Sistem kuasa pangeran

Sistem kuasa pangeran
wakil ketua cabang asosiasi lelang


__ADS_3

Hari dengan cepat berlalu dan sekarang jam sudah menunjukkan pukul 18.30, Hendrick sekarang sedang bersiap siap untuk menuju ke pusat kota tempat di mana cabang asosiasi lelang kota cakrawala berada


Karena lelang itu akan di mulai pukul 8 malam jadi Hendrick tidak terburu buru untuk sampai kesana, jadi dia dengan santai besiap siap tanpa mempedulikan ketukan pintu dan suara teriakan yabg terdengar di luar ruangan


"Rick... Lo sudah siap belum sih, lama amat" teriak Rendi yang berada di luar kamarnya


"Rick... Cepetan lah, sudah kesiangan ini" teriak Rendi lagi dengan terburu buru


Hendrick yang mendengar teriakan Rendi di luar ruangan hanya bisa mendesakkan lidahnya karena kesal dengan perilaku temannya ini


"CK... Lelang di mulai pukul 8 juga, jam 7 juga belum ren" teriak Hendrick yang masih santai bersiap siap di dalam kamarnya


"Perjalanan ke pusat kota lumayan jauh Rick, sekitar 20 menitan ini, cepetanlah" teriak Rendi lagi


"Iya iya, bawel banget sih lu" ucap Hendrick yang langsung saja menyudahi bersiapnya


Hendrick langsung saja keluar dari kamarnya dan melihat Rendi dan ke 3 lainnya berdiri di depan kamarnya dengan di tatap aneh oelh beberapa orang


"Lo teriak keras banget, kita sampe di tatap aneh gini nih" bisik vino sembari menatap risih pada orang orang yang sedari tadi menatap mereka


"Sudahlah, jangan di pedulikan saja, yang penting percaya diri" ucap Rendi dengan tersenyum bangga


"Ndasmu percaya diri" ucap vino sembari memukul belakang kepala Rendi


"Lo bapa sih Vin, sakit ini" ucap Rendi memasang wajah memelas sembari mengusap usap belakang kepalanya


"Elo sih-"


"Sudahlah, ayo kita berangkat sekarang, tiketnya sudah ada kan ren?" Tanya Hendrick seraya memandang kepada Rendi


"Aman Rick, ada 3, tapi untuk mereka bagaimana Rick?" Tanya Rendi sembari menunjuk Andre dan Darwin yang sedari tadi diam


"Mereka akan menunggu di mobil saja, bisa kan?" Tanya Hendrick sembari memandang kepada bawahannya


"Bisa tuan, kami akan menunggu anda di mobil" ucap mereka serempak


"Bagus, ayo kita berangkat" ucap Hendrick yang diangguki oleh mereka berempat


Merekapun berangkat menuju pusat kota cakrawala di mana cabang asosiasi lelang berada dan tempat diadakannya lelang itu


••••


Sedangkan di suatu tempat tidak jauh dari pusat kota


Terlihat 2 orang memakai jubah hitam tengah berbincang bincang di sebuah gang gelap tanpa disadari oleh orang orang yang melewati gang tersebut


"Apa kita benar benar akan mengikuti orang itu kak?" Tanya salah satu sosok itu yang ternyata adalah seorang perempuan


"Mau bagaimana lagi, jika kita kembali ke sana, kita pasti tidak akan selamat" ucap sang kakak yang juga adalah perempuan


Mereka memakai tudung berwarna hitam jadi tidak terlihat terlalu jelas wajah yang mereka miliki


"Dan juga kakak punya hutang Budi padanya karena bisa menyembuhkan kaki kakak yang terluka hingga bisa berjalan kembali" ucap sang kakak


"Tapi kenapa kakak juga memberikan flash drive itu kepadanya, bila di adalah komplotan orang itu bagaimana?" Tanya sang adik dengan khawatir


"Tenang saja, bila dia komplotan orang itu kenapa dia harus repot repot menyelamatkan kakak dari awal?" Tanya sang kakak


"Oh... Benar juga ya, bila dia bersekutu dengan orang itu pasti kita sudah beda alam hehe..." Tawa canggung sang adik


"Tapi kak, kaki kakak sudah benar benar sembuh kan?" Tanya sang adik dengan khawatir


"Tenang saja, kaki kakak sudah kebali normal" ucap sang kakak menenangkan sang adik


"Syukurlah, aku tidak menyangka dia bisa menyembuhkan luka itu hanya dangan menyentuhnya" ucap sang adik dengan kagum


"Iya..." Singkat sang kakak


'lebih seperti memutar waktu sih menurutku'


Saat mereka sedang fokus dengan obrolannya, mereka tiba tiba dikagetkan dengan sebuah gate atau gerbang tiba tiba saja muncul


Gate atau gerbang itu tingginya sekitaran 4 meteran dengan lebar sekitar 3 meter dan di tengah tengah gate itu terdapat pusaran berwarna biru yang mengeluarkan energi mana yang lumayan besar


