
"akhirnya keluar hutan juga!" Teriak Hendrick dengan sangat senang di sisi jalan raya
Dirinya sangat frustasi karena tidak tahu arah jalan keluar hutan itu dan hanya berputar putar saja di sana
Dirinya bisa keluar dari hutan dengan petunjuk dari sistem, walaupun terjadi sedikit tawar menawar antara Hendrick dan sistemnya sih
Setelah selesai berteriak tiba tiba saja sebuah mobil berhenti di depannya dan pemilik mobil itu menurunkan kacanya
Terlihat di dalam mobil itu terdapat satu orang pria berkisar berumur 20 dan seorang wanita ber make up tebal di kursi samping pengemudi
"Mas, orang gila ya?" Tanya pria itu tiba tiba yang membuat Hendrick tersinggung
"Maksud kamu apa ya, tiba tiba bilang gila ke orang?" Tanya Hendrick dengan tersinggung
"Oh enggak, kirain orang gila, sudahlah kalau begitu kita cari orang gila lain aja buat ngontennya" ucap lelaki muda itu yang diangguki oleh wanita di sampingnya
Mobilpun melaju dengan cepat dan hanya meninggalkan asap di sana
Hendrick memandang ke arah mobil itu pergi dan berteriak "sialan, kau yang orang gila"
Setelah itu Hendrick menghela nafas panjang untuk menenangkan dirinya agar tidak terlalu emosi
Setelah tenang Hendrick melihat lingkungan sekitar dan menyadari bahwa dirinya sekarang sedang berada di perbatasan kota flower dan cakrawala
"Hah... Apakah aku harus berjalan kaki untuk sampai ke hotel?" Ucap Hendrick dengan lesu
Di saat dia menundukkan kepalanya, dari kejauhan datang sebuah mobil taxi yang membuat Hendrick memiliki harapan kembali
Dia langsung saja mencoba menghentikan mobil taxi itu, tapi bukannya menghentikannya, mobil taxi itu malah mempercepat lajunya yang membuat Hendrick bingung
"Apa yang terjadi sih, aku kan hanya ingin menaikinya untuk pergi ke kota" ucap Hendrick dengan bingung
"Anu... Tuan, lebih baik tuan berkaca terlebih dahulu" ucap Cassandra dengan tiba tiba
Hendrick yang mendengar ucapan Cassandra menjadi bingung, kenapa dirinya harus berkaca
"Apa yang harus aku lihat sehingga aku harus berkaca?" Tanya Hendrick dengan masih kebingungan
"Tuan lebih baik turuti perkataanku saja, tuan juga akan tahu sendiri nanti" ucap Cassandra
Hendrick yang masih bingung hanya menganggukkan dirinya saja, dia berjalan kembali ke arah hutan di belakangnya dan berencana untuk berkaca di sebuah sungai yang ada di sana saja
Tidak jauh dari sana sudah ada sungai jadi Hendrick tidak perlu berjalan terlalu lama untuk mencari sungai
Hendrick langsung berjalan ke arah sungai dan berjongkok di sisi sungai itu untuk bercermin menggunakan air di sungai
Dari pantulan air terlihat wajah seorang lelaki dengan rambut berantakan dan wajah penuh dengan tanah, bahkan ada beberapa daun di rambutnya
__ADS_1
Baju berwana putihnya juga sudah compang camping dan terdapat beberapa tanah di baju itu
Hendrick menatap ke arah air dengan bingung dan berkata "siapa itu?"
