Sistem kuasa pangeran

Sistem kuasa pangeran
berbelanja


__ADS_3

Keesokan harinya Hendrick sudah bersiap siap dan membereskan barang barangnya yang ada di kamar hotel yang ditempatinya dulu


Hendrick meminta bantu staf hotel untuk memberinya kunci cadangan agar bisa masuk ke kamarnya kembali


Sekarang Hendrick sudah berada di dalam mobil Van nya ditemani oleh kedua bawahannya


Sedangkan kedua temannya masih di dalam untuk melunasi biaya inap hotel mereka selama seminggu ini


Awalnya Hendrick juga hendak membayarnya sendiri, tapi dikarenakan teman temannya ingin membayarkannya Hendrick tidak menolak


Teman temannya itu berkata, jika dibandingkan dengan Hendrick yang membelikan mereka barang di pelelangan, ini tidaklah seberapa


Setelah menunggu selama 10 menit akhirnya kedua temannya itu sudah berada di sana dan langsung masuk ke dalam mobil


Sekarang yang mengemudia adalah vino


"Kita akan langsung pulang ke kota flower nih Rick?" Tanya vino sembari menghidupkan mobilnya


Hendrick menatap ke arah vino dan berkata "kita kembali ke kota saja, tidak ada keperluan juga di kota lain" ucap Hendrick


"Baiklah mari kita berangkat" ucap vino dan langsung mengemudikan mobilnya


Mobilpun melaju dan dengan cepat meninggalkan parkiran hotel yang sudah lumayan ramai itu


Di dalam mobil Hendrick yang bosan ingin sekali memeriksa barang barang yang ada di pelelangan


Tetapi dia menahannya untuk sekarang, dia akan memeriksanya jika sudah sampai di rumah


Hendrick melihat ke arah kedua bawahannya yang masih saja melihat seluruh mobil dengan pandangan berbinar


Hendrick hanya bisa tersenyum canggung melihat itu, dia sepertinya harus mengajarkan mereka tentang semua alat modern yang ada di Duni ini agar mereka lebih terbiasa


Setelah menatap mereka dengan singkat hendrick mengalihkan pandangannya kembali kedepan dan bersandar di kursi mobil


Dia akan beristirahat kembali saja karena sangat membosankan di dalam mobil


••••


Di saat bersamaan saat Hendrick berangkat Lidya bangun dari tidurnya dan langsung membersihkan diri


Setelah itu dia langsung turun ke lantai bawah untuk membantu menyiapkan sarapan dengan Selly


Sekarang baru pukul 6 pagi jadi cuaca masih sangat dingin, dia juga sedikit menggigil


Sampai di dapur Lidya bisa melihat bahwa Selly sedang memasak jadi dia langsung mendekatinya


"Ada yang bisa Lidya bantu Bu?" Tanya Lidya yang sudah berada di samping selly


"Kamu sudah bangun?" Tanya Selly


"Sudah Bu, apa ada yang bisa Lidya bantu?" Tanya Lidya mengulangi pertanyaannya


"Kamu tidak usah membantu ibu, kamu mending istirahat saja di sofa dan jangan terlalu kelelahan" ucap Selly dengan tersenyum lembut


"Tapi aku ingin membantu, aku bosan diam seharian di rumah Bu, boleh ya" ucap Lidya dengan memandang Selly


"Hah baiklah, tolong potong kecil kecil bawang yang ada di sana" ucap Selly dengan menunjuk ke arah bawang yang dimaksud


"Siap Bu" ucap Lidya dan langsung saja mengikuti perintah sellya

__ADS_1


Lidya pun langsung memotong kecil kecil bawang yang ada di tangannya ini dengan terampil


"Kamu tidak berangkat ke sekolah lagi nak?" Tanya Selly di tengah kesibukan masak mereka


"Hendrick sangat takut terjadi sesuatu padaku dan bayi ini, jadi dia melarang ku untuk pergi sekolah sampai dia kembali ke kota ini" ucap Lidya dengan masih melakukan pekerjaannya


"Hah... Anak itu khatir dengan berlebihan, bila kamu ingin pergi ke sekolah pergi saja, jika nanti anak itu sudah pulang biar ibu yang menjelaskannya" ucap Selly dengan menatap lembut ke arah Lidya


"Tidak apa apa Bu, aku akan menuruti kata katanya saja, aku juga khawatir bila sesuatu terjadi kepadaku dan bayiku" ucap Lidya dengan tersenyum sedih


"Seperti di masa lalu" lanjutnya dalam gumaman rendah


"Apa kamu bilang sesuatu tadi?" Tanya Selly dengan masih pokus dalam kegiatan memasaknya


"Enggak kok Bu, ini udah siap Bu langsung hari digimanain?" Tanya Lidya dengan tersenyum


"Oh baiklah, siniin terlebih dahulu" ucap Selly dan diangguki oleh Lidya


Lidya pun terus membantu Selly dalam pekerjaan kecil sampai semua masakan sudah jadi


Mereka langsung saja menyiapkan nya di meja makan dan langsung duduk di kursi masing masing


Tak lama kemudian Angel datang dengan masih memakai baju tidurnya dan menguap kecil sesekali


"Selamat pagi ibu, kak Lidya" ucap Angel dmenyapa mereka dengan senyuman


"Selamat pagi" ucap mereka bersamaan


Setelah menyapa Angel langsung saja duduk di kursinya dan menatap banyak makanan lezat yang ada di depannya


