Sistem kuasa pangeran

Sistem kuasa pangeran
melawan beruang


__ADS_3

Hendrick terus menerus menyerap semua khasiat orb itu tanpa mempedulikan sekitar hingga akhirnya 30 menitpun berlalu


Hendrick baru membuka mata dan menunjukkan wajah sumringah, dia sangat senang karena bisa menambahkan element yang ada di dalam tubuhnya


Di sistem store juga ada sih element seperti ini, tetapi itu sangat mahal, dia harus mengumpulkan banyak poin jika ingin membelinya


Groarr


Hendrick dikejutkan dengan suara keras tiba tiba itu, suara itu sangat keras hingga membuat suara itu bergema di dalam gua ini


"A-apa itu suara beruang?" Tanya Hendrick dengan wajah gugup


Jika di harus melawan beruang sekarang, diatambah lagi dia juga lagi dikejar kejar oleh orang orang berbaju hitam itu, dia pasti akan mati


Hendrick perlahan berjalan mengendap endap untuk mengintip keluar dan melihat beruang hitam dengan ukuran 3 meter, 2× ukuran beruang normal


Hendrick melihat beruang itu seperti sedang marah akan sesuatu jadi dia lebih menonjolkan kepalanya untuk melihat lebih jelas


Dia bisa melihat di depan beruang itu terdapat 6 orang yang tadi mengejar Hendrick yang sekarang tengah waspada sembari memandang beruang itu


Hendrick yang melihat akan terjadinya pertarungan dari kedua belah pihak menjadi senang dan langsung bersipa untuk menonton


'truth eye'


[Nama: beruang madu


Tingkat: binatang roh kelas 4


Skill: Auman beruang(F), cakaran beruang(E).]


Note: sekarang tingkat skill diganti ya, bukan oleh Lv lagi, melainkan oleh peringkat, peringkat yang terbawah adalah F dan yang tertinggi adalah SSS. Dan untuk item juga sama


Hendrick yang melihat status beruang itu hanya bisa menggeleng pasrah, dia sedikit merasa kasihan karena mereka melawan beruang dengan kekuatan setara pembentukan inti mana Lv1, tapi dia lebih merasa kasihan kepada dirinya karena tidak bisa memenggal kepala mereka dengan tangannya sendiri untuk menyelesaikan misis sistem


'eh, kalau mereka mati otomatis misis sistem beres kan?'


Beralih ke pertempuran


"Sial, kenapa harus menjumpai sesuatu seperti ini" ucap sang pemimpin mengutuk ketidak beruntungannya


"Bos harus bagaimana ini?" Tanya bawahan1


"Mau bagaimana lagi, serang saja dia" ucap sang pemimpin dengan wajah kesal


"Tapi bos, beruang ini setara dengan ranah pembentukan inti mana Lv1, bagaimana kita bisa mengalahkannya" ucap bawahan 2, yang merasa bahwa beruang di depannya tidak bisa dikalahkan oleh mereka

__ADS_1


"Benar itu bos, harus bagaimana kita sekarang" ucap bawahan 1 menimpali ucapan bawahan 2


"Kita menang jumlah sialan, kita pasti bisa mengalahkannya" ucap sang pemimpin dengan membentak bawahannya


"Kita hanya perlu kerja sama dengan baik, kalian harus mendengarkan arahanku dan jangan sampai lalai" ucap sang pemimpin yang diangguki oleh ke 5 bawahannya


'kekuatanku berada di ranah pemadatan mana Lv6, sedangkan semua bawahanku berada di Lv4, aku pasti bisa mengalahkannya' batin sang pemimpin dengan percaya diri


"Kalian berpencar dan kepung beruang itu dari segala arah" teriak sang pemimpin yang diangguki oleh semua bawahannya


Langsung saja semua bawahannya itu mengelilingi beruang itu dan menunggu lagi instruksi dari sang pemimpin


Tapi tanpa menunggu lawannya siap, beruang itu langsung saja mengeluarkan sekill aumannya yang membuat mereka tidak bisa bergerak selama beberapa detik


Tapi hanya dengan beberapa detik saja beruang itu langsung menggunakan skill cakarannya dan menargetkan orang yang ada di hadapannya


Dan seketika tubuh orang yang terkena cakarannya langsung terpotong beberapa bagian hingga terlihat organ dalam tubuhnya


Semua bawahan dan pemimpinya yang melihat salah satu teman mereka mati dengan sadis langsung bergidik ngeri


Rasa takut yang amat besar menghampiri mereka hingga mereka tidak bisa bergerak dari tempatnya


Tanpa menunggu lawannya siap dengan serangannaya, beruang itu langsung saja mengeluarkan skillnya lagi dan membuat lagi lagi salah satu dari mereka mati mengenaskan


Sang pemimpin yang melihat ini tidak bisa membiarkan anak busahnya mati dengan sia sia jadi dia berteriak dan berkata


Meskipun masih ada jejak ketakutan dalam diri mereka, tapi mereka memaksakan untuk menyerang dan bergerak daripada mati sia sia dengan tidak membuat goresan apapun


'bagus-bagus, jadilah prisai manusia untukku mengahadapi beruang ini' batin sang pemimpin dengan pemikiran jahatnya


