Sistem kuasa pangeran

Sistem kuasa pangeran
memenggal beruang madu


__ADS_3

Ke 2 orang termasuk beruang itu yang tadinya fokus satu sama lain mengalihkan perhatiannya pada asal suara menyebalkan itu


Di sana Hendrick sedang berdiri dengan santai sembari memainkan belati yang terbuat dari tanah di tangannya


"Kau- bagaimana bisa kau berada di sini" ucap salah satu bawahan


"Hee... Memangnya ini rumahmu hingga aku tidak boleh berada di sini" Ucap hendrick dengan senyum mengejek


Bawahan itu yang melihat senyum mengejek dari wajah Hendrick sangat kesal hingga rasanya dia ingin mencabik cabik wajahnya itu


"Kau datang ke sini ingin mati ya?" Tanya bawahan yang satu lagi


"Dari pada mementingkan aku ingin mati atau tidak, lebih baik kau pentingkan terlebih dahulu musuh yang ada di hadapanmu" ucap Hendrick dengan wajah santai merasa tidak bersalah sedikitpun


"Ap-" belun sempat dia bertanya, dirinya sudah terlebih dahulu tercabik cabik oleh cakaran beruang itu hingga tak bernafas kembali


Bawahan yang hanya tersisa satu lagi itu merinding ngeri melihat temannya mati seperti itu


Tanpa ingin melihat potongan tubuh temannya itu, dia langsung mengalihkan pandangan ke arah Hendrick


"H-hey, kau harus membantuku dan kami pasti tidak akan mengganggumu lagi" ucap bawahan itu dengan nada memerintah


"Oh ya?" Hanya itu yang keluar dari mulut Hendrick


dia tidak takut dengan 'kami' yang disebutkan oleh orang di hadapannya karena dia pasti akan menemukan dan membunuh dalang di balik orang yang menyuruh mereka


"Ya, ya, cepat bantu aku dan kami pasti tidak akan mengganggumu lagi" ucap bawahan itu dengan mendesak


"Baiklah aku akan membantumu" ucap Hendrick dengan wajah ramahnya


Bawahan itu yang mendengar Hendrick akan membantunya menjadi semangat dan percaya diri bisa mengalahkan beruang yang ada di depannya


"Yo, Yo, semangat, jangan sampai kalah" sorak Hendrick dari kejauhan dengan senyumnya yang masih terpatri di wajahnya


"Apa yang kau lakukan, cepat tolong dan bantu aku" teriak bawahan itu panik saat melihat beruang yang ada di depannya sudah berlari menuju ke arahnya


"Aku sudah membantumu ini, dengan menyemangatimu, ayo semangat jangan sampai kalah oleh beruang besar itu" teriak Hendrick dengan senyum ramah


"Sial, aku pasti ak-" belum sempat dia menyelesaikan ucapannya, dirinya terlebih dahulu merasakan rasa sakit yang sangat menyakitkan


Hingga dia menutup mata dan tidak tahu apa yang membuatnya meninggal, entah itu cakaran beruang atau serangan dari Hendrick


Hendrick di kejauhan yang melihat bawahan di hadapannya mati dengan mudah hanya bisa memasang senyum sinis

__ADS_1


"Hanya segitu saja kekuatanmu tapi ingin mengancamku?... Huh menggelikan" ucap Hendrick yang masih memasang senyum sinisnya


Setelah membunuh bawahan di depannya dengan cakarnya, beruang itu mengalihkan perhatiannya pada Hendrick dan menatapnya tajam


"Ho... Meskipun kau sudah ada di ambang kematian karena kekurangan banyak darah, dan kau masih ingin melawan?" Ucap Hendrick menatap kasihan pada beruang yang ada di depannya


Kemarahannya kepada sekelompok orang tadi, sangat kuat sehingga dia tidak mempedulikan luka yang akan membawanya pada kematian


Setelah beberapa saat menatap tajam pada Hendrick, beruang itu tiba tiba saja berlari dengan cepat ke arahnya sembari mengeluarkan aumannya


Hendrick yang ditargetkan oleh skill Auman beruang itu terkena stun selama beberapa detik, tapi karena tanahnya yang sekarang berada di pemadatan mana Lv7 dia jadi bisa mempersingkatnya


Tadi pas dirinya lagi menyerap element orb, dia menyadari bahwa di dalamnya juga ada energi mana yang besar, jadi dia bisa sekalian meningkatkan ranahnya ke yang lebih tinggi


Saat beruang itu hendak sampai dan mencakar dirinya, Hendrick langsung saja menghindar dan mendaratkan serangan berupa belati tanah yang menancap pada mata beruang itu


Setelah menyerang titik fatalnya, Hendrick langsung saja menjauh dari sana dan memperhatikan terlebih dahulu


Dia takut beruang itu akan menyerang membabi buta seperti saat dia di tusuk oleh pemimpin kelompok tadi


