Sistem kuasa pangeran

Sistem kuasa pangeran
selesainya lelang


__ADS_3

Hendrick hanya memasang wajah datar saja saat mendengar ucapan ucapan para peserta yang ada di lantai 1


"50 mana stone tingkat tinggi"


Terdengar lagi suara lembut yang berasal dari ruang VVIP yang membuat keheningan kembali terjadi


Hendrick di ruangannya hanya di bisa menghela nafas dengan enggan, apakah dia harus menaikkan harganya lagi dan menghabiskan poin kuasanya atau tidak


Poin kuasanya sekarang ada di angka 1.650, jadi dia hanya bisa menawar maksimal sampai sampai 66 mana stone


Tapi dia enggan menghabiskan poin kuasanya hanya untuk membeli ini, dia tidak mau miskin kembali


'kamu harus memenangkannya tuan, smeangat!' ucap Cassandra dengan memebri semangat yang malah membuat Hendrick merasa kesal


'semangat gundulmu, apa kau ingin aku menjadi miskin hah?' ucap Hendrick dengan kesal


'tapi pedang ini sangat berbahaya tuan, jika ada orang lain yang menggunakannya maka orang itu akan celaka' ucap Cassandra dengan nada bijak


'arg... Sialan, baiklah akan ku pertaruhkan semua poin kuasaku' ucap Hendrick dengan kesal


'poin kuasa apa tuan?' tanya Cassandra dengan bingung


'buka apa apa, aku hanya sedang berbicara sendiri' ucap Hendrick dengan acuh


"55 mana stone tingkat tinggi" ucap Hendrick lagi dengan lumayan keras


"Woah dia benar benar ingin menantang keluarga tingkat tinggi itu"


"Dia benar benar sangat berani"


"Dia sangat bodoh, apakah dia tidak tahu kekuatan keluarga tingkat tinggi hingga berani menginggungnya?"


"Dia berani menyinggungnya pasti dia juga memiliki latar belakang yang sama bung"


"Perkataanmu benar bung, dia juga pasti memiliki latar belakang yang kuat"


Terdengar seperti itulah ucapan ucapan orang yang berada di lantai 1, mereka sangat heboh seakan mereka sendirilah yang menyinggung orang yang berada di ruang VVIP tersebut


"Apakah kamu tidak akan mengalah kepada seorang wanita tuan?" Tanya suara lembut yang berasal dari ruang VVIP


Mendengar pertanyaan itu membuat orang orang yang berada di lantai 1 menjadi diam, mereka ingin mendengarkan dengan seksama pembicaraan ini


"Maaf nona, aku membutuhkan pedang ini jadi aku tidak bisa mengalah" ucap Hendrick dengan nada tenang


"Kenapa tidak nona muda saja yang menyerah dan memberikan pedang ini kepada saya" ucap Hendrick dengan menyeringai santai


"Oh... Apakah tuan sangat membutuhkan pedang ini?" Tanya nona muda William dengan mengangkat satu alisnya


Dia sedikit kaget dengan keberanian Hendrick yang dengan beraninya menyarankan dirinya untuk menyerah


"Saya tidak terlalu membutuhkannya sih, tapi pedang ini sangat berbahaya jika di gunakan oleh orang yang tidak tahu cara menggunakannya, jadi saya perlu mengamankannya" ucap Hendrick dengan santai


Mendengar ucapan Hendrick yang sok tahu membuat orang orang yang ada di lantai 1 menjadi ribut kembali


"Woah... Dia terlalu sok"


"Kau benar, dia sangat arogan"


"Apakah dia meremehkan kemampuan asosiasi lelang untuk mengidentifikasi barang?"

__ADS_1


Wanda pun yang mendengar ucapan Hendrick sedikit tersinggung, dia melihat ke ruangan tempat Hendrick berada dan berkata


"Apakah tuan dapat menjelaskan apa yang kurang dari identifikasi kami terhadap pedang ini?" Tanya Wanda dengan tersenyum


"Woah nona Wanda mulai tersinggung"


"Hahaha dia tanpa sadar menyinggung nona muda dari kekuarga Mahendra"


"Siapa nona muda keluarga Mahendra bung?"


