Sistem kuasa pangeran

Sistem kuasa pangeran
Cassandra clovin


__ADS_3

'jadi yang dikatakannya tadi bukan bualan?'


Hendrick merasakan rasa gelisah sekaligus sedikit takut mengetahui ular yang ada di depannya sangat kuat


Tapi saat mengingat kontrak tuan dan budak yang telah terjalin antara dirinya dan ular itu, dia menjadi sedikit lebih lega


'dia tidak akan bisa membunuhku kan sistem?'


[Ding... Tidak akan bisa host, bahkan jika ada sedikit niat membunuh saja yang dia tujukan pada host maka dia akan menerima rasa sakit yang amat sangat]


"Huft... Lega mendengarnya" ucap Hendrick dengan lega


"Jadi sekarang apa yang harus kulakukan?" Tanya Hendrick dengan bingung


"Hey agh... Ini sakit, bisakah tolong hentikan rasa sakit ini Arg..." Ucap ular yang masih saja menggeliat di depannya


"Oh maaf aku lupu hehe..." Ucap Hendrick yang langsung saja mematikan rasa sakit itu


"Jadi kau ini makhluk agung begitu?" Tanya Hendrick seraya jongkok di hadapan ular idiot itu


"Ya, itu benar, jika sudah tahu kau boleh bersujud dan menyembahku sekarang" ucap ular itu yang masih saja tetap sombong


"Apa kau mau merasakan rasa sakit lagi?" Tanya Hendrick yang langsung mendapat gelengan dari kepala ular itu


"Bagus... Kau bisa mengikutiku sekarang, nanti akan ku cari cara untuk membuat kekuatanmu kembali" ucap Hendrick yang membuat ular itu terbelak kaget


Dia tidak pernah menyebutkan bahwa kekuatannya sedang menurun saat ini, tapi dia tidak menyangka bahwa manusia di depannya mengetahuinya


"Siapa bilang aku membutuhkan bantuanmu, tanpa bantuanmu pun aku pasti bisa memulihkannya kembali" ucap ular itu dengan angkuh


"Yasudah kalau begitu, aku akan meninggalkanmu di sini saja, kau pasti bisa keluar kan" ucap Hendrick yang langsung berbalik menuju pintu besi 2 untuk mengambil semua mana stone nya


Ular idiot yang mendengar itu menjadi bimbang, apakah dia harus mengikuti manusia itu atau tidak?...


Hendrick yang sudah sampai di sana langsung memasukkan semua mana stone itu ke dalam inventorinya


Dia mendapatkan sekitar 100 mana stone tingkat rendah dan 40 mana stone tingkat menengah, dia sangat beruntung membeli rumah ini


Hendrick langsung berbalik dan berjalan menuju lift hendak kembali ke lantai atas, tapi saat di perjalanan dia di hadang oleh ular idiot itu


"Apa yang kau mau?" Tanya Hendrick dengan penasaran


"T-tolong bawa keluar aku dari sini, dan aku akan mengabulkan 1 permintaanmu" ucap ular itu dengan raut wajah sedih


"Aku tidak butuh itu" jawab Hendrick dengan acuh


"K-kalau kau membantuku aku akan bersedia mengikuti semua perintahmu" ucap ular itu sekali lagi


"Aku juga tidak butuh itu, jika kau ingin keluar kau harus mengabdi dan bersumpah setia kepadaku"


"Setelah kau bersumpah setia aku berjanji akan membantumu mengembalikan kekuatanmu dan membantumu membalaskan dendam kepada dewa yang menyegelmu, bagaimana?" Ucap Hendrick memberi penawaran

__ADS_1


Ular idiot yang mendengar itu menjadi ragu dengan pilihannya, apakah dia harus bersumpah setia pada manusia?...


Jika dia bersumpah setia, kebebasannya pasti akan direnggut dan tidak bisa menjelajah lagi


Tapi jika ada yang membantunya sekarang untuk mengembalikan kekuatan, dan juga dia bisa melihat potensi manusia ini


Dia bisa melihat manusia ini akan menjadi orang besar di masa depan, tapi dia tidak tahu dia akan menjadi orang besar hanya sebatas di planet ini atau di seluruh alam dewa


Setelah ragu sejenak dia memantapkan keputusannya dan bersujud di hadapan Hendrick


"Aku, Cassandra clovin, bersumpah setia pada-" dia mendongak karena tidak tahu nama manusia atau sekarang tuannya yang ada di depannya


"Hendrick Wilson" ucap Hendrick mengetahui apa yang ingin ditanyakan ular itu


"Aku, Cassandra clovin, bersumpah setia pada Hendrick Wilson, tidak akan pernah berkhianat dan mematuhi segala ucapannya, dengan semesta sebagai saksinya" ucap ular itu dengan penuh hormat


Tapi tidak terjadi apa apa yang membuat mereka berdua bingung, hingga beberapa detik kemudian Hendrick menepuk jidatnya karena lupa akan suatu hal yang sangat penting


"Aku belum memberikanmu nama, karena kau di panggil olehku, otomatis kau harus di beri nama baru" ucap Hendrick dengan wajah yang terlihat berpikir


"T-tuan, bisakah nama saya samakan saja dengan nama masa lalu saya?" Ucap ular itu dengan mata memelas


"Baiklah, sekarang namamu adalah Cassandra clovin" ucap Hendrick yang langsung membuat tubuh Cassandra bercahaya terang


