
Hendrick terus menerus menyerap semua khasiat orb itu tanpa mempedulikan sekitar hingga akhirnya 30 menitpun berlalu
Hendrick baru membuka mata dan menunjukkan wajah sumringah, dia sangat senang karena bisa menambahkan element yang ada di dalam tubuhnya
Di sistem store juga ada sih element seperti ini, tetapi itu sangat mahal, dia harus mengumpulkan banyak poin jika ingin membelinya
Groarr
Hendrick dikejutkan dengan suara keras tiba tiba itu, suara itu sangat keras hingga membuat suara itu bergema di dalam gua ini
"A-apa itu suara beruang?" Tanya Hendrick dengan wajah gugup
Jika di harus melawan beruang sekarang, diatambah lagi dia juga lagi dikejar kejar oleh orang orang berbaju hitam itu, dia pasti akan mati
Hendrick perlahan berjalan mengendap endap untuk mengintip keluar dan melihat beruang hitam dengan ukuran 3 meter, 2× ukuran beruang normal
Hendrick melihat beruang itu seperti sedang marah akan sesuatu jadi dia lebih menonjolkan kepalanya untuk melihat lebih jelas
Dia bisa melihat di depan beruang itu terdapat 6 orang yang tadi mengejar Hendrick yang sekarang tengah waspada sembari memandang beruang itu
Hendrick yang melihat akan terjadinya pertarungan dari kedua belah pihak menjadi senang dan langsung bersipa untuk menonton
'truth eye'
[Nama: beruang madu
Tingkat: binatang roh kelas 4
Skill: Auman beruang(F), cakaran beruang(E).]
Note: sekarang tingkat skill diganti ya, bukan oleh Lv lagi, melainkan oleh peringkat, peringkat yang terbawah adalah F dan yang tertinggi adalah SSS. Dan untuk item juga sama
Hendrick yang melihat status beruang itu hanya bisa menggeleng pasrah, dia sedikit merasa kasihan karena mereka melawan beruang dengan kekuatan setara pembentukan inti mana Lv1, tapi dia lebih merasa kasihan kepada dirinya karena tidak bisa memenggal kepala mereka dengan tangannya sendiri untuk menyelesaikan misis sistem
'eh, kalau mereka mati otomatis misis sistem beres kan?'
Beralih ke pertempuran
"Sial, kenapa harus menjumpai sesuatu seperti ini" ucap sang pemimpin mengutuk ketidak beruntungannya
"Bos harus bagaimana ini?" Tanya bawahan1
"Mau bagaimana lagi, serang saja dia" ucap sang pemimpin dengan wajah kesal
"Tapi bos, beruang ini setara dengan ranah pembentukan inti mana Lv1, bagaimana kita bisa mengalahkannya" ucap bawahan 2, yang merasa bahwa beruang di depannya tidak bisa dikalahkan oleh mereka
__ADS_1
"Benar itu bos, harus bagaimana kita sekarang" ucap bawahan 1 menimpali ucapan bawahan 2
"Kita menang jumlah sialan, kita pasti bisa mengalahkannya" ucap sang pemimpin dengan membentak bawahannya
"Kita hanya perlu kerja sama dengan baik, kalian harus mendengarkan arahanku dan jangan sampai lalai" ucap sang pemimpin yang diangguki oleh ke 5 bawahannya
'kekuatanku berada di ranah pemadatan mana Lv6, sedangkan semua bawahanku berada di Lv4, aku pasti bisa mengalahkannya' batin sang pemimpin dengan percaya diri
"Kalian berpencar dan kepung beruang itu dari segala arah" teriak sang pemimpin yang diangguki oleh semua bawahannya
Langsung saja semua bawahannya itu mengelilingi beruang itu dan menunggu lagi instruksi dari sang pemimpin
Tapi tanpa menunggu lawannya siap, beruang itu langsung saja mengeluarkan sekill aumannya yang membuat mereka tidak bisa bergerak selama beberapa detik
Tapi hanya dengan beberapa detik saja beruang itu langsung menggunakan skill cakarannya dan menargetkan orang yang ada di hadapannya
Dan seketika tubuh orang yang terkena cakarannya langsung terpotong beberapa bagian hingga terlihat organ dalam tubuhnya
Semua bawahan dan pemimpinya yang melihat salah satu teman mereka mati dengan sadis langsung bergidik ngeri
Rasa takut yang amat besar menghampiri mereka hingga mereka tidak bisa bergerak dari tempatnya
Tanpa menunggu lawannya siap dengan serangannaya, beruang itu langsung saja mengeluarkan skillnya lagi dan membuat lagi lagi salah satu dari mereka mati mengenaskan
Sang pemimpin yang melihat ini tidak bisa membiarkan anak busahnya mati dengan sia sia jadi dia berteriak dan berkata
Meskipun masih ada jejak ketakutan dalam diri mereka, tapi mereka memaksakan untuk menyerang dan bergerak daripada mati sia sia dengan tidak membuat goresan apapun
'bagus-bagus, jadilah prisai manusia untukku mengahadapi beruang ini' batin sang pemimpin dengan pemikiran jahatnya
'jika aku bisa membunuh beruang ini dan memberikan inti rohnya kepada tuan, aku pasti akan naik pangkat' batin sang pemimpin dengan senyum senang