Cassandra yang mendengar pertanyaan Hendrick entah harus tertawa atau menangi, tuannya itu tidak bisa mengenali wajahnya sendiri
"Anu, itu adalah tuan" ucap Cassandra dengan hati hati
"Hah... Apa, ini adalah aku?... Kok kaya orang gila ya?" Ucap Hendrick tidak sadar dengan apa yang diucapkannya ini
Setelah beberapa detik dia langsung tersadar dengan ucapannya dan langsung memaki " sialan, bagaimana bisa aku mengatai diriku sendiri sebagai orang gila" ucap Hendrick dan setelah itu dirinya langsung merenung
Setelah dipikir pikir dirinya belum menyentuh air selama 6 hari, dan baru tadi dia menyentuh air untuk minum karena kehausan
Itupun hanya meminumnya sedikit dan langsung melanjutkan perjalanan dikarenakan dirinya masih berputar puta di dalam hutan itu
"Apa aku mandi di sungai aja kali ya?" Ucap Hendrick dengan tersenyum
"Lebih baik aku mandi terlebih dahulu, daripada balik ke kota dan dikatai orang gila" ucap Hendrick dengan menganggukkan kepalanya
Hendrick langsung saja berjalan menyusuri sungai untuk lebih dalam ke arah hutan, jika dirinya mandi di tempat dirinya bercermin tadi, Hendrick takut akan ada orang dikarenakan tempat itu dekat dengan jalan raya
Setelah lumayan jauh Hendrick langsung saja melepaskan semua pakaiannya dan hanya menyisakan ****** ******** saja, diapun langsung melemparkan ke sembarang tempat pakaiannya yang sudah rusak itu
Setelah itu Hendrick langsung saja melompat ke sungai dan merasa segar dikarenakan ini adalah pertama kalinya mandi selama 6 hari dirinya di hutan ini
Hendrick langsung saja membersihkan dirinya sendiri, dikarenakan di sini tidak ada sabun dan sikat gigi dirinya hanya akan berendam saja
Setelah selesai membersihkan dirinya Hendrick kembali berjalan ke arah sungai yang dangkal dan duduk bersantai di sana
"Hah segarnya..." Ucap Hendrick dengan tenang
Dia menutup matanya sembari merasakan kesegaran dari mandi di sungai ini, tapi tiba tiba dia membuka matanya dan menatap ke arah gelang ularnya
"Hei Cassandra" ucap Hendrick memanggil Cassandra
"A-ada apa tuan?" Tanya cassandra dengan gugup
"Apa kau bisa melihat semua yang aku lakukan di luar sini?" Tanya Hendrick dengan menyelidik
"M-mana mungkin tuan, saya saja sekarang baru bangun tidur" sanggah Cassandra
"Oh, baiklah" ucap Hendrick dengan acuh
Setelah berkata seperti itu Hendrick langsung menunjuk ke sembarang tempat dan berkata "sialan, ada mobil terbang di sana"
"Mana tuan, saya tidak bisa melihat apapun" ucap Cassandra dengan bingung
__ADS_1
"Itu kau bisa melihat ke luar kan?" Ucap Hendrick dengan santai
"A-aku tidak lihat apa apa tuan" ucap Cassandra lagi
"Hah, sudahlah" ucap Hendrick yang langsung saja berjalan keluar dari sungai
Dirinya tidak mempermasalahkannya karena yang bisa di lihat hanyalah atasannya saja karena dirinya memakai ****** *****
Hendrick langsung berjalan ke arah pakaiannya di buang tadi dan bingung apa yang harus dilakukannya sekarang
"Apa aku pakai baju compang camping tadi aja ya?" Ucap Hendrick dengan menatap baju yang sudah bolong di beberapa bagian itu
"Sudahlah pakai saja dulu ini, baju ini juga tidak terlalu rusak" ucap Hendrick dan setelah itu langsung saja memakai baju itu
Setelah memakainya Hendrick mencoba merapihkan rambutnya dengan tangannya, walaupun tidak terlalu rapih tapi dia tidak terlalu mempedulikannya
"Yah sudah cukup, aku hanya perlu mencegat taxi di pinggir jalan, sayang sekali hp ku hilang" ucap Hendrick dengan menganggukkan kepalanya
Dia langsung saja berjalan kembali menuju jalan raya
Semua barang milik Hendrick hilang di saat dirinya jatuh dari atas tebing ke sungai yang ada di dasar tebing
Dia juga nanti akan meminjam terlebih dahulu kepada dua temannya itu untuk membayar taxi
Setelah sampai di sisi jalan Hendrick melihat ke kanan dan kekiri, tepat saat dia melihat ke arah kana di kejauhan melaju mobil taxi dengan lambat
Hendrick yang melihat mobil itu menjadi semangat dan menghentikan mobil itu
Untungnya mobil itu berhenti di depannya, tidak seperti mobil taxi tadi yang hanya melaju saja tanpa berhenti
"Ada apa mas?" Tanya seorang pria paruh baya di dalam mobil taxi itu
Melihat pria paruh baya itu yang sepertinya adalah orang baik membuat Hendrick tersenyum ramah dan berkata
"Bisa antarkan saya ke hotel crystal yang ada di pusat kota cakrawala" ucap Hendrick dengan senyuman
"Oh bisa mas, silahkan masuk tapi apakah mas bisa membayarnya?" Tanya supir taxi itu dengan ramah
Hendrick yang mendengar pertanyaan supir itu tidak tersinggung sama kali, diapun berkata "saya pasti bisa pak"
"Kalau begitu silahkan naik mas" ucap sopir yang diangguki oleh Hendrick
Hendrickpun naik ke dalam mobil taxi dan taxipun melaju dengan cepat
Untungnya supir taxi itu mau mengantarkannya ke hotel tempat temannya berada, jika tidak dia pasti harus menunggu lama lagi atau berjalan kaki untuk sampai ke hotel itu
jangan lupa tekan tombol like ya!
__ADS_1