"Apakah ini tidak terlalu banyak Bu? Tanya angel dengan memandang ke arah meja yang sudah dipenuhi oleh hidangan yang terlihat lezat


Mereka yang tidak melihat senyuman Selly hanya mengiyakan dan langsung memakan makanan di atas meja


Mereka makan dengan tenang dan setelah 10 menit merekapun kenyang dan masih menyisakan beberapa hidangan yang masih utuh


Selly langsung saja menyimpan hidangan itu di lemari es, sangat disayangkan jika hidangan ini di buang


Sedangkan untuk Lidya dan Angel seksrang sedang berada di ruang tamu tengah menonton tv bersama


"Kak Lidya, bisakah kakak mengantarku berbelanja hari ini?" Tanya angel dengan menatap ke arah Lidya


Lidya yang ditanya seperti itu memandang ke arah Angel dan hendak menolak karena dirinya takut terjadi sesuatu


Tapi Angel yang melihat Lidya akan menolak ajakannya langsung saja menatap Lidya dengan mata kucingnya dan berkata kembali "mau ya kak"


Lidya yang tidak bisa menahan keimutan angelpun hanya bisa mengiyakan sembari mencubit pipi Angel dengan pelan


"Hah... Baiklah, tapi jangan terlalu lama" ucap Lidya dengan tersenyum


Angel yang mendengar itu langsung saja tersenyum dan dengan cepat naik ke atas dan akan bersiap siap terlebih dahulu


Setelah memandang kepergian Angel Lidya juga langsung saja beranjak dari sofa dan berniat untuk ke kamar dan berganti baju terlebih dahulu


Samapi di kamar Lidya langsung saja berganti baju dan memoles tipis wajahnya


Lidya sudah cantik bahkan tanpa make up apalagi memakai make up


Setelah bersiap Lidya langsung saja mengambil tasnya dan langsung ke bawah dan duduk di ruang tamu

__ADS_1


Setelah menunggu beberapa saat angelpun turun dengan sudah terlihat cantik dengan polesan tipis di wajahnya


"Ayo kak, kita pakai mobil kakakku saja agar lebih cepat" ucap Angel sembari menarik Lidya dengan pelan


"Apa tidak apa apa untuk memakai mobil Hendrick tanpa izinnya?" Tanya Lidya


"Tidak apa apa, kakakku tidak akan mempermasalahkanny jika mobilnya kembali tetap baik baik saja" ucap Angel dengan santai


Lidya hanya bisa mengangguk pasrah saja dan mengikuti Angel di belakangnya


Mereka melaju dengan menggunakan mobil Hendrick menuju ke mall terdekat di sini untuk berbelanja


Angel di sepanjang perjalanan tersenyum senang, dia tidak sabar untuk melihat lihat apa yang ada di mall


Untung saja ada sisa uang dari pemberian kakaknya untuk perabotan, jadi Angel bisa menggunakannya untuk berbelanja


Dia juga sudah meminta izin kepada Hendrick lewat pesan, tapi kakaknya tidak membalasnya jadi Angel tidak terlalu memikirkannya


Merekapun sampai di sebuah mall yang besar, Angel langsung saja memarkirkan mobilnya dan setelah itu langsung mengajak Lidya untuk berkeliling


Suasana mall sangat ramai, jika mereka berpisah beberapa menit saja bisa dipastikan mereka akan sulit bertemu kembali


Merekapun berpegangan tangan dan mengelilingi mall dengan senang


Sesekali juga Angel mengajak Lidya ke toko peralatan bayi untuk melihat lihat


Lidya hanya mengikuti di belakangnya dan sesekali membeli beberapa barang jua


Dia juga seorang wanita jadi wajar jika ingin berbelanja, iya kan?...


Setelah berbelanja seharian akhirnya merekapun menyudahinya saat jam menunjukkan pukul 2 siang


Mereka sudah berbelanja beberapa barang, tidak banyak tapi ini sudah memuaskan mereka


Berbelanja seharian cuman dapet beberapa barang?...


Yah biasalah


Merekapun langsung saja berjalan ke arah parkiran dan langsung duduk di kursi mobil dengan lumayan kelelahan


"Hah... Lelah juga ya berbelanja" ucap Angel dan diangguki oleh Lidya


"Apa kita akan langsung pulang kak?" Tany Angel kepada Lidya


"Kita langsung pulang saja, Hendrick juga sepertinya sudah sampai di rumah sekarang" ucap Lidya dan diangguki oleh Angel


Setelah menyimpan barangnya Angel langsung saja mengendarai mobilnya keluar dari parkiran mall


Mobil melaju di jalanan yang lumayan banyak pengendara tapi tidak sebanyak hingga bisa menyebabkan macet


Mobil terus melaju mengarah ke arah rumah mereka berada


Tetapi di tengah perjalanan Lidya tiba tiba saja melihat sekeliling dan sadar bahwa hanya mobil mereka yang berada di jalan sekarang


Dia merasakan firasat buruk dari ini dan di saat itulah dia menyadari bahwa dirinya telah terperangkap ke dalam ilusi


"Angel, hentikkan mobilnya"


jangan lupa tekan tombol like ya!

__ADS_1


__ADS_2