Sistem Luar Biasa

Sistem Luar Biasa
BAB 22 PINDAH RUMAH


__ADS_3

Satu jam kemudian, Airin sudah sampai di rumah, Dengan sang ibu yang sudah menunggunya.


Airin menyapa sang ibu sebentar kemudian kembali ke kamarnya untuk mandi dan ganti baju.


"Kamu habis dari mana nak" tanya ibu rita.


"Maaf mah, nanti airin ceritain yah, Airin mau mandi trus ganti baju dulu sebentar mah" jawab airin.


"Baiklah, kamu mandi dulu sana gih nanti mamah tunggu di meja makan ya sayang, kita makan sama-sama, mamah udah masakin makanan kesukaan kamu nak" ucap ibu rita pada Airin.


"Oke, siap mamah sayang" jawab airin manja sambil mencium pipi sang ibu kemudian berlari menuju kamarnya.



Ibu rita kadang bingung, semenjak anaknya sadar dari koma, ibu rita selalu merasa airin sangat berbeda, dia banyak berubah, menjadi lebih manja dan dewasa di saat bersamaan.


Karna airin olivia yang dulu orangnya sangat pendiam dan lebih cuek.


Tapi di balik itu semua ibu rita merasa sangat bahagia dengan sifat anaknya yang sekarang, terlihat lebih berwarna dan menyenangkan.


Airin yang sekarang tidak pernah terlihat menahan diri dan seperti memendam sesuatu.


Setelah selsai mandi dan ganti baju menggunakan piama tidurnya, airin keluar dari kamar dan menuju meja makan yang disana sudah di tunggu oleh sang ibu.


__ADS_1


Merekapun makan dengan tenang, tanpa terlibat ibrolan apapun saat makan.


*


"mah" panggil airin yang kini sedang duduk di depan tv bersama sang ibu.


"mm" jawab ibu rita singkat tanpa melirik airin.


"Airin udah beli rumah, besok kita pindah ya mah" ucap airin yang berhasil bikin ibu rita melihat ke arahnya.


"Kapan nak?? apa karna itu kamu pulang kesorean tadi?" tanya ibu rita.


"M m iya mah, mamah harus keluar dari pekerjaan mamah ya, Airin mau mamah di rumah aja, urusan cari uang biar jadi urusan airin sekarang mah" pinta airin pada sang ibu.


ibu rita menatap airin dengan tatapan yang dalam, semenjak sadar dari koma, anaknya seperti selalu di kelilingi keberuntungan.


"Baiklah, mulai sekarang, ibu hanya akan mengandalkanmu nak" ucap bu rita kemudian mencubit hidung airin dengan gemas.


Airin yang di cubitpun hanya mengaduh kemudian membalas sang ibu dengan mengglitik pinggang ibunya.


Ibu dan anak itu bercanda senda gurau dengan bahagia, terlihat sangat dekat.


*


Di dalam kamarnya, airin menatap atap kamar yang sangat sempit itu, berbagai pikiran memenuhi kepala airin.

__ADS_1


Entah itu tentang alasan kenapa dia di lahirkan kembali ke tubuh putri dari wanita yang sangat mirip dengan mamah kandungnya.


Namun semakin di pikirkan, semakin airin merasa semuanya tidak sesederhana yang di pikirkan airin.


"miky"


"iya nona"


"apakah alasan aku di lahirkan kembali ke tubuh ini?"


"maaf nona, itu adalah rahasia, nona harus berusaha mencari tahunya sendiri"


"hahh baiklah, sudah ku duga kamu pasti tidak akan menjawabku miky"


"Maafkan miky nona"


"ya Aku mengerti, karna sistem juga punya peraturan sendiri, jadi aku pasti akan berusaha sendiri mencari jawabannya"


"miky akan selalu menemani anda nona"


setelah berbicara dengan sistemnya, airin pun tertidur sangat lelap.


Di saat airin akan terlelap dalam tidurnya Airin tiba-tiba terbangun, kemudian merasa ada yang airin lupakan.


Airin mengingat-ingat sebentar, dan tak lama airinpun meraih tasnya dan mengeluarkan gelang merah yang sangat misterius.

__ADS_1


"gelang, iya gelang ini, kenapa aku sampai melupakan benda ini" ucap airin sambil menatap gelang merah tersebut dengan tatapan penasaran.


__ADS_2