Sistem Luar Biasa

Sistem Luar Biasa
BAB 50 AUDISI 1


__ADS_3

Satu persatu peserta mulai mengikuti audisi, ada yang audisi untuk peran pendukung wanita pertama dan kedua, ada juga yang Audisi untuk peran utama pria.


Pagi ini Airin benar-benar memanjakan matanya melihat artis-artis yang dulu sebagiannya pernah menjadi partnernya saat menjadi model dulu.


hingga peserta nomer urut 23, seorang artis wanita pendatang baru, yang berhasil menarik minat Airin.


Artis baru tersebut mengikuti audisi untuk peran wanita kedua, namun entah kenapa Airin merasa dia lebih cocok untuk peran utama wanita.


setelah penampilan artis yang bernama melisa tersebut, Airin tiba-tiba memintanya menampilkan akting peran utama wanita.


"kamu, tunjukkan pada saya salah satu akting peran utama wanita yang kamu tahu" perintah Airin mutlak tanpa bantahan.


"ah ya, ap apa" jawab melisa gelagapan karna kaget di suruh menampilkan akting peran utama wanita.


Airin yang melihat peserta kaget hanya mengernyitkan kening kemudian memaklumi sikap peserta yang bernama melisa tersebut.


seorang investor pria paruh baya menatap tak suka ke arah Airin, kemudian menegur airin.

__ADS_1


bagaimanapun dia sudah dapat pelayanan dari seorang artis tadi malam, dan peran utama ini ingin ia berikan untuk artis yang menemani malamnya tadi malam.


namun karna Airin adalah bos grup TH yang sudah mendunia, dia tidak berani terlalu gegabah.


"maaf bu Airin, saya pikir artis ini sangat cocok untuk peran wanita kedua" ucap pria paruh baya tersebut dengan nada yang berusaha dia lembutkan karna takut menyinggung Airin.


mendengar ucapan pria paruh baya tersebut Airin hanya menatap dingin ke arah pria itu kemudian mengalihkan tatapannya menatap melisa.


"Bagaimana? apa kamu mau menerima kesempatan dari saya atau tidak" ucap Airin tegas dengan mimik wajah dinginnya seolah bisa membekukan orang.


melisa yang mendengar ucapan Airin menjadi bertekad untuk melakukan yang terbaik.


"baik, tentu saja, saya akan memberikan penampilan yang memuaskan anda" jawab melisa penuh semangat.


siapa yang tidak senang mendapat kesempatan emas seperti ini.


berbeda dengan melisa yang sangat senang di berikan kesempatan, pria paruh baya yang sebelumnya menegur Airin menampilkan wajah kusut karna kesal setelah mendapatkan tatapan dingin dari Airin.

__ADS_1


Jadilah melisa melakukan penampilan aktingnya, namun berbeda dengan sebelumnya yang memerankan peran wanita kedua, kali ini dia menampilkan akting peran utama wanita.


dan penampilannya benar-benar memukau para juri, termasuk para juri yang sebelumnya hanya diam saja ketika Airin meminta melisa melakukan penampilan ulang.


sekarang mereka benar-benar setuju dengan Airin setelah melisa menunjukkan aktingnya.


Airin melirik para juri yang duduk di sebelahnya, kemudian bertanya.


"bagaimana menurut kalian?" ucap Airin santai sambil menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi.


"penglihatan Anda benar-benar sangat jeli buk Airin, saya setuju artis ini di pilih menjadi peran utama wanita" jawab juri A.


"benar, saya juga setuju" jawab juri B.


"Saya benar-benar tenggelam dalam akting artis ini, saya juga setuju" jawab juri C.


jawaban para juri yang lainnya menyatakan setuju, kecuali pria paruh baya tersebut.

__ADS_1


"Maaf, saya sepertinya tidak sependapat, bagaimana kalau kita melihat penampilan Artis berikutnya baru memutuskan" ucap pria paruh baya.


kelima juri lainnya menatap si pria paruh baya dengan heran, bagaimanapun menurut mereka penampilan melisa sangat sempurna dan sudah mendapatkan kemistri dalam peran utama wanita.


__ADS_2