Sistem Luar Biasa

Sistem Luar Biasa
BAB 3 KEBENARAN 1


__ADS_3

Kelvin kemudian menoleh dan menatap airin sambil berucap dengan jahatnya,


"tentu saja, apa kamu pikir aku benar2 mencintaimu? seandainya karina tak memohon-mohonku untuk mendekatimu, apa kamu pikir aku sudi melihat wanita jelek kayak kamu? huh?" jawab kelvin tanpa merasa bersalah kemudian kembali menatap karina dengan lembut.


Air mata makin deras mengalir di pipi lembut airin, hatinya bagaikan tercabik-cabik menjadi seribu bagian.


"ahh sekarang aku ingat, jadi karna inikah kelvin tak pernah mau memegang tanganku di saat kami sedang berkencan, inikah alasan kenapa kelvin tak pernah melakukan hal romantis padaku, bahkan menciumku pun kelvin tak pernah lakukan, saat aku tanya dia hanya menjawab belum saatnya dan akan melakukannya setelah kita menikah, jadi inikah alasannya, haha aku sangat bodoh, ya bodoh aku bahkan menggap kelvin pria yang bijaksana, ternyata tafsiranku salah aku tak pernah ada di hatinya" airin terhanyut dengan pikirannya sendiri setelah mendengar kejujuran dari mulut kelvin, pria yang sangat ia agung-agungkan, huh picik sekali pikirnya.

__ADS_1


sebenarnya airin tidak jelek seperti yang di katakan kelvin, Airin adalah wanita cantik berkulit putih susu dengan tinggi 175 cm porsi tubuh langsing dengan berat yang propesional sebagaimana para model terkenal A-list. Airin adalah gambaran dari wanita cantik idaman para pria.


Airin kembali menoleh menatap karina dengan mata merah dan tatapan dendam.


" kenapa?? kenapa kamu melakukan ini? apa salahku karina? apa salahku sampe kamu ngelakuin hal sejauh ini, issshh (airin menahan sakit di dadanya kemudian melanjutkan), kita bahkan tak pernah bersinggungan sejak kamu menginjakkan kaki ke dalam rumahku tepat setelah sebulan mamaku meninggal, apa salahku sampe kamu ngelakuin ini karina??".


"airin.. oh airin.. salahmu adalah anak dari papamu, apa kamu tahu, semenjak kamu meninggalkan rumahmu papamu tak pernah menganggap keberadaan kami, bahkan pembantu saja ikut meremehkan kami karna papamu yang cuek bahkan diingin pada kami, bahkan puncaknya saat papamu sedang sakit dan mulai membuat wasiat bahwa semua hartanya akan jatuh ketanganmu jika dia meninggal nanti, mendengarnya aku sangat marah, aku kesal karna seharusnya harta itu milikku, aku yang selalu merawatnya dengan baik, dan akhirnya aku muak melihat papamu mengabaikan kami hingga aku dan ibuku membuat rencana untuk membunuhmu". ucap karina dengan marah.

__ADS_1


deg,,, jantung airin seolah berhenti berdetak mendengar patah demi patah kata yang keluar dari mulut karina.


airin merasa seperti sudah sangat dekat dengan akhirat, airin merasakan sesak napas yang hampir membuatnya tak bisa bernapas.


darah semakin banyak mengalir keluar dari luka di dada airin.


"sepertinya aku akan mati" lirih airin sangat pelan melihat darah di dadanya yang semakin banyak.

__ADS_1


melihat airin yang terlihat seperti sudah tak akan bertahan lama lagi, karina melaanjutkan memberi tahu airin kebenaran yang tersisa.


"yang ketiga" ucap karina yang sukses membuat airin kembali kembali menatap ke arahnya.


__ADS_2