Sistem Luar Biasa

Sistem Luar Biasa
BAB 11 MASUK KAMPUS


__ADS_3

Pagi hari airin sudah bangun dan bersiap-siap untuk berangkat kuliah.


setelah mengeringkan rambut, airin membuka lemari pakaian, namun airin merasa sangat tertekan melihat model pakaian yang sangat gak kekinian banget.


setelah lama memilih airin menjatuhkan pilihannya pada celana jins kulot dan baju kemeja putih yang kebesaran.


karna profesinya di kehidupan sebelumnya yang seorang model airin terlihat modis setelah mengubah cara berpakaiannya biar tidak kelihatan cupu seperti pemilik tubuh sebelumnya.


dengan celana jins dan kemeja putih kebesaran yang airin ikat ujung bajunya mengubah baju kemeja itu menjadi pakaian yang modis.


setelah berpakain dan menatap dirinya di depan cermin, airin merasa sangat puas dengan tubuh barunya.


karna sebenarnya airin olivia ini sangat cantik cuma karna pembawaannya yang sebelumnya cupu membuat aura kecantikannya tertutupi.


sekarang setelah airin sang model yang menempati tubuhnya maka mau tidak mau akan memancarkan aura kecantikan alaminya.


pemilik tubuh sebelumnya selalu mengepang rambutnya sehingga menambah kecupuannya, namun sekarang airin olivia yang baru menggerai rambut bergelombang yang tidak terlalu panjang atau pendek itu kemudian merapikan gelombang alami di rambutnya menggunakan alat catok mini yang airin temukan.

__ADS_1


semakin di pikirkan semakin kasihan airin melihat kenangan kehidupan pemilik tubuh yang sebelumnya.


"Airin olivia, aku berjanji akan memberikan kehidupan yang lebih baik untuk mama kita, membuatnya tinggal dengan nyaman di rumah mewah dengan harta yang cukup dan tidak keluar bekerja sebagai buruh lagi, ingatlah ini sumpah dan janjiku padamu airin olivia" ucap airin dengan keteguhan sambil menatap dirinya di depan cermin.


setelah tenang airin menyambar tasnya yang ada di tempat tidur kemudian keluar dari kamar untuk sarapan.


ibu rita yang sudah selsai membuat sarapan menatap putrinya yang terlihat sangat berbeda.


''yahh sangat cantik'' ucap ibu rita tak sadar.


ibu rita kembali tersadar setelah airin berdiri di samping kemudian mengecup pipinya.


"pagi mah" ucap airin dengan bergelayut manja di lengan sang ibu.


"hmm, pagi juga sayang" jawab bu rita.


"kayanya anak ibu ini terasa beda deh, kok makin manja ya rasanya" sambung bu rita sambil menjewer pelan pipi sang anak kesayangannya.

__ADS_1


"aduhhh maahhh, jangan di jewer dong, nanti riasanku bisa rusak mah" ucap airin sambil berpura-pura cemberut.


sebenarnya airin tidak memakai riasan apapun di wajah mulusnya, hanya pelembap bibir berwarna pink yang melekat di bibirnya.


penampilannya ini membuatnya terlihat seperti gadir baru berusia 18 tahun.


"du duhhh udah pinter dandan anak ibuk sekarang, oiya kamu mau kemana nak pagi-pagi gini udah cantik gini?" pertanyaan ibu rita setelah puas menggoda sang anak.


"aku mau masuk kuliah mah, aku mau ngambil ujian kelulusan mah, aku mau cepet-cepet wisuda dan kerja bantuin mamah" jawab airin dengan semangat dan senyum yang tak pernah lepas dari bibirnya.


ibu rita merasa sangat terharu mendengar ucapan sang anak, karna kebahagiaan seorang ibu itu sangat sederhana, mempunyai anak yang baik budi pekertinya adalah kebahagiaan yang tiada duanya.


"apa kamu yakin nak, apa sudah kamu pikirkan matang-matang?" buat bu rita kebahagiaan sang anak adalah yang paling penting, dan ibu rita selalu mendukung keputisan sang anak.


"sangat yakin mah, bahkan nilaiku sudah cumlaude semua mah di mata kuliah, kecuali di bahasa asing, jadi aku sudah memenuhi persyaratan untuk menyelsaikan kuliahku sedini mungkin mah" ucap airin bangga.


ya karna airin olivia memang sangat pintar namun tidak menonjol baik dari segi penampilan dan pergaulan. itulah kenapa airin olivia di kucilkan di kelasnya dan terasing dari teman-teman sekelasnya.

__ADS_1


__ADS_2