Sistem kuasa pangeran

Sistem kuasa pangeran
sedikit curiga


__ADS_3

Sesampainya di depan rumah Hendrick langsung masuk diikuti ke 3 bawahannya yang keluar dari taxi


Hendrick terpaksa harus membawa ke 3 bawahannya karena mereka tidak tahu apapun tentang teknologi masa kini


Hendrick niatnya sih akan meninggalkan ke 3 nya di apart miliknya, tetapi itu akan menjadi masalah dikarenakan mereka yang tidak mengerti sama sekali tentang teknologi yang ada


Sampai di dalam Hendrick tidak menemukan siapapun jadi dia berjalan ke arah ruang makan, Hendrick memiliki firasat keluarganya ada di sana karena jam menunjukkan pukul 12 siang, sudah waktunya makan siang


Dan benar saja ke 3 keluarganya sedang duduk dan makan dengan suasana hening tanpa ada yang berbicara sedikitpun


Samapi Hendrick menampakkan dirinya baru mereka meletakkan sendok makannya dan melihat ke arah Hendrick, lebih tepatnya ke arah belakang nya


"Ada apa?" Tanya Hendrick bingung dengan tatapan ke 3 keluarganya


"Engga apa apa, tapi mereka siapa?" Tanya Selly dengan pandangan menyelidik


Apalagi saat melihat wanita cantik di antara orang yang berada di belakang putranya, tetapi dia merasa aneh, kenapa mereka memakai baju yang aneh?


"Ah..." Hendrick baru ingat bahwa keluarganya tidak tahu tentang mereka bertiga, jadi Hendrick harus mencari alasan yang masuk akal


"Mereka pengawalku" ucap Hendrick yang langsung menerima tatapan aneh dari mereka bertiga


"Pengawal?..." Gumam Angel tanpa sadar


"Iya pengawal, emangnya kenapa?" Tanya Hendrick yang mendengar gumaman adiknya itu


"Tapi kenapa mereka memakai baju yang aneh?... Sedang cosplay kah?..." Tanya angel dengan sudut mulut yang berkedut, menandakan dirinya sedang menahan tawa


"Ahh...." Hendrick lagi lagi melupakan sesuatu, pantas saja tadi para bawahannya mengadu kepadanya bahwa supir taxi nya sesekali melirik mereka dengan tatapan aneh, ternyata ini alasannya


Hendrick benar benar lupa dengan pakaian ke 3 bawahannya yang masih memakai baju ala ala prajurit kerajaan, pantas saja mereka di pandang aneh


"Lidya, bisakah kamu meminjamkan satu bajumu pada Linda?" Tanya Hendrick sembari memandang ke arah Lidya


Lidya yang di pandang seperti itu hanya menganggukkan kepalanya, dia merasa curiga kepada Hendrick, dia seperti menyembunyikan sesuatu


Lidya langsung saja menatap ke 3 bawahan Hendrick dan tatapannya berfokus pada wanita yang sangat cantik menurutnya


Lidya memandang menyelidik kerahanya dan Linda pun malah memandangnya balik jadi emreka sama sama saling pandang


"Kalau begitu ku serahkan Linda padamu, aku juga akan meminjamkan bajuku kepada Andre dan Darwin" ucap Hendrick yang langsung menyadarkan Lidya yang sedari tadi masih memandang Linda


"Kalau begitu aku pamit untuk menuju kamarku terlebih dahulu" ucap Hendrick yang diangguki oleh Lidya, Selly dan Angel


"Kalian berdua ikut denganku" ucap Hendrick kepada Andre dan Darwin yang langsung diangguki oleh mereka berdua


Setelah ke 3 laki laki itu pergi, fokus mereka sekarang tertuju pada Linda yang sedari tadi diam di tempatnya dan tidak bergerak sedikitpun


Selly yang melihat itu langsung saja memintanya untuk duduk di salah satu kursi meja makan


"Sini nak duduk dulu" ucap Selly dengan senyum ramah


"Baik nyonya" ucap Linda tanpa membantah

__ADS_1


Dirinya sudah diberitahu oleh Hendrick, bila salah satu keluarganya meminta sesuatu yang sederhana turuti saja, tetapi bila keluarganya meminta sesuatu yang tidak masuk akal dirinya bisa menolak atau membantah


Linda langsung duduk di kursi paling ujung yang lumayan jauh dari Selly


"Adakah yang bisa saya bantu nyonya?" Ucap Linda dengan sopan


"Kamu duduknya bisa lebih dekat tidak?" Tanya Selly yang masih mempertahankan senyum ramahnya


"Baik nyonya" ucap Linda yang langsung saja duduk di dekat Selly


"Kamu siapamya kakakku?" Baru saja Selly mau buka mulut, Angel langsung mendahuluinya


Linda yang mendengar itu sedikit bingung, bukannya tadi Hendrick sudah memberitahu mereka ya?... Tapi di tetap menjawab pertanyaan itu


"Saya hanya pengawal tuan Hendrick saja nona muda" ucap Linda dengan sopan


Lidya yang sedari tadi diam mendengarkan langsung saja bernafas lega setelah mendengar ucapan Linda


