Sistem kuasa pangeran

Sistem kuasa pangeran
ular idiot


__ADS_3

Sseesshhh


"Hahaha... Akhirnya aku bebas kembali!..."


Akhirnya cahaya putih yang menyilaukan menghilang dan terdengar suara yang bergema di hadapannya


Hendrick perlahan lahan membuka matanya dan melihat ular sepanjang 1 meter berwarna setenga hitam dan setengah putih sedang berada di tengah tengah rune pemanggilan spirit itu


"Para dewa sialan itu berani menyegelku selama ratusan tahun... Awas saja aku pasti akan membalasnya" ucap ular itu dengan geram


Ular itu melihat sekeliling dan tiba tiba tatapannya fokus pada Hendrick yang sedang memandangnya dari tadi


"Hey nak... Apakah kau yang sudah memanggil makhluk agung ini?" Tanya ular itu dengan membusungkan dada merasa bangga dengan dirinya


Hendrick yang mendengar ular di depannya bisa berbicara tertegun sejenak, tapi sedetik kemudian


"Tidaaaaaaaak.... Mana stone ku huhu" teriak Hendrick frustasi dengan nasibnya yang sial


"Eh eh... Kau kenapa nak?" Tanya ular itu dengan panik


"Bukannya mendapat kadal terbang yang legendaris, tapi malah mendapat ular yang idiot huhu..." Ucap Hendrick dengan wajah yang tertunduk lesu melihat hasil panggilannya


Ular itu yang mendengar ucapan Hendrick seketika tercengang, bahkan mulutnya ternganga lebar karena saking tercengangnya dengan perkataan Hendrick


"Apa katamu bocah... Kau bilang apa?... Ular idiot?... Kau yang idiot bangsat" cerca ular itu dengan kesal


"Apa kau... Cuma ular idiot berani debat denganku?... Harusnya kadal terbang legendaris saja yang muncul dari pada ular ini... Sial sekali nasibku" ucap Hendrick tak kalah kesal dengan ular itu


"Kenapa kau samakan makhluk agung ini dengan kadal terbang hah?... Aku lebih kuat dari kadal terbang yang hanya bisa menyemburkan api tahu tidak?" Tanya ular itu dengan angkuh


"Huhu... Tidak cuma idiot tapi juga pembual... Hah malangnya nasibku ini" ucap Hendrick dengan sedih


"Biar kujelaskan aku-"


"Sudahlah, kau pergi saja, aku tidak butuh ular didiot dan pembual sepertimu" ucap Hendrick menyela ucapan ular itu


"Sial... Dengarkan dulu aku bangsat" ucap ular itu dengan kesal


'jika saja kekuatanku masih ada, pasti akan ku makan manusia yang menghina sang agung ini dengan lahap' batin ular itu dengan kesal


"Baiklah... Karena kau sangat ingin menjelaskan maka jelaskan saja ketidakbergunaanmu" ucap Hendrick dengan acuh tak acuh


"Hahaha... Setelah mendengar tentang kehebatan ku kau pasti akan bersujud dan menyembahku" ucap ular itu dengan bangga


"Ya ya... " Jawab Hendrick dengan acuh


"Jadi dengar ya nak, aku dahulu adalah ular dengan ukuran paling besar di dunia" ucap ular itu dengan bangga


Hendrick yang melihat itu hanya memandang seluruh tubuh ular itu dan matanya seperti mengatakan 'ular terbesar?' seperti itulah kira kira ular itu mengartikannya


"Sial... Ini bukan tubuh asliku ya... Sekarang aku sedang berada di tubuh ini, aku bisa kembali kapan saja ke tubuh besar itu tapi itu akan menimbulkan kehebohan jadi aku tidak kembali ke tubuhku" ucap ular itu mencoba mencampurkan kebohongan dan kebenaran menjadi satu

__ADS_1


"Dan dulu aku di beri julukan 'the devourer of the universe' oleh para dewa yang selamat setelah bertarung denganku, dan sudah terlihat betapa hebatnya kekuatanku kan?" Tanya ular itu dengan kepala terangkat, bersikap angkuh di depan Hendrick


"Ho... Jadi kenapa aku bisa ada di sini dan bisa dipanggil olehku lewat rune pemanggil spirit in?" Tanya Hendrick setelah mendengar bualan ular di depannya


"Dewa sialan itu... Aku di jebak dan di segel di dunia roh olehnya, saat itu aku sedang tidak berdaya karena sedang mabuk" ucap ular itu dengan mata berkilat marah


"Apa ular bisa mabuk?" Tanya Hendrick dengan senyum geli


"Apa maksudmu, aku dulu bisa berubah menjadi manusia ya" ucap ular itu geram dengan ejekan Hendrick


"Yasudah... Jadi sekarang apa maumu?" Tanya Hendrick dengan malas


Dia sudah mengorbankan 10 mana stone tingkat tingginya untuk memanggil spirit yang kuat seperti kadal terbang, Salamander sang kadal api atau Griffin seperti di dalam film juga bisa


Tapi dia malah mendapat ular idiot dan rendahan seperti ini, sayang sekali 10 mana stone nya terbuang sia sia


"Mauku?... Aku ingin kau menampungku selama aku berada di planet ini" ucap ular itu dengan tidak tahu malunya