Dan benar saja beruang itu langsung mengamuk dan menyerang ke arah sekitar dengan membabi buta tanpa mempedulikan apapun


Bahkan pohon yang ada di sekitar sana sudah patah karena ulah beruang itu yang menyerang secara membabi buta


Setelah beberapa saat menyerang membabi buta, beruang itu berhenti karena kelelahan, bahkan kakinya gemetar karena tidak bisa menopang tubuhnya kembali


Hendrick yang melihat beruang itu kelelahan tanpa meninggalkan kesempatan langsung saja maju dan menaiki tubuh beruang itu dengan membawa pedang


Namun beruang itu yang sekarang sedang terbaring tak berdaya merasakan Hendrick yang menaiki tubuhnya


Dengan tenaga terakhirnya beruang itu bangkit dan menggoyangkan tubuhnya dengan sangat membabi buta untuk melemparkan Hendrick yang tadi naik pada tubuhnya


Tapi Hendrick yang sekarang berada di tubuh beruang itu berpegangan erat dan tidak akan dengan mudah jatuh


Hingga beberapa saat beruang itu kelelahan dan ambruk kembali ke tanah dengan mata yang sepertinya sebentar lagi akan terpejam


"Kasihannya dirimu, tadi pertarungan yang sangat bagus dan selamat tinggal" ucap Hendrick yang langsung saja memenggal kepala beruang itu hingga terpisah dari tubuhnya


[Ding... Tuan membunuh beruang madu, binatang roh kelas 4, mendapatkan 200 poin kuasa]


"Yes... Sekarang poinku ada 485" ucap Hendrick dengan senyum bahagia


"Hey sistem, kau tidak memberitahuku kalau membunuh manusia juga akan mendapatkan poin" tanya Hendrick dengan kesal

__ADS_1


"Karena host tidak bertanya, pasti itu yang kau katakan untuk jawabanmu" ucap Hendrick menebak jawaban sistemnya


[...]


"Hahaha... Benar kan?" Ucap Hendrick senang dengan tebakannya yang benar


[Ding... Tidak benar host, sistem akan menjelaskan sekarang, host juga bisa mendapatkan poin kuasa dari membunuh manusia, tapi hanya didapat jika manusia itu adalah penyihir dan manusia itu adalah musuh host.


Jika manusia itu bukan penyihir dan bukan musuh host melainkan teman, keluarga, istri atau apapun, maka host tidak akan menerima poin kuasa]


"Jadi intinya penyihir yang aku bunuh harus memiliki permusuhan terhadapku begitu?" Tanya Hendrick yang masih tidak terlalu paham


[Ding... Begitu juga bisa, tapi host juga bisa menentukan mana musuh dan mana bukan dalam alam bawah sadar host, dan sistem akan menentukan itu dari sana]


"Gak paham, yah biarlah, yang aku tangkap hanya, manusia yang kubunuh harus musuh agar mendapatkan poin kuasa" ucap Hendrick dengan yakin


[Ding... Terserah host sajalah]


"Ya terserahku saja, dan sekarang mari kita lihat tubuh beruang ini" ucap Hendrick yang langsung memeriksa tubuh beruang yang sudah tidak berkepala


"Di novel kultivator yang kubaca, hewan roh pasti punya inti energi atau sebagainya" ucap Hendrick sembari menggeledah perut beruang yang sudah berlubang karena pedangnya itu


Tapi dia tidak menemukan apapun di dalam perutnya, jadi dia melihat sekeliling dan mencari kepala beruang yang tadi di penggalnya


Setelah menemukannya tidak jauh dari sana dia langsung menghampirinya dan membelah dua kepala beruang itu


Dan setelah terbelahenjadi dua, dia bisa melihat sebuah benda seukuran kelereng berwarna putih dengan energi yang besar di dalamnya


Dia langsung saja mengambilnya yang ternyata berada di tengah tengah kepala beruang itu


Dia melihat sekeliling benda itu dan mengendusnya, dia yakin ini adalah inti energi yang seperti di novel, tapi...


"Kenapa ada di kepala ya?... Perasaan di novel di jelaskan kalau intinya berada di tubuhnya" ucap Hendrick dengan bingung


"Hah biarlah, itu kan novel sedangkan ini dunia nyata, bodohnya aku percaya dengan cerita novel seperti itu" ucap Hendrick yang langsung saja memasukkannya ke dalam inventory


Setelah meletakkannya di inventory sistem dia langsung saja berbalik dan berjalan menuju ke arah sang pemimpin kelompok itu dengan tenang


Samapi di sana dia memandang sebentar pemimpin kelompok itu, setelah memandangnya sebentar dia tiba tiba saja menendangnya tepat di perutnya dan berkata


"Sampai kapan kau akan berpura pura pingsan?"


jangan lupa tekan tombol like ya!

__ADS_1


__ADS_2