang melihat itu senyumnya tambah lebar, dia tidak menyangka membunuh binatang roh akan menghasilkan sebanyak ini

__ADS_1


"Oh ya, kalau semua binatang bermutasi, terus bagaimana binatang yang ada di kebun binatang ya?" Tanya Hendrick pada dirinya sendiri


"Nanti saja di pikirin, sekarang ayo kita fokus mencari poin untuk menyembuhkan ibu" ucap Hendrick tidak terlalu mempedulikan itu


Jam sudah menunjukkan pukul 12 siang dan sekarang Hendrick sedang beristirahat di bawah pohon beringin, dia melihat poinnya yang sudah menunjukkan angka 850


Dia sangat senang dengan poinnya yang banyak ini, ditambah dengan memikirkan ibunya bangun dari kamu dia menjadi lebih senang


Saat dia akan beristirahat dengan menutup mata dia terganggu dengan suara ponselnya yang berdering pertanda ada yang menelponnya


"Halo, siapa ini?" Tanya Hendrick sesudah menerima panggilan tersebut


"Ini aku, apa kau sudah lupa tentang janjimu?" Tanya suara di sebrang sana


"Eh Lidya, aku tidak lupa sama sekali, aku ke sana sekarang" ucap Hendrick dan langsung menutup telponnya dengan tergesa gesa


"Kalian berdua bisa terlebih dahulu ke vila di tengah hutan sana" ucap Hendrick sembari menunjuk ke arah timur


"Baik pangeran" ucap mereka berdua dan langsung saja meninggalkan tempat ini


"Huh... Aku harus pulang sekarang" ucap Hendrick sembari berjalan melewati pepohonan yang rimbun


Dia langsung saja meninggalkan hutan itu menuju apart nya untuk membersihkan diri terlebih dahulu


Sesudah bersiap dia langsung menjemput Lidya yang berada di lantai 3


"Hai, apakah kau sudah siap calon istriku" ucap Hendrick sembari tersenyum manis


"Aku sudah siap" ucap Lidya


"Yasudah ayo kita berangkat" ucap Hendrick yang langsung menggandeng tangan Lidya tanpa malu


Mereka langsung saja menuju parkiran dan melaju menggunakan mobil baru milik Hendrick


"Hey Hendrick apakah ini mobilmu?" Tanya lidya, terpampang jelas ekspresi tidak percaya


"Iya, apakah ada yang salah?" Tanya Hendrick sembari fokus menyetir


"Tidak ada" ucap Lidya, dia penasaran bagaimana Hendrick mendapatkannya tapi dia menelan rasa penasarannya itu


"Hey lidya, apakah kau benar benar yakin ingin menikah denganku" tanya Hendrick agar suasana tidak terlalu canggung


"Iya, emangnya kenapa?" Tanya Lidya


"Apa kau tidak marah padaku?, Orang yang merenggut mahkotamu?" Tanya Hendrick dengan raut wajah penyesalan


Dia sangat menyesal setelah mengingat masa lalunya yang brengsek, dia pasti akan berubah


"Tadinya aku pun sangat marah kepadamu dan sempat ingin menggugurkan bayi dalan kandunganku ini" ucap Lidya sembari menoleh melihat jalanan di luar


"Tapi aku tidak mungkin kan melampiaskan semuanya kepada bayi yang tidak berdosa ini bahkan dia adalah darah dagingku sendiri"


"Jadi aku memilih memaafkanmu dan meminta pertanggungjawabanmu agar saat lahir, bayi ini memiliki orang tua yang lengkap" ucap lidya, di matanya terlihat kesedihan yang tidak bisa dijelaskan

__ADS_1


"Aku akan mencoba membahagiakanmu dan anak kita nanti" ucap Hendrick sembari menggenggam tangan Lidya yang ada disampingnya


__ADS_2