Sistem Luar Biasa

Sistem Luar Biasa
BAB 53 aktingmu terlalu biasa


__ADS_3

"hallo,, selamat siang para juri, perkenalkan nama saya adalah karina, nama panggung saya adalah kerren, saya adalah artis di bawah naungan perusahaan TH entertainment, saya pernah mendapat medali pemeran pendukung terbaik dan juga pernah mendapat beberapa medali lainnya, saya sudah 2 tahun berada di bawah perusahaan Th entertainment" perkenalan karina panjang lebar, namun sebenarnya isi perkenalan panjangnya tidak terlalu penting.


para juri hanya mengangguk mengiyakan karina.


"saya pasti akan memenangkan peran ini dan menunjukkan akting terbaik saya". sambung karina lagi.


setelah karina baru saja menyelsaikan kalimatnya, Airin kemudian menegur karina agar lebih cepat menunjukkan kemampuannya.


"kalau begitu, sekarang sudah waktunya kamu menunjukkan aktingmu yang terbaik, saya berharap aktingmu sebagus ucapanmu" ucap Airin sambil menatap karina dengan pandangan acuh.


mendengar ucapan Airin, karina benar-benar sangat marah di dalam hatinya, namun dia tidak bisa berkata apa-apa, Airin adalah seorang tokoh besar yang tidak bisa dirinya singgung.


setelah jeda sebentar, karina kemudian menunjukkan aktingnya di hadapan para juri, namun sudah pasti akting karina tidak sebagus akting artis pilihan Airin yang sebelumnya.

__ADS_1


Akting karina terlalu monoton, akting nangisnya terlihat sangat jelas di buat-buat, karina tidak bisa membuat tangisannya terlihat Alami seolah karina adalah orang yang mengalami kehidupan peran utama wanita.


Saat karina masih akting menangis, Airin menggelengkan kepala kemudian menghentikan karina.


"sudah cukup, kamu bisa berhenti sekarang, dan maaf kamu tidak lulus" ucap Airin pada karina.


"A a apa?? " jawab karina gugup, juga kaget, seolah masih tak percaya bahwa dirinya gagal mendapatkan peran ini.


dengan Air mata yang masih mengalir di pipinya menatap para juri dengan tatapan tak percaya.


ucapan Airin kemudian di setujui oleh para juri lainnya, kecuali pria paruh baya yang sebelumnya mendebat Airin demi karina.


tidak bisa di pungkiri oleh pria paruh baya itu bahwa akting melisa jauh lebih baik dari akting karina.

__ADS_1


namun karna dirinya sudah mendapat imbalan dari karina, mau tidak mau pria itu harus berusaha mempertahankan karina untuk peran ini.


"** tunggu buk Airin, kalau menurut saya artis ini sangat cocok untuk peran ini, dan aktingnya sudah pas menurut saya" ucap pria itu dengan sombongnya.


"ohh, benarkah? jadi bagaimana menurut para juri yang lain? sekalipun saya adalah bos besar perusahaan ini, saya akan sangat menghargai kejujuran para juri yang lainnya!" ujar Airin kemudian menatap para juri lain di sebelahnya.


"maaf pak prapto, saya lebih setuju dengan buk Airin, lebih baik menggunakan Artis yang sebelumnya" ujar juri A.


juri B,C, D dan lainnya mengangguk setuju menyetujui ucapan juri wanita yamg sebelumnya berbicara dengan Airin.


ya, prapto adalah nama pria paruh baya yang selalu menentang airin.


setelah mendengar jawaban juri lainnya, pak prapto menjadi sangat gugup, yah bagaimana tidak, dia harus melawan 6 orang hanya demi karina, yang kerugiannya lebih besar dari keuntungan.

__ADS_1


melihat tatapan tajam Airin, pak prapto meneguk ludah kasar, dan perasaan takut menghampirinya.


"ohh ya, dari awal saya perhatikan, sepertinya bapak ini sangat mendukung karina meski sebenarnya bapak sadar bahwa akting karina sangat buruk, dan tidak bisa di bandingkan dengan melisa, jadii apa maksud anda pak prapto yang terhormat?" ucap airin sambil menekankan kata terhormat di akhir kalimatnya.


__ADS_2