Tidak dipungkiri bahwa Lidya sedikit curiga dengan hubungan Hendrick dan wanita di depannya


Apalagi Lidya tidak asing dengan suara Linda, seperti suara wanita yang terdengar kemarin malam saat dirinya menelpon Hendrick


"Bukan selingkuhannya?" Tanya angel lagi tanpa memikirkan ucapannya


"Mana mungkin saya berani menjadi selingkuhan tuan Hendrick, saya hanya pengawal tuan Hendrick saja" ucap Linda mencoba menjelaskan agar tidak terjadi salah paham


"Oh kira-"


"Baik nyonya


Kembali ke sisi Hendrick


Di saat ke 4 orang wanita itu berbicara di bawah, di saat bersamaan Hendrick telah sampai di kamarnya dan hendak masuk


"Kalian tunggu saja di sini, aku akan mengambil pakaian terlebih dahulu" ucap Hendrick yang diangguki oleh mereka


Hendrick yang melihat mereka mengangguk langsung saja masuk ke dalam dan menuju lemari pakaian untuk mengambil bajunya


Beberapa menit kemudian Hendrick keluar dari kamar dan memberikan ke 2 baju yang di bawanya kepada mereka


"Ini kalian pakai sendiri di sana" ucap Hendrick sembari menunjuk ke arah kamar mandi


"Siap tuan" ucap mereka berdua yang langsung beranjak dari sana


Hendrick yang melihat mereka berdua sudah masuk ke kamar mandi langsung saja turun kembali menuju ruang makan, dia sangat lapar


Sampai di sana dia bisa melihat ke 4 wanita itu sedang duduk di sana sembari mengobrol, sedangkan Linda hanya diam dan fokus ke makanannya


Hendrick langsung saja duduk dan mengambil sendiri makanan di atas meja dan menjadi pusat perhatian semua orang di sana


"Kenapa?" Tanya Hendrick dengan wajah bingung, dia bingung dengan tatapan semua wanita itu


"Tidak ada apa apa" ucap mereka serempak

__ADS_1


Hendrick yang mendengar ucapan mereka hanya mengangguk dan fokus kembali ke makanannya


"Oh iya, kakak sudah bisa sekolah lagi besok kata kepala sekolah" ucap Angel


Hendrick yang mendengar ucapan adiknya langsung saja menghentikan makanan yang sudah ada di depan mulut


Dia meletakkannya kembali dan langsung menatap adiknya


"Ini baru beberapa hari kenapa sudah bisa sekolah?" Tanya Hendrick dengan bingung


Pasalnya kepala sekolah sudah memutuskan untuk menskors nya satu Minggu, dan ini baru beberapa hari saja sudah diperbolehkan kembali bersekolah, bagaimana Hendrick tidak bingung


"Tidak tahu, kalau mau tahu tanya saja sama pak kepala sekolahnya" ucap Angel dengan acuh


"Oh iya, kak Lidya kan masih sekolah di sekolah kita ya, kakak mau kembali sekolah enggak?" Tanya angel yang langsung mendapat pelototan tajam dari kakaknya tapi dia tidak menyadarinya


"Ak-"


"Enggak boleh titik!" ucap Hendrick yang langsung menyela Lidya yang akan berbicara


"Aku nanyanya sama kak Lidya ya bukan sama kakak" ucap Angel dengan memandang sinis kakaknya


"Tetep enggak boleh, Lidya lagi hamil masa pergi ke sekolah" ucap Hendrick menolak ucapan adiknya


Lidya yang mendengar ucapan Hendrick menjadi sedih, dia sangat bosan di rumah seharian jadi dia ingin sesekali keluar


Selly yang melihat menantunya sedih mencoba membujuk Hendrick untuk tidak terlalu mengekang Lidya


"Udahlah, biarin aja Lidya masuk sekolah" ucap Selly


"Tapi-"


"Lagian perutnya belum besar ini, dia juga pasti bosan diam di rumah seharian, mending ke masuk sekolah kan?" Ucap Selly dengan memandang Hendrick


Hendrick yang mendengar itu menjadi bimbang, di satu sisi dia tidak ingin Lidya dan anaknya kenapa Napa


Dan di sisi lain dia tidak bisa terlalu mengekang Lidya karena Lidya juga perlu kebebasan agar tidak terlalu stres


"Baiklah" ucap Hendrick dengan pasrah


Lidya yang mendengar itu wajahnya menjadi senang dan tidak sabar ingin bersekolah kembali


"Oh iya, kak Linda ayo ke kamarku, kak Linda belum ganti baju" ucap Lidya sembari menatap Linda yang sudah selesai dengan makanannya


"Baik" ucap Linda yabg langsung beranjak dari kursinya dan mengekori Lidya dari belakang


"Oh iya aku juga lupa kalau ada tugas sekolah" ucap Angel dengan menepuk dahi


"Aku ke kamarku dulu ya kak, ibu" ucap Angel sembari beranjak dari sana


"Yasudah kamu lanjutin saja makannya, biar nanti ibu yang beresin" ucap Selly yang dijawab anggukan oleh hendrick


jangan lupa tekan tombol like ya!

__ADS_1


__ADS_2