Karena mereka berada di dalam gang yang gelap dan jauh dari keramaian orang orang, bahkan bangunan bangunan yang ada di sekeliling mereka lumayan tinggi jadi gate itu tidak akan menarik perhatian orang orang

__ADS_1


Mereka yang melihat itu langsung saja memasang sikap waspada bila terjadi sesuatu yang membahayakan


Tapi dugaan mereka ternyata salah, dia dalam gate itu tiba tiba saja keluar sesosok wanita dengan penampilan yang mempesona


Tapi tidak wajahnya tidak terlalu kelihatan karena dia memakai topeng rubah setengah wajah di wajahnya itu


Tapi topeng setengah wajah itu tidak menghilangkan kesan cantik nan mempesona dari wanita yang ada di hadapan mereka


Bahkan mereka sebagai wanitapun merasa kagum dengan sosok itu yang sangat indah dan cantik


Sosok itu mempunyai rambut berwarna putih dan bola mata berwarna Ruby, menambah kesan mempesona di wajahnya


Tubuhnya yang ramping dan berisi di bagian yang seharusnya sangat menggoda, apalagi bagian atasnya, wih- ehem


"Apa kalian sudah menunggu lama" ucap sosok itu kepada mereka dengan suara lembut


Setelah sosok itu berbicara, tiba tiba saja gate yang ada di belakangnya menghilang seperti tidak pernah ada sekalipun


"Kami baru saja sampai nona Ya" ucap mereka dengan serempak


"Yasudah, apakah kalian sudah mendapatkan tiket untuk pelelangan kali ini sesuai yang aku perintahkan?" Tanya sosok itu yang dipanggil nona Ya oleh mereka


"Sudah nona, kita juga mendapat kartu VIP dari asosiasi lelang karena menjual beberapa barang yang berharga" ucap sang kakak dengan hormat


"Bagus, kalau begitu ayo kita berangkat ke sana sekarang" ucap nona Ya seraya berjalan menjauh dari sana


"Baik nona" ucap Kakak dan adik itu serempak dan langsung mengikuti nona Ya di belakangnya


••••


Hendrick sampai di rumah lelang jam 07.00, meskipun masih jauh dari waktu lelang di mulai, tapi di sekitaran rumah lelang itu sudah banyak orang


"Asosiasi lelang ini benar benar terkenal ya" ucap Rendi dengan kagum


"Mereka bukan orang biasa, jadi kalian jangan memprovokasi mereka ingat itu" ucap Hendrick mengingatkan


Dia tadi memakai truth eye nya dan kaget bahwa hampir semua orang di sekitar rumah lelang ini adalah penyihir


Bahkan ranah terendah dari semua penyihir di sini adalah pernafasan dasar Lv7, mereka sangat kuat menurut Hendrick


Hendrick langsung saja keluar dari mobil dan menuju pintu masuk lelang yang dijaga oleh pria berbadan kekar dengan masing masing memiliki ranah pemadatan mana Lv1


'penjaga saja sangat kuat apalagi pemiliknya ya'


"Silahkan tunjukkan tiket lelang anda" ucap penjaga tersebut saat melihat Hendrick berjalan menuju pintu masuk


"Aku ingin melelang item berharga jadi aku tidak memiliki tiket lelang" ucap Hendrick dengan santai


Para penjaga yang mendengar itu sontak saja saling pandang, mereka tidak yakin kalau pemuda yang masih berusia 20 an akan mempunyai barang berharga


"Kalau begitu mari saya antar pada seseorang yang dapat menilai barang anda" ucap salah satu penjaga yang diangguki oleh Hendrick


Langsung saja Hendrick mengikuti penjaga itu ke sebuah ruangan, saat masuk dia bisa melihat seorang pria paruh baya sedang duduk di belakang meja kerjanya


"Ada apa kau ke sini" tanya lelaki paruh baya tanpa melihat ke arah mereka


"Pemuda ini ingin melelang sesuatu tuan Rama" ucap penjaga itu dengan hormat


Pria paruh baya itu yang mendengar ucapan penjaga itu sontak saja mengalihkan perhatiannya menuju ke arah Hendrick


Pria paruh baya itu memandang Hendrick lumayan lama dengan memegang dagu seperti menilai sesuatu


Hendrick pun menggunakan truth eye nya untuk melihat status pria paruh baya yang dipanggil tuan Rama oleh penjaga tadi


'truth eye'


[Nama: Rama mahendra(45)


Gender: laki laki


Tittle: wakil manager cabang asosiasi lelang


Ranah: pembentukan inti mana Lv5


Desskripsi: salah satu tetua dari keluarga Mahendra]

__ADS_1


Hendrick yang melihat status pria paruh baya di depannya hanya bisa menghela nafas, dia sangat kuat


"Baiklah, kau bisa pergi ke pos mu kembali" ucap pria paruh baya itu


"Baik tuan" ucap penjaga itu yang langsung saja mengundurkan diri


"Baiklah anak muda, apa yang ingin kau lelang di sini, tapi item itu harus berharga jika kau ingin melelangnya" ucap pria paruh baya itu dengan tenang


