Sistem kuasa pangeran

Sistem kuasa pangeran
di tangkap alien?


__ADS_3

Mobil taxipun berhenti di sebuah hotel yang lumayan mewah, setelah berhenti supir taxi pun berkata "kita sudah sampai di tujuan mas"


Hendrick melihat ke luar jendela dan benar saja mereka sudah sampai di hotel crystal, Hendrick memandang ke arah supir taxi itu dan berkata


"Baiklah, aku akan turun terlebih dahulu dan bisakah paman menunggu di sini, barangkali saya membutuhkan taxi lagi nanti" ucapnya dengan tersenyum ramah


Hendrick memiliki ide seperti ini, jika dirinya meminta izin kepada supir taxi itu untuk masuk ke dalam hotel dan tidak membayar terlebih dahulu


Dirinya pasti akan dilarang dan akan dianggap sebagai penipu


Dan muncullah ide ini, dia akan berucap seperti di atas seakan akan dirinya membutuhkan tumpangan lagi nanti dan supir itu akan mempercayainya dan akan menunggu di sana


Dan setelah bertemu dengan kedua temannya Hendrick akan meminjam sedikit uang terlebih dahulu untuk membayar supir taxi itu


"Baiklah, tapi jangan lama lama ya mas, saya lagi buru buru" ucap supir taxi itu dengan senyum ramah


Hendrick hanya membalas senyum itu dan langsung berbalik dan berjalan menuju hotel yang ada di belakangnya


Di depan hotel itu ada penjaga keamanan yang berjaga, wajahnya terlihat menyeramkan dengan tubuhnya yang berotot


Di saat Hendrick akan masuk ke dalam hotel, dirinya di cegat oleh penjaga keamanan itu dan penjaga keamanan itu berkata


"Ada perlu apa ya mas ke dalam hotel" ucap penjaga keamanan itu dengan menatap dari bawah ke atas tubuh Hendrick


"Saya mau masuk ke dalam hotel, apa tidak boleh?" Tanya Hendrick


"Mas mau apa ya masuk ke hotel ini, dan jika ingin menyewa kamar apakah mas bisa untuk membayarnya?" Tanya penjaga keamanan itu dengan memandang sinis ke arah Hendrick


"Saya mau masuk ke dalam sebentar pak, bisa kan" ucap Hendrick dengan mencoba tersenyum ramah


"Maaf mas tidak bisa, silahkan kembali lagi nanti" ucap pernjaga keamanan itu


'sialan, aku hanya ingin masuk dan mengecek apakah temanku masih di sini apa tidak' batin Hendrick dengan memaki


Hendrick menghela nafas panjang terlebih dahulu untuk menenangkan rasa kesalnya, sesudah mereda dia menata ke arah penjaga itu dan berkata


"Saya hanya sebentar saja di dalam, bisa kan?"!ucap Hendrick dengan memaksakan senyumnya


"Tidak bisa mas, silahkan kembali lagi nanti" ucap penjaga keamanan itu


Percakapan mereka menarik perhatian beberapa orang yang akan masuk ke hotel ini


Hendrick yang tidak mau menjadi perhatianpun hanya bisa menghela nafas panjang dan berbalik untuk pergi


Jika dirinya tetap keras kepala dan ingin masuk pasti tidak akan diperbolehkan, dan jika dirinya menerobos masuk dan tidak menemukan temannya itu akan membuatnya malu


Hendrick kembali ke dalam mobil taxi yang masih terparkir di tempatnya, setelah dia masuk Hendrick langsung memandang ke arah supir taxi dan tersenyum


"Paman, bisakah aku meminjam telpon mu?" Tanya Hendrick dengan tersenyum ramah


"Buat apa ya mas?" Tanya supir taxi itu


"Untuk menelpon temnku sebentar, nanti setelah aku menelponnya akan ku kembalikan lagi" ucap Hendrick dengan masih tersenyum ramah


"Baiklah, tapi jangan terlalu lama " ucap sopir taxi itu sembari menyerahkan ponselnya

__ADS_1


Hendrick langsung saja menerima ponsel itu dan berkata, " terima kasih paman"


Hendrick langsung saja mengetikkan no telpon milik Rendi dan langsung menelponnya


Hendrick terus menunggu Rendi untuk mengangkat panggilannya, tapi sialnya panggilannya itu di tolak oleh Rendi


Hendrick mengulang kembali dan masih saja di tolak yang membuat dirinya agak kesal


Hendrick mencoba kembali dan akhirnya diangkat juga oleh Rendi, tapi Rendi di sebrang telpon malah memaki maki yang membuat Hendrick agak kesal


"Sialan, siapa sih ini, aku kalah main game gara gara panggilanmu yang terus menerus ini" ucap Rendi dengan marah marah


"Ini aku, jika kau masih ingin marah marah akan ku dengarkan sampai selesai" ucap Hendrick dengan nada sedikit mengancam


Rendi yang mendengar suara itu langsung saja menyadari bahwa itu adalah suara Hendrick yang sudah menghilang hampir 7 hari


"Ini Lo Rick?... Lo darimana aja gak bisa dihubungi selama hampir 7 hari ini?" Tanya Rendi


"Nanti gua ceritain, sekarang Lo ada di mana?" Tanya Hendrick


"Gua masih ada di hotel sama vino karena lagi nungguin Lo buat balik ke sini" ucap Rendi


"Baguslah kalau begitu, Lo bisa ke bawah gak, gua gak dibiarin masuk ke hotel oleh security soalnya" ucap Hendrick


"Oh Lo ada di bawah Rick?..."


