
"ba bagaimana mungkin" ucap karina tak percaya menatap poto erotis dirinya sendiri.
Karina mengangkat kepalanya dan menatap Airin dengan ngeri, masih tidak percaya kalau dirinya bisa berasa di posisi ini, rahasia yang di simpan nya rapat-rapat terkuak dengan mudahnya oleh Airin.
"bagaimana jika kelvin tau, tidak, tidak, kelvin tidak boleh tahu ini, kalau tidak, semua rencana dan mimpiku pasti hancur" batin karina.
sudah cukup rasanya Airin bermain-main dengan karina.
Airin ingin memberikan karina balasan yang lebih sakit dari dirinya dulu, Airin ingin menyiksanya perlahan.
mulai dari menghancurkan karirnya, kemudian menghancurkan hubungannya dengan sang pasangan, atau lebih tepatnya mantan tunangannya sebelum menjadi Airin olivia.
Melihat karina yang terduduk lemas karna kaget aibnya di ketahui, Airin merasa puas.
"perlahan dengan pasti, dendam yang mengganjal di hatiku harus di tuntaskan agar aku bisa fokus melangkah mengejar kultivasi ku menuju keabadian yang sesungguhnya" batin Airin.
sebelum itu, aku harus menemukan praktisi keabadian sepertiku, agar aku setidaknya punya teman jika hidup abadi nanti.
__ADS_1
kan lucu jika praktisi keabadian hanya aku saja kan.
"buk, buk Airin" suara panggilan seseorang menarik Airin dari lamunannya.
"iya" jawab Airin.
"Apa anda baik-baik saja? " ucap seorang juri wanita yang duduk di samping Airin.
Airin mengangkat alisnya kemudian menjawab dengan santai pertanyaan sang wanita tadi.
"kenapa?" jawab Airin bingung.
"oh tidak apa-apa, saya baik-baik saja, saya hanya sedang memikirkan hukuman untuk orang-orang yang sudah bersekongkol di belakang layar menggunakan perjanjian tak tertulis di perusahaan" ujar Airin kemudian matanya menatap karina yang masih duduk berlutut.
Mendengar ucapan airin, karina mengangkat kepalanya menatap Airin, kemudian dia bergegas berlari dan berlutut lagi di hadapan Airin untuk memohon maaf.
"tidak, buk Airin, saya mohon maafkan saya, tolong beri saya kesempatan, saya tidak akan mengulanginya lagi, tolong jangan hancurkan karir saya buk Airin saya mohon" ucap karina memohon pada airin sambil menangkupkan kedua tangannya di depan wajahnya.
__ADS_1
Di saat karina memohon sambil menangis Airin hanya cuek, dan mengabaikan karina, Airin tidak merasa tergerak sedikitpun atas permohonan karina.
Setelah dirasa cukup airin mendengar karina memohon, sedangkan pak prapto yang masih syok dengan wajah pucat pasinya, Airin mengangkat telpon genggamnya sekali lagi, kemudian memanggil Asistennya untuk masuk.
"Ana, masuk ke ruang Audisi sekarang" ucap Airin pada orang di seberang telpon kemudian langsung mematikan telponnya.
tak lama pintu ruang audisi terbuka dan Ana masuk.
"percepat pemutusan kontrak dengan karina, kemudian segera singkirkan dia dari perusahaanku" perintah mutlak Airin membuat karina yang masih berlutut semakin syok.
"baik buk Airin" jawab si asisten.
"dan untuk uang ganti rugi karna pemutusan kontrak tidak di berlakukan, karna karina sudah terlebih dulu melakukan pelanggaran dengan melakukan perjanjian tak tertulis di dalam perusahaan" ucap Airin lagi.
"Baik buk" jawab asisten Airin sekali lagi.
"dan untuk perusahaan pak prapto, masukkan ke dalam daftar hitam dan blokir dari dunia hiburan" perintah Airin lagi yang sukses membuat pak prapto pingsan karna serangan jantung.
__ADS_1
Jika di masukkan ke dalam daftar hitam oleh bos Th entertainment, maka pak prapto tidak ada harapan untuk bangkit lagi. "hancur sudah perusahaan yang sudah ku bangun dari nol" lirih pak prapto kemudian pingsan tak sadarkan diri.