Sistem Luar Biasa

Sistem Luar Biasa
BAB 19 UJIAN KELULUSAN


__ADS_3

Airin hanya tersenyum melihat ekspresi ibunya, ekspresi kaget kemudian mengucek matanya berkali-kali.


airin tersenyum geli ke arah sang ibu. setelah bu rita tersadar, tatapan matanya dia alihkan pada airin yang masih tersenyum geli menatap ke arahnya.


"nak, apa maksudnya ini?" tanya buk rita dengan tangan yang masih gemetar takut.


bagaimana tidak, itu bukan uang 50 juta, tapi ini 50 milyar, dari mana anaknya mendapat uang sebanyak itu.


"mah, mamah jangan khawatir, uang ini bersih kok mah" jawab airin sambil berusaha menenangkan sang ibu yang masih gemetar ketakutan.


"tadi sore, airin kan izin ke mamah kalo airin mau keluar jalan jalan sebentar, nah sebenarnya airin tadi pergi ke pasar barang antik mah, disana airin hanya iseng saja membeli sebuah mangkok yang sangat jelek karna seluruh bagiannya tertutup debu, airin membelinya seharga 5 juta mah"

__ADS_1


"nah setelah membeli mangkok itu, akupun mampir ke rumah makan dan kemudian membersihkan mangkok yang ku beli dengan tisu basah, dan munculah bentuk asli dari mangkok itu mah, bentuknya sangat bagus dan cantik, ada corak emas dan ukiran naga dan fhonixs di mangkok itu, aku berniat membawanya pulang dan memajangnya di rumah kita mah, tapi pas aku mau pulang ada kakek tua yang menghentikanku, dan ternyata dia adalah ketua asosiasi barang antik, dia sangat tertarik pada mangkok itu dan kemudian memutuskan untuk membelinya, dan apa mamah tau, mangkok itu harga pasarnya lebih dari 50 milyar, akupun setuju untuk menjualnya karna kita juga perlu uang, nah begitulah ceritanya kenapa airin bisa punya uang sebanyak itu mah" penjelasan airin panjang lebar pada ibunya.


"oiya mah, airin mau beli rumah buat mamah, karna sekarang airin udah punya uang, udah giliran airin yang bahagiain mamah, mama nggak usah kerja lagi yah ma, uang ini sudah cukup untuk kita berdua, nanti mamah bisa buka usaha kecil-kecilan aja biar mamah gak bosen, gimana mah, mamah mau ya, ya ya plissss" sambung airin sambil menatap ibunya dengan tatapan memohon.


ibu rita hanya bisa mengangguk kemudian air mata menetes di pipinya, air mata bahagia dan haru menjadi satu.


malam itupun berakhir begitu saja, karna besok airin harus mengikuti ujian kelulusan airin pun harus kembali ke kamar dan beristirahat.


malam ini akan menjadi malam yang panjang untuk ibu dan anak tersebut.


keesokan paginya airin sudah bersiap-siap berangkat ke kampus setelah sarapan bersama sang ibu.

__ADS_1


sampai di kampus airin pun mengikuti ujian dengan lancar, dan mudah menurut airin.


karna di kehidupannya sebelumnya airin sudah merasakan yang namanya ujian kelulusan.


ya jurusan yang di ambil airin patricia dan airin olivia adalah jurusan manajmen keuangan, itulah kenapa sangat mudah bagi airin.


tak terasa waktu berjalan dengan sangat cepat, airin susah selsai dengan ujiannya, hanya tinggal menunggu hasilnya saja.


karna waktu yang masih siang, masih jam 3 sore airin memutuskan untuk pergi menuju kantor penjualan rumah, airin ingin membeli rumah yang berada di pusat kota sehingga mempermudah akses airin jika ingin membuka perusahaan hiburannya.


tidak membuang waktu lama, airin sudah tiba di gedung penjualan rumah.

__ADS_1


airin berjalan menuju kantor dan melihat-lihat model rumah.


namun dari awal airin masuk tidak ada satupun staf yang datang untuk menyambut ataupun memperkenalkan model rumah-rumah yang terjual di sana.


__ADS_2