Hendrick yang melihat itu hanya mendengus dingin dan sorot matanya terlihat merendahkan saat melihat ulat itu


"Hey sorot mata apa itu... Apa kau mau mati hah?" Tanya ular itu dengan sikap yang masih angkuh


Hendrick yang mendengar ancaman itu tidak bisa menahan diri lagu dan langsung mendekati ular itu dan mengangkatnya


"Nah begitu... Ya ya sembah saja makhluk agung ini" ucap ular itu tidak melihat sorot mata Hendrick yang menyeramkan


Tanpa banyak pikir, Hendrick langsung saja melempar ular itu dengan keras hingga membentur tembok dan menciptakan retak yang kecil di tembok, padahal itu sangat keras


Tapi saat melihat sorot mata yang menyeramkan dari mata Hendrick, ular itu langsung saja menciut dan berkata dengan terbata bata


"A-aku akan mengampunimu j-jika kau meminta maaf sekarang" ucap ular itu dengan terbata bata


Meski dirinya merasa sedikit taku dengan sorot mata manusia di depannya, tapi egonya sebagai makhluk tinggi sangat menentangnya


Hendrick sekali lagi memelototi ular itu dengan taja hingga membuat ular itu mundur sedikit ke belakang


'sorot matanya sangat menyeramkan, seperti sang raja' batin ular itu


"B-baiklah, aku menyerah, aku akan mengikuti semua perkataanmu di masa depan tapi jangan tinggalkan aku ya" ucap ular itu dengan memelas


Hendrick yang melihat tiu hanya menghela nafa lelah, dia sudah kecewa dengan hewan panggilannya dan mudah marah tapi dia tidak bisa berbuat apa apa


'hey sistem, bagaimana cara agar dia tidak bisa macam macam denganku?' tanya Hendrick


Walaupun dia yakin bahwa ular di depannya hanya ular idiot, tapi dia harus tetap berjaga jaga dengannya


[Ding... Host tenang saja, sistem akan membantu host membuat kontrak tuan dan budak dengan ular kecil tersebut, tapi host harus melalui beberapa rasa sakit]


Setelah ucapan sistem mereda seketika Hendrick mengerang kesakitan, dia merasa seperti ada yang merobek bagian tubuhnya tapi ini ratusan bahkan ribuan kali lebih sakit dari itu


Hendrick mengerang kesakitan sedangkan ular di depannya hanya menatapnya dengan bingung dan tetap diam di tempat

__ADS_1


"Aghh... Bisakah kau minta pendapatku dulu sistem aghh..." Gumam hendrick dengan suara pelan


Dan penderitaannya berlanjut selama beberapa detik tapi Hendrick merasa seperti bertahun tahun sudah merasakan rasa sakit itu


Seberkas cahaya keluar dari tubuh Hendrick dan langsung menuju ular yang masih tidak bisa mencerna kejadian apa yang terjadi di depannya


"Ah... Apa ini, potongan jiwa?" Tanya ular itu mencoba menghindari cahaya putih itu tetapi tidak bisa


Cahaya itupun masuk ke dalam tubuh ular itu yang tidak bisa menghindarinya


"Agh... Sakit sialan... Apa yang kau lakukan manusia" ucap ular itu mengerang kesakitan sembari menggeliat


Setelah merasakan sakit selama kurang lebih 10 menit, rasa sakit itu hilang digantikan dengan raut wajah terkejut ular idiot itu


"A-apa... Bagaimana bisa kau membuatku menjadi budakmu... Aku adalah makhluk agung dan sekarang aku menjadi budak manusia?... Tidak mungkin!..." Ucap ular itu dengan raut wajah tak rela


Hendrick yang melihat ular idiot itu berteriak tidak jelas hanya mendengus dingin, gara gara ular idiot itu dia mengalami sakit yang sangat menyakitkan


'hey sistem, apa yang tadi kau lakukan padaku?'


[Ding... Saya merobek sangat sedikit jiwa host untuk membuat kontrak tuan dan budak dengan ular itu, dan sekarang host bisa mengendalikan hidup dan matinya ular itu]


Hendrick yang mendengar itu langsung berbinar, dia yang masih kesal karena mendapat ular idiot dan bukannya kadal terbang itu langsung mencobanya


Fokus matanya tertuju pada ular itu, dan dia langsung membayangkan rasa sakit yang tadi dia rasakan akan diterima oleh ular itu


"Argh... A-ampun, argh sakit sialan" umpat ular itu sembari menggeliat di tanah


"Masih berani membual Hem?" Tanya Hendrick dengan santai


"A-aku tidak membual, aku memang sangat hebat" ucap ular itu sembari menahan sakit


"Sudah diberi rasa sakit saja kau masih sombong, aku ingin lihat seberapa hebatnya kau ini" ucap Hendrick yang langsung mengaktifkan 'truth eye' nya


[Nama:– (silahkan host beri nama)


Gender: perempuan


Ras: ular Yin-Yang


Title: the devourer of the universe


Skill aktif: Lv belum cukup


Element: level belum cukup


Ranah: level belum cukup


Deskripsi: level belum cukup ]


Hendrick yang melihat itu seketika tercengang dengan status ular idiot di depannya

__ADS_1


'jadi yang dikatakannya tadi bukan bualan?'


__ADS_2