'jika aku bisa membunuh beruang ini dan memberikan inti rohnya kepada tuan, aku pasti akan naik pangkat' batin sang pemimpin dengan senyum senang


Tanpa berlama lama tenggelam dalam pikirannya sang pemimpin langsung menerjang beruang itu untuk membantu anak buahnya


Dia lumayan kesusahan menangani beruang ini, apalagi jika anak buahnya mati semua, tubuhnya pasti sudah terbagi menjadi beberapa bagian seperti anak busahnya yang mati di awal


Sang pemimpin langsung saja membuat water ball untuk menyerang beruang itu yang sedang lengah karena perhatiannya terarah pada anak buahnya


Dia yang mendapat kesempatan untuk menyerang dari jarak jauh tidak menyia nyiakan kesempatannya dan langsung melemparkan water ball itu


Tapi seperti tidak merasakan apapun dari serangannya, beruang itu masih saja memfokuskan perhatiannya pada anak buahnya


Sang pemimpin sedikit merasa kesal melihat beruang itu tidak mengindahkan serangannya, dia sekali lagi menyerang beruang itu tetapi tetap tidak dipedulikan oleh beruangnya


Sang pemimpin sangat kesal melihatnya, jadi dia langsung saja membuat pisau dari air dan melemparkan pisau air itu pada beruang

__ADS_1


Penyihir pada ranah pemadatan mana bisa memadatkan mana menjadi senjata atau sebagainya, seperti pemimpin itu yang mempunyai element air, dia membuat pisau itu dari elemennya


Tapi kelemahan dari teknik ini adalah penyedotan mananya yang sangat besar, jika sang pemimpin tidak kesal mana mungkin dia menggunakan teknik ini yang membuat mananya cepat terkuras


Dan benar saja, setelah pisau air mengenai beruang itu hingga menancap dan membuat luka yang lumayan dalam, beruang itu langsung menoleh dan menatap marah pada sang pemimpin


'glup... Apa aku bodoh ya, bagus kalau beruang itu tidak mempedulikan ku hingga aku tidak akan terluka, tapi kenapa aku malah ingin beruang itu mempedulikanku' batin sang pemimpin merutuki kebodohannya


Tanpa mempedulikan serangan tak terasa dari musuh yang ada di hadapannya, beruang itu langsung saja berlari ke arah sang pemimpin dengan cepat


Sang pemimpin yang melihat beruang itu berlari kearahnya sangat ingin berteriak meminta bantuan kepada bawahannya


Tapi karena gengsinya sebagai pemimpin dalam kelompok ini, dia tidak jadi berteriak dan mencoba melawan beruang itu yang terlihat menyeramkan


Terlihat beruang itu semakin dekat kepadanya, beberapa langkah lagi beruang itu sampai kepadanya, sang pemimpin langsung saja membuat shield dari air untuk menahan cakaran beruang itu


Berhasil menhan cakaran itu, tanpa berlama lama sang pemimpin langsung saja membuat pisau air kembali dan melompat ke samping beruang itu


Sampai di sana dia memanfaatkan kelalaian beruang itu dan menusukkan pisau itu tepat di pinggangnya hingga pisau itu terbenam dalam tubuh beruang itu


Beruang yang merasakan rasa sakit di pinggangnya langsung saja berteriak dan menyerang membabi buta ke segala arah


Karena ketidak beruntungannya, sang pemimpin terkena serangngan membabi buta beruang itu hingga membuatnya terpental ke arah anak buahnya


Anak buahnya yang melihat sang pemimpin terpental ke arahnya bersiapnuntuk menangkapnya


tapi tiba tiba beruang yang tadi menyerang membabi buta itu mengaum sangat keras hingga membuat tubuh mereka sekali lagi tidak bisa bergerak


Dan sekali lagi ketidak beruntungan sang pemimpin, dia mendarat di sebuah batu dan kepalanya lah yang mendarat terlebih dahulu hingga membuat dirinya pingsan


Anak buahnya yang melihat sang pemimpin tidak bergerak setelah mendarat di batu itu langsung saja menghampirinya setelah bisa bergerak


Tapi sebelum mereka sampai, cakar beruang sudah terlebih dahulu mencabik cabik salah satu dari mereka hingga beberapa bagian


Tinggal tersisa mereka ber 3, tanpa mempedulikan sang pemimpin mereka memilih menyerang beruang itu yang sudah terluka parah


Walaupun pangkat pemimpin mereka lebih tinggi, tetapi nyawa mereka tetap no 1, tapi belum juga mereka menyerang beruang yang sedang berlari ke hadapan mereka


Salah satu dari mereka tiba tiba saja tumbang dengan kepala hancur hingga memperlihatkan serpihan otaknya


Merekapun menengok untuk melihat apa penyebab teman mereka mati tiba tiba, dan saat di lihat, itu ternyata pisau yang terbuat dai batu?...


Merekapun melihat sekeliling untuk menemukan orang yang sudah membunuh salah satu dari mereka, hingga sebuah suara mengalihkan pandangan mereka bahkan beruang itu ke arah suara itu berasal


"Kalian berpesta tidak ngajak ya!"

__ADS_1


jangan lupa tekan tombol like!


__ADS_2