"Apa kau tidak tahu?... Nona Wanda adalah nona muda keluarga Mahendra dan putri satu satunya patriak keluarga itu"


"Keluarga mereka juga adalah orang yang ada di balik asosiasi lelang ini, dan nona Wanda di usianya yang baru menginjak 20 tahun sudah menjadi manager di cabang asosiasi lelang ini"


"Pantas saja sepertinya dia sangat dihormati"


"Oh... Apakah nona Wanda sangat ingin tahu?" Tanya Hendrick dengan main main yang membuat Wanda tambah kesal


Sebelum Wanda menjawab pertanyaan Hendrick, ucapannya terlebih dahulu di sela oleh suara seseorang


"Apakah tuan bisa menjelaskannya kepada kami juga?... Kami ingin tahu informasi apa yang tidak bisa diketahui oleh asosiasi lelang" ucap nona muda William mendahului ucapan dari Wanda


"Karena nona muda berkata seeprti itu maka saya akan memberitahukannya kepada semua orang" ucap Hendrick dengan tersenyum


"Nama pedang ini adalah Hellfire blade, dan peringkatnya benar adalah peringkat S, sedangkan untuk efeknya juga salah satunya adalah racun seperti yang dikatakan nona Wanda tadi" ucap Hendrick menjelaskan dengan tenang


Sedangkan semua orang yang mendengar ucapan Hendrick mengangguk anggukkan kepalanya, tapi saat mendengar salah satu efek dari ucapan Hendrick membuat mereka heboh kembali


"Salah satu efeknya?... Berarti ada lebih dari 1 kan?"


"Kau benar, tapi bagaimana dia bisa mengetahui tentang pedang itu tanpa menggunakan alat penilai"


Sedangkan semua orang yang mendengar ucapan Hendrick seketika berkeringat dingin, apa yang dimaksudnya dengan energi kematian?...


"Oh ya, pedang ini juga akan secara perlahan lahan menyerap vitalitas tubuh seseorang hingga orang itu mati kehabisan Vitalis" ucap Hendrick lagi dengan seringai kejam


"Pedang ini ternyata sangat berbahaya"


"Apa kau percaya dengan uacapannya bung?... Bagaimana kalau dia hanya berbicara omong kosong"


"Kau benar, bagaimana kalau dia hanya berbicara omong kosong untuk menakuti kita agar tidak jadi membeli pedang itu"


"Bagi yang tidak tahu energi kematian ini adalah energi yang didapat dengan membunuh makhluk hidup dengan jumlah yang tak terhitung jumlahnya" ucap Hendrick kembali dengan tenang


Para peserta yang ada di lantai 1 menjadi tegang seketika setelah mendengar ucapan Hendrick, berarti pedang di hadapan mereka adalah pedang yang sudah membantai ribuan bahkan jutaan nyawa bukan?...


Sedangkan para tuan muda keluarga tersembunyi yang sudah mengetahui tentang energi kematian hanya memasang wajah tenang


Tapi saat mendengar jika ingin mendapatkan energi kematian harus membantai ribuan bahkan jutaan nyawa membuat mereka tersentak kaget


Pasalnya Yang mereka ketahui dari keluarga mereka, energi kematian itu adalah energi yang terdapat dari artefak terkutuk dari bangsa iblis


"Apakah pedang itu berasal dari bangsa iblis tuan?" Tanya nona muda keluarga William itu dengan penasaran


"Bisa di bilang begitu, tapi sebenarnya bangsa iblis tidak menggunakan energi kematian untuk bertarung melainkan energi iblis"


"Sedangkan untuk energi kematian hanya bisa di dapatkan dengan membantai ribuan bahkan jutaan makhluk hidup" ucap Hendrick dengan santai


Pasti banyak yang bertanya tanya darimana Hendrick mengetahui informasi ini kan?...