Hendrick yang mendengar itu hanya tersenyum tenang dan mengeluarkan healing potian kualitas rendah dengan santai


Kata sistem healing potion tingkat rendah yang berada di sistem shop setara dengan healing potion tingkat menengah di sini, jadi Hendrick mengeluarkannya dengan prrcaya diri


Hendrick langsung saja menyerahkan potion itu kepada pria paruh baya itu yang sedari tadi menatapnya dengan penasaran


Setelah menerima potion pemberian Hendrick, pria paruh baya itu langsung saja mengeceknya cukup lama


"Hem... Ini adalah healing potion tingkat menengah, dan kualitasnya sangat bagus, baiklah, ini bisa kami lelang" ucap pria paruh baya itu dengan mengangguk anggukkan kepalanya


"Kamu akan mendapatkan 10% dari penghasilan lelang, apa itu tidak masalah" ucap tuan Rama dengan senyum


"Baiklah, tapi bukan hanya itu yang ingin aku lelang" ucap Hendrick yang langsung saja mengeluarkan healing potion tingkat menengahnya


Dia menghabiskan 150 poin kuasa untuk membeli ke 2 healing potion ini di sistem shop


Hendrick langsung saja menyerahkan ini kepada tuan Rama dengan santai, tanpa tegang sedikitpun


Tuan Rama yang melihat potion itu seketika berbinar, dia langsung saja mengambilnya dengan cepat dan memeriksa kualitasnya dengan terburu buru


"I-ini, apakah ini healing potion kualitas tinggi" ucap tuan Rama dengan wajah tak percaya


"Benar, apakah ini bisa di lelang?" Tanya Hendrick dengan mengangkat sebelah alisnya


"B-bisa, bahkan ini bisa masuk item utama di lelang kali ini" ucap pak Rama dengan semangat


Pasalnya potion tingkat tinggi masih sangat langka di negara ini, walaupun ada itu hanya berada di keluarga tingkat tinggi


'apakah orang yang dihadapanku ini adalah tuan muda keluarga tingkat tinggi' batin tuan Rama dengan penasaran


"Baiklah kalau begitu, tolong lelang ke 2 item ini dengan baik" ucap Hendrick seraya membalikkan badannya hendak kaluar dari sana


Dia hanya berniat melelang kedua item ini agar mendapatkan mana stone yang banyak, jadi dia sangat menantikannya


"Tunggu tuan muda" ucap tuan Rama menghentikan langkah Hendrick yang hendak keluar dari ruangan ini


"Ada apa lagi ya tuan Rama?" Tanya Hendrick setelah membalikkan badannya kembali


"Mohon terima ini sebagai hadiah dari saya" ucap tuan Rama dengan menyerahkan sebuah kartu berwarna emas


"Apa ini?" Tanya Hendrick seraya membolak balikkan kartu itu


Di tengah kartu itu tertulis 'VIP asosiasi lelang' dan Hendrick langsung dengan mudah menebak kartu apa itu


"Ini adalah kartu VIP asosiasi lelang tuan muda, jika tuan muda mempunyai kartu ini maka tuan muda akan mendapatkan diskon sebesar 15% di setiap pembelian dalam lelang" ucap tuan Rama dengan sopan


'aku harus berteman dengannya, sepertinya dia berasal dari keluarga tingkat tinggi yang sangat berpengaruh' batin tuan Rama dengan tersenyum senang


"Ho... Baiklah, aku akan pergi sekarang" ucap Hendrick seraya membalikkan badannya kembali


"Tunggu tuan muda, biar pelayan kami yang mengantar ke ruangan anda" ucap tuan Rama dengan ramah


"Baiklah, tapi bisakah aku meminta tolong padamu untuk memanggilkan temanku" ucap Hendrick seraya memberitahukan lokasi tempat parkir mobilnya


"Baiklah tuan muda, anda bisa menunggu di sini sebentar, saya akan memanggil pelayan terlebih dahulu" ucap tuan Rama seraya keluar dari sana


Hendrick hanya mengangguk dan duduk di kursi dekat sana dengan santai sembari menunggu teman temannya datang


Tidak lama kemudian ke 2 temannya sampai di sini dan melihat Hendrick yang tengah duduk bersantai di kursi


"Hei Rick, Lo ngelakuin apa sampai pelayan asosiasi lelang ini menjemput kita secara langsung" tanya Rendi seraya berbisik di dekat telinga Hendrick


"kalau begitu tolong antar kami ke ruangan yang disebutkan oleh tuan Rama" ucap Hendrick tanpa mempedulikan bisikan Rendi


"Baiklah tuan, mari ikuti saya" ucap pelayan asosiasi lelang itu dengan hormat


Hendrick hanya mengangguk dan mengikuti pelayan itu menuju lantai 2 cabang asosiasi lelang itu

__ADS_1


jangan lupa tekan tombol like ya!


__ADS_2