"Hey sistem apa yang terjadi padanya?" Tanya Hendrick dengan suara pelan


[Ding... Itu adalah proses pengukiran nama di jiwanya, karena bila hewan roh sudah melakukan kontrak tuan dan budak dengan kontraktornya, maka itu akan berlangsung seumur hidup tanpa bisa dibatalkan]


[Ding... Ya host, dan bila host mati maka hewan kontrak host pun akan ikut mati, tapi apabila hewan kontrak host yang mati host tidak akan mendapatkan luka apa apa]


"Oh... Jadi aku tidak perlu repot repot menyuruhnya bersumpah setia karena otomatis hidupnya berada di tanganku" ucap Hendrick dengan senang


Setelah beberapa menit cahaya itu meredup dan Cassandra membuka matanya lagi, dari sosot matanya Hendrick tahu bahwa dia sedang sangat senang


"Wah aku tidak menyangka menerima nama darimu akan meningkatkan kekuatanku" ucap Cassandra dengan senang


"Aku akan mengulangi sumpah setiaku sekali lag, aku cass-"


"Tidak perlu, hidupmu sudah otomatis berada di tanganku karena kita sudah terjalin kontrak tuan dan budak, jadi aku bisa membunuhmu kapanpun dan dimanapun" ucap Hendrick dengan sorot mata tajam


Cassandra merinding ketakutan melihat sorot matanya itu, dia hanya bisa menunduk sedih dengan nasibnya ini


Tapi saat mengingat dia akan cepat kembali ke kekuatan semulanya dengan bantuan Hendrick, dia mencoba menyemangati dirinya lagi


"Kalau begitu ayo kita ke atas" ucap Hendrick yang langsung masuk ke dalam lift diikuti Cassandra di belakangnya


"Hey bisakah kau berubah bentuk jadi barang apa saja yang bisa di bawa, kalau kau keluar dengan wujud ular semua orang akan takut" ucap Hendrick saat mereka sudah berada di dalam lift


"Baiklah, tolong tunggu sebentar" ucap Cassandra dengan tenang


Dia memejamkan matanya sebentar dan tubuhnya berubah menjadi sinar putih, sinar putih itu perlahan mendekat ke tangan hendrick dan sesaat sesudah sinar putih itu lenyap di tangan Hendrick terdapat gelang ular yang sedang melilit lengannya

__ADS_1


"Apakah seperti ini sudah bisa?" Tanya Cassandra yang saat ini dalam wujud gelang


"Ya sekarang sudah bisa, kau bisa diam sekarang" ucap Hendrick acuh


Hendrick sampai di lantai atas dan langsung berkeliling kembali, hingga jam menunjukkan pukul 15:00 baru Hendrick selesai melihat lihat rumah barunya


"Tinggal di kasih perabotan dan sudah selesai" ucap Hendrick memandang ruang tamu yang sepi itu


"Sekarang aku harus kembali terlebih dahulu ke rumah sakit" ucap Hendrick yang langsung berjalan keluar dari rumah


Dia langsung menuju mobilnya dan langsung melaju menuju rumah sakit tempat ibunya di rawat


Sampai di sana Hendrick langsung menuju ruangan dan menemukan bahwa hanya tersisa Lidya dan ibunya di dalam, entah kemana perginya adiknya


"Sudah selesai urusannya?" Tanya Selly melihat Hendrick masuk ke dalam


"Sudah bu" ucap Hendrick seraya duduk di kursi samping Lidya


"Lidya, kamu sekarang tinggal sama kamu saja ya" ucap Hendrick kepada Lidya yang berada di sampingnya


Hendrick yang melihat Lidya hendak menolak langsung memotongnya dengan cepat


"Tidak ada penolakan, karena sekarang kau sudah resmi menjadi istriku" ucap Hendrick tidak menerima penolakan


Lidya yang mendengar itu langsung menatap Selly yang adalah ibunya Hendrick


"Kamu tinggal sama kamu saja, lagian kamu sudah jadi keluarga kami" ucap Selly dengan lembut


"Baiklah, tapi aku belum membereskan barangku yang berada di rumah Dina" ucap Lidya pada hendrick


"Tenang saja, nanti aku akan membantumu membereskannya" ucap Hendrick dengan senang hati


"Nak, apa kamu bisa membicarakan pada dokter untuk memulangkan ibu dengan cepat?" Tanya Selly dengan tiba tiba


"Tapi ibu baru bangun kan, masa langsung pulang sih?" Ucap Hendrick masih khawatir dengan keadaan ibunya


"Ibu sudah gak papa, sekarang sudah sangat sehat" ucap Selly dengan yakin


"Hah... Baiklah nanti aku akan berbicara terlebih dahulu dengan dokter, tapi jika dokter tidak mengijinkan ibu tidak boleh protes ya" ucap Hendrick yang diberi anggukan oleh Selly


"Yasudah, tapi kemana Angel, perasaan dari tadi gak kelihatan?" Tanya Hendrick melihat sekeliling


"Adik kamu tadi pulang, karena besok sekolah jadi ibu menyuruhnya pulang" ucap Selly dengan tenang


"Oh yasudah" ucap Hendrick dengan tenang


"Kamu juga balik sana, kamu besok sekolah juga kan?" Tanya Selly menatap putranya


"Rick lagi gak sekolah Bu" ucap Hendrick dengan tenang


"Hah... Apa katamu?" Tanya Selly dengan mata tajam

__ADS_1


'mampus gua'


__ADS_2