Tanpa berlama lama tenggelam dalam pikirannya sang pemimpin langsung menerjang beruang itu untuk membantu anak buahnya
Dia lumayan kesusahan menangani beruang ini, apalagi jika anak buahnya mati semua, tubuhnya pasti sudah terbagi menjadi beberapa bagian seperti anak busahnya yang mati di awal
Sang pemimpin langsung saja membuat water ball untuk menyerang beruang itu yang sedang lengah karena perhatiannya terarah pada anak buahnya
Dia yang mendapat kesempatan untuk menyerang dari jarak jauh tidak menyia nyiakan kesempatannya dan langsung melemparkan water ball itu
Tapi seperti tidak merasakan apapun dari serangannya, beruang itu masih saja memfokuskan perhatiannya pada anak buahnya
Sang pemimpin sedikit merasa kesal melihat beruang itu tidak mengindahkan serangannya, dia sekali lagi menyerang beruang itu tetapi tetap tidak dipedulikan oleh beruangnya
Sang pemimpin sangat kesal melihatnya, jadi dia langsung saja membuat pisau dari air dan melemparkan pisau air itu pada beruang
__ADS_1
Penyihir pada ranah pemadatan mana bisa memadatkan mana menjadi senjata atau sebagainya, seperti pemimpin itu yang mempunyai element air, dia membuat pisau itu dari elemennya
Tapi kelemahan dari teknik ini adalah penyedotan mananya yang sangat besar, jika sang pemimpin tidak kesal mana mungkin dia menggunakan teknik ini yang membuat mananya cepat terkuras
Dan benar saja, setelah pisau air mengenai beruang itu hingga menancap dan membuat luka yang lumayan dalam, beruang itu langsung menoleh dan menatap marah pada sang pemimpin
'glup... Apa aku bodoh ya, bagus kalau beruang itu tidak mempedulikan ku hingga aku tidak akan terluka, tapi kenapa aku malah ingin beruang itu mempedulikanku' batin sang pemimpin merutuki kebodohannya
Tanpa mempedulikan serangan tak terasa dari musuh yang ada di hadapannya, beruang itu langsung saja berlari ke arah sang pemimpin dengan cepat
Sang pemimpin yang melihat beruang itu berlari kearahnya sangat ingin berteriak meminta bantuan kepada bawahannya
Tapi karena gengsinya sebagai pemimpin dalam kelompok ini, dia tidak jadi berteriak dan mencoba melawan beruang itu yang terlihat menyeramkan
Terlihat beruang itu semakin dekat kepadanya, beberapa langkah lagi beruang itu sampai kepadanya, sang pemimpin langsung saja membuat shield dari air untuk menahan cakaran beruang itu
Berhasil menhan cakaran itu, tanpa berlama lama sang pemimpin langsung saja membuat pisau air kembali dan melompat ke samping beruang itu
Sampai di sana dia memanfaatkan kelalaian beruang itu dan menusukkan pisau itu tepat di pinggangnya hingga pisau itu terbenam dalam tubuh beruang itu
Beruang yang merasakan rasa sakit di pinggangnya langsung saja berteriak dan menyerang membabi buta ke segala arah
Karena ketidak beruntungannya, sang pemimpin terkena serangngan membabi buta beruang itu hingga membuatnya terpental ke arah anak buahnya
Anak buahnya yang melihat sang pemimpin terpental ke arahnya bersiapnuntuk menangkapnya
tapi tiba tiba beruang yang tadi menyerang membabi buta itu mengaum sangat keras hingga membuat tubuh mereka sekali lagi tidak bisa bergerak
Dan sekali lagi ketidak beruntungan sang pemimpin, dia mendarat di sebuah batu dan kepalanya lah yang mendarat terlebih dahulu hingga membuat dirinya pingsan
Anak buahnya yang melihat sang pemimpin tidak bergerak setelah mendarat di batu itu langsung saja menghampirinya setelah bisa bergerak
Tapi sebelum mereka sampai, cakar beruang sudah terlebih dahulu mencabik cabik salah satu dari mereka hingga beberapa bagian
Tinggal tersisa mereka ber 3, tanpa mempedulikan sang pemimpin mereka memilih menyerang beruang itu yang sudah terluka parah
Walaupun pangkat pemimpin mereka lebih tinggi, tetapi nyawa mereka tetap no 1, tapi belum juga mereka menyerang beruang yang sedang berlari ke hadapan mereka
Salah satu dari mereka tiba tiba saja tumbang dengan kepala hancur hingga memperlihatkan serpihan otaknya
Merekapun menengok untuk melihat apa penyebab teman mereka mati tiba tiba, dan saat di lihat, itu ternyata pisau yang terbuat dai batu?...
Merekapun melihat sekeliling untuk menemukan orang yang sudah membunuh salah satu dari mereka, hingga sebuah suara mengalihkan pandangan mereka bahkan beruang itu ke arah suara itu berasal
"Kalian berpesta tidak ngajak ya!"
__ADS_1
jangan lupa tekan tombol like!