__ADS_1


Informasi ini tentunya didapatkannya dari Cassandra yang memberitahukan kepadanya sebelumnya


"Jadi begitu, tapi bagaimana cara tuan membuktikannya jika di dalam pedang ini terdapat energi kematian?" Tanya nona muda William dengan tersenyum


"Nona muda benar, apa kau bisa membuktikan perkataanmu itu" ucap Reven yang tiba tiba saja berbicara


"Aku tidak perlu membuktikannya, yang tidak percaya dengan ucapanku bisa mencoba untuk memakainya dan merasakan apa itu kematian dengan rasa sakit" ucap Hendrick dengan santai


Suasana hening seketika terjadi, mereka ragu dengan ucapan Hendrick tetapi mereka juga takut apabila ucapan Hendrick itu benar


Para tuan dan nona muda pun sama, mereka juga ragu dengan ucapan Hendrick, tetapi mereka lebih takut jika ucapan Hendrick itu kenyataan


"Kalau menurut tuan seperti itu maka saya akan melepaskan pedang itu untuk tuan, tetapi dengan 1 sayarat, apakah tuan bisa menyanggupinya?" Tanya nona William dengan tersenyum


"Ho... Syarat apakah itu?" Tanya Hendrick dengan penasaran


"Apakah tuan muda bisa meluangkan waktu untuk bertemu denganku setelah acara ini selesai?" Tanya nona muda William yang membuat para peserta menjadi heboh


"Woah... Dia sanagt beruntung sialan"


"Kau benar, dia sangat beruntung bisa bertemu dengan nona muda cantik itu"


"Dari suaranya saja sudah terbayang seberapa cantik, tapi kalau di lahat langsung pasti lebih cantik"


Sedangkan di sisi para tuan muda keluarga tersembunyi mereka semua memasang wajah tercengang


Pasalnya nona muda William ini adalah orang yang dingin kepada kaum lelaki, apakah sekarang dia sedang tertarik pada lawan jenis?...


"Sialan, kenapa nona muda keluarga William malah tertarik dengan orang itu" gumam Reven dengan sangat kesal


Dia sudah mengincar nona muda keluarga William itu untuk meningkatkan status keluarganya tetapi dia di tolak mentah mentah saat menyatakan perasaannya itu


Dia yang di tolak mentah mentah oleh wanita itu menjadi marah dan sedikit memiliki niat buruk kepadanya


Tetapi sekarang dia terlihat tertarik kepada seorang laki laki, bagaimana dia tidak kesal dengan itu


"Aku pasti akan membuatmu berlutut dengan dan memohon kepadaku Alexa" ucap Reven dengan amarah yang hampir tidak bisa dia tahan


Kembali ke sisi Hendrick


Hendrick yang mendengar ucapan dari nona muda keluarga William itu menjadi bingung, haruskah dia menerima persyaratan itu?... Itu juga tidak merugikan dirinya yakan?...


"Terima saja lah Rick, kayaknya cewek cantik tuh" ucap Rendi dengan nada menggoda


"Cewek cantik gundulmu, apa yang ada di pikiranmu hanya ada wanita saja ren?" Tanya Hendrick dengan menatap heran pada Rendi


"Ya iyalah lah Rick, masa laki laki yang ada di pikiranku, aku bukan gay ya" ucap Rendi dengan kesal


"Bukan itu maksudnya ren, ah sudahlah" ucap Hendrick dengan tak habis pikir dengan kebodohan temannya ini


Bahkan vino hanya bisa menggeleng gelengkan kepalanya saja dengan pasrah mendengar ucapan Rendi


"Baiklah kalau begitu, saya juga tidak ada kesibukan sehabis acara ini selesai" ucap Hendrick dengan santai


"Bagus kalau begitu, nona Wanda bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat" ucap nona keluarga William dengan tersenyum


"Baiklah kalau begitu, item utama di lelang kali ini demenangkan oleh tuan muda dari ruang VIP no 9 dengan harga 55 mana stone tingkat tinggi, pembayaran bisa di lakukan nanti sesudah lelang selesai"


"Dengan selesainya lelang item utama ini, maka lelang akan saya tutup, terima kasih atas kehadiran para peserta lelang, selamat malam"

__ADS_1


jangan lupa tekan tombol like nya ya!


__ADS_2