"Iya gua ada di bawah, tepatnya di dalam mobil taxi depan hotel" ucap hendrick


"Kalau begitu gua kesana ya, tunggu gua"


"Sekalian bawa uang, gua lagi butuh soalnya" ucap Hendrick mengingatkan


"100rb aja cukup kayaknya" ucap Hendrick


"Baiklah, kalau begitu gua turun sekarang"


Panggilanpun berakhir dan Hendrick menyerahkan kembali telpon itu ke sopir taxi di depannya


"Apa kita akan menunggu di sini terlebih dahulu mas?" Tanya supir taxi itu setelah mengambil telponnya dari tangan hendrick


"Iya paman, saya menunggu teman saya untuk turun ke sini terlebih dahulu" ucap Hendrick dengan tersenyum


"Baiklah kalau begitu" ucap supir taxi itu tanpa keberatan sedikitpun


Hendrickpun keluar dari taxi itu dan memilih menunggu di luar untuk menunjukkan kepada Rendi bahwa dirinya ada di sini


Setelah beberapa menit menunggu, akhirnya dari arah pintu hotel keluar Rendi dan vino yang dengan tenang berjalan ke arahnya


Setelah sampai di depan Hendrick mereka malah memandang Hendrick dengan aneh


"Hei Rick, apa Lo baru cosplay jadi gembel?" Tanya Rendi dengan masih memandang aneh ke arah Hendrick


"Enggak, gua baru di tangkap alien dan baru berhasil kabur kemarin" ucap Hendrick tanpa mengubah ekspresinya


Mendengar ucapan Hendrick mereka malah lebih memandang Hendrick dengan aneh, apakah otak temannya itu sudah rusak?...

__ADS_1


"Sudahlah, mana uang yang gua suruh untuk Lo bawa?" Tanya Hendrick sembari mengulurkan tangannya


"Nih..."


Rendi langsung saja mengeluarkan uang selembar berwarna merah dan memberikannya kepada Hendrick


Setelah menerima uang itu Hendrick langsung saja berbali dan menatap ke arah supir taxi itu


"Maaf paman, sepertinya aku tidak membutuhkan tumpangan lagi, ini adalah bayaranku" ucap Hendrick sembari menyerahkan uang 100rb itu


"Yasudahlah, tidak apa apa kalau begitu" ucap supir taxi itu sembari mengambil uang yang diserahkan oleh Hendrick


Supir taxi itupun memasukkan uangnya ke sakunya dan mengeluarkan uang yang lebih kecil lagi untuk kembaliannya


"Ini kembaliannya mas" ucap supir taxi itu dengan menyerahkan kembaliannya kepada Hendrick


"Paman ambil saja, anggap itu sebagai kompensasi atas waktu paman yang terbuang sia sia" ucap Hendrick dengan tersenyum ramah


"Terima kasih mas, kalau begitu saya pamit" ucap supir taxi itu dan langsung melakukan mobilnya


Setelah mobil taxi itu pergi hendrickpun berbalik kembali ke arah kedua temannya dan Hendrick masih saja di tatap aneh oleh mereka


"Sudahlah, ayo kita ke dalam hotel terlebih dahulu" ucap Hendrick yang diangguki oleh mereka


Merekapun berjalan ke arah pintu masuk hotel, penjaga keamanan yang tadi menghentikan Hendrick mencoba menghentikannya kembali saat melihat Hendrick hendak berjalan masuk ke hotel lagi


Tapi temannya yang berada di sisinya mencegahnya karena Hendrick bersama tamu di hotel mereka


Penjaga keamanan itu hanya bisa berkeringat dingin saja takut kalau Hendrick memperpanjang masalah tadi


Tapi tidak sesuai dugaannya, Hendrick hanya melewatinya tanpa mengucapkan sepatah katapun yang membuat penjaga keamanan itu menghela nafas lega


Sesampainya di depan pintu kamarnya Hendrick langsung saja mencoba membukanya tetapi dirinya lupa bahwa semua barangnya telah hilang


Hendrick melihat ke arah dua temannya dan berkata


"Aku menghilangkan semua barangku jadi aku akan menumpang ke kamar salah satu dari kalian saja" ucap Hendrick dengan santai


Mereka berdua yang mendengar ucapan Hendrick sontak saja saling menatap satu sama lain


Setelah beberapa saat mer kapun mengalihkan perhatiannya ke arah Hendrick kembali dan berkata


"Baiklah, kau bisa menumpang di kamarku saja Rick" ucap vino sembari menunjuk ke arah pintu kamarnya


"Terima kasih, kalau begitu tolong buka pintunya, aku sudah tidak sabar untuk mandi" ucap Hendrick dengan santai


Vino hanya menganggukkan kepalanya saja dan langsung membuka pintu kamarnya


Setelah pintu kamar terbuka mereka bertiga pun masuk ke kamar itu


"Jadi Rick, Lo kemana aja selama hampir 7 hari ini?" Tanya Rendi setelah mereka berada di dalam kamar vino


"Nanti gue ceritain, sekarang gua mau mandi terlebih dahulu" ucap Hendrick seraya berjalan ke arah kamar mandi


Walaupun Hendrick sudah mandi di sungai tadi, tapi dirinya masih belum puas karena di sungai tidak ada sabun dan sebagainya

__ADS_1


Hendrick memilih mandi kembali dan akan menceritakan semua yang dilaluinya kepada temannya setelah mandi


jangan lupa tekan tombol like ya!


__ADS_2